Journal Online ISI Padangpanjang
Not a member yet
    1530 research outputs found

    Analysis of the Batik Tutur Motif on 'Justin Holiday' Clothing.

    No full text
    Unearthing the original Blitar batik is not an easy task. The existence of this batik was first discovered through black-and-white photos found in old Dutch colonial archives, where it was written: "Batik Afkomstig Uit Blitar, 1902" in Dutch, which means 'Batik originating from Blitar, 1902.' Blitar Regency has batik motifs that carry deep meanings with diverse patterns. This research was conducted to identify the motifs, batik patterns, colors, and meanings found in Blitar Regency’s batik. To gather this information, a descriptive qualitative method was used, with observation and direct interviews as the techniques. The research results prove that Blitar Regency has "Batik Tutur", a type of batik that is a source of pride for the Blitar community. The word 'tutur' comes from the Javanese word 'pitutur' in ancient texts, which means advice. This is evident from the Batik Tutur motif, which has symbols in the shapes of animals and plants interconnected to form a pattern resembling a storyline filled with advice, symbolizing the noble values of local culture that should be emulated. Over time, Batik Tutur has undergone several innovations, enhancing its value and enabling it to reach international markets, even being favored by NBA player Justin Holiday. This has made Batik Tutur increasingly famous and appreciated by many for its uniqueness and distinctivenes

    A Study of Didung Putra's Painting "Opera Of Dreams" In The Philosophy of Art By Susanne K. Langer

    No full text
    Didung Putra is a painter who combines realistic and cubistic styles in his artwork. Each of his works emphasizes symbols believed to have subjectivity in expression. This contrasts with Susanne K. Langer's view, which argues that expression is something comprehensive and not just the subjectivity within the artist. This study aims to reveal Susanne K. Langer's philosophy of art as applied to Didung Putra's work titled "Opera of Dream," focusing on the analysis of expression and symbols. The research method used is descriptive qualitative research, with an art criticism approach to Didung Putra's work. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The stages of the research include data collection, classification, processing, and finally, result analysis. The research findings are as follows: (1) Didung Putra is a painter who uses body language as an aesthetic subject and symbols as expressions in each of his works. (2) Didung Putra's work, "Opera of Dream," expresses a state from a general situational perspective and the artist's personal experiences. AbstrakDidung Putra merupakan seniman lukis yang memiliki kecenderungan menggabungkan gaya seni lukis realistik dan kubistik dalam penciptaan karya seni lukisnya. Setiap karya cenderung mengedepankan simbol-simbol yang diduga memiliki subjektivitas dalam berekspresi. Bertentangan dengan pandangan Susanne K Langer, yang berpendapat bahwa ekspresi merupakan sesuatu yang sangat luas dan bukan hanya subjektivitas dalam diri seniman. Tujuan penelitian untuk mengungkapkan filsafat seni Susanne K Langer terhadap karya Didung Putra yang berjudul “Opera of Dream” yang terpusat pada analisis ekspresi dan simbol. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan kritik seni pada karya Didung Putra. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian yang pertama adalah pengumpulan data, yang kedua klasifikasi data, tahapan ketiga pengolahan data, dan yang terakhir analisis hasil. Hasil yang dicapai dalam penelitian adalah: (1) Didung Putra seorang seniman lukis, yang menggunakan Bahasa tubuh sebagai subjek estetik dan simbol sebagai ungkapan ekspresi pada setiap karya seninya. (2) Karya Didung Putra yang berjudul “Opera of Dream” mengungkapkan sebuah keadaan dari pandangan situasi secara umum, serta pengalaman pribadi yang dialami oleh seniman.   

    FITUR PHOTOMODE DAN SCREENSHOT VIDEO GAME DALAM FOTOGRAFI KOMERSIAL

    Get PDF
    Video Game adalah salah satu hiburan di masa modern ini. Dengan berkembangnya video game, dengan fitur-fitur berguna, grafisnya yang realistis, dan dengan komunitas screenshot yang antusias. Tulisan ini akan membahas beberapa gambar yang ada di laman dan gambar hasil dari penulis sendiri. Akan ada enam foto yang akan dibahas dan juga ada beberapa penjelasan mengenai photo mode dan screenshot

