Journal Online ISI Padangpanjang
Not a member yet
    1530 research outputs found

    Pelatihan Pengembangan Tari Dan Musik Kreasi Baru pada Sanggar Mustika Minang Duo, Nagari Kampuang Baru, Pariaman

    Get PDF
    Program Pengabdian Masyarakat Mandiri ini dilakukan dalam bentuk pelatihan tari dan musik pada Sanggar Mustika Minang Duo. Pelatihan diawali dengan pengenalan teknik-teknik dasar dalam melakukan gerak tari maupun teknik memainkan alat musik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi, diakhiri dengan kolaborasi tari dan musik. Kolaborasi ditujukan untuk mengasah kreativitas tanpa meninggalkan kearifan lokal. Program Pengabdian Masyarakat Mandiri ini juga bertujuan untuk mendorong kerjasama dengan Dinas Pariwisata sebagai wadah apresiasi guna mengenalkan kesenian kepada masyarakat luas. Pengabdian Masyarakat Mandiri ini menghasilkan perbaikan manajemen Sanggar Mustika Minang Duo yang semula masih bersifat tradisional, agar memiliki struktur organisasi formal, guna menjamin keberlanjutan dari pengembangan berbagai nomor tari dan musik kreasi baru di masa yang akan datang.AbstractCommunity Service Program is carried out in the form of dance and music training at the Mustika Minang Duo Studio. The training begins with an introduction to basic techniques in performing dance moves and techniques for playing musical instruments. This activity was carried out using demonstration and discussion methods, ending with dance and music collaboration. Collaboration is aimed at honing creativity without abandoning local wisdom. This Independent Community Service Program also aims to encourage collaboration with the Tourism Office as a forum for appreciation to introduce art to the wider community. Community Service resulted in an improvement in the management of the Mustika Minang Duo Studio, which was originally still traditional in nature, so that it has a formal organizational structure, to ensure the continuity of the development of various dance numbers and new music creations in the future

    Penerapan Design Thinking Pada Anak Dalam Mendaur Ulang Sampah Plastik di SDN 17 Tungkal Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat

    Get PDF
    Pengabdian dengan topik Design Thingking dengan format camp ini bertujuan adalah pertama, memperkenalkan pendekatan design thinking kepada peserta didik, melaluinya akan dapat diperoleh dan pemahaman mengenai bakat dan potensi anak-anak didik disekolah. Kedua adalah untuk mensosialisasikan isu-isu mengenai pencemaran sampah plastic dimana para peserta didik akan didorong untuk memanfaatkan bahan plastic tersebut dalam berbagai bentuk seperti mainan, peralaan rumah tangga dan lain sebagainya. Hal yang didorong di sini adalah dimana para peserta didik akan diberikan referensi-referensi bentuk dan proses pengolahan plastic hingga menjadi suatu benda. Pendekatan dan metoda yang digunakan adalah design thinking dimana akan dilakukan melalui tahap-tahapan seperti Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. untuk membangun kepribadian problem solver di masyarakat bagi peserta didi

    Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Pengenalan Permainan Tradisional

    Get PDF
    Iklan layanan masyarakat merupakan iklan yang dibuat untuk mengedukasi atau memberikan pemahaman terhadap suatu hal yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, tujuan utama ikan lanyanan masyarakat ialah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai suatu hal yang bersipat mengajak dan memberi tahu masyarakat akan suatu informasi tanpa menjual suatu produk maupun jasa. Permainan tradisional Secara tidak langsung, anak akan di asah kreativitas, ketangkasan, jiwa kepemimpinan, kecerdasan, dan keluasan wawasannya melalui permainan tradisional, namun saat ini permainan tradisional mulai menghilang dari kehidupan anak-anak di indonesia khususny di perkotaan, digantikan dengan permainan yg ada di gatged seperti game-game online. Tahap perancangan ini dibangun berdasarkan hasil pengumpulan data yang telah dilakukan sebelumnya, data digunakan untuk memunculkan ide dan gagasan dalam mendesain karnya iklan layanan masyarakat pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat. Tahapan Perwujutan Tahapan ini bermula dari pembuatan sketsa atau gambar manual desain iklan layanan masyarakat pengenalan permainan tradisional, mulai dari perancangan poster, sepanduk, brosur, ganci dan yang lainny

    Fungsi Kesenian Salawat Dulang di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam

    Get PDF
    Kesenian Salawat Dulang merupakan salah satu dari sekian kesenian tradisi bernuansa islam yang ada di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pada penelitian terdapat tujuan untuk mengungkap fungsi dalam kehidupan masyarakat Nagari Duo Koto. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan teknik mengumpulkan data, wawancara, studi pustaka, serta dokumentasi sebagai bukti dalam melakukan penelitian. Kesenian Salawat Dulang di Nagari Duo Koto dimainkan oleh 3 orang pemain, masing-masing pemain memukul alat musik yang disebut dengan dulang, dulang atau talam terbuat dari logam kuning yang berdiameter 65 cm. Dalam pertunjukannya kesenian ini berbeda dengan pertunjukan Salawat Dulang pada umumya, karena dalam penyajiannya berjumlah 3 orang pemain dan juga kesenian ini tidak diperlombakan atau tidak berbalas pantun

    Juadah Dalam Resepsi Pernikahan Masyarakat Ulakan Dalam Fotografi Dokumenter

    Get PDF
    Penciptaan karya tugas akhir yang berjudul “Juadah Dalam Resepsi Pernikahan Masyarakat Ulakan Dalam Fotografi Dokumenter” merupakan bentuk dari perwujudan dari apa yang dilihat dan dibaca dari berbagai media baik itu jurnal, majalah maupun media sosial yang berhubungan dengan makanan tradisional khas Padang Pariaman yaitu Juadah. Pada penciptaan karya tugas akhir ini memvisualkan Juadah dalam resepsi pernikahan masyarakat Ulakan ke dalam fotografi dokumenter. Selain itu juga menghadirkan tentang eksistensi Juadah terhadap masyarakat Ulakan saat ini terutama di Padang Toboh Ulakan. Teknik bercerita yang digunakan dalam penciptaan ini ada diptik, seri dan blok. Selain itu pengkarya juga menggunakan bentuk deskriptif dalam proses penggarapan, yakni menghadirkan nya dalam bentuk visual. Pada penyampaian visualisasi nya pengkarya menyadari akan pentingnya menjaga sebuah tradisi maupun adat yang telah diteruskan secara turun temurun. Pada lain sisi visualisasi tentang Juadah juga melihat sejauh mana tradisi yang di teruskan secara turun temurun tersebut bertahan dalam perkembangan kemajuan zaman yang sangat pesat. Keseriusan tersebut pengkarya rangkai dalam sebuah foto yang di dalamnya tersampaikan kondisi Juadah yang saat ini

    IBU DAN PANTI SOSIAL DALAM FOTOGRAFI POTRET

    Get PDF
    AbstrakIbu adalah orangtua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Seseorang yang memiliki peran sebagai istri, sebagai orang yang melahirkan dan merawat anak-anaknya. Ibu juga merupakan benteng yang dapat menguatkan setiap anggota keluarga. Perbedaan sikap dan tingkah laku yang berbeda dari Ibu (orangtua lanjut usia) dapat memicu ketidakharmonisan dalam keluarga. Hal ini bertentangan dengan keinginan setiap keluarga yang ingin orang tuanya yang sudah berusia lanjut dapat terawat dengan baik. Namun, karena suatu kesibukan maka mereka memilih untuk menitipkan keluarganya yang sudah berusia lanjut di panti jompo yang memang disediakan untuk menampung dan merawat kelompok lansia. Terkait fenomena di atas, pengkarya menggunakan metode EDFAT (Entire, Detail, Frame, Angle, Time), yaitu suatu pembiasaan dalam fotografi spontan, membantu pengkarya dalam proses percepatan pengambilan keputusan terhadap momen atau kondisi visual bercerita dan bernilai berita dengan cepat dan lugas serta difungsikan sebagai metode observasi obyek esai foto. Melalui pendekatan metode EDFAT tersebut, pengkarya mendapatkan kesimpulan bahwa dengan Fotografi Potret ibu dan panti sosial  ini menjadi penekanan dalam menciptakan sebuah karya fotografi potret, yaitu bagaimana menciptakan ingat-ingatan dalam fotografi potret dengan menonjolkan pribadi-pribadi sosok Ibu untuk melahirkan kembali peran penting sosok Ibu sesungguhnya. Tujuan dari penciptaan karya ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran tentang peran sosok Ibu kepada anak-anak yang tega menelantarkan Ibunya

