STKIP Kie Raha Ternate Online Journal System
Not a member yet
373 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Contekstual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VIII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo Pada Konsep Bunyi
Penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif Contekstual Teaching and LearningdapatmeningkatkanhasilbelajarfisikasiswaKelas VII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo.PemberianContekstual Teaching and Learning. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo yang berjumlah 31 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari empat komponen yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, evaluasi dan tes setiap akhir siklus pengajaran; menganalisis data melalui hasil analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I skor rata-rata penerapan konsep fisika siswa adalah 19 dari 30 jumlah soal dengan jumlah siswa yang tergolong tinggi 25.80 %, sedangkan pada siklus II, skor rata-rata penerapan konsep fisika siswa adalah 21 dengan jumlah siswa yang tergolong tinggi 54.8 %.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan penerapan konsep fisika siswa kelas VIIIA SMP Negeri 3 Sulabesin Tengah dapat ditingkatkan melalui pemberian Contekstual Teaching and Learnin
Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dengan Keterampilan Pukulan Smash Dalam Permainan Bulutangkis Pada Mahasiswa Putra Program Studi Pendidikan Olahraga Angkatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kekuatan otot lengan dengan keterampilan pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada Mahasiswa putra Program Studi Pendidikan Olahraga angkatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan korelasional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa putra Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP Kie Raha Kota Ternate angkatan 2018 yang sedang memprogram mata kulia T/P Bulutangkis yang berjumlah 30 mahasiswa. Analisa data menggunakan rumus korelasi product moment dari pearson pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa terhadap hubungan yang sangat siknifikan kekuatan otot lengan dengan keterampilan pukulan smashdalam permainan bulutangkis pada mahasiswa putra Program Studi Pendidikan Olahraga angkatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate. Hasil perhitungan analisis data dari kedua variabel menunjukan bahwa, r hitung = 0,644 dan r tabel = pada taraf signifikan α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan yang siknifikan kekuatan otot lengan dengan keterampilan pukulan smash dalam permainan bulutangkis pada mahasiswa putra Program Studi Pendidikan Olahraga angkatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate
Survei Kondisi Fisik Atlet Nomor Lari Pada Club Atletik Mandiri Kota Ternate
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet nomor lari pada club atletik mandiri Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah atlet nomor lari putra club Atletik Mandiri Kota Ternate yang berjumlah 15 atlet. Instrumen yang digunakan adalah kekuatan dengan tes leg dynamometer, kecepatan dengan tes lari 60 meter, daya ledak (power) otot tungkai dengan tes vertical jump dan daya tahan kardiorespirasi dengan tes lari 12 menit.
Hasil penelitian tentang kondisi fisik atlet nomor lari club Atletik Mandiri Kota Ternate menunjukkan bahwa jumlah atlet yang memperoleh kategori baik Sekali sebanyak 1 atlet dengan presentasi sebesar 6,67% , jumlah atlet yang memperoleh kategori baik sebanyak 5 atlet dengan presentasi sebesar 33,33%, jumlah atlet yang memperoleh kategori cukup sebanyak 4 atlet dengan presentasi sebesar 26,67%, jumlah atlet yang memperoleh kategori kurang sebanyak 4 atlet dengan presentasi sebesar 26,67% sedangkan jumlah atlet yang memperoleh kategori kurang Sekali adalah 1 atlet dengan presentasi sebesar 6,67%.Frekuensi terbanyak pada kategori baik sehingga dapat diketahui tingkat kondisi fisik pada atlet nomor lari club atletik Mandiri Kota Ternate dalam kategori baik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet nomor lari pada club atletik mandiri Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah atlet nomor lari putra club Atletik Mandiri Kota Ternate yang berjumlah 15 atlet. Instrumen yang digunakan adalah kekuatan dengan tes leg dynamometer, kecepatan dengan tes lari 60 meter, daya ledak (power) otot tungkai dengan tes vertical jump dan daya tahan kardiorespirasi dengan tes lari 12 menit. Hasil penelitian tentang kondisi fisik atlet nomor lari club Atletik Mandiri Kota Ternate menunjukkan bahwa jumlah atlet yang memperoleh kategori baik Sekali sebanyak 1 atlet dengan presentasi sebesar 6,67% , jumlah atlet yang memperoleh kategori baik sebanyak 5 atlet dengan presentasi sebesar 33,33%, jumlah atlet yang memperoleh kategori cukup sebanyak 4 atlet dengan presentasi sebesar 26,67%, jumlah atlet yang memperoleh kategori kurang sebanyak 4 atlet dengan presentasi sebesar 26,67% sedangkan jumlah atlet yang memperoleh kategori kurang Sekali adalah 1 atlet dengan presentasi sebesar 6,67%.Frekuensi terbanyak pada kategori baik sehingga dapat diketahui tingkat kondisi fisik pada atlet nomor lari club atletik Mandiri Kota Ternate dalam kategori baik
