Jurnal Komputer Dan Teknologi
Not a member yet
341 research outputs found
Sort by
PELATIHAN KETERAMPILAN UNTUK ANAK BINAAN PEMASYARAKATAN DALAM PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH
Anak binaan pemasyarakatan adalah anak-anak dalam usia 14-18 tahun yang berada pada masa pembinaan dan rehabilitasi di LPKA. Anak binaan membutuhkan kegiatan-kegiatan yang positif yang dapat mengingkatkan keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat. Salah satu keterampilan yang dapat dipelajari adalah keterampilan daur ulang limbah, karena bahan bakunya mudah didapat dan terjangkau. Jenis limbah yang dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai jual adalah minyak jelantah. Sehingga pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih anak-anak binaan untuk mengolah minyak jelantah sebagai sabun dan lilin aroma terapi. Kegiatan pelatihan ini meliputi materi dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak binaan memiliki peningkatan wawasan terkait dengan pemanfaatan minyak jelantah. Dengan adanya pelatihan tersebut anak binaan dapat menghasilkan produk olahan minyak jelantah yang bernilai ekonomi
APPLICATION OF THE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS METHOD IN DETERMINING PRIORITY FOR APBDES ALLOCATION IN BONE VILLAGE, NEKAMESE SUBDISTRICT, KUPANG REGENCY
This study aims to apply the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to determine the priority of using the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) in Bone Village, Nekamese District, Kupang Regency. The background of the research is based on the challenges faced by the village government in managing the budget effectively amidst limited resources and numerous program proposals from the community. AHP was chosen for its ability to solve multi-criteria decision-making problems systematically and objectively. This research utilizes five main criteria: Health, Education, Food Security, Human Resource Quality, and Economy. Data were collected through interviews and questionnaires involving village officials and community members. The analysis results show that Health is the highest priority criterion. However, the selected alternative with the highest global weight is Road Construction, as it significantly contributes to all the criteria, including accessibility to health services. Therefore, the application of the AHP method proves effective in assisting the village government in setting development priorities that are more targeted, transparent, and accountable
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBANTUAN E-LKPD PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI TERHADAP LITERASI DIGITAL SISWA SMP NEGERI 17 PONTIANAK
Penelitian ini di latarbelakangi kerena adanya perbedaan individu setiap siswa seperti, potensi, karakteristik, maupun gaya belajar siswa. Sehingga setiap siswa ini tidak bisa diperlakukan dengan cara yang sama dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan tahapan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan literasi digital siswa pada kelas yang diberikan perlakuan pembelajaran berdiferensiasi memperoleh rata-rata pre-test sebesar 40,01 dengan kategori kurang dan hasil post-test memperoleh nilai rata-rata sebesar 81,94 dengan kategori sangat baik. Sedangkan kemampuan literasi digital siswa pada kelas yang diberikan model pembelajaran Problem Based Learning memperoleh rata-rata pre-test sebesar 35,83 dengan kategori gagal dan hasil post-test memperoleh nilai rata-rata sebesar 74,72 dengan kategori baik. Berdasarkan data tersebut maka dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan signifikansi terhadap hasil literasi digital siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berdiferensiasi berbantuan E-LKPD dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi keanekaragaman hayati pada siswa kelas VII di SMP Negeri 17 Pontianak dengan sig 2-tailed 0,001 < 0,05. Respon siswa SMP Negeri 17 Pontianak terhadap pembelajaran berdiferensiasi berbantuan E-LKPD pada materi keanekaragaman hayati terhadap literasi digital siswa SMP Negeri 17 Pontianak memperoleh persentase sebesar 92,10% dengan kategori sangat baik
UPAYA MENINGKATKAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERNYANYI DI RA\u27JAMI ATU TA\u27LIMIL QUR\u27AN CIKAJANG GARUT
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui metode bernyanyi pada anak kelompok B di RA Jami’atu Ta’limul Qur’an Cikajang Garut. Metode penelitian pada penelitian ini adalah Penenlitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 4 tahap yaitu : perencanaan, tindakan (pelaksanaan), observasi (pengamatan),dan refleksi.Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, maing-masing terdiri dari empat pertemuan.
