Publica Indonesia Utama
Not a member yet
293 research outputs found
Sort by
Rupa-Rupa Kebijakan Publik
Buku Rupa-Rupa Kebijakan Publik menghadirkan kumpulan tulisan reflektif dan analitis mengenai berbagai fenomena kebijakan di Indonesia, mulai dari isu tata kelola pemerintahan, politik nasional, dinamika hukum, hingga persoalan sosial yang mengemuka dalam beberapa tahun terakhir. Penulis mengupas secara kritis berbagai kasus aktual seperti polemik pagar laut PIK 2, praktik otoritarianisme gaya baru, politik dinasti, kinerja birokrasi, maraknya produk oplosan, hingga problem kebijakan publik seperti program makan bergizi gratis, transportasi publik, keamanan Bali, dan fenomena libur sekolah yang berlebihan. Dalam setiap pembahasan, penulis menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan penguatan civil society sebagai fondasi demokrasi yang sehat. Buku ini juga menguraikan konsep-konsep strategis seperti hulurisasi pencegahan KKN, revitalisasi reformasi, penguatan Tri Sakti dan Pancasila, serta perlunya tata kelola pemerintahan yang responsif dan berbasis data. Dengan gaya penulisan yang tajam namun komunikatif, karya ini tidak hanya mengajak pembaca memahami realitas kebijakan secara lebih jernih, tetapi juga menawarkan gagasan alternatif untuk memperbaiki sistem politik, hukum, dan ekonomi Indonesia. Buku ini menjadi cermin sekaligus alarm bagi bangsa agar tidak abai terhadap praktik-praktik kekuasaan yang merusak, serta mengajak masyarakat untuk terus mengawal arah pembangunan nasional
Moral Ekologi Sulawesi Barat (Cerita-Cerita Kearifan Lokal Dalam Membangun Kesadaran Lingkungan)
Buku Moral Ekologi Sulawesi Barat menghadirkan rangkaian cerita kearifan lokal yang menggambarkan bagaimana masyarakat Mandar menjaga hubungan harmonis dengan laut, tanah, hutan, serta seluruh unsur alam di sekitarnya. Melalui kisah-kisah ritual adat, larangan-larangan simbolik, serta nilai-nilai sosial yang diwariskan turun-temurun, buku ini menunjukkan bahwa konsep keberlanjutan sesungguhnya telah lama hidup dalam budaya lokal sebelum istilah sustainability populer digunakan. Setiap cerita menguraikan filosofi ekologis yang melekat dalam kehidupan masyarakat—mulai dari mappandesasi, tannam kelapa setelah khitan, hingga larangan kencing di laut—yang kesemuanya menanamkan rasa hormat, batas, dan tanggung jawab terhadap alam. Buku ini menjadi pengingat bahwa pemeliharaan lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga persoalan moral, spiritual, dan identitas budaya yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Barat
Ketahanan Keluarga Orang Tua Tunggal Berbasis AI-Qur'an
Buku Ketahanan Keluarga Orang Tua Tunggal Berbasis Al-Qur’an membahas secara komprehensif dinamika, tantangan, dan potensi ketahanan keluarga yang dipimpin oleh orang tua tunggal melalui perspektif akademik dan nilai-nilai Al-Qur’an. Berangkat dari tingginya angka perceraian dan meningkatnya jumlah keluarga single parent di Indonesia, buku ini menegaskan bahwa struktur keluarga tunggal tidak selalu identik dengan kerentanan. Dengan pendekatan multidisipliner—meliputi teori keluarga, teori ketahanan keluarga, hingga teori orang tua tunggal—buku ini menyajikan analisis mendalam mengenai faktor yang melemahkan maupun menguatkan resiliensi keluarga. Penulis mengkaji konsep ketahanan personal, ketahanan internal keluarga, serta dukungan eksternal yang diperlukan dalam menghadapi tekanan psiko-sosial, stigma masyarakat, serta beban ganda yang dipikul orang tua tunggal.