    CUTTING TO CONTINUITY UNTUK MENYAMPAIKAN DRAMATIC CONTENT PADA FILM FIKSI TULAT

    Get PDF
    Film Tulat merupakan tentang representasi visual sebuah masalah kesehatan mental. Objek penciptaan dalam film Tulat adalah skenario yang menceritakan seseorang yang bernama  Mirna, ibu dari anak bernama Rio yang menyandang disabilitas fisik dan intelektual. Mirna selalu menjaga Rio dengan baik dan penuh kasih sayang, namun penyakit datang secara perlahan membuat mental Mirna menurun drastis sehingga takut membebani anaknya kelak.        Penciptaan film ini menggunakan cutting to continuity dengan tujuan untuk menyampaikan dramatic content agar penonton dapat merasakan apa yang dirasakan oleh aktor dalam film. Selain menyampaikan kesan dramatik tersebut bertujuan untuk menjaga kesinambungan adegan agar penonton mudah memahami alur cerita film Tulat dan penonton melihat perpindahan antar shot tidak kacau sehingga tidak membuat penonton bingung. Proses pembuatan film terdiri dari 3 bagian yaitu persiapan, perancangan dan perwujudan. Perwujudan merupakan proses yang dilakukan selama penggabungan antar shot yang dilakukan oleh editor. Tahap dalam melakukan proses editing terbagi menjadi beberapa macam, yaitu: logging, assembly, rought cut, picture lock, dan online editing. Proses yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan sebuah karya film.

    KONTRIBUSI KOREOGRAFER DALAM KREATIVITAS PENCIPTAAN TARI PIRING BAGI PERKEMBANGAN SENI PERTUNJUKAN DI MINANGKABAU SUMATERA BARAT

    Get PDF
    This journal examines the contribution of choreographers in the creativity of creating plate dance for performing arts in Minangkabau, West Sumatra. where plate dance is one of the arts that grows and develops among the Minangkabau people, West Sumatra. Plate dance is also a traditional dance which has now become an icon/identity of Minangkabau, West Sumatra. The existence of plate dance can be seen due to the emergence of inspiration from choreographers in developing culture into new forms of work. The contribution made by choreographers is of course through the choreographer's creativity in providing ideas and imagination. The birth of superior works of art is of course with new ideas which are the result of his creative and innovative thinking process in developing plate dance. The method in this research uses a qualitative approach in the form of analytical description. This approach supports accuracy in collecting data. The aim of this research is to answer various problems regarding the contribution of choreographers in the creativity of creating plate dance performing arts in Minangkabau, West Sumatra

    Pelatihan Rias Seni Pertunjukan sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan Di Desa Mendalo Darat Kabupaten Muaro Jambi

    Get PDF
    Mayoritas perempuan di Desa Mendalo Darat dapat dikategorikan sebagai masyarakat nonproduktif secara ekonomi. Hal ini disebabkan oleh kesibukan domestik dan minimnya pengembangan potensi diri, sehingga tidak memiliki waktu dan pengetahuan untuk berkontribusi secara ekonomi. Solusi dari permasalahan tersebut adalah pengembangan potensi perempuan dalam bidang tata rias seni pertunjukan. Solusi ini dilakukan sebagai upaya pemberdayaan perempuan di Desa Mendalo Darat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menyelenggarakan pelatihan tata rias secara teoritik dan praktik. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali para perempuan agar dapat menciptakan peluang kerja di bidang tata rias, khususnya tata rias seni pertunjukan. Pelaksanaan pengabdian menggunakan dua metode, yaitu metode diskusi dan metode praktik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu tahap diskusi, presentasi dan evaluasi

