Journal Online ISI Padangpanjang
Not a member yet
    1530 research outputs found

    Diversifikasi Kerajinan Gerabah Tradisional Andaleh Menjadi Produk Cendramata Khas Minangkabau Berbasis Kearifan Lokal

    Get PDF
    Diversifikasi produk gerabah tradisional andaleh dari produk fungsional menjadi produk estetik merupakan upaya memajukan kerajinan gerabah tradisional Andaleh. Kerajinan yang sudah berumur puluhan tahun tersebut masih tetap eksis walaupun adanya penurunan dari segi omzet pengrajin. Gerabah tradisional yang biasanya digunakan sebagai periuk tersebut dijual dengan harga yang murah dan tentunya sangat merugikan bagi pengrajin. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk meningkatkan nilai guna dari gerabah tersebut agar nilai jualnya juga meningkat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk gerabah tradisional Andaleh. Produk gerabah tersebut didekorasi dengan menarik sehingga kemudian bisa menjadi hiasan. Gerabah didekorasi dengan motif batik Minangkabau dengan pengaplikasian motif menggunakan canting batik. Hal ini bertujuan agar karakter batik dari motif yang dihasilkan nampak. Produk gerabah tersebut juga akan menjadi lebih menarik setelah dilakukan proses finishing. Proses mencanting dilakukan langsung di permukaan gerabah untuk kemudian dilakukan dfinishing. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan pengrajin gerabah tradisional Andaleh. Hal ini bertujuan untuk membuka wawasan dan pola fikir pengrajin guna meningkatkan taraf hidupnya. Produk gerabah ini nantinya bisa dijual melalui objek wisata yang ada dan menjadi produk unggulan daerah. Lebih lanjut kegiatan ini akan meningkatkan taraf hidup pengrajin

    VISUAL COMMUNICATION DESIGN OF SIGNAGE IN THE GENTALA ARASY JAMBI TOURIST AREA

    Get PDF
    Gentala Arasy Tower is an icon of Jambi City and a tourist destination that residents and domestic tourists widely visit. The government targets Jambi as one of the provinces that makes the tourism sector one of the priorities for regional development. However, the infrastructure in the tourist area is not yet adequate to encourage this achievement, one of which is the absence of signage or a sign system and directions in the Gentala Arasy area. Signage is one of the important facilities to support the mobility of tourists or even residents who have never visited and do not know what is in the Gentala Arasy tourist area. The design of signage in the Gentala Arasy tourist area is expected to help tourists easily access tourist locations and public facilities properly and communicate important information while in the tourist area. The signage design is not only intended as a sign system and directions but also as a strengthening of the image and visual identity of the Gentala Arasy tourist area. The signage design uses bright colours with sans-serif typography so that visitors can easily recognise and read the signage, along with the information content and signs. The placement of signage in the tourist area is adjusted based on the category of form and function.

    An Analysis of the Structure and Meaning of the Song Lyrics 'Raja Isombaon' by Viky Sianipar and Nurhayati Situmorang

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang Analisis Bentuk Dan Makna Lagu Raja Isombaon Karya Viky Sianipar Dan Nurhayati Situmorang. Lagu Raja Isombaon dipublikasikan pada tahun 2022 dan sudah bisa didengarkan di seluruh digital platform musik. Lagu Raja Isombaon merupakan sebuah lagu yang menceritakan tentang anak kedua dari Si Raja Batak yang bernama Raja Isombaon. Lagu Raja Isombaon dibawakan dengan instrumen gitar, bass, drum, synth pad, sulim, tulila, hasapi dan taganing dengan metrom  dan tempo Allegro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah pentranskripsian lagu Raja Isombaon karya Viky Sianipar dan Nurhayati Situmorang, kemudian penganalisaan terhadap bentuk dan makna lagu. Lagu Raja Isombaon terdiri dari bentuk lagu tiga bagian dengan periode A, A’, B, B’, C, C’. Makna yang terdapat pada lagu Raja Isombaon adalah walaupun banyak Suku Batak yang lahir di perantauan, mereka harus tetap mengingat kampung halaman dimana mereka berasa

    Struktur Dan Bentuk Nyerau Dalam Ritual Asyeik Di Dusun Empih Kota Sungai Penuh

    No full text
    Nyerau merupakan salah satu bentuk ekspresi musikal dalam ritual Asyeik di Dusun Empih, Kota Sungai Penuh. Ritual Asyeik sendiri merupakan tradisi yang sarat dengan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan bentuk nyerau dalam ritual Asyeik guna memahami peranannya dalam konteks ritual serta dinamika musikal yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi musik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pelaku ritual, serta dokumentasi audiovisual. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis musikal dan kontekstual untuk memahami struktur melodi, ritme, pola repetisi, serta aspek pertunjukan dalam nyerau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyerau dalam ritual Asyeik memiliki struktur musik yang terdiri atas pola melodi yang berulang dengan variasi ornamenasi vokal khas. Bentuk nyerau bersifat solo vocal yang liriknya dinyanyikan secara strofik, pengulangan kembali melodi secara utuh namun dinyanyikan dengan pantun yang berulang. Selain itu, nyerau memiliki hubungan erat dengan unsur ritual lainnya  yang memperkuat makna sakral dari ritual Asyeik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa nyerau bukan hanya sekedar ekspresi musikal, tetapi juga menjadi media komunikasi spiritual dan sosial dalam ritual Asyeik. Pemahaman yang lebih dalam terhadap struktur dan bentuk nyerau dapat memberikan wawasan baru dalam kajian musik tradisional serta upaya pelestariannya di tengah budaya masyarakat Dusun Empih, Kota Sungai Penuh. 

    Pengaruh Digital Storytelling di Media Sosial terhadap Minat Berkunjung Generasi Z ke Destinasi Wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Tourism has undergone a significant digital transformation with the rise of social media technology. Digital storytelling has emerged as an effective marketing strategy to attract tourists, particularly Generation Z, who are more responsive to visually driven and interactive narratives. This study aims to analyze the influence of digital storytelling on social media on Generation Z’s visit intention to tourist destinations in the Special Region of Yogyakarta. A quantitative approach was employed using a survey method and purposive sampling technique to collect data from 100 respondents who actively use social media. Inferential statistical analysis was conducted using multiple linear regression, along with classical assumption tests such as normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests. The findings reveal that digital storytelling elements related to visualization and audience engagement significantly influence visit intention. However, not all aspects of storytelling have a direct impact on tourists’ decisions. The implications of this study highlight the importance of using authentic and interactive storytelling to enhance the appeal of tourist destinations. This research provides valuable insights for tourism marketers in designing more effective digital content strategies to attract Generation Z tourists

    Hubungan Antara Biaya Tidak Resmi Dan Loyalitas Pengunjung Di Kawasan Wisata Alun-Alun Kidul

    Get PDF
    The increasing number of tourist visits to Alun-Alun Kidul Yogyakarta brings with it various problems, one of which is the existence of unofficial fees that have the potential to reduce the level of visitor satisfaction and loyalty. Unofficial fees such as illegal parking fees, additional fees for attractions that are not in accordance with the provisions, and fees from unauthorized parties are considered detrimental to tourists and can influence their decision to return. This study uses a quantitative method with a descriptive design. Data were collected through a questionnaire survey involving 50 tourists who had visited Alun-Alun Kidul in the last six months and had experience or knowledge of these unofficial fees. Data analysis was carried out using descriptive statistics, Pearson correlation tests, and reliability tests to measure the relationship between unofficial fees and tourist loyalty. The results of the study show that unofficial fees have a negative impact on tourist loyalty. The higher the unofficial fees felt by visitors, the lower their intention to return or recommend this tourist area. Several indicators show a strong and significant correlation. The conclusion of this study emphasizes the importance of supervision and transparency in cost management in tourist areas. It is expected that local managers and governments can tighten supervision of illegal levies and set clear cost standards, in order to create a safe and comfortable tourism environment and increase tourist loyalty

    RTW-DELUXE INSPIRASI KUTUKAN KEONG EMAS DENGAN TEKNIK DIGITAL PRINTING DAN MANIPULATING FABRIC

    Get PDF
    Penciptaan ini didasarkan pada kecenderungan brand fashion di Indonesia yang mengangkat kolaborasi dengan Disney Princess (tokoh dongeng barat) sebagai koleksi series pada produk fashion maupun no-fashion. Indonesia sendiri mempunyai banyak tokoh putri dongeng yang unik di setiap ceritanya, namun sayangnya pengemasan tokoh nya itu sendiri kurang menarik dari segi animasi visual maupun marketing dibanding dengan tokoh Disney princess yang dikemas dengan teknologi yang canggih. Hal ini menyebabkan kurangnya minat fashion brand lokal untuk mengangkat tokoh putri dongeng Indonesia untuk dijadikan inspirasi produk fashion. Salah satu tokoh putri dongeng yang terkenal di Jawa Timur adalah Putri Candrakirana yang dikutuk menjadi keong emas, membuat pengkarya tertarik untuk membuat inovasi baru pada busana Putri Candrakirana dengan menambahkan unsur fantasi yang diaplikasikan pada motif kain printing. Motif tersebut lalu akan dikembangkan menjadi busana ready to wear deluxe dengan tambahan teknik slashing tucking. Tujuannya adalah untuk melestarikan dan menambah ketertarikan pada tokoh dongeng di Indonesia melalui produk fashion. Metode Penciptaan yang digunakan yaitu menurut Gustiyan Rachmadi, 2018 ( dalam Hendriyana, 2018) terbagi menjadi empat tahapan yaitu pra-perancangan, perancangan, perwujudan dan penyajian. karya yang akan dibuat berjumlah 5 karya desain fashion

    VISUAL EFEK UNTUK MEMBANGUN ELEMEN VISUAL DALAM MENCIPTAKAN REALITAS PADA FILM MISSION : IMPOSSIBLE - DEAD RECKONING PART ONE KARYA BRUCE GELLER

    Get PDF
    This study analyzes the role of visual effects (VFX) in constructing cinematic reality in the film Mission: Impossible - Dead Reckoning Part One (2023). The central problem is to understand how modern films utilize advanced digital technologies not just for spectacle, but as a fundamental tool for constructing believable and immersive worlds. The aim is to investigate how specific VFX techniques, particularly Computer Generated Imagery (CGI), green screen compositing, and digital matte painting, are used to create visual elements that convince the audience of the reality constructed by the film. The study uses qualitative visual analysis methods, guided by Stephen Prince’s theory of perceptual realism, to deconstruct key scenes from the film. The results show that the film skillfully integrates practical action with digital environments to achieve a high level of perceptual realism. Through careful observation of the laws of physics, lighting, and environmental textures, the film creates artificial worlds - from vast deserts and mountains to chaotic train crashes - that feel authentic and real, effectively immersing the audience in the tension and scale of the narrative

    Representation of Minangkabau in the film Onde Mande!

    Get PDF
    This article describes the results of the film study on Onde Mande! (2023, Paul Fauzan Agusta). In general, this film tells the story of the conflicts and intrigues that occurred among residents on the shores of Lake Maninjau who intended to build their village. However, there is a discourse in the story's structure. This film's narrative structure does not only show Minangkabau's life and culture. In this research, the film Onde Mande! is seen as the language behavior of a social group. The analysis technique is based on the storytelling structure, which includes characterization, setting, and focalization (point of view). The characters' actions are analyzed through screenshots and divided into categories of sequential scenes. The results of both analyses are then analyzed further by viewing it as a representation of a society, in this case, the Minangkabau, through the symbols in the film. As a result, the narrative of this film builds the character of the Minangkabau people, who are proud of their Minangkabau heritage. They are willing to sacrifice for the progress and prosperity of their hometown. On the other hand, the meaning of the emerging symbols builds up a discourse on power relations. This film creates the impression of social protest against the reigns. The ruler's inability to improve the welfare of his people must be paid for by the fraudulent actions of members of his society

    Efek Kecanduan Judi Online Pada Manusia Dalam Fotografi Ekspresi

    Get PDF
    ABSTRAK Karya tugas akhir berjudul “Efek Kecanduan Judi Online pada manusia dalam Fotografi Ekspresi” merupakan perwujudan dari eksperesi efek kecanduan judi online. Judi online telah menjadi hal yang marak terjadi dalam masyarakat, terutama dalam perkembangan teknologi digital yang menyediakan akses yang mudah untuk judi online. Karya ini bertujuan untuk memvisualkan efek kecanduan judi online dalam fotografi ekspresi menggunakan teori semiotika Roland Barthes dengan identifikasi representamen tanda seperti kartu kredit yang rusak, uang yang berserakan dan jam dinding yang menunjukkan larut malam, simbol premium, balon, boneka bayi, menyampaikan interpretan makna emosi yang kuat, ekspresi cemas, putus asa. Dalam proses penciptaan karya dilakukan tahap penyusunan konsep pembuatan karya, pembuatan storyboard, melakukan pemotretan, dan editing dengan teknik digital imaging. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini terdiri dari tahapan persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Hasil yang ada dalam penciptaan karya fotografi ini tercipta 20 karya beserta uraian dari kecanduan ringan hingga kecanduan berat. Karya ini bukan hanya sekedar sebuah karya menarik tetapi bisa menyampaikan bahwa bahaya nya judi online melalui karya seni fotografi ekspresi. Kata kunci: Efek Kecanduan Judi Online, Digital Imaging, Fotografi Ekspres

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online ISI Padangpanjang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