Jurnal Terbitan Global Aksara Pers
Not a member yet
    135 research outputs found

    Pendidikan Keluarga Berbasis Nilai-nilai Islam di Era Society 5.0

    Get PDF
    Era Society 5.0 dengan perkembangan teknologinya membuat masyarakat tidak bisa lepas dari teknologi, sedikit banyak akan mempengaruhi terhadap pendidikan bagi anak. Pendidikan keluarga yang sudah terkonsep sebelumnya membutuhkan sebuah pengembangan agar tetap relevan di era Society 5.0. Dibutuhkan adanya penguatan pendidikan keluarga, terutama pada pendidikan karakter anak dalam keluarga Islami yang mana dalam Islam sangat ditekankan penanaman nilai-nilai agama Islam. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mengungkap dan menganalisis secara detail tentang konsep pendidikan keluarga berbasis nilai-nilai Islam di Era Society 5.0. Pendidikan keluarga yang ideal di era Society 5.0 tentunya perlu mengenalkan kecanggihan teknologi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kecanggihan teknologi mampu menghantarkan anak-anak dan keluarga kita pada keilmuan dan pribadi yang diberkahi.  Mari bekali diri kita selaku orang tua dengan pengetahuan kekinian yang bernilai, jika kita tidak mengenal teknologi maka segera tingkatkan kemampuan diri dalam bidang teknologi, dan mari dampingi anak-anak kita saat menggunakan teknologi tersebut agar terhindar dari dampak negatifnya

    Pengaruh Penerapan Laboratorium Virtual Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX E MTS Negeri 11 Jombang Tahun Pelajaran 2020/2021 Pada Materi Listrik Dinamis

    Get PDF
    Proses pendidikan dengan tatap muka tanpa protokoler terindikasi penularan Covid-19 oleh karena itu dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pada kenyataan penerapan pembelajaran daring menemui beberapa kendala teknis seperti kendala jaringan dan kepemilikan perangkat teknologi. Pada aktivitas pembelajaran pun terdapat beberapa hambatan di antaranya interaksi guru dan peserta didik yang terbatas sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa, penguatan karakter, dan kegiatan praktikum yang dilakukan peserta didik. Pembelajaran fisika tidak akan terpisahkan dari kegiatan praktikum. Selain itu, dalam pembelajaran fisika menuntut banyak dilakukan eksperimen agar pembelajaran konsep dalam diri siswa menjadi kuat dan tahan lama. Tetapi tidak semua konsep fisika dapat dieksperimenkan secara nyata di laboratorium karena keterbatasan sarana dan juga konsep fisika yang bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Pada penelitian ini terdapat dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subyek penelitian ini adalah peserta didik di kelas IX E MTs Negeri 11 Jombang pada tahun pelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan penggunaan media pembelajaran sebagai bahan literasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Pada siklus I ketuntasan pembelajaran belum mencapai keberhasilan sedangkan pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yang telah di tetapkan pada PTK. Penggunaan media virtual laboratorium dapat membantu peserta didik dalam berliterasi mengenai listrik dinamis. Aktivitas literasi yang dilakukan dapat berpengaruh dalam penguasaan konsep peserta didik sehingga berdampak pada ketuntasan belajar

    Rasionalisme Menurut Ar-Razi dan Aristoteles

    Get PDF
    Rasionalisme berpendapat bahwa pikiran harus terlibat aktif dalam pencarian pengetahuan (misalnya dengan berpikir, menalar atau mendeduksi). Akal  merupakan substansi sangat penting yang terdapat dalam diri manusia sebagai nur atau cahaya dalam hati. Pendapat ar-Razi dan Aristoteles cahaya yang dimaksud bersumber langsung dari Tuhan, agar memberikan kesadaran manusia dari kebodohan. Ar-Razi ialah seorang rasionalis murni, yang percaya bahwasannya pengetahuan didapat dengan cara berfikir, alat berfikir tersebut adalah petunjuk yang masuk akal atau logis. Sedangkan rasionalisme Aristoteles ialah sistematika berpikir yang pasti, absolut, serta tidak dapat ditentang. Di dalam aliran filsafat ilmu, rasionalisme ialah suatu ilmu yang berpandangan bahwasannya logika atau rasio (akal) adalah sumbernya pengetahuan Abstract Rationalism argues that the mind must be actively involved in the search for knowledge (eg by thinking, reasoning or deduction). Reason (ratio) is a very important substance contained in humans as light (nur) in the heart. This light, according to ar-Razi and Aristoteles, comes directly from God Almighty, as a messenger to awaken people from ignorance. Ar-razi is a pure rationalist, who believes that knowledge is obtained by thinking, thinking tools are logical rules or logical rules. Meanwhile, Aristoteles rationalism is systematic thinking that is certain, absolute, and cannot be challenged. In the philosophy of science, rationalism is a sciene which holds that logic or reason is the source of knowledg

