Journal Online ISI Padangpanjang
Not a member yet
    1530 research outputs found

    Ketidakadilan Gender dalam Tradisi Mandoa di Kabupaten Padang Pariaman: Analisis Perbedaan Makan Antara Laki-Laki dan Perempuan di Kenagarian Toboh Ketek

    Get PDF
    Penelitian ini menjelaskan tentang “Ketidakadilan Gender Dalam Tradisi Mandoa Di Kabupaten Padang Pariaman: Analisis Perbedaan Makan Antara Laki-Laki dan Perempuan di Kenagarian Toboh Ketek”. Tujuan penelitian ini ialah guna mengetahui latar belakang perbedaan makan antara laki-laki dan perempuan pada tradisi mandoa masyarakat Toboh Ketek serta guna mengetahui bahwa dalam tradisi mandoa ditemukan ketidakadilan gender yang tidak disadari dan dinormalisasi oleh masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori Teori sosial konflik yang dikemukakan oleh Karl Marx. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakadilan gender dalam tradisi mandoa di Kabupaten Padang Pariaman terjadi karena laki-laki adalah orang yang sangat dihormati sehingga dalam hal apapun akan lebih didahulukan dari pada perempuan. Selanjutnya bentuk ketidakadilan gender seperti apa yang ada tradisi mandoa dan cara adaptasi masyarakat dalam menghadapi ketidakdilan gender pada tradisi mandoa di Nagari Toboh Ketek.

    SONGKET PANDAI SIKEK ERNILITIS GALERRY DALAM FOTOGRAFI FASHION

    Get PDF
    Songket Pandai Sikek merupakan seni kerajinan yang mempunyai ciri khas tersendiri, baik dari pemakaian benang emas dan perak maupun motif yang dihasilkannya. Tenun songket Pandai sikek memiliki keunikan dalam proses pembuatannya masih yang masih terjaga keasliannya menggunakan alat tradisional. Alasan mengangkat songket Pandai Sikek kedalam fotografi fashion ini untuk menampilkan pakaian adat tradisional juga menarik jika dipakai oleh wanita muda. Penggarapan fotografi fashion tradisional ini dilakukan di rumah adat tradisional dengan metode pemotretan full shot, dan medium shot. Pencahayaan yang digunakan yaitu cahaya yang terang, dengan menggunakan cahaya availible light dan mix light. Metode penciptaan dalam penciptaan karya ini terdiri dari persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya

    KREASI RANGKIANG PADA PENCIPTAAN KRIYA LOGAM

    Get PDF
    Kreasi Rangkiang Pada Penciptaan Kriya Logam bersumber dari bentuk rangkiang sebagai tempat penyimpanan padi. Rangkiang yang merupakan bagian dari arsitektur Minangkabau. Bentuknya yang unik dengan keberadaannya saat ini memberi inspirasi dan menjadi dasar dalam penciptaan karya kriya logam. Bentuk dan unsur bangunan rangkiang dengan karakteristik tersendiri diambil tanpa menghilangkan bentuk aslinya. Garapan visual karya merepresentasikan dan menggambarkan serta menyampaikan pesan maupun kondisi serta keberadaan rangkiang saat ini melalui bentuk-bentuk visual yang menggambarkan keberadaan arsitekur yang sudah tua, tidak terawat,terabaikan,bahkan dibiarkan. Kreasi yang dilakukan pada karya dengan Menyusun bentuk rangkiang yang dicor logam yang disusun pada kerangka karya yang udah dibentuk. Rangkiang merupakan salah satu artefak lokal Minangkabau dalam bentuk arsitektur. Yang digunakan sebagai tempat menyimpan padi dan hasil panen lainnya. Bagian arsitekstur Minangkabau rangkiang memiliki bentuk yang menyerupai rumah gadang tetapi dengan ukuran yang lebih kecil, dengan bentuk atapnya terdiri dari dua gonjong berbahan ijuk

    Application of Vocal Techniques in Choir Training of Laruik Sanjo Song at SMKN 1 Padangpanjang