Survey Kecepatan Tendang Sabit Dalam Pencak Silat Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga Angkatan 2018 STKIP Kie Raha Kota Ternate
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Sebagian putra STKIP Kie Raha Kota Ternate. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 orang, instrument yang digunakan adalah pengukuran kecepatan tendangan sabit. Teknik analisis data menggunakan system provides survey. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kecepatan tendanga sabit pada putra STKIP Kie Raha kota Ternate adalah kategori baik sekali 10,5% (2 mahasiswa), baik 10,5% (2 mahasiswa), cukup 52,6% (10 mahasiswa), kurang 26,3% (5 mahasiswa), dan sangat kurang 0,0% (0 mahasiswa)
The External Conflict Management in Dolittle Movie
The analysis of external conflict in this study used a movie as the subject, namely Dolittle. This study aims to know the kind of conflict by the source of the conflict faced by the main character in the Dolittle movie. The qualitative method was used to collect and analyze the data, which was achieved through observation. This study aims at (1) classifying the types of external conflict, (2) describing the source of the conflict, (3) analyzing the conflict based on the conflict management strategy. The data were collected by conducting close observation of the movie. After analyzing the data, this study found that the main character faced two types of external conflict, namely, man against man and man against nature which the conflict arose dominantly caused by Limited resources. As for the conflict management strategy, the Avoidance strategy is commonly found in the main character resolving the conflict. The conclusion developed by the interpretation of the data is that it is from the kind of external conflict which is related to the source and the conflict management strategy that show the dominant data used by the main character encountered the conflict
A Study of the Implementation of the Discovery Learning Model on the Speaking Skills of Class VIII Students at Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Sasa Ternate City
The aims of this research are to find out the percentage of students' speaking skills complete before and after using the discovery learning model at the students of Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Sasa and to find out whether the discovery learning model is effective in improving students' speaking skills or not. This research is descriptive in nature which aims to describe or describe the percentage of mastery values of speaking skills before and after the use of the discovery learning learning model. The method used in this research is an experimental method of Quasi Experimental Research with a research design of "One Groups Pretest-Posttest Design". The result of the percentage of students' mastery speaking skills value is very high after the application of the discovery learning learning model is 97,96% compared to the percentage of students' speaking skills mastery scores before the implementation of the discovery learning learning model is 100% incomplete. The average value of the students' speaking skills after the application of the discovery learning model is 84,41 was higher than the average value of the students' speaking skills before the application of the learning model is 53,47. There is a relationship between the students' speaking skills scores before (pretest) and after (posttest) the application of the discovery learning learning model is 55.2%. The percentage of the effectiveness of the application of the discovery learning learning model in increasing the value of students' speaking skills is 66.95% or the Quite Effective category
Meningkatan Hasil Belajar Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Thorndike Pada Operasi Hitung Bilangan Bulat
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui Penerapan model pembelajaran thorndike dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi bilangan bulat siswa kelas VII SMP Negeri 3 Maba. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas ( Classroom Action Recearch). Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas VII dengan jumlah siswa 18 orang. Peneltian ini dilaksanakan dalam dua siklus Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes, dan lembar observasi, untuk guru dan siswa. Setiap data yang dianalisis merupakan sandingan antara data observasi aktivitas guru, maupun aktivitas siswa dengan hasil belajar disetiap siklus.
