34 research outputs found

    KOMPOSISI GAMBAR PADA PROGRAM DOKUMENTER TELEVISI WANITA NUSANTARA EPISODE SANG PENARI MATAHARI JAWA

    No full text
    Women of the archipelago edition of the Javanese Sun Dancers is a program that provides information and education about the seblang dancer and its rituals with facts from sources. This documentary explains about how Susi as a woman who performs Banyuwangi culture. The ritual for 7 days in a row makes Susi have her own story. Susi's story that was not exposed by the public. In the creation of the production work of the television documentary Wanita Nusantara edition of the Javanese Sun Dancers, the writer as the director has completed the production more or less according to the plan. This program applies the composition of image framing and subject or object. With a framing approach: rule of thirds, looking room and head room. Of course, with variants of type of shot and camera angle. The application of image composition aims to make the images presented vary and produce a beautiful image, so that the information in this production work can be clearly explained and the audience's eye will continue to follow the existing image

    ANALISIS EFEKTIFITAS PROMOSI MELALUI INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN MINAT MASYARAKAT MENONTON ANTV

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas komunikasi promosi yang dilakukan oleh ANTV , berkaitan dengan berbagai pedoman dan budaya organisasi dalam perusahaan , instagram menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat saat ini, dan dimanfaatkan ANTV sebagai media promosi untuk tayangan – tayangannya saat ini. Bagaimana efektifitas dari promosi yang dilakukan oleh tim sosial media untuk menarik minat masyarakat untuk menonton tayangan di ANTV melalui instagram. Promosi melalui instagram diharapkan semakin banyak masyarakat yang menonton tayangan di ANTV, dan memberikan hasil positif yaitu rating program yang baik dan bisa bersaing dengan program televisi lainnya serta tayangan tayangan digital di platform seperti Youtube. Dengan adanya rating program yang tinggi, akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemasang iklan. Metode kualitatif digunakan untuk memberikan penjelasan yang maksimal tentang strategi yang dilakukan tim sosial media untuk mempromosikan dan memancing penonton menyaksikan tayangan tersebut. Terbukti bahwasanya instagram menjadi alat yang tepat sebagai media promosi

    PERSPEKTIF PENDERITA SKIZOFRENIA DALAM REPRESENTASI FILM EKSPERIMENTAL

    Full text link
    Skizofrenia merupakan penyakit mental yang ditandai oleh ketidakacuhan, halusinasi, waham untuk menghukum, dan mereasa berkuasa, tetapi daya fikir tidak berkurang. Penderita kerap mengalami halusinasi, ilusi, dan waham yang mengganggu kehidupan sehari-hari baik secara pendengaran dan penglihatan. Pengalaman ini direpresentasikan melaluik film eksperimental yang berjudul b;d. Tujuan dari penciptaan film eksperimental b;d adalah sebagai wujud kepedulian terhadap penyakit mental yang menjadi stigma bagi masyarakat luas. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi yang tersedia tentang penjelasan skizofrenia. Film eksperimental ini menghadirkan rangkaian halusinasi, ilusi, dan delusi penderita skizofrenia atau ODS (Orang Dengan Skizofrenia) dengan sudut pandang orang pertama.  Penonton akan disajikan pengalaman baru dalam menikmati film yang tidak hanya dibangun dari audio dan visual saja, namun indra lain juga akan diransang dalam karya film eksperimental b;d

