Jurnal Terbitan Global Aksara Pers
Not a member yet
135 research outputs found
Sort by
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-E MTsN 4 Jombang Tahun 2022 dengan Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Think-Pair-Share pada Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah
Pemantapan suatu metode yang tepat dalam kegiatan pembelajaran menempati peranan yang cukup penting. Keberhasilan proses pendidikan sangat tergantung pada tingkat pemahaman siswa yang berimplikasi pada hasil belajar siswa pasca Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam pelajaran IPA prestasi belajar siswa selain ditentukan oleh tingkat pemahaman dan penguasaan materi, juga ditentukan oleh metode yang digunakan dalam pembelajaran dan perolehan pengetahuan terkait untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam peningkatan pemahaman materi peredaran darah pada manusia pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E adalah Menggunakan Model Cooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share. Melalui Model Kooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share siswa lebih memahami dan menghayati pelajaran IPA dan MTs Negeri 4 Jombang seperti kenyataan yang ada dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan membawa pengaruh positif pada prestasi belajar siswa, dibandingkan hanya menggunakan metode ceramah yang membuat siswa hanya mampu membayangkan tanpa mendapatkan pengalaman belajar yang konkrit. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan Model Kooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share mampu meningkatkan pemahaman materi sistem peredaran darah pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E Negeri 4 Jombang
Menggagas Pembelajaran Biologi Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kreativtas Peserta Didik
Pembelajaran Biologi berbasis proyek sebagai solusi atas problematika pembelajaran yang kurang variatif dan hanya berbasis pada nilai tugas, yang mana hal tersebut menjadikan mutu pembelajaran kurang berkualitas. Upaya mencetak lulusan yang produktif dan inovatif harus melalui proses pembelajaran yang tepat salah satunya dengan model pembelajaran berbasis proyek. Tujuan kajian ini ialah untuk menganalisa tentang konsep pembelajaran Biologi berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan menggunakan jenis penelitian kualtitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang sumber primernya ialah buku, jurnal ilmiah, artikel, internet dan dokumentasi lainnya yang revelan dengan topik kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pembelajaran Biologi berbasis proyek bisa diterapkan dengan proses identifikasi, pemecahan masalah dan pemberian solusi yang kemudian disusun sebagaimana laporan penelitian dalam bentuk sederhana yang nantinya bisa dipresentasikan secara bergantian. Materi Biologi yang bisa dijadikan topik kajian di antaranya ialah materi virus, keanekaragaman hayati flora fauna, klasifikasi hewan avertebrata, organisasi kehidupan makhluk hidup dan materi tentang manfaat hewan bagi kehidupan manusia. Dengan demikian, materi ajar Biologi SMA/MA tersebut bisa dijadikan sebagai bahan dalam pembelajaran berbasis proyek yang dapat meningkatkan kreativitas, inovasi dan produktivitas siswa yang mana hasil proyeknya bisa dijadikan referensi, dikembangkan lebih lanjut dan bisa dimanfaatkan secara akademik, sehingga pembelajaran bisa dikatakan efektif dan berdampak positif bagi siswa; peserta didik
Konsep Takwa dan Iman Kepada Allah Serta Realisasinya dalam Kehidupan
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengkaji informasi mengenai aktualisasi iman dan taqwa kepada Allah dan implementasi dalam kehidupan sehari-hari. penelitian ini menggunakan metode pengumpulan dari beberapa data dengan menggunakan penelitian pustaka,Sumber Primer dan Sumber Sekunder yang diambil dari google scholar. Temuan penelitian ini adalah bagaimana cara mengaktualisasikan iman dan taqwa serta cara implementasinya pada kehidupan sehari-hari. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena mengingat kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal takwa dan beriman dan menjadikan dirinya individualis dan bahkan ketinggalan jati diri (iman dan taqwa).
