Jurnal Terbitan Global Aksara Pers
Not a member yet
    135 research outputs found

    Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Tatanan Sekolah di SDN 160 Kota Pekanbaru

    Get PDF
    PHBS merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebagai hasil  pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang  kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Masa sekolah dasar  adalah masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai PHBS dan berpotensi sebagai agen of change untuk mempromosikan PHBS baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat sehingga  tercipta sumber daya manusia yang berkualitas nantinya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kelompok sasaran dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.  Hasil survei pendahuluan yan dilakukan oleh tim pengabdian bahwa masih kurangnya perilaku  hidup bersih dan sehat (PHBS) disekolah SDN 160 Kota Pekanbaru. Secara Nasional PHBS sekolah  meliputi 8 indikator antara lain mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun,  mengkonsumsi jajanan sehat dikantin sekolah, penggunaan jamban yang bersih dan sehat,  olahraga yang teratur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat  badan dan tinggi badan setiap 6 bulan sekali dan membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena  itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan  melalui pedekatan usaha kesehatan Sekolah (UKS). Hasil Survey awal di SDN 160 Kota Pekanbaru  masih banyak siswa/i yang belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dilingkungan  sekolah seperti tidak mencuci tangan dengan air yang mengalir,mengkonsumsi makanan yang tidak  sehat saat jam istirahat, jamban sekolah yang kurang sehat, olahraga yang tidak teratur, tidak  melakukan pemberantasan jentik nyamuk, adanya beberapa siswa yang ditemukan merokok di  sekolah, tidak melakukan penimbangan berat badan dan tinggi badan, dan adanya ditemukan  perilaku buang sampah sembarangan dilingkungan sekolah. PHBS disekolah adalah upaya untuk  memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mau serta mampu  berperilaku PHBS dilingkungan sekolah dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Dari hasil kegiatan pengabdian diperoleh peningkatan pengetahuan anak sekolah tentang pentingnya praktik Hidup Bersih dan Sehat Pada Tatanan Sekolah.  Diharapkan kepada pihak sekolah untuk meningkatkan penyuluhan Kesehatan khususnya tentang Perilaku hidup Bersih dan Sehat serta perlu adanya perilaku contoh yang diberikan agar praktik PHBS disekolah bisa terwujud dengan baik

    Bimbingan Keluarga Untuk Menguatkan Pola Asuh Pada Keluarga dengan Anak Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh Kota Pekanbaru Tahun 2024

    Get PDF
    Bimbingan merupakan sebuah pertolongan yang sudah dipersiapkan pengetahuan pemahaman keterampilan perihal pola asuh yang harus dimiliki oleh keluarga. Kejadian stunting perlu pola asuh yang baik dengan membutuhkan peranan dari keluarga atau tenaga kesehatan dan pemerintah. Tenaga kesehatan harus melakukan penyuluhan atau memberi pengetahuan  tentang  pola asuh  ibu supaya anaknya tidak mengalami stunting dan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak. Untuk meningkatkan pola asuh keluarga dilakukan bimbingan kepada keluarga. Metode ini adalah upaya pemberian bantuan secara individu dan langsung tatap  muka  (berkomunikasi) antara  pembimbing  (konselor) dengan  orang tua (ibu balita). Persentase e-PPGBM menunjukkan angka stunting tertinggi ada di Kecamatan Lima puluh pada bulan Maret Tahun 2024. Pengabdian ini akan dilakukan pada ibu yang memiliki balita stunting yang dilakukan dengan dua cara, yaitu: (1) bimbingan, pemberian informasi kepada orang tua anak tentang pola asuh, penyediaan makanan bergizi seimbang sesuai dengan kondisi pertumbuhan anak; dan (2) pengenalan makanan seimbang dan pemberian buku resep MP-ASI kepada ibu balita. Program ini dilaksanakan di salah satu posyandu yang ada pada Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh dengan sasaran ibu balita sebanyak 27 orang. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pemberian pendidikan kesehatan, komunikasi interpersonal dan pemberian buku resep MP-ASI. Analisis kuantitatif dilakukan dengan mengukur skor kuesioner pre dan post-edukasi bimbingan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi/bimbingan yang diberikan. Berdasarkan hasil dari pretest dan postest tentang pola asuh diperoleh adanya peningkatan pengetahuan ibu terkait pola asuh anak stunting dengan p value 0,000. Kegiatan telah terlaksana baik dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat dan sikap baik pada saat proses penyuluhan dan bimbingan pada saat kegiatan berlangsung

    PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TENTANG HADITS KITAB BULUGHUL MARAM DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL MURTADLO PASREPAN PASURUAN

    Get PDF
    Pemahaman santri tentang Hadits di Pondok Pesantren Roudlotul Murtadlo cenderung bersifat konvensional. Pengajaran yang berfokus pada hafalan dan pemahaman tekstual sering kali tidak mampu merangsang pemikiran kreatif dan pemahaman holistik. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat merangsang kreativitas dan memudahkan pemahaman konsep Hadits. Metode Mind Mapping dipilih oleh peneliti karena dianggap paling cocok dalam meningkatkan pemahaman Hadits. Oleh karena itu, ada beberapa rumusan masalah dari hal tersebut yakni bagaimana penerapan metode Mind Mapping, respon santri terhadap metode tersebut, dan apa kelebihan dan kekurangan metode tersebut. Dan tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui hasil dari penerapan metode Mind Mapping ini meningkatkan retensi atau tidak, agar mengetahui respon santri terhadap penggunaan metode Mind Mapping, dan agar mengetahui kelebihan dan kekurangan metode Mind Mapping. penelitian dan jenis pendekatan yang digunakan adalah Metode Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah wawancara dan observasi. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan; tahap pendahuluan, tahap penelitian sebenarnya, dan tahap penulisan laporan penelitian. Hasil penelitian kami setelah diterapkannya metode Mind Mapping diantaranya para santri lebih mudah untuk memahami sebuah Hadits, sebagian besar santri memberikan respon positif terhadap penerapan metode Mind Mapping dalam pembelajaran hadits kitab Bulughul Maram, Metode Mind Mapping memiliki kelebihan diantaranya seperti dalam memudahkan santri memahami hadits secara keseluruhan. Dan metode ini juga memiliki kekurangan seperti harus didampingi dengan melihat materi dari sumber asli

    TANGGUNG JAWAB HUMAS DALAM PEMBERIAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GRESIK

    Get PDF
    Tanggung jawab humas di dinas pendidikan Gresik sangat penting dalam memastikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan. Tulisan ini membahas peran Humas dalam membangun citra positif, menyediakan informasi yang jelas dan akurat, serta memfasilitasi komunikasi antara pihak dinas dengan masyarakat luar. Penekanan juga diberikan pada pentingnya transparansi, responsibilitas, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan menjalankan tanggung jawab ini dengan baik, Humas dapat memperkuat hubungan antara dinas pendidikan dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap layanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui responsibility humas dalam pemberian pelayanan di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap landasan teori. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, pengisian kuisioner, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah jenis media yang digunakan saat ini dalam kegiatan humas di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik terdiri dari Gresik AKAS 112, instagram dan SPAN LAPOR

    Latar Belakang Terjadinya Perang Jamal dan Perang Shiffin pada Masa Ali Bin Abi Thalib

