Jurnal Komputer Dan Teknologi
Not a member yet
341 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOMPETENSI, DAN KOMUNIKASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA BAGIAN PROTOKOL DIVISI HUBUNGAN INTERNASIONAL MARKAS BESAR KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan komunikasi terhadap efektivitas kerja, baik secara parsial maupun simultan, guna memberikan gambaran empiris mengenai peranan kedua faktor tersebut dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data berbantuan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Versi 29.00. Sampel penelitian berjumlah 85 responden, dengan pengujian meliputi uji t, uji F, dan analisis Adjusted R Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kompetensi (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 5,650 lebih besar dari t tabel sebesar 1,988 (5,650 > 1,988), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja (Y). Variabel Komunikasi (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 7,924 lebih besar dari t tabel sebesar 1,988 (7,924 > 1,988), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti Komunikasi juga berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja (Y). Secara simultan, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 68,577 lebih besar dari F tabel sebesar 2,48 (68,577 > 2,48) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Kompetensi (X1) dan Komunikasi (X2) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Kerja (Y). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,617 menunjukkan bahwa 61,7% variasi Efektivitas Kerja dapat dijelaskan oleh Kompetensi dan Komunikasi, sedangkan sisanya sebesar 38,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PENGARUH KESEJAHTERAAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PERSONEL KEPOLISIAN RESOR METRO BEKASI
Terdapat pengaruh Kesejahteraan terhadap Kinerja personel, terbukti dari nilai thitung untuk variabel Kesejahteraan (X1) sebesar 6.171 sedangkan nilai ttabel untuk n = 82 sebesar 1.989. Jadi 6.171 > 1.989, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dapat dinyatakan bahwa Kesejahteraan (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja personel (Y), Terdapat pengaruh Disiplin kerja terhadap Kinerja personel, terbukti Nilai thitung untuk variabel Disiplin kerja (X2) sebesar 6.376, sedangkan nilai ttabel untuk n = 82 sebesar 1.989. Jadi 6.376 > 1.989, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Disiplin kerja (X2) berpengaruh terhadap Kinerja personel (Y), Terdapat pengaruh Kesejahteraan dan Disiplin kerja secara bersama-sama terhadap Kinerja personel. Terbukti dari uji ANOVA diperoleh nilai Fhitung sebesar 70.213, sedangkan Ftabel (a 0,05) untuk n = 82 sebesar 2.72. Jadi Fhitung > dari Ftabel (a 0.05) atau 70.213 > 2.72 dengan tingkat signifikan sebesar 0.000 karena 0.000 < 0.05, maka dapat dikatakan bahwa Kesejahteraan (X1) dan Disiplin kerja (X2) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif terhadap Kinerja personel (Y). Model Summary tersebut dihasilkan nilai R Square 0.640. Hal ini menunjukan sebesar 64.0% Kesejahteraan (X1) dan Disiplin kerja (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja personel (Y), sedangkan sisanya sebesar 36.0% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
THE EFFECT OF COMMUNICATION AND WORK DISCIPLINE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT JATISAMPURNA REGIONAL HOSPITAL
This study aims to determine how much influence Communication and Discipline have on the Performance of Employees at Jatisampurna Hospital Bekasi. Good Communication and Discipline are predicted to be variables that can continue to improve employee performance. The purpose of the author in conducting this study was to determine and analyze communication, discipline and employee performance and the magnitude of the influence of communication and discipline on the performance of employees at Jatisampurna Hospital Bekasi, both simultaneously and partially. The method used in this study is a method with a descriptive and verification approach. The sample in this study were 36 employees at Jatisampurna Hospital Bekasi. The data in this study are primary data, where the data was obtained from respondents\u27 answers to the questionnaire that the author distributed. The results of the data analysis that the author has done, it was found that there is an influence of communication and discipline on the performance of employees at Jatisampurna Hospital Bekasi. both partially and simultaneously. Employee performance is influenced by communication and discipline variables by 70.5% and the remaining 25.5% is influenced by other factors not examined in this study