Abstract
This study aims to explore and examine information regarding the actualization of faith and piety to Allah and its implementation in daily life. This study uses the method of collecting data from several data using library research, primary sources and secondary sources taken from google scholar. The findings of this study are how to actualize faith and piety and how to implement them in everyday life. As for the background of this writing, considering the lack of public awareness in terms of piety and faith and making himself individualistic and even behind his identity (faith and taqwa)
Penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Aritmetika Sosial Peserta Didik Kelas VII-B MTsN 9 Jombang Tahun Pelajaran 2021/2022
Matematika merupakan ilmu yang bersifat universal yang menjadi dasar perkembangan berbagai teknologi modern, berperan penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Berdasarkan hasil pengamatan pada topik sebelumnya menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik peserta didik Kelas VII-B MTsN 9 Jombang banyak yang belum belum mencapai target KKM, baik secara individu maupun klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran problem-based learning pada materi aritmetika sosial. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII-B MTsN 9 Jombang Tahun Pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 32 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan simpulan data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran problem-based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi aritmetika sosial peserta didik kelas VII-B MTsN 9 Jombang tahun pelajaran 2021/2022 yaitu sebesar 71 pada siklus I dan naik menjadi 74 pada siklus II. Selain itu juga terjadi peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal dari 63% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 25%. Model pembelajaran problem-based learning sangat tepat untuk pembelajaran matematika. Model pembelajaran ini mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif dan kreatif dalam pembelajaran serta membangun pengetahuan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan pada persoalan pembelajaran di dalam kelas. Problem-based learning juga dapat membantu peserta didik menghubungkan materi yang dipelajari di sekolah dengan permasalahan di kehidupan nyata yang tentunya berpengaruh pada hasil belajar peserta didik
Membangun Generasi Ihsan Berkarakter Rabbani Sejak Anak Usia Dini
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak mempengaruhi kehidupan sosial, budaya, dan pola pikir peserta didik. Oleh sebab itu penguatan pendidikan karakter penting untuk dimasukkan pada kurikulum pendidikan terutama pada tingkat dasar atau anak usia dini. Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun dan masih dalam tahap menjadi anak-anak. Usia dini merupakan masa yang sangat tepat untuk menambahkan pendidikan karakter kepada peserta didik. Sebab, pada usia dini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang luar biasa. Karakter sangat erat kaitannya dengan konsep ihsan. Ihsan merupakan pancaran dan buah pendalaman kehidupan beragama dan beriman. Karakter dalam konsep pendidikan Islam mengarahkan peserta didik untuk menjadi insan rabbani, yaitu manusia yang cinta ilmu, suka belajar dan menegakkan amar makruf nahi munkar. Pendidikan dengan karakter rabbani merupakan pendidikan karakter yang menekankan fungsionalisasi sifat-sifat Ketuhanan dalam proses pembelajaran melalui nilai-nilai spiritual, kejujuran, keikhlasan, kasih sayang, toleran, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, komunikatif dan lebih mengutamakan penekanan pada aspek afektif (hati).Oleh karena itu penting bagi pendidikan Islam saat ini untuk menciptakan generasi ihsan yang berkarakter rabbani bagi kemajuan bangsa.
Abstract
Advances in information and communication technology have greatly influenced the social, cultural, and mindset of students. Therefore, strengthening character education is important to be included in the educational curriculum, especially at the elementary or early childhood level. Early childhood is a child who is in the age range of 0-6 years and is still in the stage of being a child. Early age is a very appropriate time to add character education to students. Because, at an early age, children experience extraordinary growth and development. Character is closely related to the concept of ihsan. Ihsan is the radiance and fruit of deepening religious and faith life. Character in the concept of Islamic education directs students to become human beings rabbani, namely humans who love knowledge, love to learn, and enforce the commandments of ma\u27ruf nahi munkar. Education with rabbinic character is character education that emphasizes the functionalization of divine attributes in the learning process through spiritual values, honesty, sincerity, compassion, tolerance, discipline, hard work, creativity, independence, democracy, communication and prioritizes the aspects of affective (heart). Therefore, it is important for Islamic education today to create a generation of ihsan with rabbinic character for the progress of the nation