Data hasil belajar siswa dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik tes, sedangkan aktivitas belajar siswa diperoleh dengan teknik non tes, Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif, yaitu dengan melihat persentase ketuntasan belajar, siklus I siswa yang tuntas hanya 1 siswa dari18 siswa dengan presentase 50% rata-rata nilai 49,70, sedangkan pada siklus II, sebanyak 16 siswa yang tuntas dari 18 siswa dengan presentase 74% rata-rata nilai 74,72. Dari data tersebut didukung juga dengan aktivitas guru dalam menerapkan Pembelajaran Thorndike dan aktivitas siswa
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo Pada Konsep Gerak Lurus Berubah Beraturan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar fisika peserta didik kelas VIII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap persiapan kemudian dilanjutkan pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Togetherdapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik kelas VIII Madrasah Aliyah Mutmainnah Limbo dalam proses pembelajaran fisika. Hal ini terlihat dari hasil prasiklus, siklus I, dan siklus II terjadi peningkatan aktivitas secara signifikan pada tiap indikator aktivitas belajar yang ditentukan. Sedangkan, presentase peserta didik yang mempunyai nilai aktivitas belajar lebih dari atau sama dengan 60 meningkat dari 64,4% pada siklus I menjadi 83,8% pada siklus II, sehingga memenuhi target yang diharapkan yaitu 75% peserta didik mempunyai nilai aktivitas belajar lebih dari atau sama dengan 60
Pengembangan Model Permainan Kecil Untuk Pembelajaran Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V SD Negeri Mangoli Kecamatan Mangoli Tengah
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model permainan kecil untuk pembelajaran kebugaran jasmani siswa kelas V SD Negeri Mangoli: Kecamatan Mangoli Tengah. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan dari Borg & Gall yaitu (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan melalui metode pengamatan (2) mengembangkan bentuk produk awal (model permainan kecil),(3) evaluasi ahli : satu ahli permainan kecil dari dosen IKIP Budi Utomo Malang, serta uji coba skala kecil 8 siswa, dengan kuesioner dan konsultasi kemudian dianalisis, (4) uji coba skal besar 14 siswa (sisa dari uji coba kelompok kecil), (5) revisi produk akhir. Hasil penelitian berdasarkan evaluasi ahli permainan kecil diketahui rata-rata persentase 83.3%, sehingga model ini dapat digunakan. Data hasil uji coba kelompok kecil 99.3%. Dan data hasil uji coba kelompok besar 95.0%. Sehingga model permainan kecil untuk pembelajaran kebugaran jasmani di SD Negeri Mangoli Kecamatan Mangoli Tengah dapat digunakan
Karakteristik Morfologi Pohon Cemara Laut (Casuarina equisetifolia)
Morfologi tumbuhan secara umum mempunyai defenisi sebagai studi atau ilmu tentang perkembangan bentuk, dan struktur pada tumbuhan , berdasarkan kesamaan asal bentuk dan susunan pada tubuh tumbuhan tersebut. Secara garis besarnya morfologi tumbuhan sangat berbeda dengan anatomi tumbuhan, perbedaannya terletak pada eksternal dan internal. Pada anatomi tumbuhan lebih terfokus untuk mempelajari struktur bagian dalam sebuah tumbuhan, tetapi morfologi tumbuhan hanya terfokus untuk mempelajari bentuk dan susunan bagian luar tubuh tumbuhan tersebut yang telah mengalami perkembangan.Lahan Pantai merupakan salah satu bentuk tanah mineral yang didominasikan dari ordo entisols dan biasanya tergolong dalam lahan marjinal yang memiliki sifat dinamis, sehingga ketika tidak segerah untuk dikelolah akan menyebabkan kerusakan lahan pantai secara permanen. Cemara Laut (Casuarina equisetifolia) adalah salah satu jenis tumbuhan yang hidup di kawasan pesisir, yang mampu bertahan pada saat gelombang , pasang air laut dan laju angin yang sangat tinggi, dan pohon cemara sangat cocok ketika pohon cemara tersebut digunakan untuk rehabilitasi di kawasan pesisir