Hasil dari penelitian ini terdapat peningkatan pada kemampuan berbahasa anak pada setiap siklus. Dalam siklus awal, presenatase ini sampai pada kategori Mulai Berkembang (MB) meningkat dari 48,43% berkembang menjadi 60%. Pada siklus ke II, presentase ini meningkat sampai pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) meningkat dari 60% berkembang menjadi 85%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan “Metode Bernyanyi” secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak, terlihat dari nilai rata-rata kemampuan berbahasa pada masing-masing siklus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa “Metode Bernyanyi” sangat efektif digunakan untuk strategi pembelajaran bahasa pada anak usia dini
ANALISIS PENGARUH TANGGUNG JAWAB PEKERJAAN DAN DELEGASI WEWENANG PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIFITAS TUGAS PERSONIL DIREKTORAT INTELKAM POLDA METRO JAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tanggung Jawab Pekerjaan (X1) dan Delegasi Wewenang (X2) terhadap Efektivitas Tugas (Y) baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif dan asosiatif. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS Versi 29 for Windows. Uji statistik yang digunakan meliputi uji t untuk analisis parsial, uji F (ANOVA) untuk analisis simultan, serta analisis koefisien determinasi (R²) untuk melihat besarnya kontribusi pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanggung Jawab Pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Tugas dengan nilai thitung sebesar 6.795 > ttabel 1.978. Variabel Delegasi Wewenang juga berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Tugas dengan nilai thitung sebesar 5.786 > ttabel 1.978. Hasil uji simultan (ANOVA) memperoleh nilai Fhitung sebesar 108.027 > Ftabel 2.67 dengan tingkat signifikansi 0.000 < 0.05, yang berarti kedua variabel berpengaruh secara bersama-sama terhadap Efektivitas Tugas. Nilai R Square sebesar 0.630 menunjukkan bahwa Tanggung Jawab Pekerjaan dan Delegasi Wewenang berpengaruh sebesar 63% terhadap Efektivitas Tugas, sedangkan 37% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
THE EFFECT OF WORK COORDINATION AND EFFECTIVENESS ON EMPLOYEE PRODUCTIVITY AT PT. UNILEVER INDONESIA
This study aims to analyze the influence of coordination and work effectiveness on employee productivity at PT Unilever Indonesia. The research method used is a quantitative approach with descriptive and associative types, with a sample of 70 respondents determined using the Slovin formula. Data analysis used SPSS version 29. The results of the study indicate that coordination has a significant effect on employee work productivity, as well as work effectiveness also has a significant effect on work productivity. In addition, coordination and work effectiveness simultaneously have been shown to have a significant effect on employee work productivity. These results confirm that improving coordination and work effectiveness is necessary to boost employee productivity
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI KELAS XII IPS DI SMAN 1 BABELAN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi mata pelajaran akuntansi pada materi persamaan dasar akuntansi pada siswa kelas XII IPS SMAN 1 Babelan melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan dua kelas eksperimen dan kelas kontrol yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi atau evaluasi dan refleksi yang dilakukan di setiap kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS SMAN 1 Babelan yang berjumlah 200 siswa. Data yang diperoleh melalui wawancara dan pengamatan dari kedua kelas baik kelas eksperimen dan kelas control dan di analisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dengan SPSS 22 sedangkan data yang diperoleh melalui tes hasil belajar pre-test dan post-test kelas ekperimen dan kelas control serta dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan rata – rata hasil belajar kelas ekperimen dengan kelas kontrol. kelas eksperimen memiliki nilai rata – rata (mean) 87,58 sedangkan kelas control memiliki rata – rata (mean) 79,16. Jadi hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada hasil belajar siswa kelas control, dapat dilihat dari rata – rata siswa kelas ekperimen yang lebih tinggi daripada kelas control. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa di kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model discovery learning tergolong kriteriasangat tinggi, dengan hasil belajar diperoleh skor nilai rata – rata (mean)87,58 kelas eksperimen sedangkan kelas control dengan nilai rata – rata 79,16.Kendala yang dihadapi dalam penerapan model discovery learning yaitu siswa belum terbiasa dengan penerapan model discovery learning sehingga sangat sulit bagi guru untuk mengeksplorasi respon – respon siswa. Solusi yang dilakukan adalah memberikan permasalahan di awal pertemuan supaya siswa membaca dan menemukan sendiri pemecahan masalah dalam buku atau sumber belajar yang dia miliki. Hasil belajar merupakan suatu perubahan yang diperoleh seorang siswa pada kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik setelah berproses pada suatu pembelajaran
PENERAPAN TEKNOLOGI QR CODE BERBASIS WEBSITE PADA SISTEM MANAJEMEN BARANG DI TOKO FILOSI LAPTOP
Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi hal penting dalam meningkatkan efisiensi dan keakuratan sistem manajemen, termasuk dalam pengelolaan inventory barang. Toko Filosi Laptop yang berlokasi di Kefamenanu masih menggunakan sistem pencatatan inventory secara konvensional, yang sering menimbulkan berbagai kendala seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan pembaruan data, dan kesulitan pelacakan stok. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan membangun sistem manajemen inventory berbasis website yang terintegrasi dengan teknologi QR Code, guna mempermudah proses pencatatan barang masuk dan keluar, pelacakan stok secara real-time, serta pembuatan laporan secara otomatis. Sistem dikembangkan menggunakan Metode Agile Software Development karena sifatnya yang fleksibel dan memungkinkan pengembangan secara bertahap berdasarkan kebutuhan pengguna. Diharapkan, sistem ini mampu membantu Toko Filosi dalam meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam proses pengelolaan baran
PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN PENGENALAN KOSAKATA PADA ANAK TUNARUNGU SISWA SDLB KEFAMENANU
Deafness is a condition in which a person experiences significant hearing loss. This loss of hearing ability makes it difficult for individuals to communicate and adapt to their surroundings, especially when it affects students. One of the main challenges faced by deaf students is communication during the learning process. The Vocabulary Learning Introduction Application is an Android-based application designed to assist hearing-impaired users during teaching and learning activities. With this application, users simply need to select and tap the available features, which will then direct them to the appropriate learning pages. This application is highly beneficial for deaf students, as it helps facilitate communication during the learning process and also trains students to better understand and memorize vocabulary using sign language. Based on the designed learning scenarios, the results show that students are trained to understand and retain vocabulary more easily in their memory. Given their limitations, students are not pressured to perform but are instead guided according to their individual abilities to understand vocabulary.Tunarungu merupakan keadaan seseorang yang kehilangan kemampuan pendengaran secara serius. Kehilangan kemampuan pendengaran ini membuat seseorang dalam berkomunikasi sulit beradaptasi dengan masyarkat disekitarnya apalagi penderita tuna rungu dialami oleh siswa – siswi. Satu hambatan yang dialami oleh siswa – siswi tunarungu adalah berkomunikasi saat proses pembelajaran. Aplikasi Pembelajaran Pengenalan Kosa Kata merupakan aplikasi berbasis android yang dapat membantu pengguna penderita tuna rungu ketika dalam belajar mengajar. Dengan adanya aplikasi ini pengguna hanya perlu memilih dan menekan fitur -fitur yang tersedia dalam aplikasi kemudian aplikasi akan mengarahkan ke halaman pembejalaran. Aplikasi ini sangat membantu siswa penderita tuna rungu karena aplikasi ini dapat membantu siswa berkomunikasi dalam proses pembelajaran dan juga dapat melatih siswa dalam memahami dan mengingat kosa – kata dengan menggunakan bahasa isyarat.penelitian ini menggunakan metode waterfall. Dari skenario yang sudah dibuat didapatkan hasil bahwa siswa-siswi dilatih dan memahami kosa - kata yang mudah diingat dalam memori otak mereka karena dengan kemampuan yang terbatas mereka tidak dituntut melainkan di latih berdasarkan kemampuan mereka memahami kosakata tersebut
ANALYSIS OF ANNUAL COMMODITY INCOME IN IMPROVING THE ECONOMY OF THE COMMUNITY IN MANMAS VILLAGE, ALOR REGENCY
This study aims to examine the role of annual commodities, particularly coffee and candlenut, in improving the economy of the community in Manmas Village, Alor Regency. The research method used is a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation studies involving coffee and candlenut farmers in Manmas Village. The sources of data include both primary and secondary data. The data analysis technique employed in this research is the interactive data analysis model by Miles and Huberman. The results of the study indicate that coffee and candlenut are leading commodities that contribute significantly to the income of the local community. The role of the government in maintaining price stability and providing protective policies is crucial to support the sustainability of community-based plantations. Overall, the development of annual commodities in Manmas Village has proven to enhance the community’s economic standard, although efforts are still needed to improve post-harvest quality, market access, and consistent policy support