Journal of Community Development
Not a member yet
    415 research outputs found

    Sosialisasi Strategi Kebijakan Penegakan Hukum Terhadap Potensi Pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan Umum Kepala Daerah di Provinsi Lampung

    Full text link
    Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) merupakan instrumen demokrasi untuk menghasilkan pemimpin daerah yang berlegitimasi rakyat. Untuk menjamin Pilkada yang jujur dan adil, diperlukan strategi penegakan hukum yang tegas, terukur, dan terkoordinasi. Di Provinsi Lampung, dinamika politik lokal, partisipasi masyarakat, serta tantangan geografis menuntut pendekatan penegakan hukum yang adaptif dan kolaboratif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat dan jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung mengenai pencegahan dan penanganan tindak pidana Pilkada, sekaligus memperkuat kemitraan antara akademisi dan Bawaslu. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui kajian regulasi, edukasi hukum pemilu, evaluasi, dan tindak lanjut program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait potensi dan mekanisme penanganan pelanggaran Pilkada, terbentuknya relawan demokrasi sebagai mitra pengawasan partisipatif, serta meningkatnya koordinasi dan komunikasi antara Bawaslu dan masyarakat. Program ini juga mendorong penguatan strategi pencegahan, penindakan terpadu melalui Sentra Gakkumdu, dan peningkatan kapasitas sumber daya pengawas hingga tingkat desa sebagai upaya mendukung Pilkada yang berintegritas di Provinsi Lampung

    Inovasi Pengembangan Web Sekolah Dan Media Pembelajaran Interaktif Dalam Kurikulum Merdeka SD Muhammadiyah Kaliwates Jember

    Full text link
    Revolusi Industri 4.0 mempengaruhi kebijakan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar. Pendidik merancang pembelajaran interaktif agar dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi. Pemerintah menerapkan Kurikulum Merdeka 2022 untuk menguatkan karakter dan kompetensi peserta didik. Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut pendidik memiliki kompetensi teknologi dan kurikulum. Kompetensi teknologi berfokus pada kemampuan TIK untuk menciptakan pembelajaran interaktif. Kompetensi kurikulum berfokus pada pengembangan capaian pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran dalam suatu mata pelajaran, dikenal sebagai Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Wawancara bersama mitra SD Muhammadiyah Kaliwates Jember menemukan permasalahan prioritas. Diantaranya adalah sebagian besar Guru kesulitan dalam menyusun dokumen ATP sesuai Kurikulum Merdeka, Tenaga Kependidikan (Tendik) tidak optimal memberikan dukungan teknologi, dan tidak tersedianya web sekolah sebagai media informasi dan promosi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan web sekolah dan dokumen ATP untuk mendukung pembelajaran interaktif dan operasional sekolah. Tim Pelaksana telah melaksanakan sosialisasi program, pengembangan web sekolah, penyusunan dokumen ATP terdiri dari IPAS (IPA dan IPS), Matematika dan Bahasa Inggris, pendampingan pengelolaan web sekolah dan implementasi dokumen ATP dalam pembelajaran, pemberian LCD Proyektor. Hasil kegiatan ini berupa web sekolah dan dokumen ATP yang mengintegrasikan profile sekolah, penerimaan peserta didik baru, ensiklopedia, dan pembelajaran berbasis dokumen ATP. Tim pelaksana sebagai pendamping, sedangkan Guru dan Tendik sebagai peserta. Metode pelatihan, pendampingan dan penugasan digunakan sebagai pendekatan yang efektif. Kegiatan ini berhasil memenuhi tujuan dan luaran yang diharapkan, dan peningkatan kualitas pembelajaran dan promosi sekola

    Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Untuk Diversifikasi Produk Olahan Jagung dalam Rangka Mendukung Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Bubulan Bojonegoro

    Full text link
    Desa Bubulan yang terletak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Desa Bubulan adalah sebuah daerah yang dikenal sebagai daerah produsen tanaman pangan yang memiliki potensi tinggi. Terdapat dua panganan yang menjadi andalan didaerah ini yaitu padi dan jagung, desa Bubulan memiliki sumbangsi terbesar dalam penghasil jagung dengan presentasi 3,90%. Walaupun Desa Bubulan unggul dalam produksi jagung, masyarakatnya belum memanfaatkannya secara optimal. Sebagian besar masih terbatas pada penjualan biji jagung mentah, meskipun jagung memiliki potensi untuk diolah menjadi produk dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Tujuan utama program ini adalah mendukung peningkatan keterampilan kelompok PKK dalam mengolah biji jagung menjadi produk bernilai ekonomis dengan memanfaatkan teknologi tepat guna. Hal ini bertujuan untuk membentuk atau mengembangkan masyarakat yang mandiri guna mempercepat pencapaian SDGs di tingkat desa. Metode pengabdian ini diawali dengan survei mitra, penyuluhan potensi desa Bubulan dan pelatihan pembuatan produk jagung menggunakan teknologi tepat guna. Kegiatan ini di hadiri oleh 20 ibu-ibu PKK desa Bubulan.dengan adanya kegiatan pengabdian ini didapatkan beberapa hal yaitu: adanya peningkatanpengetahuan peserta tentang potensi desa dan manfaat dari pengolahan produk jagung sebesar 34,5%: produk yang dibuat dalam pengabdian ini adalah marning, tortila, dan stik jagung; Sebagai bagian dari pemasaran, peserta diajarkan cara membuat akun di marketplace online untuk memasarkan produk secara digital