    Get PDF
    Perang Jamal dan Perang Shiffin merupakan perang saudara yang terjadi pada masa Ali bin Abi Thalib. Ali bin Abi Thalib merupakan khalifah yang menggantikan Khalifah Usman bin Affan. Saat ditunjuk menjadi khalifah Ali bin Abi Thalib sempat menolak, namun karena desakan dari orang-orang disekitarnya maka beliau memutuskan untuk menerima jabatan Khalifah tersebut. Setelah menjadi khalifah terdapat beberapa kebijakan yang diterapkan untuk merapikan hal-hal dipemerintahan yang menurutnya perlu diperhatikan lagi. Beberpa kebijakan itu adalah Memecat para pejabat  yang diangkat oleh Utsman lalu menunjuk penggantinya, Mengambil   tanah   yang   telah   dibagikan   Utsman   kepada   keluarga   dan   kaum kerabatnya, Memberikan kepada kaum muslimin tunjangan yang diambil dari bait al-mal secara  merata, dan Meninggalkan    kota    Madinah    dan    menjadikan    kota    Kufah    sebagai    pusat pemerintahan.Ada banyak orang yang terlibat dalam perang jamal dan perang Shiffin, adapun beberapa orang yang paling berpengaruh Dallam perang tersebut adalah Aisyah pada Perang Jamal dan Muawiyah pada Perang Shiffin. Kedua orang ini memiliki peran penting dalam kedua perang yang terjadi. Metode yang digunakan dalam Jurnal ini adalah Metode Penelitian Literatur membahas terkait empat pokok permasalahan yaitu Bagaimana Sistem Pemerintahan Ali bin Abi Thalib, Apa Latar Belakang terjadinya Perang Jamal, Apa Latar Belakang Terjadinya Perang Shiffin dan bagaimana peran kepentingan politik dari setiap pemimpin dalam memicu timbulnya perang shiffin dan perang jamal. Sehingga secara singkat dapat dikatakan bahwa tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem pemerintahan yang dijalankan oleh Ali bin Abi Thalib. latar belakang terjadinya perang jamal dan perang shiffin serta menganalisis peran kepentingan politik dalam terjadinya perang saudara(perang jamal dan perang shiffin)

    Monotheism in Indonesian Religion : Between Pancasila and Governmental Rules

    Get PDF
    This research will explain the relationship between Pancasila and religion in Indonesia. The first precept in Pancasila regarding the divinity of the Almighty is often interpreted as saying that the state has the authority to regulate religious concepts in Indonesia. This study will explain about Pancasila as the basis of the state and interfaith life in Indonesia, as well as the relationship between Pancasila and religion in Indonesia. This study will also explain the concept of divinity among religions in Indonesia. The following problems will add insight and understanding of the monotheism contained in the first principle of Pancasila and the implications of Pancasila in religious life in Indonesia. This research applies descriptive and analytical methods. The concept of god in each religion described in this research is the concept of god in each religion that applies in Indonesia. This brief research will provide some analyses that can be developed in religious life in Indonesia in order to maintain inter-religious stability

    Penyuluhan dan Sosialisasi Diet Kantong Plastik di Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tampan

    Get PDF
    Diet kantong plastik adalah mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik-plastik sekali pakai serta beralih menggunakan kantong yang digunakan berulang kali untuk menyelamatkan lingkungan dari bahaya kantong plastik. Observasi awal yang dilakukan peneliti Di RT 01/RW.26 Kelurahan Sialang Munggu, 70% masih banyak ditemukan sampah kantong plastik yang berserakan, dampaknya ketika hari hujan terjadi banjir di sekitar perumahan tempat tinggal akibat dari tersumbatnya selokan dan badan air. Masyarakat menganggap sampah kantong plastik sekali pakai tidak mempunyai nilai guna bagi masyarakat sekitar sehingga masyarakat membuang sampah kantong plastik mereka ke lingkungan. Sampah kantong plastik ini jika dibakar bisa menyebabkan pencemaran udara dan gangguan pernapasan serta gangguan kesehatan lainnya. Untuk itu, sangat perlu dilakukan sosialisasi diet penggunaan kantong plastik sekali pakai (kresek) dan metode pengelolaan sampah kantong plastik dimulai dari rumah tangga. Penyuluhan kesehatan dilaksanakan di RT.01/RW.26 Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tampan. Media yang digunakan untuk penyuluhan adalah laptop, in focus, dan leaflet. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah metode ceramah dan diskusi Tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian diperoleh adanya perubahan peningkatan pengetahuan (23%), sikap (34%) dan tindakan (21%) sebelum (pre) dan sesudah (post) penyuluhan sosialisasi diet penggunaan kantong plastik (kresek) di kehidupan sehari-hari. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap diet penggunaan kantong plastik ini dan masyarakat mengetahui metode pengelolaan sampah kantong plastik yang baik dan benar, sehingga dampak kesehatan akibat sampah kantong plastik ini dapat diminimalisir

    Sosialisasi Strategi Peningkatan Sanitasi Lingkungan untuk Mengurangi Risiko Penularan Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL) di Kelurahan Sidomulyo Barat Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan

    Get PDF
    Sanitasi lingkungan adalah usaha untuk menjaga kebersihan lingkungan dari kotoran dan limbah yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Hal ini dilakukan dengan cara mengendalikan berbagai faktor lingkungan fisik yang dapat mempengaruhi kesehatan, seperti air bersih, jamban, pengelolaan sampah, pengelolaan air limbah, pengendalian vektor penyakit. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk peningkatan sanitasi lingkungan untuk mengurangi risiko penularan penyakit berbasis lingkungan. Observasi awal sanitasi lingkungan di kelurahan Sidomulyo Barat masih memprihatinkan, masih ditemukan pengelolaan limbah dan sampah yang tidak tepat, pembuangan limbah yang terbuka. Sanitasi lingkungan memainkan peran penting dalam mencegah penyebaran penyakit. Pengelolaan limbah yang tidak tepat, ketersediaan air yang tidak memadai, dan praktik kebersihan yang tidak baik dapat menyebabkan penyebaran penyakit. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan dan menerapkan strategi yang efektif untuk meningkatkan sanitasi lingkungan dan mengurangi risiko penularan penyakit berbasis lingkungan. Penyuluhan kesehatan dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sidomulyo Barat. Media yang digunakan untuk penyuluhan adalah laptop, focus, dan leaflet. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah metode ceramah dan diskusi Tanya jawab. Kegiatan Pengabdian ini akan dilakukan dibulan Agustus- November 2024. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya perubahan pengetahuan sebesar 48%, sikap sebesar 45% dan tindakan responden sebesar 48% sebelum dan sesudah diberikan kuesioner pengabdian Masyarakat terkait sanitasi lingkungan dan hubungannya dengan penyakit berbasis lingkungan. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap sanitasi lingkungan, penyebaran penyakit berbasis lingkungan dapat di minimalisir serta risiko penularan penyakit berbasis lingkungan dapat berkurang

    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTsN 11 Jombang

    Get PDF
    Sebagai Madrasah Piloting, MTsN 11 Jombang mempunyai tanggung jawab yang besar menjadi percontohan Madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Sebagai konsekuensinya, MTsN 11 Jombang mengoptimalkan peran seluruh warga Madrasah guna mensukseskan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTSN 11 Jombang. Di MTsN 11 Jombang projek P5 dan P2RA ada 4, yaitu pemilihan ketua Osim, membuat keripik, sampahku tanggung jawabku, dan gerakan cinta Al-Qur’an. Setiap projek tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu yang berbeda tergantung kebutuhan, berkisar 2 sampai 3 bulan. Pelaksana kegiatan projek adalah fasilitator yang sudah ditunjuk oleh Madrasah, dan dikoordinir oleh koordinator projek. Sebelum pelaksanaan projek, Madrasah melakukan perencanaan projek terlebih dahulu mulai dari pembentukan tim fasilitator, penentuan projek, jadwal projek, sampai pelaporan projek. Untuk tahun pelajaran berikutnya, kurikulum merdeka diterapkan di kelas VII dan kelas VIII. Hal ini memerlukan persiapan yang lebih matang dari perencanaan projek terkait fasilitator dan koordinator yang mengawal pelaksanaan projek. Tidak hanya itu, modul projek juga diharapkan lebih detail dan bermakna sehingga output dari projek bisa diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan pengalaman hidup yang bermakna

    Implementasi Konsep Dasar Bimbingan dan Penyuluhan Dalam QS. Yunus dan QS. An-Nahl di SDN Jemur Wonosari Surabaya

    Get PDF
    Bimbingan dan penyuluhan ialah sebuah usaha berupa bantuan seseorang kepada orang lain, baik individu maupun kelompok yang sedang mengalami sebuah kesulitan yang bersangkutan dengan sebuah kehidupan baik permasalahan lahiriyah maupun batiniyah yang ditujukan kepada individu yang bermasalah secara berkelanjutan serta sistematis oleh guru pembimbing supaya menjadikan individu yang mandiri serta mengenal lingkungannya dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, deskriptif, dengan jenis studi kasus. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini nantinya akan membahas lebih dalam mengenai konsep dasar bimbingan dan penyuluhan dalam Qs. Yunus Dan Qs. An-Nahl serta implementasi konsep dasar bimbingan dan penyuluhan di SDN Jemur Wonosari Surabaya

    129

    full texts

    135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Terbitan Global Aksara Pers
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