    MAKANAN INDIA DI PARIAMAN DALAM FOOD PHOTOGRAPHY

    Get PDF
    Roti Cane, Roti Ade, Idiyappam, Nasi Briani dan Kuah Kari merupakan makanan India yang pada saat ini masih bertahan dengan keberadaan keturuanan India di Kampuang Kaliang, Pariaman Tengah Kota Pariaman. Makanan tersebut diolah sesuai dengan selera masyarakat Pariaman namun masih mempertahankan bumbu asli dari India. Makanan ini juga menjadi wadah dalam penyebaran Agama Islam serta menggabungkan dua budaya yang berbeda tanpa merusak budaya sebelumnya yang disebut dengan Akulturasi Budaya. Dalam karya Food Fotografi menghadirkan konsep modern dari segi properti hingga penataan didalamnya. Pengambilan karya menggunakan teknik side light dan top ligh. Ada beberapa karya yang menampilkan unsur still life. Tujuan dari penciptaan karya ini agar dapat menjaga eksistensi di keturunan India di Pariaman dan melestarikan makanan India di Pariaman di masyarakat luas terutaman dikalangan muda. Dalam proses pemasakkan makanan India ini, masih menggunakan bumbu khas India dan campuran rempah-rempah lokal seperti kapulaga India, dan daun kari india

    TENUN LURIK ZHIO WILLIAM DALAM KARYA FOTOGRAFI FASHION

    Get PDF
    Tenun Lurik merupakan kain tradisional yang berasal dari pulau Jawa, yang memiliki motif lorek yang artinya garis-garis. Dalam penciptaan karya fotografi fashion pengkarya mengangkat busana yang di desain oleh desainer Padangpanjang yaitu Zhio William. Tenun lurik yang di gunakan desainer berasal dari Jembatan Merah Sawahlunto yang di padukan dengan bahan denim. Busana ini di desain untuk wanita karir yang memiliki desain kekinian sehingga busana dapat di pakai untuk formal dan informal. Jadi, selain upaya untuk membuat tenun lurik tetap lestari, karya foto ini juga di jadikan media promosi bagi desainer di media sosial. Penggarapan karya ini menggunakan pencahayaan dari cahaya available lighting (cahaya matahari) dan cahaya tambahan berupa flash light. Dalam penciptaan karya ini, pengkarya mengusung konsep modern, pengkarya memvisualkan seorang wanita muda yang sedang melakukan aktifitas kerja di kantor Bank Indonesia Padang dan cafe Foresthree Bukitinggi. metode yang di gunakan dalam penciptaan karya ini terdiri dari tahapan persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian. 

    KERAJINAN CENDERAMATA KERAWANG GAYO DI KAMPUNG BEBESEN KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH

    Get PDF
    Gayo Kerawang Souvenir Crafts in Bebesen Village, Bebesen District is a cultural heritage that is still operating today which aims to maintain the culture of the typical Gayo community. Kerawang Gayo departs from symbols and as decorations that contain meaning in them. Along with the needs of human life, this Gayo Kerawang craft is growing in society according to the times. This study aims to find out how the form of Kerawang Gayo souvenirs in Bebesen Village, Bebesen District, Central Aceh Regency. The method used in this research is qualitative method. Techniques in data collection are observation, interviews and documentation. Researchers use the Dhasono Sony Kartika shape theory as a study in examining the shape of the souvenir. The products produced by souvenir craftsmen in Bebesen Village are bags, wallets, shirts, skirts, backpacks, table cloths, cushion covers, prayer rugs and others. These products are created according to market needs and tailored to the needs of consumer orders

    PEMBUATAN EVENING GOWN DENGAN HIASAN PAYET

    Get PDF
    Evening gown is a luxurious and elegant evening party dress, the length of the ball gown is ankle-length or almost touching the floor. The aim of the researcher is to now the process of making an Evening Gown with sequin decoration and to find out the finished Evening Gown with sequin decoration. The process of making an Evening Gown with sequin decoration is done by the method of creating works, there are four stages. The first stage is the pre-design stage. The second stage is the clothing design stage. The third stage is the stage of clothing embodiment. The fourth stage is the clothing presentation stage. The results of the researchers are: The process of making an Evening Gown with sequin decoration using tile and satin wrapped around the waist with draping. The first is making a design that fits the form of the source of the researcher's idea, namely twilight. The process of applying sequin decorations with wire and string threads on balen which is made according to the pattern. The finished result of making an Evening Gown with sequin decoration is in accordance with the source of the twilight idea. The selection of material characteristics using champagne color with sequin decoration makes the Evening Gown look elegant and glamorous

    1,195

    full texts

    1,530

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online ISI Padangpanjang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