    PERANAN FILM BERTEMAKAN BUDAYA MINANGKABAU DALAM MEWUJUDKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL

    Full text link
    Many local wisdom was adopted from folklore into an audio-visual work in the form of films, both local films and national films. This research was conducted with the aim of finding out how big the role of films with the theme of Minangkabau culture in realizing the values of local wisdom in them as seen from the films adapted from Buya Hamka's novel, namely the film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck and the film Under Protection of the Ka'bah.In this study, the method was carried out qualitatively. With data collection techniques carried out by means of observation. The subject of the research is how the reality that exists in Minangkabau if it is appointed as an audio-visual work of art without eliminating the role of Minangkabau cultural wisdom values in the film. To see the role of Minangkabau cultural local wisdom values in the film, the method that will be used is the first to describe the film, the two languages used in the film, the third the Minangkabau cultural wisdom values in it.The results of this study found that the two films based on Buya Hamka's work have a role in realizing the values of local wisdom of Minangkabau culture. In every film there is local wisdom about, firstly, Rumah Gadang which has always been an icon of Minangkabau, in which there are many philosophies related to women and Minangkabau customs. Second, surau culture related to education and religion. The three kinship systems in Minangkabau are outlined from maternal or matrilineal descent.Keywords: Films, Minangkabau Culture, Local wisdom ABSTRAKKearifan lokal banyak diadopsinya dari cerita rakyat menjadi sebuah karya audio visual yang berbentuk film, baik film lokal maupun film nasional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar peranan film yang bertemakan budaya Minangkabau dalam mewujudkan nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya yang dilihat dari film yang diangkat dari novelnya Buya Hamka, yaitu film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan film Dibawah Lindungan Ka’bah.Pada penelitian ini metode dilakukan secara kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi. Subjek penelitian adalah bagaimana realitas yang ada di Minangkabau jika diangkat menjadi sebuah karya seni audio visual dengan tidak menghilangkan peranan dari nilai-nilai keraifan budaya Minangkabau pada film. Untuk melihat peranan nilai-nilai kearifan lokal budaya Minangkabau pada film, maka metode yang akan digunakan adalah yang pertama mendeskripsikan tentang film, kedua bahasa yang digunakan dalam film, ketiga nilai-nilai kerifan budaya Minangkabau di dalamnya.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kedua film yang diangkat dari karya Buya Hamka memiliki peranan dalam mewujudkan nilai-nilai kearifan lokal budaya Minangkabau. Disetiap filmnya ada kearifan lokal tentang, pertama Rumah Gadang yang selalu menjadi ikon Minangkabau, yang di dalamnya terdapat banyak filosofi yang berkaitan dengan perempuan dan adat istiadat Minangkabau. Kedua, budaya surau yang berkaitan dengan pendidikan dan agama. Ketiga sistem kekerabatan di Minangkabau yang digariskan dari keturunan Ibu atau matrilineal.Kata kunci: Film, Budaya Minangkabau, Kearifan Loka

    PENINGKATAN KUALITAS PADA MIGRASI TV DIGITAL

    No full text
    Pada tahun 2022 pemerintah melalui Kementerian Kominfo mulai menerapkan analog switch off secara penuh pada 341 daerah yang mengalami perpindahan dari siaran tv analog menjadi digital. Dengan dilakukannya migrasi siaran analog ke digital, maka penyiaran televisi analog akan berangsur dihentikan. Digitalisasi siaran di Indonesia sudah tidak dapat terelakkan lagi keberadaannya. Migrasi sistem penyiaran bukan sekedar menyalurkan data visual dan suara lebih baik tetapi juga menyoal kemampuan multifungsi dan multimedia terbarukan, seperti layanan interaktif hingga informasi peringatan dini bencana. Disisi lain, membuka lebih besar tumbuhnya industri ekonomi kreatif berbasis digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengumpulkan data. Hasil penelitian berupa pemahaman tentang kebutuhan mendesak migrasi televisi termasuk distribusi namun juga tidak melupakan unsur estetika sehingga menghasilkan tayangan yang sesuai dengan tuntutan zaman

    PERANCANGAN DAN PEMBUATAN FILM PENDEK ANIMASI 2 DIMENSI “TIMUN MAS”

    Full text link
    ABSTRACTFilm is a medium of information and mass communication that is quite effective, because films can build public opinion with various formats of impressions and forms of presentation in conveying messages through a story that is audio-visual or vivid images and sounds. Timun Mas is a well-known folk tale in Java. In this study, the story of Timun Mas was repackaged into a 2-dimensional animated short film. Timun mas animation production methods include Pre-Production, Production, and Post-Production. The results of this animation design are in the form of scenarios, storyboards, characters, and an animated short film entitled "Timun Mas".Keywords: Short Film, Animation, Timun Mas ABSTRAKFilm menjadi media informasi dan komunikasi massa yang cukup efektif, karena film dapat membangun opini publik dengan berbagai format tayangan dan bentuk penyajiannya dalam penyampaian pesan melalui sebuah cerita yang bersifat audio visual atau gambar dan suara yang hidup. Timun mas merupakan cerita rakyat yang cukup terkenal di Jawa. Dalam penelitian ini, cerita Timun Mas dikemas ulang menjadi film pendek animasi 2 dimensi. Metode pembuatan animasi Timun mas meliputi Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi. Hasil dari perancangan animasi ini berupa skenario, storyboard, karakter, dan film pendek animasi berjudul “Timun Mas”