    Peningkatan Kapasitas Petani Muda Melalui Pembuatan Pupuk Organik Di Teaching Factory Rumah Organik Politeknik Negeri Jember

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani muda di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember dalam pembuatan pupuk organik menggunakan metode Takakura. Desa Seputih memiliki potensi limbah organik rumah tangga, pertanian, dan peternakan yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu, kelangkaan pupuk kimia, khususnya pupuk bersubsidi, menjadi kendala utama yang memengaruhi keberhasilan budidaya tanaman di desa tersebut. Metode pengomposan Takakura, dipilih sebagai solusi inovatif untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos berkualitas dengan proses yang cepat dan tanpa bau tidak sedap. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melibatkan 20 petani muda sebagai peserta utama dan seluruh karyawan Teaching Factory Rumah Organik Politeknik Negeri Jember sebagai tempat terselenggaranya pengabdian masyarakatini. Metode Pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif Model Participatory Rural Appraisal (PRA). Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pembuatan pupuk kompos secara langsung di Teaching Factory Rumah Organik Politeknik Negeri Jember, serta praktek mandiri di mitra kegiatan yaitu Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam penguasaan teknik pembuatan pupuk organik serta kesadaran akan pentingnya pemanfaatan limbah organik. Program ini diharapkan dapat membantu mengatasi kelangkaan pupuk kimia, mengurangi ketergantungan pada pupuk bersubsidi, dan mendorong pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Keberlanjutan kegiatan diyakinkan melalui komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara tim pelaksana dan mitra, guna memastikan teknologi ini dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pertanian di Desa Seputih

    Peran Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Perceraian dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam

    Full text link
    Fenomena meningkatnya angka perceraian di Indonesia membutuhkan mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih harmonis dan berfokus pada kepentingan terbaik para pihak, khususnya anak. Mediasi, sebagai bentuk Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR), menawarkan solusi yang berbeda dari proses litigasi konvensional. Hukum keluarga Islam secara inheren mendorong upaya rekonsiliasi dan perdamaian dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mediasi diterapkan dalam konteks sengketa perceraian di Indonesia, mengidentifikasi peran mediator dalam memfasilitasi dialog dan kesepakatan, serta mengevaluasi efektivitasnya dibandingkan dengan saluran pengadilan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data yang diperoleh melalui studi literatur, peraturan perundang-undangan terkait, dan kajian putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki potensi besar dalam meredakan konflik, menjaga hubungan baik antar pihak, dan menemukan solusi yang lebih kreatif dan pribadi, sejalan dengan prinsip-prinsip hukum keluarga Islam yang mengutamakan manfaat. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya pemahaman publik tentang mediasi, penolakan terhadap proses, dan kualitas mediator tetap menjadi hambatan untuk implementasi. Secara keseluruhan, mediasi memainkan peran penting dalam mewujudkan penyelesaian perceraian yang lebih manusiawi sesuai dengan nilai-nilai Islam, tetapi membutuhkan dukungan regulasi, sosialisasi, dan peningkatan kapasitas mediator yang lebih kuat

    Peranan Konten Instagram dalam Mendorong Partisipasi Mahasiswa terhadap Kampanye Sustainable Beauty Brand sebagai Bentuk sarana Edukasi Keberlanjutan

    Full text link
    Perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat berinteraksi, berkomunikasi, dan belajar di era digital. Instagram, sebagai salah satu platform paling populer di Indonesia, tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang mampu menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konten Instagram dalam mendorong partisipasi mahasiswa terhadap kampanye sustainable beauty brand sebagai bentuk sarana edukasi dan pemberdayaan keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi konten, dan dokumentasi media sosial pada akun @fromthisisland. Sebanyak 10 informan mahasiswa aktif Tata Rias UNJ dipilih secara purposif berdasarkan tingkat keterlibatan mereka dalam mengikuti dan berinteraksi dengan konten kampanye tersebut. Selain itu, data sekunder diperoleh dari analisis postingan utama dan tiga video yang menonjolkan tema keberlanjutan selama bulan Februari-Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram From This Island memiliki fungsi ganda sebagai media edukasi visual dan alat pemberdayaan komunitas mahasiswa. Melalui narasi storytelling, visual alami, dan kampanye partisipatif seperti #IAmFromThisIsland, mahasiswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai keberlanjutan. Konten tersebut tidak hanya meningkatkan kesadaran ekologis, tetapi juga menumbuhkan identitas sosial kolektif sebagai bagian dari gerakan masyarakat berkelanjutan. Dengan demikian, media sosial berpotensi menjadi ruang strategis dalam mengintegrasikan komunikasi pembangunan dan pendidikan keberlanjutan berbasis komunitas

    Pelatihan Pengembangan Modul Ajar dengan Pendekatan Deep Learning di SMAS Muhammadiyah 2 Pontianak

    Full text link
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan modul ajar inovatif dengan mengintegrasikan pendekatan Deep Learning di SMAS Muhammadiyah 2 Pontianak, mengatasi permasalahan rendahnya pemahaman guru terhadap konsep tersebut dan ketiadaan modul ajar yang relevan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah kombinasi dari pelatihan konseptual, lokakarya praktikum, dan pendampingan intensif yang ditutup dengan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang modul ajar berbasis Deep Learning, dibuktikan dengan evaluasi pretest-posttest yang memperlihatkan peningkatan pemahaman konseptual sebesar 45%. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada penguatan kompetensi guru, dengan luaran berupa modul ajar yang terpublikasi, publikasi media daring, dan video dokumentasi pelatihan

    Desain Branding Kemasan Produk Makanan Jadul sebagai Kearifan Lokal pada UMKM di Ranting Cikole Kota Sukabumi

    Full text link
    Program Desain Branding ini  dilakukan di wilayah di ranting Selabatu Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kemasan produk makanan menjadi lebih baik dan informatif, sehingga dapat menunjang peningkatan penjualan produk UMKM, dan pada akhirnya dapat menunjang pengembangan pariwisata di wilayah Kota Sukabumi. Pada pelaksanaan program pengabdian ini terdapat tiga tahapan pelaksanaan, tahapan tersebut mencakup tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Pada tahap persiapan, dilakukan beberapa kegiatan yaitu rapat persiapan semua anggota program pengabdian berupa rapat,  survey ke lokasi pengabdian dan melakukan FGD (Focus Group Discussion) dengan mitra, sedangkan pada tahap pelaksanaan dilakukan pendampingan dan pencetakan kemasan. Sementara itu tahap akhir digunakan untuk penyusunan laporan akhir, menyusun luaran serta evaluasi program. Hasil pendampingan tersebut menghasilkan kemasan produk yang baru dengan desain yang lebih menarik dan tidak megurangi Kesan jadulnya  hal ini di ungkapkan oleh owner UMKM bahwa  Desain yang di hasilkan tidak mengalami perubahan yang signifikan karena tidak menutupi produk didalamnya  karena kemasan dibuat transparan. Temuan dari kegiatan ini adalah tercipta nya desain branding tetapi tidak meninggalkan Kesan produk makanan jadul

    Model Pendampingan Berbasis Komunitas: Implementasi Program Sahabat Saksi dan Korban bagi Anak Korban Kekerasan Seksual di Manggarai, Tebet Jakarta Selatan

    Full text link
    Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak anak korban kekerasan seksual melalui penerapan model pendampingan berbasis komunitas di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Program Sahabat Saksi dan Korban dirancang sebagai respons terhadap keterbatasan kapasitas masyarakat dalam melakukan pencegahan, penanganan awal, dan pendampingan anak korban kekerasan seksual. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pemetaan kebutuhan, diskusi kelompok terarah, pelatihan relawan komunitas, serta sosialisasi kepada masyarakat yang melibatkan ketua RT/RW, tokoh masyarakat, orang tua, dan relawan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai isu kekerasan seksual pada anak, serta meningkatnya kesiapan kader dalam merespons kasus secara cepat dan tepat. Relawan yang telah dilatih mampu memahami prinsip-prinsip perlindungan anak, memberikan pertolongan pertama psikososial, serta mendampingi keluarga korban dalam mengakses layanan rujukan resmi seperti kelurahan, kepolisian, dinas sosial, dan P2TP2A. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas mampu memperkuat koordinasi lintas pihak dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih responsif terhadap perlindungan anak. Secara keseluruhan, program ini menyimpulkan bahwa model pendampingan berbasis komunitas efektif dalam memperkuat sistem dukungan sosial bagi anak korban kekerasan seksual dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik sosial yang serupa

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Tata Kelola Lahan Gambut Berkelanjutan Untuk Mitigasi Perubahan Iklim di Kelurahan Kalawa Kabupaten Pulang Pisau

    Full text link
    Lahan gambut memiliki peran vital dalam mitigasi perubahan iklim sebagai penyimpan karbon, namun degradasi ekosistem gambut akibat eksploitasi berlebihan telah menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca. Kelurahan Kalawan, Kabupaten Pulang Pisau menghadapi permasalahan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan lahan gambut berkelanjutan, keterbatasan akses teknologi, dan lemahnya kapasitas kelembagaan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat dalam tata kelola lahan gambut berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan pelatihan teknik rewetting dengan melibatkan 30 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 39% dengan rata-rata skor akhir mencapai 83%, melampaui target minimal 70%. Melalui FGD berhasil diidentifikasi tujuh permasalahan utama dan dirumuskan lima solusi yang disepakati bersama, termasuk pembentukan Kelompok Tani Peduli Gambut dan pengembangan alternatif mata pencaharian berkelanjutan. Sebanyak 95% peserta menyatakan komitmen untuk menerapkan praktik tata kelola lahan gambut berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam penguatan kapasitas dan peran aktif masyarakat untuk pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim

    414

    full texts

    415

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Community Development
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