    Perangkat Pretest Membaca Al-Qur’an Menggunakan Kerangka “Just Fateha” Sebagai Strategi Penempatan Kelas Dengan Metode Bil Qolam

    Get PDF
    Belajar membaca Al-Qur’an secara histori memiliki model pembelajaran secara talaqqi. Yaitu seorang guru mentransferkan ilmunya secara langsung berhadap-hadapan dan siswa menirukan bacaan gurunya dengan cara musyafahah. Maksud dari konsep musyafahah sendiri adalah, bentuk pembelajarannya berpusat pada guru. Yaitu guru membaca kemudian siswa menirukan. Hal tersebut diulang-ulang hingga pada akhirnya terciptalah demonstrasi yang dilakukan oleh siswa untuk membaca materinya kembali sebagai evaluasi. Urgensi pretest dalam pembelajaran Al-Qur’an sangat menentukan kompetensi siswa dalam melangsungkan belajarnya. Salah satu alasannya adalah menentukan sistem penempatan kelas. Penelitian ini hendak mencoba mengembangkan perangkat penilaian pretest membaca Al-Qur’an sebagai strategi penempatan kelas siswa agar penguji dengan mudah menilai dan mengkategorikannya. Sedangkan perangkat pretest yang dikembangkan pada kesempatan ini menggunakan metode Bil Qolam. Perangkat penilaian diberi nama “Just Fateha”, sebab dengan hanya membaca Al-Fatihah saja, penguji mampu mendiagnosa kemampuan membaca Al-Qur’an siswa sampai mana.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan perangkat pretest membaca al-Qur’an menggunakan kerangka “Just Fateha” sebagai strategi penempatan kelas dengan metode Bil Qolam telah berhasil dikembangkan dengan kategori baik. Abstract Learning to read the Qur\u27an historically has a talaqqi learning model. That is, a teacher transfers his knowledge directly face to face and students imitate the teacher\u27s reading by way of deliberation. The purpose of the concept of musyafahah itself is, the form of learning is teacher-centered. That is, the teacher reads and then the students imitate. This is repeated until in the end a demonstration is created by students to read the material again as an evaluation. The urgency of the pretest in learning the Qur\u27an greatly determines the competence of students in carrying out their learning. One reason is to determine the class placement system. This study tries to develop a pretest assessment tool for reading the Qur\u27an as a student class placement strategy so that examiners can easily assess and categorize them. While the pretest device developed on this occasion used the Bil Qolam method. The assessment tool is named "Just Fateha", because by just reading Al-Fatihah, the examiner is able to diagnose the student\u27s ability to read the Qur\u27an to what extent. This study uses research and development methods. Based on the research that has been done, the pretest device for reading the Qur\u27an using the "Just Fateha" framework as a class placement strategy with the Bil Qolam method has been successfully developed with a good category.

    Kebijakan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

    Get PDF
    Artikel ini merupakan artikel berbasis kajian literatur yang bertujuan membahas kebijakan apa saja yang mengatur hak anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan dari lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa ada banyak Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang mengatur kebijakan hak anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan di Indonesia. Hal tersebut diatur dalam Undang-undang No 20 Tahun 2003 mengenai pendidikan khusus. Undang-undang No 70 tahun 2009 pasal 3 ayat 1:peserta didik yang berhak mengikuti pendidikan secara inklusif pada satuan pendidikan. Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

    Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching pada Materi Tekanan Zat dalam Kehidupan Sehari-Hari untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII D MTsN 15 Jombang Tahun Pelajaran 2020/2021

    Get PDF
    Ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala-gejala melalui serangkaian proses yang dikenal dengan proses ilmiah yang dibangun atas dasar sikap ilmiah dan hasilnya terwujud sebagai produk ilmiah yang tersusun atas tiga komponen terpenting berupa konsep, prinsip, dan teori yang berlaku secara universal. Berdasarkan hasil observasi pelajaran IPA pada bab sebelumnya, bahwa nilai siswa kelas VIII D di MTsN 15 Jombang masih rendah sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Berkenaan dengan itu, perlu dilakukan suatu perubahan dalam proses belajar mengajar IPA terutama dalam bab tekanan zat yang menekankan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan model pembelajaran IPA Quantum Teaching. Quantum Teaching sebuah model pembelajaran yang mengizinkan pendidik untuk memahami perbedaan gaya belajar peserta didik dalam kelas. PTK ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas VIII D MTsN 15 Jombang. Berdasarkan penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII D MTsN 15 Jombang Tahun Pelajaran 2020/202

    Maqamat Sufiyah Sebagai Media Pendidikan Akhlak

    Get PDF
    Tasawuf menjadi disiplin keilmuan yang menitikberatkan pada pengolahan jiwa dan rasa yang berorientasi pada hati. Hati menjadi aspek yang fundamental dalam diri manusia, karena ia pengontrol dan penentu baik tidaknya perilaku seseorang. Hati yang kotor dan gelap sebagai pemicu perilaku buruk seseorang, dekadensi moral akhir-akhir ini marak diakibatkan kondisi hati yang tidak sehat. Oleh sebab itu, artikel ini bertujuan menganalisa tentang maqamat sufiyah sebagai media pendidikan akhlak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang sumber primernya ialah buku, jurnal, dokumentasi elektronik, dan sumber literatur lainnya yang relevan dengan topik kajian. Teknik analisanya menggunakan interpretasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa maqamat sufiyah yang terdiri dari taubat, wara’, zuhud, fakir, sabar, tawakkal dan rida mampu menjadi media untuk mendidik akhlak, meguatkan karakter menuju insan mulia yang qalbun salim. Ketujuh maqamat sufi tersebut ternyata berhasil menundukkan hati pada ajaran Islam dan mampu mendekatkan diri kepada Allah. Dengan demikian, membuat hati menjadi tenang dan suci, ketenangan yang dilandasi kesucian inilah sebagai pengontrol prilaku ke arah kebaikan. Kemudian, hasil ini bisa dijadikan referensi di dunia pendidikan Islam untuk tidak hanya mengasah intelektual dan kreativitas peserta didik, tapi kekuatan karakter dan hati yang suci agar mereka mampu istikamah berbuat baik dan menebar kebaikan di tengah kehidupan sosial masyarakat

    Penguatan Sikap Kebangsaan Peserta Didik Melalui Pembelajaran PPKN

    Get PDF
    Permasalahan kebangsaan menjadi problem krusial dalam meneruskan keberlangsungan pembangunan dan kedaulatan suatu negara. Gerakan dan paham yang jauh dari Nasionalisme menjadi tantangan yang harus diperhatikan. Tujuan kajian dari penelitian ini adalah bagaimana peran pembelajaran PPKN dalam menanamkan sikap kebangsaan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan sumber utamanya ialah buku, jurnal, artikel dan dokumen yang sesuai. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKN yang variatif dengan beragama metode, strategi dan media pembelajaran yang diterapkan dapat meningkatkan sikap kebangsaan peserta didik, ditambah dengan jenis penugasan yang berlandaskan pengalaman siswa; peserta didik, bukan hanya tugas yang berbasis kognitif semata. Oleh sebab itu, PPKN sebagai materi pelajaran yang memegang peranan penting bagi terbentuknya sikap dan wawasan kebangsaan peserta didik sebagai generasi penerus bangsa sehingga harus terus dikembangkan, diupdate, dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial kebangsaan dengan senantiasa menjadikan kebersamaan, kerjasama, toleransi dan gotong-royong menjadi nilai-nilai kehidupan yang harus disebarluaskan secara maksimal untuk melahirkan suasana kehidupan yang harmonis di tengah kemajemukan

    Kajian Materi PAI dengan Pendekatan Psikologi

    Get PDF
    PAI salah satu mata pelajaran penting di sekolah. PAI berperan strategis dalam membentuk sikap perilaku peserta didik yang berakhlak mulia. PAI yang dirancang dengan baik dan tepat akan bermakna luar biasa bagi setiap kalangan. Sebagai pembelajaran di sekolah, kualitas PAI akan menentukan kualitas output yang membawa nama harum pendidikan Indonesia. Dalam kajian ini dibahas lebih mendalam tentang PAI melalui pendekatan psikologi. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini ialah studi kepustakaan, dengan cara mengumpulkan berbagai sumber referensi yang sesuai topik kajian. Kesimpulan dari kajian ini yaitu pendidikan dan agama sangat erat kaitannya dan tidak dapat dipisahkan karena pendidikan bernilai penting dalam rangka penanaman nilai-nilai keagamaan pada diri seseorang. Pendidikan agama perlu dilakukan melalui keluarga, kelembagaan, dan masyarakat. Dalam melaksanakan pendidikan agama perlu memperhatikan perkembangan peserta didik, minat, motivasi, serta prinsip pendidikan yang rahmatan lil ‘alamin dan sesuai dengan Al-Quran

    Upaya Pengembangan Budaya Religius Sekolah di MI Sabilul Muttaqin Mojosari Mojokerto

    Get PDF
    Banyaknya kasus kriminalisasi dikalangan pelajar dapat dijadikan indikator semakin merosotnya moral dan akhlak generasi muda Indonesia. Berbagai upaya perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan pengembangan budaya religius di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui wujud budaya religius yang ada di MI Sabilul Muttaqin Mojosari Mojokerto beserta dengan strategi yang dilakukan untuk mengembangkan budaya religius tersebut. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian kualitatif yang jenisnya fenomenologi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah wujud budaya religius sekolah meliputi pembinaan baca tulis al-Qur’an, shalat Duha, muhadharah, dan istighasah. Strategi pengembangan budaya religius di lembaga pendidikan dilakukan melalui: (1) power strategy  (2) persuasive strategy (3) normative educative

    129

    full texts

    135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Terbitan Global Aksara Pers
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