352 research outputs found
Sort by
Analisis Citra Merek Terhadap Loyalitas Konsumen Smartphone Blackberry
Perkembangan teknologi komunikasi khususnya telepon seluler semakin pesat. Salah satu telepon seluler, blackberry, merupakan telepon seluler yang sangat digemari dan mengalami pertumbuhan yang pesat semenjak tahun 2008 namun mulai mengalami penurunan di pertengahan tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahun pengaruh dari citra merek terhadap loyalitas konsumen terhadap merek smartphone blackberry. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden di Jakarta. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan diuji validitas dan reliabilitasnya lalu dilakukan pengujian pengaruh menggunakan software SPSS. Hasil yang diperoleh adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara citra merek terhadap loyalitas merek smartphone blackberry dengan tingkat keyakinan 95%
Non-volition and Epistemic Modality of V-bu-liao
V-bu-liao is a modal construction with high frequency in modern Chinese, with two types of modality, i.e. dynamic inability and epistemic impossibility. Some syntactical restrictions exist on the v-bu-liao construction with the interpretation of epistemic modality. The factor such as static and non-agentive feature of the predicate, the negativity trait of the events expressed by the verbs in the construction, the inanimate nature of the sentence subject makes significant contribution to the epistemic modality reading of the construction. However, even if under such syntactical circumstance, the construction may has a dynamic modality if the event expressed by the sentences with this construction is characteristic of non-volition. Therefore, the most critical factor for the v-bu-liao construction to be interpreted as the epistemic modality is the characteristics of non-volition of the events expressed by the verbs in the v-bu-liao construction
ANALISA VISUAL TOKOH -TOKOH DALAM ANIMASI STUDIO GHIBLI
Studio Ghibli is a famous animation studio based in Japan established in 1985. It is led by Hayao Miyazaki,\ud
Isao Takahata and Toshio Suzuki. Their works such as ‘Nausicaa of The Valley of The Wind’, ‘Princess\ud
Mononoke’, ‘My Neighbor Tottoro’, ‘Howl’s Moving Castle’, ‘Spirited Away’ consist of interesting characters,\ud
not only the main characters but also the supporting ones. Although those stories have different themes,\ud
some of the characters had similarity. This article explains about how the animation studio visualize some\ud
key characters with some influences of personal inspiration and expression of the pioneers although for\ud
general characteristics the visualization mainly similar to classical anime. Some characters that will be\ud
covered in this article can be classified as the leading characters and supporting characters both protagonist\ud
nor antagonist
KOMUNIKASI POLITIK DAN GENDER
Pada dasarnya, terminologi “Komunikasi Politik” yang sekarang sering terdengar, tidak hanya sebagai kajian/studi ilmu pengetahuan, tetapi juga sebenarnya telah dijalankan pada masa Perang Dunia I (1914-1918) yang lampau oleh para negarawan, elit politik. Praktik komunikasi politik pada umumnya masih banyak digeluti oleh komunikator politik yang didominasi oleh kaum lelaki. \ud
Gender adalah konstruksi sosial yang menjelaskan tentang peran manusia berdasarkan jenis kelamin. Sebab itu, masalah gender lahir dan dipertahankan oleh masyarakat. Masyarakat umumnya didominasi oleh peran laki-laki (patriarki). Laki-laki memiliki peran publik (bekerja, berorganisasi, berpolitik), sementara perempuan memiliki peran privat (mengurus anak, mencuci, melahirkan, memasak). Hal inilah yang akhirnya memunculkan konstruksi gender yang mainstream.\ud
Bertolak-belakang dengan kondisi sebelumnya, issue tentang gender semakin ‘bergaung’, khususnya semenjak Pemilu 2009 yang lalu. Dengan ditetapkannya kuota sebesar 30 persen di parlemen untuk perempuan dan berdasarkan kenyataan di berbagai daerah dan propinsi di Indonesia atas kepemimpinan kaum perempuan, tidak serta-merta langsung membuktikan bahwa dominasi kaum lelaki sebagai aktor politik terpatahkan. Dalam konteks politik, gender mencoba menganalisis alasan atas leadership dan decision making yang diambil oleh kaum lelaki. Hal tersebut akhirnya menimbulkan persoalan dalam hal keterwakilan politik kaum perempuan (yang jelas punya karakter pandangan politik sendiri) sangat lemah.\ud
Pada akhirnya, meskipun kaum perempuan ‘maju’ sebagai kandidat politisi atau public policy maker, perempuan masih belum maksimal memperjuangkan suara perempuan, kebutuhan perempuan, pekerja perempuan, jaminan kesehatan, kehidupan perempuan, serta kesejahteraan dan keadilan. Isu-isu tersebut masih kalah jauh bila dibandingkan dengan hal-hal yang lebih banyak memihak kepentingan dominan kaum lelaki.\ud
Diharapkan ke depannya, perempuan yang menjadi elit mampu memanfaatkan peran khalayak politik perempuan yang selama ini hanya dianggap sebagai spectator (penonton politik). Keterlibatan aktif dari khalayak perempuan tidak berhenti hanya dalam taraf kuantitas, melainkan dalam peningkatan kualitas. \u
Perencanaan Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Energi Indragiri Hilir Menggunakan Model Long Range Energy Alternative Planning System (LEAP) dalam Skenario Business As Usual (BAU)
The energy was a key component for a local development and also was a sustainable strategy that impacts the community prosperity. The availability of energy was important matter even it was a parameter for supporting local development success. Therefore,energy managing and planning must be taken seriously by the government in common things, this research aims to reform energy strategy and planning policy by using the Long Range Energy Alternative Planning System (LEAP) model on BAU scenario. The result of this research was an Indragiri Hilir’s energy need projection in 2025 also policy, strategy and instrumental policy, effort, institution and energy development program that support energy managing policy