    POLARISASI DALAM JARINGAN DISKUSI FILM DI SITUS JEJARING SOSIAL TWITTER

    Full text link
    Diskusi mengenai film tertentu di media sosial dapat merupakan rutinitas umum yang cenderung menimbulkan pertentangan antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemungkinan terjadinya polarisasi antar kelompok individu dalam mendiskusikan film tertentu di media sosial Twitter. Menggunakan analisis jaringan sosial atau social network analysis yang di otomasi dengan aplilkasi NodeXL, penelitian ini membandingkan diskusi film yang diproduksi sineas local dan sineas internasional. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, diskusi tentang film tertentu di media sosial Twitter cenderung menyebabkan polarisasi. Diskusi mengenai lima dari tujuh film yang di analisis menunjukkan jaringan yang terpolarisasi. Ini menunjukkan kuatnya pengaruh sosial media dalam menyebabkan polarisasi meskipun topik diskusi sama sekali tidak berkaitan dengan isu politis. Temuan kedua dari penelitian ini adalah dominasi dominasi kritikus film dalam diskusi tentang film di sosial media meskipun tidak tertutup kemungkinan media massa yang memiliki akun di Twitter juga dapat mendominasi percakapan. Penelitian ini menambah khasanah pengetahuan tentang dampak yang mungkin terjadi akibat pengguanaan sosial media Twitter dalam membentuk polariasasi antar kelompok masyarakat.Keywords: film, diskusi daring, analisis jaringan sosial, polarisasi

    TEKNIK MONTASE DALAM PENYUTRADARAAN PROGRAM MAGAZINE TELEVISI “PICNIC HOLIC” EPISODE “SELF HEALING IN SELO”

    Full text link
    Produksi karya ini membahas tentang penerapam teknik montase dalam penyutradaraan program magazine televisi. Teknik montase rhythmic digunakan dalam fragmen pembuka program dan montase metric digunakan dalam scene-scene seperti eyecatcher dan highlight pada sequenceberikutnya hingga sequence akhir. Penerapan teknik montase menghasilkan output visual yang efisien dalam durasi serta membantu menyampaikan makna secara lebih mendalamKata Kunci : Program magazine, Penyutradaraan, Teknik Montas

    ANALISIS PENGGAMBARAN FILMIS SKENARIO FILM BERTEMA SUPERNATURAL

    Full text link
    This research is aimed at obtaining comparisons of supernatural themes for screenwriters and for similar research. The research subject is the way of describing ideas about supernatural themes developed in West Sumatra which have been translated into film scenarios. The context is how a scriptwriter describes filmically through writing film scenes in a screenplay. Also, how a screenwriter relates the idea of describing the theme with the myths or conditions that develop in society.The data were collected through observation techniques and review of the screenplay script. Observations were made by reading supernatural-themed scenarios in order to obtain a general narrative description, making the essence of the story in the form of a synopsis, and carrying out analysis. The method of analysis was that the scenario was summarized into a synopsis; the screenplay describes the filmic depiction of the scenes; the level of clarity of the filmic depiction was categorized; and an analysis of the sequence of clarity was made. The analytical approach used was a qualitative approach.The conclusion is that the characters created are generally supernatural beings that have strength, supernatural powers, telepathy, hurt or heal ability, and other manipulative things such as communicating with other worlds or having super powers. The story setting takes place in a place that is not like our world, or also like our world as the setting but beyond our understanding, by revealing something that our world does not have. Plot events cannot be explained by science, such as the greatness of the characters in using strength and supernatural powers. Stories tend to be full of strange occurrences in the form of unreasonable things throughout the story, with the appearance or presence of supernatural beings. The storyline depicts good versus evil, fighting demons, spirits and ghosts