Karya ini menawarkan perspektif Qur’ani dengan menghadirkan figur-figur single mother teladan yang diabadikan dalam Al-Qur’an, seperti Hannah, Maryam, ibu Nabi Musa, dan Hajar. Melalui kisah-kisah tersebut, buku ini menunjukkan bahwa spiritualitas, tawakkal, dan kemampuan adaptif merupakan katalis penting yang memungkinkan keluarga tunggal untuk bangkit dan mencapai kesejahteraan. Buku ini juga menyoroti peran nilai sakînah, mawaddah, rahmah, ketangguhan iman, dan dukungan sosial sebagai pondasi utama resiliensi. Dengan menggabungkan pendekatan konseptual dan normatif-religius, buku ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kajian ketahanan keluarga, terutama dalam konteks keluarga non-tradisional di era modern
FUTURECLASS: Merancang Kelas Masa Depan dengan STEAM dan Deep Learning
Buku FutureClass: Merancang Kelas Masa Depan dengan STEAM dan Deep Learning membahas paradigma baru pendidikan di era digital yang menuntut integrasi antara teknologi, kreativitas, dan nilai kemanusiaan. Melalui perpaduan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dan deep learning, buku ini menawarkan rancangan kelas masa depan yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pembelajaran bermakna. Penulis menyoroti pentingnya transformasi peran guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai pencipta pengalaman belajar, disertai pemanfaatan teknologi cerdas seperti AI, VR, dan AR untuk memperdalam pemahaman konseptual. Selain menguraikan karakteristik kelas masa depan, buku ini juga menyoroti tantangan implementasi, kesenjangan digital, serta pentingnya etika dan nilai spiritual dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, karya ini menjadi panduan strategis untuk mewujudkan pendidikan yang humanis, inovatif, dan relevan bagi generasi abad ke-21
Teka-Teki Takdir
Bahasa menjadi penghubung antara penulis dengan pembaca. Menulis cerpen merupakan sebuah produksi tulisan yang tergolong dalam karya fiksi. Begitu banyak warna perilaku yang terekam dalam jejak ingatan seorang anak manusia dan mungkin belum sempat tersampaikan dalam kata yang terukir indah sehingga bisa diungkap untuk menampakkan lika-liku kehidupan dalam ritme yang terhampar penuh suka maupun duka.
Buku kumpulan cerpen berjudul “Teka-Teki Takdir” ini memuat kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh beberapa anak manusia yang penuh imajinasi. Berisi sisi positif dari ungkapan rasa syukur bahwa keberadaan di muka bumi ini memiliki makna yang berpengaruh, baik untuk orang-orang terdekat maupun bagi lingkungan tumbuh kembang dalam studi atau dalam menemukan jati diri
Tradisi Ziarah Makam Sunan Gunung Jati Cirebon Jawa Barat
Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai pencarian yang memiliki kebenaran absolut, tetapi mencoba mencari makna di balik realitas yang terjadi pada peziarah makam Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, pada tahun 2016−2020. Melalui pemahaman penulis yang masih terbatas ini, mungkin terdapat perbedaan pandangan dari para pembaca, yang bisa saja disebabkan dari kekurangan maupun kelemahan dalam tulisan ini. Oleh karena itu, kritik dan saran membangun dari pembaca sangat diperlukan untuk memperbaiki tulisan ini, selain itu dibutuhkan pula penelitian yang lebih mendalam sebagai tindak lanjut penyempurnaan buku ini
Rumah dan Keberasingan
Home and Exile saya terjemahkan sebagai pengisi waktu kosong di tengah kesibukan yang seringkali bikin orang tidak waras. Melihat Chinua Achebe, bagi saya pribadi, sama halnya dengan melihat diri sendiri; identitas, mentalitas dan realitas objektif sebagai masyarakat yang mewarisi trauma penjajahan. Dan karena itulah saya pun merasa penting untuk membagikannya kepada khalayak.
Pastinya ada banyak kesalahan dan keluputan dalam proses menerjemahkan. Karena harus diakui, menerjemahkan karya-karya poskolonial tidaklah mudah. Ia bukan hanya pekerjaan menyalin satu bahasa ke dalam bahasa lain. Ada latar belakang historis, geografi, dan sosio-antropologis yang harus dipahami. Belum lagi muatan emosi dalam setiap pemilihan diksi yang harus dibayangkan sebagai strategi naratif. Dan itu semua akan hambar jika proses penerjemahan hanya berlangsung dalam level alih bahasa. Dan saya mohon maaf jika anda akan banyak menemukan kesalahan-kesalahan itu
Hidup Menurut Al-Quran
Buku Hidup Menurut Al-Quran merupakan panduan spritual dan praktis untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai dalam kehidpan islami menurut petunjuk Al-Quran. Dengan pendekatan yang integratif dan reflektif, buku ini membahas bagaimana setiap individu Muslim dapat menata visi, misi, dan integritas hidupnya sesuai tuntunan wahyu. Penulis menguraikan bahwa hidup yang dijalani seorang Muslim harus berlandaskan pada kesadaran diri, keimanan, serta nilai-nilai moral dan sosial yang dibimbing oleh Al-Qur`an, termasuk bagaimana menghadapi godaan hawa nafsu, mengelola emosi dan arogansi, serta menjadikan shalat sebagai poros utama dalam membangun integritas pribadi
Penginjilan Rasul Paulus: Eksposisi Makna Teks Kisah Para Rasul
Perintah agung Tuhan Yesus bagi orang percaya adalah pergi jadikanlah semua bangsa muridNya dan hidup sebagai saksi Kristus. Konteks kehidupan zaman para rasul dengan kehidupan saat ini memang sudah jauh berbeda tetapi kuasa dan karya Roh Kudus tetap sama bekerja bagi orang percaya. Lukas mencatat dalam kitab Kisah Para Rasul seorang yang bernama Paulus setelah pertobatannya adalah pemberita Injil yang sangat produktif baik di tengah bangsa Yahudi maupun non Yahudi. Paulus adalah seorang hamba Tuhan yang dipenuhi Roh Kudus sebagai misionaris, rasul, penginjil, guru, gembala, pendeta, teologi dan motivator yang berhasil dalam pelayanan.