Pengaruh Kepuasan Gaji dan Kepuasan Kerja dan Loyalitas Dosen Terhadap Loyalitas Karyawan
Kepuasan kerja sangat erat hubungan dengan loyalitas pada pekerjaan, terlebih lagi untuk dosen sebagai tenaga pengajar yang akan menghasilkan lulusan-lulusan ahli dalam berbagai bidang. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah pekerjaan itu sendiri, gaji, promosi, kondisi kerja, supervisi dan rekan kerja. \ud
Agar tujuan perguruan tinggi dapat tercapai dengan baik maka diperlukan komitmen organisasional yang tinggi dari tiap elemen yang terkait terutama tenaga pengajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti mengenai kepuasan gaji, kepuasan kerja dan loyalitas karyawan terhadap kinerja karyawan.\ud
Metode analisis dalam menyelesaikan penelitian ini adalah dengan model persamaan struktural (Structural Equation Modelling) yang dioperasikan melalui program LISREL (Linear Structural Relationship) versi 8.80. SEM (Structural Equation Modelling)\u
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Motivasi Karyawan sebagai Variabel Moderasi dan Bauran Pemasaran sebagai Variabel Mediasi\ud (Studi Kasus pada Hakata Ikkousha Cabang PIK)\ud
Penelitian ini dilakukan dengan subjek konsumen yang hendak melakukan pembelian dan sudah pernah melakukan pembelian pada Hakata Ikkousha Cabang PIK dan karyawan pada Hakata Ikkousha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, moderasi motivasi karyawan, dan mediasi bauran pemasaran terhadap loyalitas pelanggan pada Hakata Ikkousha Cabang PIK.\ud
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode purposive sampling dengan metode judgmental sampling. Dengan melakukan uji validitas, reliabilitas, uji kesesuaian regresi dan menggunakan metode Partial Least Square. Pada penelitian ini menggunakan Partial Least Square dan mendapatkan hasil bahwa kualitas pelayanan, motivasi karyawan, dan bauran pemasaran berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan.\ud
Maka dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan, motivasi karyawan berpengaruh signifikan dalam memoderasi kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan, dan bauran pemasaran berpengaruh signifikan memediasi kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan dengan tingkat keyakinan 95%, sehingga perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang terdapat dalam kualitas pelayanan, motivasi karyawan, dan bauran pemasaran dan terus melakukan peningkatan agar pelanggan tetap tertarik dan merasa puas dalam melakukan pembelian di Hakata Ikkousha PIK.\u
FAKTOR – FAKTOR DOMESTIK DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI HARGA STYRENE BUTADIENE LATEX (SBL) DI INDONESIA
This study investigates the causal links between price of styrene butadiene latex (SBL) another domestic & external variables such as price of Styrene Butadiene Latex in China (SBLC), Crude Oil Price (OIL), Coated Paper Price in Indonesia (CPPI), supply (SUPP), demand (DMD), Herfindahl Hirschman Index (HHI), price of styrene (STY) and price of butadiene (BTD) during the period 1995 – 2011 on the basis of monthly. Furthermore, the Johansen VAR-based cointegration tehcnique was applied to examine the sensitivity of price of SB Latex to changes in China styrene butadiene latex price (SBLC), crude oil price (OIL), Indonesia coated paper price (CPPI), supply, demand, Herfindahl Hirschman Index (HHI), price of styrene and price of butadiene in the long run on while the short run dynamics was checked by using a vector error correction model (VECM) include unit root test, pairwise Granger causality test,impulse response function (IRF) and forecast variance decomposition (FVD). Results from Augmented Dickey Fuller (ADF) or unit root test showed evidence stationarities whole variables of first difference (I). The Granger pairwise casuality test revealed a bilateral causality reach 38.89 %, directional reach 22.22 % from Johansen test found out seven cointergation of price of SBL
PERANCANGAN TEMPAT JEMURAN BUAH PINANG DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI UNTUK MENGURANGI BEBAN KERJA
The working conditions are not attention to comfort , satisfaction , safety and occupational health will certainly affect human physical workload . In design or redesign the work station is should be considered the role and functions of the principal components of the system involved is human labor , machin / equipment and physical work environment . The processing of betel nut through several steps. The step that requires a long time is the drying process , where the drying process using a clothesline with working conditions that do not attention to the principles of ergonomics and can lead to complaints of physical workload or musculoskeletal system.\ud
Results of the analysis that has been done can be seen that the working conditions after doing this design would be better than working conditions before the draft , because the size of the clothesline was adjusted with anthropometry workers . The size of the design is the result of a high clothesline clothesline maximum betel 143.21 cm , 114.46 cm minimum height , length of clothesline 135.92 cm and 122.98 cm wide .\u
Pengaruh Iklim Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru Pada Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Bonavita, Tangerang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklim organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru. Penelitian dilakukan terhadap guru SMK Bonavita di Kota Tangerang. Populasi seluruh guru SMK Bonavita Tangerang menjadi sampel pada penelitian ini, yaitu sebanyak 52 orang. Adapun kuesioner yang dikembalikan dan valid mencapai 46 buah.\ud
Hasil pengujuan hipotesis menunjukkan bahwa iklim organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sehingga di akhir penelitian, disarankan agar para pengambil keputusan member perhatian terhadap pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga tercipta kepuasan kerja, yang pada intinya akan memotivasi para guru untuk menunjukkan kinerja yang baik.\u