Journal Online ISI Padangpanjang
Not a member yet
    1530 research outputs found

    Karya Tari Kilek Basuluak Interpretasi dari Dampak Tradisi Basuluak di Nagari Ladang Panjang, Kabupaten Pasaman

    No full text
    Karya tari Kilek Basuluak ini terinspirasi dari sebuah fenomena budaya yang ada di daerah Tigo Nagari, Pasaman yaitu tradisi Basuluak. Tradisi Basuluak merupakan ritual berdiam diri di Mushalla untuk beribadah dengan khusyuk yang bertujuan untuk mencari ilmu Ketuhanan agar dapat lebih dekat dengan Allah Subhanahu wa ta’ala. Dari proses Basuluak ini akan muncul efek yang akan berdampak terhadap perilaku seseorang yang ditimbulkan dari tradsi Basuluak. Dampak ini menjadi ketertarikan pengkarya ingin menciptakan karya tari baru yang berjudul Kilek Basuluak, yang mana Kilek artinya cahaya sehingga pengertiannya yaitu cahaya dalam suluak yang mengacu pada dampak yang ditimbulkan dari tradisi Basuluak tentang perubahan perilaku manusia yang tidak baik kepada yang lebih baik. Karya ini ditarikan oleh lima orang penari perempuan yang diiringi dengan musik live serta menggunakan properti tikar dan juga didukung oleh elemen komposisi lainnya. Metode dalam penggarapan karya ini adalah metode eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Karya ini digarap dengan tema spiritual dan tipe dramatik yang terdiri dari tiga alur garap suasana serta karya ini ditampilkan dipanggung Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam, Institut Seni Indonesia Padangpanjang

    Musical Composition "Orchestra of Gaungan Tamatam "

    Get PDF
    Komposisi Musik “Orkestra Gaungan Tamaam” adalah komposisi musik yang terinspirasi dari salah satu pola ritme alat musik kesenian tradisi yang berasal dari Kota Bengkulu, yaitu Dhol Bengkulu. Tujuan yang ingin dicapai dalam komposisi musik Gaungan Tamatam ini adalah untuk mewujudkan sebuah komposisi musik baru yang berjudul “Gaungan Tamatam” yang mengambil ide musikal dari pola ritme tamatam dan diolah dengan menggunakan scale modus dorian, yang digunakan dalam lagu tabot pengiring alat musik Dhol Bengkulu. Metode penciptaan yang digunakan pada penggarapan komposisi ini terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap eksplorasi, tahap eksperimen, dan tahap pembentukan. Hasil dari penggarapan Komposisi Musik Orkestra Gaungan Tamatam ini adalah terciptanya sebuah bentuk komposisi musik dua bagian dengan format orchestra dengan menggunakan teknik pengembangan repetition, sequence, imitation, augmentation, dan diminution

    Pembelajaran Batik Tulis Di SMKN 8 Padang Sumatera Barat

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul Pembelajaran  Tulis Di SMK 8 Padang Sumatera Barat bertujuan  untuk  mengetahui bagaimana proses pembuatan  tulis di kelas XII SMKN 8 Padang dan bagaimana hasil pembelajaran  tulis yang dihasilkan siswa kelas XII SMKN 8 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas XII SMKN 8 Padang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data  yaitu dengan studi pustaka, observasi,  wawancara, dokumentasi dan analisis data.  Hasil  penelitian ini menunjukan   bahwa   proses pembelajaran pembuatan  tulis di kelas XII SMKN 8 Padang melalui teori maupun praktek. Proses pembuatan  tulis di awali persiapan bahan,  peralatan, dan proses dengan pembuatan dengan pengunaan pewarnaan, pencelupan dan penjemuran. Hasil pembelajaran  tulis yang dihasilkan siswa kelas XII KKBT II SMKN 8 Padang berupa karya-karya fungsional

    Pewarnaan dengan Biji Alpukat pada Teknik Pembuatan Ecoprint di Fataya Ecoprint

    Get PDF
    This research discusses "Coloring with Avocado Seeds in Making Ecoprints at Fataya Ecoprint". The aim of this research is to provide a benchmark or measurement for the results of ecoprint work in society. This research uses a qualitative method with the subject of the ecoprint coloring process with avocado seed processing in ecoprint, material selection (avocado seeds) color processing stage, application in ecoprint. This research was carried out at UMKM Fataya Ecoprint Sijunjung using three viscosity treatments of avocado seed extract with a ratio of 0.50. Mordant materials use alum (A1(2SO4)3), lime (CaCO3) and tunjung (FeSO4). The results of this research show that the highest color intensity was found in avocado seed extract dyeing in the 1.50 liter treatment. All treatments appear to have the same direction visually, alum and lime produce a brown color, then alum and tunjung produce a gray color. Qualitatively, each has quite relevant differences in color intensity and direction

    Ekspresi Kaligrafi Surat Al-Qariah pada Kriya Kulit

    Get PDF
    Seni sebagai ekspresi merupakan ungkapan seorang seniman yang dituangkan dalam karya seni lewat media dan alat. Pengkarya menjadikan surat Al-Qariah, surat ke-101 sebagai ide penciptaan pada kriya kulit. Al-Qariah berarti hari kiamat. Ide penciptaan tugas akhir  yang berjudul ‘Ekspresi Kaligrafi Surat Al-Qariah Pada Kriya Kulit’, terinspirasi dari lingkungan dan juga melihat berita-berita yang beredar di internet seperti, korupsi, pelecehan seksual, dan hal-hal lain yang sudah menyimpang dari agama, seakan manusia berfikir bahwa kehidupan hanyalah di dunia saja. Maka dari itu pengkarya berinisiatif untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa kehidupan di dunia ini tidaklah abadi dan akan ada pembalasan tentang apa yang kita perbuat di dunia.Teori yang dipakai dalam penciptaan  karya ini yaitu teori bentuk, teori fungsi, dan teori estetis. Metode penciptaan karya seni melalui tiga tahap. Tahap eksplorasi dengan mencari referensi melalui studi pustaka maupun lapangan. Tahapan perncangan dengan membuat gambar rancangan melalui gambar sketsa alternatif dan desain gambar kerja. Tahap perwujudan menggunakan bahan kulit samak sol, dengan teknik tatah, dan finishing menggunakan cat acrily

    Perancangan Corporate Identity Rumah Sakit Umum Daerah Bukittinggi

    Get PDF
    In the management of hospitals, Corporate Identity plays a pivotal role in brand recognition, image formation, and public perception. The primary objective behind the establishment of the hospital's Corporate Identity is to facilitate the audience's ability to remember and trust the institution as a professional and highly competent healthcare service provider, thereby fostering loyalty among the target audience.The main challenge faced by RSUD Bukittinggi is the absence of a clear corporate identity, serving as a reminder to the community and patients regarding the positive image and unique characteristics of RSUD Bukittinggi. Furthermore, this corporate identity also serves as a distinguishing factor for RSUD Bukittinggi from other healthcare facilities.In light of this, RSUD Bukittinggi requires innovative ideas in constructing a Corporate Identity that can effectively present the image, unique characteristics, and excellence possessed by RSUD Bukittinggi. The existence of RSUD Bukittinggi as a hospital offering medical tourism services in the city of Bukittinggi demands a corporate identity befitting its distinguished position.As a comprehensive solution to address this issue, a step taken is to design a corporate identity strategy for RSUD Bukittinggi utilizing the SWOT analysis method. This strategic approach can yield results that are congruent and highly effective in conveying the identity and distinctive characteristics of this institution. Components of this comprehensive corporate identity strategy include logo creation, typography selection, determination of identity colors, and utilization of various communication channels, all meticulously designed to facilitate the audience in identifying the unique characteristics and excellence of RSUD Bukittinggi.Keywords: Corporate identity, RSUD Bukittingg

    Halaman Sebagai Rangsang Cipta Seni Grafis

    Get PDF
    Penciptaan karya ini berangkat dari persoalan  Halaman yng dijadikan ransang cipta. Halaman sendiri memiliki nilai serta norma yang terkandung bagi kehidupan etnis Minangkabau. Seiring perubahan zaman, Halaman yang dulu sekedar sebatas ruang lepas sekarang istilah tersebut menjelma menjadi berbagai macam bentuk pemakaian, salah satu halaman dunia maya yaitu facebook. Secara  bentuk memang berbeda, tetapi secara fungsi dalam hal interaksi dengan orang lain masih memiliki kesamaan. Persoalannya terletak pada terkikisnya norma dalam berinteraksi, hilangnya hal yang bersifat pribadi menjadi konsumsi bagi publik. Hal tersebutlah yang meransang pengkarya untuk mencipta dan mengekspresikannya dalam bentuk karya dua dimensi, yakni seni grafis.Seni grafis merupakan bagian dari seni murni, secara khusus merupakan suatu teknik bagaimana memvisualkan karya dengan metode cetak manual. Dalam hal hal berkarya nantinya pengkarya menggunakan dua teknik yaitu, cetak tinggi (relief print) sebagai kontur karya dan cetak saring untuk pewarnaan karya. Visual karya yang diciptakan melalui beberapa proses dalam pembentukaannya, dengan menggunakan metode transforfasi, stilisasi, dan distorsi, upaya ini digunakan agar tercapainya bentuk karya yang estetis yang teransang dari  Halaman.Karya seni cetak tersebut nantinya berjumblah delapan, dengan ukuran yang berbeda dan di cetak pada permukaaan kertas, keseluruhan karya cenderung berwarna cerah serta kontras, bahasa ungkap yang penggkarya gunakan bersifat arbiter. Hal tersebut agar pengamat memiliki penilaian pribadi atas karya yang tesaji nantinya, melalaui amatan serta pengalaman estetis personal dalam hal memandang seni rupa

    Broken Home as Inspiration in the Creative Process of Painting Art

    No full text
    A broken home is defined as a family condition that is not harmonious and does not function like a peaceful and prosperous family, due to frequent disturbances and conflicts that lead to arguments and ultimately divorce. The "broken home" depicted in this artwork is inspired by childhood experiences. Its presence serves as a warning to prevent others from going through the same ordeal. This serves as the foundation for the creation of a two-dimensional painting. The approach employed in this creation is a representational form approach. The medium used is mixed media on canvas, utilizing the placard technique. The creative process involves preparation, design, embodiment, and presentation. This creative process has resulted in the creation of five pieces titled "Strict Parents," "Where is My Home," "Home-Sick," "5 Years Old," and "Traumatic."

    PENYUTRADARAAN FILM GORESAN PENSIL: GESTURE SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA SUNDA

    Get PDF
    Goresan Pensil the movie tells about the main character who faces problems, the gesture of the main character will be shown in this movie. Gestures in this movie are shown through the representation of Sundanese culture. The object of creation in this movie is a scenario that tells of a high school boy named Deo who has painting skills and dreams of becoming an architect, but on the other hand his father has another wish which requires him to continue his father's dream of becoming a teacher. Because according to his father being a teacher is a very noble job. Deo refuses, because according to Deo being an Architect is also part of a noble job. The aesthetic concept of the creation of Goresan Pensil the movie is in optimizing the gesture of the main character by paying attention to the representation of Sundanese culture. The main character actors are able to communicate using nonverbal communication to emphasize what is conveyed and are able to communicate using gestures to convey a feeling, as well as to signify several gestures found in Sundanese culture

    Film Barbie sebagai Ide Penciptaan Motif Painting Tenun Sulam Bulu Garut pada Ready to Wear Deluxe

    Get PDF
    This project aims to expand the creative repertoire of Garut embroidered woven fabric through hand painting techniques inspired by the Barbie movie. The Barbie movie is considered to contain strong elements of feminism and carries a message that inspires the younger generation, especially women. According to interviews with Garut weaving entrepreneurs, woven fabrics are still rarely favored by young people but are popular among those approximately 30 years and older. Therefore, it is hoped that the application of hand painting techniques inspired by the Barbie movie can attract the interest of the younger generation. Scenes from the Barbie movie are reinterpreted into surface designs using hand painting techniques on Garut embroidered woven fabric. The creation process of this work employs exploration, design, and realization methods

    1,195

    full texts

    1,530

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online ISI Padangpanjang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