    Get PDF
    Application of vocal techniques to the singing of SMKN 1 Padangpanjang students. This training is specifically for choir groups at the school. The song chosen for this was a song entitled Laruik Sanjo. The song created by Januar Arifin was then popularized by the Gumarang orchestra. For the needs of students or student choir groups at SMKN 1 Padang Panjang, the song was rearranged. This song is arranged into three types of voices, Soprano, Alto, and Tenor. Then the abilities of students who are members of a choir group of ten people will be seen. To what extent are they able to apply good vocal techniques when singing? This research is qualitative research and is descriptive in nature. This research also applies supporting methods such as lecture method, demonstration method, training, and evaluation method

    "MAROHA SIAN HARU” INTERPRETASI DARI DAMPAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP ANAK

    Get PDF
    Karya ini terinspirasi dari fenomena sosial yaitu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kekerasan dalam rumah tangga merupakan perilaku menyakiti yang dapat mengakibatkan secara fisik dan psikis. Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Kekerasan yang dilakukan secara berulang-ulang dapat mengakibatkan kerusakan mental hingga depresi berat bagi anak, ia akan menjadi seorang yang penakut, kurang percaya diri dan cemas berlebihan. Namun, bagi anak yang memiliki resiliensi yang kuat tidak akan mudah terpengaruh dengan hal itu, ia akan mencari cara bagaimana mengalihkan dirinya ke hal yang lebih positif untuk keluar dari zona yang tidak nyaman tersebut. Misalnya mediasi, melakukan interaksi yang baik dilingkungan sekitar, mencari kegiatan yang bermanfaat. Pengkarya ingin mewujudkannya kedalam bentuk sebuah karya tari yang memfokuskannya pada usaha seorang anak yang ingin keluar dari dampak kekerasan dalam rumah tangga. Karya ini ditampilkan di Gedung Pertunjukan Huriah Adam dengan penari yang berjumlah tiga orang penari Perempuan. Rias yang digunakan ialah rias karakter, sedangkan busana yang digunakan untuk penari ialah baju berwana abu-abu kaos oversize, dan celana hitam. Metode yang digunakan pada karya ini yaitu riset, alat perwujudan karya, kerja studio, dan  konsep pertunjukan

    Pemanfaatan Kaleng Bekas Untuk Produk Tempat Wadah di Sekolah Dasar Negeri 20 Muaro Kecamatan Sijunjung

    Get PDF
    Kegiatan di sekolah dasar (SD) membutuhkan kreativitas dalam melakukan sebuah inovasi yang dapat berkembang pada siswa/siswi dan guru yang mengajar, dalam hal  ini kegiatan ekstrakurikuler, yang diterapkan pada SD 20 Muaro berupa Pemanfaatan Kaleng Bekas Untuk Produk Tempat Wadah seperti tempat pensil, celengan dan wadah lainnya. Pada SD 20 terdapat potensi siswa/siswi yang mendapatkan pengembangan potensi dalam mengolah kaleng bekas yang dibimbing oleh dosen Institut Seni Indonesia Padangpanjang. Kegiatan ini memerlukan pendampingan yang berkala, agar siswa/siswi mendapatkan ilmu yang bermanfaat sekaligus mengajarkan bagaimana kepedulian dan kepekaan terhadap ligkungan di sekitarnya. Pelaksana kegiatan berupa pengembangan dan terkait dengan materi sketsa, teknik kolase dengan menggunakan bahan alam dan sintetis seperti, kain flannel dan kulit telur.  Menggunakan metode diskusi, ceramah dan praktek eksperimen

    Randai Malin Nan Kondang: From Kaba to Musical Performance

    Get PDF
    Randai Minangkabau is a medium to convey kaba or folklore through gurindam or sung poetry and galombang (dance) derived from the movements of silat Minangkabau. Randai Malin Nan famous as a vehicle over Kaba Malin Kundang as an important performing arts musical developed in the present era. Using the method of ekranization or transfer process is done by applying the principle of ekranization as a unity of dramatic embodiment. Randai Malin Nan famous, is expected to be a performing arts creativity that considers didactic aspects, critical aspects, and aspects of entertainment in one whole.

    Ungkapan Budaya dalam Upacara Menyambut Marapulai Dalam Tari Nan Di Nanti

    Get PDF
    Tari Nan Di Nanti merupakan sebuah interpretasi artistik dari prosesi tradisi Mananti Marapulai, yang merupakan bagian dari adat pernikahan masyarakat Minangkabau. Tari ini berfungsi sebagai medium untuk merepresentasikan kekayaan budaya melalui gerak, kostum, dan tata rias yang mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal. Mananti Marapulai adalah prosesi yang menggambarkan momen penantian keluarga pengantin wanita terhadap kedatangan pengantin pria, yang sarat dengan simbol-simbol budaya dan adat istiadat. Karya tari ini berupaya menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan pendekatan estetika kontemporer tanpa kehilangan esensi dari makna prosesi tersebut. Dalam koreografi, tari Nan Di Nanti menonjolkan dinamika antara kesabaran, harapan, dan keagungan adat yang tercermin dalam gerakan yang lemah gemulai namun penuh makna. Musik pengiringnya mengadopsi alat musik tradisional Minangkabau seperti talempong dan saluang, yang memberikan nuansa ritual dan sakral pada keseluruhan pementasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana interpretasi modern terhadap tradisi Mananti Marapulai dapat memperkaya seni pertunjukan tari kontemporer, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya. Karya tari ini juga menjadi jembatan untuk memperkenalkan tradisi lokal kepada khalayak yang lebih luas, baik dalam konteks nasional maupun internasional

    PENCIPTAAN READY TO WEAR DELUXE APLIKASI BATIK TULIS MOTIF DIPHA KIRANA

    Get PDF
    This deluxe ready to wear is made to be a hope and prayer for the wearer, namely to be a light in the surrounding environment. Therefore, the author made the “Dipha Kirana” motif, which is a lamp motif inspired by the shape of a typical European chandelier as the main motif. The makrame technique is applied to this collection to enhance the appearance and create interesting accents that make this collection appear different and unique. The visual reference of this work is the fashion trend 2024/2025, namely Heritage sub-theme Reminiscence. The visuals represent traditional and modern forms constructed with traditional-modern techniques and materials, collaborating traditional icons, and designed for modern utility. To realize the work, the method of creation used is the method of exploration, design, and realization. The result of this work is 4 (four) ready to wear deluxe and 2 of them are displayed in the fashion show at Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 202

    KARYA TARI MAACAK-ACAK LACAK INTERPRETASI DARI PROSES PEMBUATAN BALANGO DI GALOGANDANG TANAH DATAR.

    Get PDF
    ABSTRAKKarya tari Macak – acak Lacak terinspirasi dari proses pembuatan balango yang ada di nagari Galogandang Tanah Datar. Dalam pembuatan balango adanya beberapa proses mulai dari proses mairiek , marameh, pembentukan,pencetakan penjemuran serta pembakaran. Dalam karya Macak-acak Lacak pengkarya tertarik pada proses mairiek , marameh,  dengan kekuatan pada kaki,tangan dan pundak. Fenomena ini diinterpretasikan menjadi sebuah karya tari yang diekspresikan lewat medium gerak berdasarkan pada pola pikiran,perasaan dan imajinasi yang di komunikasikan melalui tubuh. Pengembangan gerak berpijak pada gerak mairiek , marameh yang dikembangkan melalui metode Alma M Hawkins yaitu observasi, eksplorasi, improvisasi, pembentukan dan evaluasi sesuai dengan konsep garapan. Gerakan yang dilahirkan dalam karya tari  Macak – acak Lacak . Fokus pada kekuatan kaki dan tangan saat melakukan proses mairiek. Marameh. Karya ini ditarikan oleh Sembilan orang penari yang terdiri dari empat penari laki-laki dan lima penari perempuan. Karya ini menggunakan properti balango yang dimainkan dengan atraktif oleh penari. Karya ini digarap dengan tema budaya dan tipe murni

    1,195

    full texts

    1,530

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online ISI Padangpanjang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