    ANALISIS TYPE OF SHOT DAN CAMERA ANGLE DALAM PEMBENTUK SUSPENSE FILM PEREMPUAN TANAH JAHANAM SUTRADARA JOKO ANWAR

    Full text link
    ABSTRAK Film Perempuan Tanah Jahanam disutradarai oleh Joko Anwar dan bergenre thriller yang menceritakan tentang kekejaman seorang perempuan yang disebut dengan kata “Tanah Jahanam”, karena perbuatannya sangat tidak bermoral. Film ini banyak menghadirkan adegan suspense dari awal cerita hingga akhir cerita filmnya. Joko Anwar sebagai penulis skenario mampu menghadirkan setiap adegan-adegan yang dapat mempengaruhi psikologi dari para tokoh dalam film. Penelitian yang berjudul “Analisis Type Of Shot dan Camera Angle dalam Pembentuk Suspense film Perempuan Tanah Jahanam” bertujuan mencari dan mendeskripsikan suspense yang terbentuk dari Type Of Shot dan Camera Angle. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif sebagai upaya mendeskripsikan data yang diperoleh berupa gambar dan kata-kata yang deskriptif.Adegan-adegan suspense diidentifikasi kemudian diklasifikasi dan dikualifikasi dalam Type Of Shot dan Camera Angle. Hasil penelitian disimpulkan terdapat enam jenis Type Of Shot dalam pembentuk suspense meliputi Long Shot, Medium Long Shot, Medium Shot, Medium Close Up, Close Up dan Extreme Close Up yang terdapat pada Scene 1, Scene 6, Scene 35, Scene 39, Scene 55, Scene 73, Scene 86, Scene 95, Scene 114, Scene 123, Scene 125, Scene 140 dan Scene145. Camera Angle dalam pembentuk suspense meliputi High Angle, Eye Level Angle, Low Angle, Point Of View Shot, dan Dutch Angle yang terdapat pada Scene 1, Scene 39, Scene 133, Scene 140 dan Scene 145. Pembentukan adegan suspense melalui Type Of Shot dan Camera Angle juga memberikan reaksi dan pesan berbeda-beda yang dapat mempengaruhi emosi penonton. Kata Kunci: Type of Shot, Camera Angle, Suspense, Film Perempuan Tanah JahanamABSTRACT The film Perempuan Tanah Jahanam was directed by Joko Anwar and is a thriller genre that tells the story of the cruelty of a woman who is called "Tanah Jahanam", because her actions are very immoral. This film presents many suspense scenes from the beginning of the story to the end of the film. Joko Anwar as a screenwriter is able to present every scene that can affect the psychology of the characters in the film. The research entitled "Analysis of Type Of Shot and Camera Angle in the Form of Suspense for the film Perempuan Tanah Jahanam" aims to find and describe the suspense formed from Type Of Shot and Camera Angle. This research is a qualitative research with a descriptive approach as an effort to describe the data obtained in the form of pictures and descriptive words.The suspense scenes were identified then classified and qualified in Type Of Shot and Camera Angle. The results of the study concluded that there are six types of Type Of Shot in forming the suspension including Long Shot, Medium Long Shot, Medium Shot, Medium Close Up, Close Up and Extreme Close Up contained in Scene 1, Scene 6, Scene 35, Scene 39, Scene 55 , Scene 73, Scene 86, Scene 95, Scene 114, Scene 123, Scene 125, Scene 140 and Scene 145. Camera Angle in forming the suspension includes High Angle, Eye Level Angle, Low Angle, Point Of View Shot and Dutch Angle which found in Scene 1, Scene 39, Scene 133, Scene 140 and Scene 145. The formation of suspense scenes through Type Of Shot and Camera Angle also gives different reactions and messages that can affect the emotions of the audience. Keywords: Type of Shot, Camera Angle, Suspense, Film Perempuan Tanah Jahana

    29

    full texts

    34

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Offscreen
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