    Pelatihan Film Pendek di SMA Negeri 1 Pariangan Kabupaten Tanah Datar

    Get PDF
    Literasi digital dan penggunaan sosial media sangat populer tingkat penggunaannya terutama dalam pembuatan konten kreatif. Konten digital mempunyai aspek naratif dan aspek sinematografi. Hal ini menjadi penting untuk diberikan dalam bentuk pelatihan kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Pariangan Kabupaten Tanah Datar mengenai cara pembuatan film pendek. Pengabdian ini dilakukan untuk melatih dan memperkenalkan kepada siswa siswi dalam membuat film pendek sesuai dengan kearifan lokal berupa video dan menambah kreatifitas siswa siswi dibidang perfilman melalui media digital dalam perspektif teknik. Kegiatan pelatihan ini meliputi pelatihan praproduksi, pelatihan produksi, dan pelatihan pasca produksi. Pelatihan tahap praproduksi yang dilakukan adalah mencari konsep konten yang akan dibuat dengan mencari ide dan penentuan objek. Pelatihan tahap produksi adalah proses untuk melakukan shooting, dan materi yang diberikan tentang bagaimana tata cara menyutradarai film pendek, pengambilan gambar yang baik. Pelatihan tahap praproduksi adalah proses editing dari gambar yang sudah diambil dan menghubungkan tipe shotnya sehingga menjadi satu video film dengan menggunakan aplikasi editing hingga menjadi sebuat film pendek. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini sangat memuaskan dan mencapai target. Film pendek yang sudah mereka buat mampu dikerjakan dan bersaing dengan Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat

    Human Interest Photography "Maragat" Traditional Drink "Tuak" as an Idea for Photography Creation

    Get PDF
    Karya fotografi ini berfokus pada human interest, menampilkan aktivitas paragat tuak dan lingkungan masyarakat Batak. Tujuan pembuatan karya fotografi human interest ini adalah untuk menyatukan ide atau gagasan penulis tentang aktivitas paragat tuak sebagai media untuk mencatat dan menyampaikan nilai-nilai yang terkandung dalam aktivitas tersebut. Proses penciptaan ini menggunakan empat fase: 1). Fase persiapan, di mana setiap aktivitas paragat diamati; 2). Fase pengeraman, di mana seseorang membuat referensi dan memainkan komposisi pada suatu objek; 3). Fase inspirasi, di mana seseorang bereksperimen dengan karya foto; dan 4). Fase pengelolahan, di mana karya dengan objek utama aktivitas paragat tuak dihasilkan. Karya tersebut berfokus pada penampilan aktivitas paragat tuak. Karya dibuat menggunakan format potret masing-masing menampilkan ciri-ciri dari aktivitas paragat tuak. Hasilnya menunjukkan bahwa proyek studi ini dapat memasukkan ide dan gagasan penulis tentang aktivitas paragat tuak ke dalam karya fotografi yang bersifat human interest. Selain itu, proyek studi ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk mendokumentasikan dan memberikan informasi kepada khalayak tentang kegiatan paragat tuak dari orang Batak

    Randang Information Media Design As A Minangkabau Culinary Identity

    Get PDF
    Culinary in Indonesia is very diverse, including randang, which comes from West Sumatra. Randang is a typical Minangkabau culinary identity known for its deliciousness. Randang has a complex cultural background. In the context of Minangkabau culture, the presentation of randang has a deep symbolic value and cannot be replaced by other dishes, so the term "Kapalo Samba" main course emerged. In the science of Visual Communication Design, the design of information media can be realized in the form of designing a user interface and user experience website. This work can be a solution according to the information that needs to be resolved. The processes carried out include data collection through interviews, literature studies, and questionnaires. The analysis uses the 5W + 1H method so that the Randang Minang Website information media design is created with a mix of design media. The results obtained for the design of Randang Minang information media in the form of a website are informative for desktop, tablet, and mobile versions. The media mix used for Randang Minang is in the form of posters, display stands, social media, x-banners, brochures, and merchandise. Write your abstract here

    ANALISIS MUSIK CANDENG DI DESA PANGKALAN KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG

    Get PDF
    Candeng merupakan seni tutur berbentuk syair dan mengandung kata-kata pujian, rayuan dan bujukan sekaligus perintah halus agar alam dan "penjaga alam" memberi izin dalam prosesi pengambilan madu hutan pada masyarakat Melayu di Aceh Tamiang. Prosesi pengambilan madu hutan tidak diiringi oleh instrument, melainkan hanya menggunakan musik vokal. Proses pengambilan madu dilaksanakan pada malam hari dan dilakukan oleh Pawang Tuhe (pawang tua/kepala pawang) dan dibantu oleh Pawang Mude. Pelafalan Candeng dilakukan ketika memanjat pohon sambil menancapkan pating pada batang pohon tualang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk dan struktur susunan musik candeng di Desa Pangkalan Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teori bentuk dan struktur menurut Pradopo dan Endaswara untuk mendukung teori bentuk dan struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik Candeng Desa Pangkalan Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang terdiri dari 2 bentuk

    1,195

    full texts

    1,530

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online ISI Padangpanjang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