THE EFFECT OF CURRENT RATIO AND DEBT TO ASSET RATIO ON RETURN ON ASSET AT PT SEPATU BATA TBK 2014–2023
This study aims to determine the effect of the Current Ratio (CR) and Debt to Asset Ratio (DAR) on Return on Assets (ROA) at PT Sepatu Bata Tbk for the period 2014–2023. This study uses a quantitative approach with an associative type. The data used are secondary data in the form of the company\u27s annual financial reports, which were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 27. The t-test results indicate that the Current Ratio has a positive and significant effect on Return on Assets, while the Debt to Asset Ratio has a significant negative effect. However, the F-test indicates that the Current Ratio and Debt to Asset Ratio simultaneously have a significant effect on Return on Assets. The coefficient of determination (R²) value of 0.613 indicates that 61.3% of the variation in ROA can be explained by the two independent variables. Based on these findings, it is recommended that management pay more attention to liquidity management and the company\u27s funding structure. This study also contributes to academics and practitioners in understanding the relationship between financial ratios and profitabilit
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN SOFT SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TIMOR
Latar belakang penelitian ini berangkat dari semakin ketatnya persaingan dunia kerja yang menuntut lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan non-teknis untuk dapat beradaptasi dan memasuki dunia kerja secara profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan Soft Skill terhadap kesiapan kerja mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 95 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efikasi diri tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Sebaliknya, variabel Soft Skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Efikasi diri dan Soft Skill secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan kerja mahasiswa lebih banyak dipengaruhi oleh penguasaan Soft Skill dibandingkan efikasi diri. Oleh karena itu, pengembangan Soft Skill melalui pelatihan, pengalaman organisasi, praktik lapangan, dan pembelajaran berbasis proyek perlu ditingkatkan agar mahasiswa lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN TENAGA RADIOGRAFER DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT)
Radiografer adalah tenaga kesehatan profesional yang mengoperasikan peralatan medis berbasis radiasi seperti LINAC dan CT Simulator, khususnya di instalasi onkologi radiasi rumah sakit. Proses perekrutan radiografer memerlukan pendekatan sistematis agar sesuai dengan kebutuhan klinis dan operasional. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) untuk membantu seleksi tenaga radiografer secara objektif. MAUT digunakan karena mampu menangani banyak kriteria dan menghasilkan perangkingan alternatif berdasarkan nilai utility. Kriteria yang digunakan meliputi pendidikan terakhir, pengalaman kerja, komunikasi dan etika wawancara, penguasaan alat radioterapi, penggunaan software RIS/PACS, serta sertifikasi tambahan. Bobot ditentukan melalui diskusi bersama ahli dari instalasi onkologi dan SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandidat A2 dan A3 memiliki nilai utility tertinggi sebesar 0,80, diikuti A1 dengan 0,70, sehingga direkomendasikan sebagai 3 kandidat radiografer di Instalasi Onkologi Radiasi RSUD dr. Kanujoso Djatiwbowo Balikpapan. Sistem ini terbukti dapat meningkatkan keakuratan seleksi, mengurangi subjektivitas, dan mempercepat proses rekrutmen. SPK ini berpotensi diterapkan lebih luas dan dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis web ataupun mobile dengan penambahan variabel seperti uji praktik atau psikotes
ANALYSIS OF SALARY INCREASE AND LOYALTY TOWARDS THE PERFORMANCE OF POLRI MEMBERS AT THE WORK UNIT OF POLAIR PUSDIK LEMDIKLAT POLRI
This study aims to analyze the effect of salary increase and loyalty on the performance of members at the Pusdik Polair Lemdiklat Polri Work Unit. The phenomenon that underlies this study is the finding of Polri members with suboptimal performance levels, even though the policy of salary increase and performance allowances has been implemented. This study uses a quantitative approach with an associative research type. A sample of 50 respondents was determined through a simple random sampling technique from a population of 100 members. Data were collected using a closed questionnaire with a Likert scale, and analyzed using multiple linear regression with the help of the SPSS version 20 program. The results of the study indicate that partially and simultaneously, salary increase and loyalty have a positive and significant effect on member performance. This study emphasizes the importance of compensation management and loyalty development as a strategy to improve institutional performance
