Jurnal Mitra Kesehatan
Not a member yet
    155 research outputs found

    PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT RANTING SENGON (Falcataria moluccana) DENGAN PELARUT METANOL DAN N-HEKSANA

    Full text link
    Pendahuluan: Pohon Sengon (Falcataria moluccana) memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu terpenoid, steroid, flavonoid, fenolik, tanin, saponin yang berfungsi sebagai antibakteri. Antibakteri bersumber dari alam menjadi alternatif untuk pengobatan penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kulit ranting Sengon dengan pelarut n-heksana dan metanol terhadap Shigella dysentriae, Klebsiella pneumoniae, Escherichia coli, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, dan Proteus mirabilis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Kirby Bauer dengan konsentrasi ekstrak 9%, 9,5%, 10%, 10,5% dan 11%. Hasil: Hasil ekstrak kulit ranting Sengon menunjukkan adanya zona bening dengan konsentrasi efektif yaitu 11% terhadap Shigella dysentriae (4 mm), Escherichia coli (1,7 mm), Salmonella typhi (3,3 mm). Sedangkan ekstrak kulit ranting Sengon dengan pelarut n-heksana terhadap Proteus mirabillis (2,7 mm). Kesimpulan: Ekstrak kulit ranting Sengon dengan pelarut metanol dan n-heksana memiliki aktivitas antibakteri terhadap Shigella dysentriae, Escherichia coli, Salmonella typhi, dan Proteus mirabilis

    PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) DALAM MEMANTAU INSIDEN HIPERTENSI: TELAAH JURNAL

    Full text link
    Pendahuluan: Rekam Medis Elektronik (RME) mulai diterapkan di pelayanan kesehatan untuk mendeteksi dan memonitoring suatu penyakit dan  perlu dikembangkan secara luas. Peningkatan kualitas kesehatan menjadi outcome dari pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Memberikan gambaran hasil telaah jurnal tentang pengembangan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) untuk memantau insiden Hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode telaah jurnal dari online database : J-Stors, Science Direct, Clinical Key dan Pro-Quest dengan kata kunci Nursing Informatics, Electronic Health Record, Hypertension, Monitoring Hypertension, Monitoring Blood Pressure Hasil: Dari hasil telaah 10 jurnal pilihan, disimpulkan bahwa pemanfaatan RME bisa digunakan secara luas diantaranya  memonitoring penyakit hipertensi atau mendeteksi penyakit akibat hipertensi. Penggunaan fitur algoritma secara otomatis, penggunaan anotasi dan monitoring yang terhubung dengan tempat tinggal pasien adalah bagian dari pengembangan dan pemanfaatan system RME. Kesimpulan: Pemanfaatan RME bisa digunakan untuk memonitoring penyakit hipertensi, mendeteksi penyakit akibat hipertensi dan mencegah kejadian rehospitalisasi

    TERAPI HERBAL BAGI LANSIA DENGAN HIPERTENSI

    Full text link
    Pendahuluan: Angka kejadian hipertensi pada lanjut usia di Indonesia menjadi salah satu penyebab penurunan kualitas hidup dan berkontribusi tinggi dalam peningkatan kebutuhan akan pelayanan kesehatan. Pemanfaatan terapi herbal bagi lansia dengan hipertensi dapat menjadi salah satu intervensi yang dapat diberikan oleh tenaga kesehatan. Metode Penulisan artikel ini menggunakan teknik studi literatur untuk merangkum beberapa terapi herbal yang dapat dipergunakan bagi lansia yang mengalami hiperensi. Hasil: Hasil yang ditemukan antara lain beberapa tanaman herbal yang dapat ditemukan di Indonesia sudah teruji memiliki efek positif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Kesimpulan: Perhatian pemerintah terhadap pemanfaatan tanaman herbal di Indonesia diketahui cukup tinggi, hal ini terlihat dari cukup banyaknya peraturan yang mengatur tentang penggunaan tanaman herbal dalam aktivitas promotif, preventif, rehabilitatif, maupun kuratif pada lansia khususnya yang mengalami hipertensi

    PEDIKULOSIS ANAK DI SALAH SATU PERUMAHAN DI BEKASI

    Full text link
    Pendahuluan: Pedikulosis adalah iritasi kulit yang disebabkan oleh spesies kutu rambut Pediculus capitis. Pediculus capitis menyerang anak terutama di lingkungan yang padat dan akibat aktivitas bermain bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian pediculosis capitis di salah satu perumahan di Bekasi. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain crossectional. Pemeriksaan kutu rambut dilakukan pada 44 responden anak-anak pada rentang usia 3-12tahun. Penelitian dilakukan pada 10-15 Februari 2019 di salah satu perumahan di Cibitung Bekasi. Hasil: Hasil penelitian mengenai pedikulosis pada anak usia 3-12 tahun yang positif mengalami kejadian pedikulosis yaitu 28 anak perempuan dengan persentase 85% dari 33 anak perempuan dan 4 anak laki-laki dari 11 anak laki-laki dengan persentase 36%. Kesimpulan: Kejadian pedikulosis lebih tinggi dialami oleh anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki karena berkaitan dengan faktor resiko seperti jenis rambut, penggunaan handuk secara bersama, penggunaan sampo saat keramas, riwayat keluarga mengalami kutu rambut, rutinitas mengganti sprei tempat tidur seminggu sekali, tidur ditempat tidur secara bersama, menggunakan sisir bersama dan penggunaan aksesoris secara bersama

