Relief : Journal of Craft
Not a member yet
45 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK LEMPUNG PARIT MALINTANG SEBAGAI KEKAYAAN LOKAL UNTUK BAHAN BAKU KRIYA KERAMIK
The paper talked about the character of clay in Parit Malintang, Padang Pariaman District, as a raw material of ceramic craft. This research aims to find a new clay for ceramic craft or terracotta in West Sumatera. This research method is action research and implementation with pottery and solid casting techniques and reviewed materials science of ceramic. The result of this research contains; Characteristics of clays of Parit Malintang is terracotta clay (red earthenware clay) entirely plastic, drying shrinkage of 5%, firing shrinkage of 8% (713°C) and can be used as a raw material of ceramic craft mainly terracotta craft
EKSPRESI JAM GADANG GAYA ILUSI OPTIK PADA KRIYA LOGAM
Jam Gadang is a historic clock tower building located in the city of Bukittinggi. Jam Gadang has several unique and historical journey that is characteristic. This paper contains the concept of metal craft creation with optical illusion art. The method of creating works of art exploration, design, and creation of artwork. Artworks were created as interior decoration. The result of the concept contains three artworks; "Tiga Zaman", "Ampek" and "Brillian". The all of artwork visualizes the uniqueness and historical values of Jam Gadang. ABSTRAKJam Gadang adalah sebuah bangunan menara jam bersejarah yang terletak di kota Bukittinggi. Jam Gadang memiliki beberapa keunikan dan perjalanan sejarah yang menjadi ciri khasnya. Makalah ini berisi tentang konsep kreasi kerajinan logam dengan seni ilusi optik. Metode penciptaan karya seni eksplorasi, desain, dan penciptaan karya seni. Karya seni diciptakan sebagai dekorasi interior. Hasil dari konsep tersebut memuat tiga karya seni; "Tiga Zaman", "Ampek" dan "Brilian". Semua karya seni memvisualisasikan keunikan dan nilai sejarah Jam Gadang.
BIJI SAWIT SEBAGAI MOTIF PADA HANDBAG WANITA
This article is an idea of creating women's handbags which are carried out according to the method of creating works of art, namely exploration, design, and embodiment. In the exploration stage, the activities carried out are market observations and digging references from various sources of knowledge. The next stage is the design, which is built based on the analysis obtained, followed by visualizing the idea in the form of a sketch as a reference for working drawings in the process of realizing this women's handbag or handbag product. The result of the creation of this bag consists of 2 women's handbags or handbags with attractive shapes. This bag is bolted with a hand sewing technique without using a machine and using a knot and basting technique.ABSTRAKArtikel ini adalah sebuah gagasan penciptaan karya kriya tas tangan wanita yang dilakukan sesuai dengan metode penciptaan karya seni yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Dalam tahap eksplorasi kegiatan yang dilakukan adalah pengamatan pasar dan menggali referensi dari berbagai sumber pengetahuan. Tahap selanjutanya adalah perancangan, yang dibangun berdasarkan perolehan analisis, diteruskan dengan memvisualisasikan gagasan berbentuk sketsa sebagai acuan gambar kerja dalam proses perwujudan produk tas atau handbag wanita ini . Hasil dari penciptaan tas ini terdiri dari 2 tas atau handbag wanita dengan bentuk yang menarik. Tas ini dibaut dengan teknik jahit tangan tidak menggunakan mesin dan menggunakan teknuk sulam simpul dan jelujur
CARANO MINANGKABAU DALAM EKSPRESI KRIYA KAYU
The paper contains Carano as craft artwork that is expected to be a medium of communication with the audience considering how important the role of Carano in Minangkabau traditional processions is. The concept of creating this work is the source of the Minangkabau Carano ideas that are expressed in works of art. The theoretical basis used in the realization of this work is the theory of form, function, aesthetics, and methods in the process of creating this work using three stages, namely exploration, design, and embodiment. The materials used in making the work are surian wood and uses carving techniques. The works created are in the form of two-dimensional relief that takes the form of a full Carano and some are only partially, the work only has an aesthetic function.ABSTRAKMakalah ini memuat Carano sebagai karya seni kriya yang diharapkan dapat menjadi media komunikasi dengan khalayak mengingat betapa pentingnya peran Carano dalam prosesi adat Minangkabau. Konsep penciptaan karya ini merupakan sumber dari ide-ide Carano Minangkabau yang dituangkan dalam karya seni rupa. Landasan teori yang digunakan dalam realisasi karya ini adalah teori bentuk, fungsi, estetika, dan metode dalam proses penciptaan karya ini menggunakan tiga tahapan yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Bahan yang digunakan dalam pembuatan karya tersebut adalah kayu surian dan menggunakan teknik ukir. Karya yang diciptakan berupa relief dua dimensi yang berbentuk Carano utuh dan ada pula yang hanya sebagian, karya tersebut hanya memiliki fungsi estetika
KEINDAHAN PERKAMPUNGAN MINANGKABAU PADA KARYA BATIK
This article is a conceptual idea of a project of the creation of batik works that are inspired by the beauty of the Minangkabau village. The form of the work created is in the form of a partition that can be used as an interior element. The method of creation is through exploration, design, and embodiment of works. The results of the concepts and ideas of the work produce unique batik works by refelected the village atmosphere, culture, and natural beauty of Minangkabau. ABSTRAKArtikel ini merupakan ide konseptual dari proyek penciptaan karya batik yang terinspirasi dari keindahan desa Minangkabau. Bentuk karya yang dibuat berupa sekat yang dapat digunakan sebagai elemen interior. Cara penciptaannya adalah melalui eksplorasi, desain, dan perwujudan karya. Hasil konsep dan ide karya tersebut menghasilkan karya batik yang unik dengan merefleksikan suasana pedesaan, budaya, dan keindahan alam Minangkabau.