Dalam membahas makna teks Kisah Para Rasul 17:16-34 secara eksposisi berdasarkan metode penafsiran hermeneutika yang alkitabiah, dengan cara menggali dan menerapkan prinsip-prinsip hermeneutika, agar teks yang dieksposisi dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah berdasarkan hasil eksposisi makna teks Kisah Para Rasul 17:16-34. Metode penginjilan yang tepat akan menolong para pemberita Injil dalam mengkomunikasikan Injil secara benar, tepat sasaran, dapat diterima menurut konteks budaya setempat seperti yang dilakukan oleh rasul Paulus dalam pelayanannya. Manusia yang hidup pada zaman ini diperhadapkan dengan berbagai dimensi kehidupan seperti dimensi budaya, agama, sosial, ekonomi politik serta berkembangnya ilmu pengetahuan teknologi dan informatika. Setelah melakukan eksplorasi baik dalam kitab Kisah Para Rasul maupun dalam suratan atau tulisan Paulus, secara implisit maupun eksplisit ada indikasi ditemukan beberapa metode yang Paulus gunakan dalam penginjilannya seperti metode: visitasi (per kunjungan), berkhotbah dan ceramah, kontekstualisasi, mengajar, penginjilan pribadi dan metode penginjilan massal. Hal yang paling akhir dari studi terhadap metode penginjilan Paulus, menunjukkan bahwa Paulus menggunakan metode berkhotbah dan ceramah serta kontekstual. Penerapan penginjilan kontekstual secara terpadu dengan menggabungkan metode berkhotbah dan ceramah dengan cara Adaptasi budaya Yunani yang umum khususnya melalui tulisan kepada “Allah yang tidak dikenal” secara komprehensif dalam kegiatan penginjilannya kepada orang-orang kafir di Atena berdasarkan makna teks Kisah Para Rasul 17:16-34 dalam sidang Areopagus di hadapan para filsafat Epikuros dan Stoa. Respons dari para pendengarnya ditanggapi secara beragam ada yang menolak, menunda dan juga ada yang menerima untuk percaya kepada Allah yang benar seperti yang diberitakan oleh Paulus
Ketekunan dan Kebaikan Hati : Kisah Inspiratif Lionel Messi dalam Perspektif Pendidikan Islam
Buku yang berjudul "Ketekunan dan Kebaikan Hati: Kisah Inspiratif Lionel Messi dalam Perspektif Pendidikan Islam" ini hadir sebagai sebuah upaya untuk menggali lebih dalam nilai-nilai ketekunan dan kebaikan hati yang dapat diambil dari sosok Lionel Messi, salah satu atlet sepak bola terhebat di dunia. Melalui buku ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam konteks pendidikan Islam.
Dalam kehidupan yang semakin kompetitif ini, ketekunan merupakan salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan. Lionel Messi, yang lahir di Rosario, Argentina, menunjukkan kepada kita bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah, impian yang besar pun bisa tercapai. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah kesehatan di masa kecil, Messi tidak pernah menyerah. Ia terus berlatih, berusaha keras, dan menunjukkan bahwa ketekunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga mencakup sikap mental yang kuat dan pantang putus asa.
Selain ketekunan, kebaikan hati juga menjadi aspek yang tak terpisahkan dari kehidupan Messi. Ia dikenal tidak hanya sebagai pemain yang berbakat, tetapi juga sebagai sosok yang dermawan, penuh perhatian, dan peduli terhadap sesama. Melalui berbagai kegiatan sosial dan amal yang dilakukannya, Messi menunjukkan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari prestasi di lapangan, tetapi juga dari dampak positif yang dapat diberikan kepada masyarakat. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam konteks pendidikan Islam, yang menekankan pentingnya akhlak mulia dan kasih sayang kepada sesama