    JURNAL REFLEKTIF SEBAGAI JEMBATAN GAP DUNIA PENDIDIKAN DAN PRAKTIK KLINIS KEPERAWATAN

    Full text link
    Pendahuluan: Adanya gap antara dunia akademik dan praktik klinis keperawatan  menjadi tantangan bagi dunia keperawatan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas di dunia kerja. Oleh sebab itu, perlu suatu strategi untuk menjembatani gap dunia akademis dan klinis khususnya keperawatan. Metode: Studi ini menggunakan metode simple narrative literature review. Pencarian artikel melalui online database ScieneDirect, Proquest, dan Google scholar. Keta kunci yang digunakan meliputi: reflective practice, journal reflective, reflective writing, AND nursing. Artikel yang digunakan dalam bahasa Inggris dengan tidak ada batas tahun terbit. Hasil: Hasil studi menunjuukkan ketidaksesuaian praktik dengan standar dan kebaruan yang dipelajari di akademis, rancangan system pendidikan yang kurang relevan dengan kondisi di lapangan, serta supervisi dan perceptorship yang tidak sejalan. Jurnal reflektif memberikan berbagai manfaat meningkatkan perkembangan personal dan profesional baik mahasiswa maupun klinisi, meningkatkan kemampuan berfikir kritis, mensintesis dan menganalisis, meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Jurnal reflektif dapat dilakukan sebelum, saat, atau setelah pengalaman praktik. Kesimpulan: Dunia akademik dan praktik keperawatan sering menemukan berbagai gap yang dapat mengganggu kualitas dan profesionalitas dalam bekerja. Jurnal reflektif menjadi salah satu strategi untuk menjembatani gap antara dunia akademik dan praktik tersebut, sehingga keselarasan antara akademis dan praktis diharapkan dapat tercapai

    ASUPAN ZAT GIZI PADA IBU HAMIL ANEMIA DAN KADAR FERITIN RENDAH

    Full text link
    oai:ojs2.jmk.stikesmitrakeluarga.ac.id:article/2Pendahuluan: Pola konsumsi wanita di Indonesia pada umumnya mengandung zat besi kualitas rendah. Sumber bahan makan lebih banyak dari bahan sayuran dimana kadar zat besi pada sumber nabati diketahui memiliki kualitas besi yang rendah dan untuk penyerapan memerlukan bantuan zat pendorong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan asupan zat gizi pada ibu hamil berdasarkan kadar hemoglobin dan kadar feritin. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 71 ibu hamil. Pengumpulan data selama 2 bulan, September – Oktober 2012. Pemeriksaan Hemoglobin dilakukan dengan cara cyanmethemoglobin dan kadar besi dengan menggunakan metode HPLC. Hasil: Hasil yang diperoleh adalah 32,4% anemia dan 5,6% memiliki kadar feritin rendah. Berdasarkan analis pada kedua kondisi memiliki asupan energi rendah, yaitu 42% Angka Kecukupan Gizi (AKG). Asupan protein cukup sekitar 70% AKG dan 68% AKG. Aupan zat gizi mikro dibagi  menjadi dua bagian, vitamin E, vitamin C, tiamin, riboflavin, niasin, dan seng memiliki asupan yang rendah yaitu 20-50% AKG. Bagian lainnya, folat dan besi memiliki asupan sangat rendah yaitu <20% AKG. Kesimpulan: Asupan zat gizi pada ibu hamil anemia dan kadar feritin rendah memperlihatkan asupan yang rendah dibanding AKG. Disarankan ibu hamil dapat diberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang konsumsi makanan bergizi seimbang

    GAMBARAN PENGETAHUAN PARA IBU MENGENAI BORAKS DAN FORMALIN DI LINGKUNGAN PENGASINAN

    Full text link
    Pendahuluan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu – ibu terhadap boraks dan formalin yang terkandung didalam makanan sebagai bahan pengawet berbahaya. Metode: Lokasi penelitian berada di wilayah pengasinan, bekasi timur dengan sampel berjumlah 30 orang ibu. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2016. Desain penelitian menggunakkan analitik kuantitatif intervensi, pengumpulan dan pengolahan data secara manual berupa hasil scoring pengetahuan. Hasil: Dari 30 orang responden 62.5% memiliki pengetahuan cukup, 21,9% persen memiliki pengetahuan kurang dan sisanya memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai bahan pengawet berbahaya. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan sebanyak 20 (62,5%) responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang jajanan kebutuhan pokok yang mengandung bahan pengawet berbahaya dan masih ada pengetahuan yang kurang sebesar 21,9%

    KANDUNGAN HIDROKUINON PADA KRIM PEMUTIH WAJAH YANG DIJUAL DI KOTA BEKASI DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Visible

    Full text link
    Pendahuluan: Hidrokuinon sering disalahgunakan sebagai bahan pemutih pada kosmetika. Menurut peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019, hidrokuinon telah dilarang sebagai pemutih dalam kosmetika (BPOM RI, 2019).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar hidrokuinon pada krim pemutih wajah yang dijual di Kota Bekasi. Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian non eksperimental dan pengambilan sampel melalui metode purposive sampling. Analisis kualitatif dengan uji organoleptis dan uji warna dengan pereaksi FeCl3. Analisis kuantitatif dengan spektrofotometri UV-Visible. Hasil: Hidrokuionon memiliki panjang gelombang maksimum 294 nm. Hasil uji linearitas ditunjukan dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,9986, uji akurasi didapatkan nilai  perolehan kembali hidrokuinon sebesar 92,36% dan uji presisi dengan nilai RSD 1,69%. Hasil analisa menunjukkan bahwa dari 5 sampel terdapat 4 sampel positif mengandung hidrokuinon dengan rata-rata kadar yaitu pada sampel WL 5,25%, WC 1,29%, SC 3,59%, dan HM 1,45%. Kesimpulan: Berdasarkan data tersebut, dapat dikatakan 4 dari 5 sampel krim pemutih wajah mengandung  hidrokuinon yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan BPOM.

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW

    Full text link
    Pendahuluan: Lanjut usia merupakan tahap terakhir dari kehidupan, sehingga sangat mudah ditemui masalah kesehatan terutama tekanan darah tinggi yang sering ditemui oleh lansia. Tekanan darah tinggi merupakan masalah bagi lansia. Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan  global dan lokal karena disebut “silent killer” karena tekanan darah tinggi dapat berakibat fatal dan seringkali terjadi tanpa tanda atau gejala apapun. Salah satu penyebab meningkatnya jumlah penderita tekanan darah tinggi adalah karena ketidaktahuan lansia yang mengarah pada perilaku  tidak sehat, apalagi jika diet hipertensi tidak diikuti dengan benar. Metode: Dilakukannya penelitian ini dengan maksud tujuan dapat mengetahui apakah adanya hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan diit hipertensi pada individu lanjut usia. Metode penulisan terdiri dari beberapa artikel dengan tinjauan literatur tentang topik yang  dipilih oleh penulis. Basis data yang digunakan untuk mencari artikel  adalah Google Scholar dan Pubmed. Hasil: Tinjauan literatur sistematis dilakukan untuk mengidentifikasi penelitian yang  diterbitkan antara 2017 dan 2022 tentang hubungan pengetahuan dan kepatuhan diet hipertensi pada lansia. Beberapa peneliti telah menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mempengaruhi kepatuhan terhadap diit hipertensi pada lansia. Hasil: Dalam literature review yang dilakukan, penulis mengumpulkan 10 artikel yang menyebutkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet  pada lansia. Kesimpulan:  Berdasarkan 10 artikel dapat diketahui tingkat pengetahuan mempengaruhi kepatuhan diet hipertensi pada lansia

    ANALISA BAKTERIURIA ASIMTOMATIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PALEMBANG

    Full text link
    Pendahuluan: Lingkungan hiperglikemik pada pasien DM tipe 2 lebih mudah menyebabkan pasien mengalami berbagai infeksi, salah satunya adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). Tidak semua ISK menunjukkan gejala, ISK yang tidak menunjukkan gejala adalah ISK asimtomatik atau bakteriuria asimtomatik. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran bakteriuria asimtomatik pada penderita DM tipe 2 di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang berdasarkan umur, jenis kelamin dan glukosauria. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional dan metode pemeriksaan urinalisis dengan carik celup. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil: Dari 30 penderita DM tipe 2  didapatkan sebanyak 7 penderita (23,3%) positif bakteriuria asimtomatik. Dari 24 penderita DM tipe 2 yang berumur lebih dari 45 tahun yang diperiksa, sebanyak 6 penderita (25,0%) positif. Sedangkan dari 6 penderita DM tipe 2 yang berumur kurang dari 45 tahun yang diperiksa, sebanyak 1 penderita (16,7%) positif. Dari 8 penderita DM tipe 2 laki-laki yang diperiksa sebanyak 1 penderita (12,5%) positif. Sedangkan dari 22 penderita DM tipe 2 perempuan yang diperiksa, sebanyak 6 penderita (27,3%) positif. Dari 13 glukosauria positif, sebanyak 5 penderita (38,5%) positif. Sedangkan dari 17 glukosauria negatif sebanyak 2 penderita (11,8%) positif. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa 7 dari 30 penderita DM tipe 2 di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengalami bakteriuria asimtomatik

    142

    full texts

    155

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mitra Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