THE EFFECT OF BRAND AMBASADOR AND BRAND IMAGE ON BUYING INTEREST OF SCARLETT WHITENING WITH TRUST AS AN INTERVENING VARIABLE (Case Study of Scarlett Whitening Users in Kefamenanu City)
The problems identified from this study are the lack of marketing strategies through advertising so that consumers lack product information which causes minimal purchases of Scarlett products, and the emergence of many new skincare brands with better quality makes competition even tighter, while making it difficult for the Scarlett Whitening Brand to become the most favorite brand. The purpose of this study was to determine the Brand Ambassador and Brand Image mediated by Trust on Purchase Interest of Scarlet Whitening Products. The method used in this study is an intervening variable using a statistical processing application. The results showed the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest of 13.024> t-table 1.96. the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest of 10.457> t-table 1.96. The t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 12.030> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 14.672> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 14.801> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 8.712> t-table 1.96, the t-statistic value of brand ambassadors on purchase interest is 9.483> t-table 1.96. So it can be said that Brand Ambassador and Brand Image on Purchase Interest with Trust as an intervening in the Kefamenanu City community have a positive influence
OPTIMALISASI PENGOLAHAN SAMPAH DAN PENYEDIAAN TONG SAMPAH BAGI SISWA/I PONDOK PESANTREN BINAUL UMMAH KHUSUSNYA SMA MELALUI PENDIDIKAN DAN BUDAYA DALAM MENDUKUNG PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
SMA Binaul Ummah yang beralamat di JL. Raya Cipari Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SMA ini mempunyai visi Menjadi Sekolah Profesional dalam Membina Peserta Didik yang Berakhlak Mulia, Mandiri, Unggul, dan Terampil dalam Menghadapi Tantangan Global. Berdasarkan kondisi inilah sehingga tim PkM mengusulkan “Optimalisasi Pengolahan Sampah Dan Penyediaan Tong Sampah Bagi Siswa/i SMA BINAUL UMMAH Melalui Pendidikan Dan Budaya Dalam Mendukung Program Kewirausahaan”. Melalui pelatihan ini diharapkan para siswa/i di SMA BINAUL UMMAH mampu mengikuti pelatihan optimasi pengolahan sampah yang diberikan tim PkM UKI sampai menjadi budaya hidup siswa/i untuk memunjang program kewirausahaan sekolah
PENGARUH MUTASI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA SATUAN KERJA STAF UTAMA PERENCANAAN UMUM DAN ANGGARAN KEPOLISAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutasi dan pengalaman kerja terhadap prestasi kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, guna memperoleh gambaran empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan kinerja dan prestasi kerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Versi 29.00. Jumlah sampel penelitian sebanyak 65 responden. Uji statistik yang digunakan meliputi uji t untuk menguji pengaruh parsial, uji F (ANOVA) untuk pengaruh simultan, serta analisis korelasi (R) untuk mengetahui tingkat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Mutasi (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 5,556 lebih besar dari t tabel sebesar 1,997 (5,556 > 1,997), sehingga dapat disimpulkan bahwa Mutasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Y) dengan tingkat pengaruh yang kuat. Variabel Pengalaman Kerja (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 7,272 lebih besar dari t tabel 1,997 (7,272 > 1,997), yang berarti Pengalaman Kerja juga berpengaruh positif terhadap Prestasi Kerja Pegawai. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 30,361 lebih besar dari F tabel sebesar 2,75 (30,361 > 2,75) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti Mutasi (X1) dan Pengalaman Kerja (X2) bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Y). Nilai korelasi (R) sebesar 0,813 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, di mana 81,3% variasi Prestasi Kerja Pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 18,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti