Publikasi Universitas Mercu Buana
Not a member yet
7303 research outputs found
Sort by
Performance of Diesel Particulate Filter (DPF) in reducing exhaust gas opacity in diesel engines
This research aims to determine the performance of the Diesel Particulate Filter (DPF) in reducing exhaust gas opacity, smoke temperature and noise levels on the 1997 Isuzu Panther. The DPF used in this research is made of copper and stainless steel with a metallic honeycomb model. This experimental study involved installing a DPF on a standard diesel vehicle exhaust system and measuring exhaust emissions, smoke temperature and noise levels. The measuring instrument used to test the opacity and temperature of the exhaust gas is a smoke opacity meter based on the SAE-J1667 test procedure (snap acceleration test procedure). Meanwhile, to test the noise level, a sound level meter based on ISO/FDIS 5130:2006 (E) standard was used. Tests were carried out under various conditions including standard exhaust testing (Non-DPF), standard exhaust with DPF (DPF), DPF with 50 gram stainless steel material (DPF + SS50), DPF with 100 gram stainless steel material (DPF + SS100), and DPF made of 150 gram stainless steel (DPF + SS150). The test results showed that DPF had a significant effect on reducing exhaust opacity, smoke temperature and noise level of the 1997 Isuzu Panther. The greatest reduction in exhaust opacity, smoke temperature and noise level were produced by DPF + 150 gram stainless steel with exhaust opacity that could be reduced by 87, 1 ± 1.1%, smoke temperature of 43.2 ± 1.7%, and noise level of 15.2 ± 1.3%. These findings open up opportunities for the development of DPF technology that is more efficient in reducing diesel vehicle emissions, contribute to stricter emissions regulations, and support filter design innovation to improve air quality and reduce the negative impact of vehicles on the environment. In addition, the results of this research show that the use of DPF is in accordance with the diesel vehicle emission threshold regulations set in Indonesia
Improving Service Quality in a Tutoring Institutions using Fuzzy-Servqual
Quality improvement is a business strategy that emphasizes fulfilling consumer desires. This study aims to determine consumer needs, in this case students, as a reference for improving the business quality of tutoring institutions by using the Fuzzy-Servqual method to sort out service quality values that can be used to determine priority handling. The evaluation criteria are determined based on the five dimensions of the servqual model. Fuzzy-servqual is applied to get the importance weight of each servqual model criterion. The dimension of physical evidence (tangibles) is a priority that needs to be evaluated, with a gap value of -0.08. The top priority is Availability of Green Areas -0.51, followed by Completeness, comfort and cleanliness of the library -0.44, and Comfort, cleanliness and safety of study rooms -0.24. The conclusion obtained is that the application of Fuzzy Servqual can be applied to measure the quality of service in a tutoring institution based on predetermined indicators. Future research should adopt a more comprehensive approach by considering various perspectives for a thorough understanding of improving the quality of services in tutoring institution
Analisa Pengaruh Kualitas Batubara Terhadap Efisiensi Boiler Menggunakan Metode Statistical Process Control di Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas batubara terhadap efisiensi pembakaran pada Boiler Unit 4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap serta mengevaluasi strategi pencampuran batubara dari berbagai pemasok. Parameter kualitas yang diamati meliputi kadar air total, kadar air inherent, kadar abu, zat terbang, karbon tetap, total sulfur, dan nilai kalor. Variasi kualitas batubara diidentifikasi menggunakan metode Statistical Process Control untuk mengetahui keterkaitannya dengan kinerja boiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air total, total sulfur, dan nilai kalor merupakan faktor yang paling memengaruhi efisiensi, dengan rata-rata efisiensi aktual hanya 83,96%. Simulasi pencampuran batubara dengan proporsi pemasok tertentu dapat meningkatkan efisiensi hingga 88,00% dengan tetap memenuhi spesifikasi kualitas. Analisis lebih lanjut menggunakan pendekatan 5W+1H mengungkap faktor penyebab lain yang berasal dari aspek manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencampuran batubara efektif untuk meningkatkan efisiensi, yaitu dari 3 supplier dengan proporsi masing-masing 30%, 40%, dan 30% namun perlu didukung pemilihan pemasok dengan kualitas lebih baik dan pengendalian mutu yang ketat. Usulan perbaikan yang diberikan adalah pembuatan standar operasional mengenai strategi blending, mengembangkan progam pelatihan bagi operator dalam menghadapi variasi kualitas batu bara, dan investasi infrastruktur penyimpanan tertutup batu bara agar kualitasnya lebih terjaga
Strategi Persiapan Inovasi Mobilitas Bus Antar Jemput dengan Metode JKK: Uji Coba Bisnis Baru dalam Proyek ABC-Shuttle Service
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi persiapan menggunakan metode Ji-Kotei Kanketsu (JKK). Proyek ini berfokus pada layanan bus antar jemput karyawan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan memberikan alternatif transportasi yang nyaman dan handal. Strategi persiapan menggunakan metode JKK, dengan fokus pada identifikasi kebutuhan pasar, perencanaan rute optimal, pengadaan armada tepat, dan pengembangan aplikasi mobile yang user-friendly. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa persiapan yang matang dengan metode JKK sangat penting dalam memastikan keberhasilan implementasi inovasi mobilitas. Hasil ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan solusi transportasi publik yang lebih baik di Jakarta dan kota-kota besar lainnya
Sistem Kendali Fuzzy Logic untuk Kestabilan pH dan EC Nutrisi Pada Hidroponik
Bidang pertanian adalah salah satu bidang yang berkembang pesat saat ini salah satunya yaitu metode tanam hidroponik yang sangat cocok dilakukan di lahan yang minim. Nilai pH dan nutrisi air harus dijaga pada metode tanam hidroponik karena sangat mempengaruhi pada pertumbuhan dan kualitas tanaman, sehingga dibutuhkan sebuah sistem untuk menjaga kestabilan nilai pH dan nutrisi tersebut. Dalam penelitian ini mengimplementasikan sistem kendali untuk menjaga kestabilan nilai pH dan EC Nutrisi pada hidroponik menggunakan fuzzy logic dan IoT. Terdapat 2 buah sensor yang digunakan diantaranya sensor pH dan sensor TDS yang diletakkan di tangki hidroponik, 3 buah solenoid valve sebagai aktuator, dan monitoring sistem menggunakan metode IoT dengan aplikasi Blynk. Fuzzy logic yang diterapkan pada sistem ini digunakan sebagai program untuk mengendalikan aktuator dalam mengalirkan pH up, pH down, dan AB Mix ke dalam tangki hidroponik. Dari hasil pengujian yang dilakukan menggunakan metode fuzzy logic menghasilkan nilai pH dan EC cukup stabil dikarenakan setiap 12 jam kadar pH dan EC (ppm) selalu mendekati set point. Nilai pH yang didapat bernilai 7 dengan akurasi 99% dan EC bernilai 1050 dengan akurasi sebesar 98,7%. Penggunaan metode IoT dapat dikatakan efektif dikarenakan proses monitoring dapat dilakukan secara real time melalui tampilan di smartphone
Perancangan Prototype Monitoring PH Dan Level Air Pada Proses Anodizing Dengan Menggunakan Fuzzy Logic
Abstrak—Anodizing aluminium adalah suatu tindakan pencegahan korosi pada aluminium dengan menggunakan metode elektrokimia untuk mengubah aluminium menjadi oksida aluminium (Al2O3) pada permukaan yang akan dilapisi. Proses anodizing sering terjadi pengurangan volume air yang cukup cepat karena proses pemanasan tangki, selama Berkurangnya volume cairan pada tangki dapat menyebabkan perubahan tingkat pH. Turunnya tingkat pH ini dapat mempengaruhi hasil coloring kurang menempel dan sealing tidak sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat yang dapat memonitoring level air dan pH dengan menggunakan fuzzy logic berbasis arduino.penelitian ini dimulai dengan membuat sebuah prototipe yang terdiri dari sensor pH dan sensor ultrasonik yang berfungsi sebagai input. Buzzer , pompa motor dc, dan web data base yang berfungsi sebagai output. Hasil penelitian ini didapat dari percobaan yang dilakukan sebanyak 27 kali dengan jumlah 9 kondisi. Hasil percobaan menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan stabil. Lebih lanjut, terdapat eror pada penghitungan fuzzy yang relatif rendah. Hasil fuzzy yang didapatkan dari penghitungan matlab dan arduino memiliki nilai eror yang cukup kecil yaitu rata – rata buzzer 0.53 % dan pompa motor 0.08 %. Begitu juga pada perbandingan penghitungan antara matlab dengan manual tingkat nilai rata – rata eror cukup rendah yaitu rata – rata buzzer 2.17 % dan pompa motor 1.50 %.Kata kunci : monitoring level air dan pH, fuzzy logic, anodizing
Analisis Perbandingan Panel Surya P-Type dan N-Type untuk PLTS Atap Pabrik Karton Menggunakan PVsyst
Pembangkit Listrik Tenaga Surya atap semakin banyak digunakan di sektor industri sebagai alternatif energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap jaringan listrik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja panel surya P-Type dan N-Type pada sistem pembangkit listrik tenaga surya yang terhubung ke jaringan di sebuah pabrik karton di Kabupaten Tangerang. Analisis dilakukan berdasarkan simulasi menggunakan perangkat lunak PVsyst dengan mempertimbangkan produksi energi, kerugian energi, serta kelayakan ekonomi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa panel surya N-Type menghasilkan energi tahunan sebesar 547.063 kWh, lebih tinggi dibandingkan panel surya P-Type yang mencapai 523.446 kWh. Rasio produksi spesifik panel surya N-Type adalah 1.443 kWh/kWp/tahun dengan performance ratio 82,20%, sedangkan panel surya P-Type mencapai 1.379 kWh/kWp/tahun dengan performance ratio 78,5%. Kerugian energi pada panel surya N-Type tercatat 78.565,36 kWh lebh rendah dibandingkan panel surya P-Type sebesar 97.194,36 kWh. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa panel surya N-Type memiliki Levelized Cost of Energy (LCOE) sebesar 558,298 Rupiah per kWh, lebih rendah dibandingkan panel surya P-Type sebesar 682,46 Rupiah per kWh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa panel surya N-Type lebih unggul dalam hal efisiensi energi dan stabilitas kinerja dalam jangka panjang, sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih optimal untuk sistem pembangkit listrik tenaga surya atap di pabrik Karton
Analisis Pengaruh Kapasitor Bank Pada Jaringan IEEE 34 Dengan Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan kapasitor Bank pada jaringan distribusi model IEEE 34 Node dengan menggunakan metode Newton Raphson dan Fast Decoupled. Ada nya peningkatan kebutuhan listrik yang signifikan sering kali menyebabkan penurunan tegangan dan rugi-rugi daya pada sistem distribusi radial. Salah satu solusi efektif untuk mengatasi masalah ini adalah penggunaan kapasitor Bank guna memperbaiki faktor daya dan mengurangi kerugian daya. Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled digunakan untuk mengevaluasi aliran daya pada jaringan distribusi radial dengan beban yang sensitif terhadap tegangan.Penambahan kapasitor Bank terbukti mampu meningkatkan kualitas daya pada jaringan distribusi dengan mengurangi penurunan tegangan rugi-rugi daya dan peningkatan power faktor. Pada penelitian ini pengaruh penggunaan kapasitor Bank dalam jaringan IEEE 34 memiliki dampak terhadap peningkatan nilai power factor, dengan perbandingan nilai rata-rata pada metode Newton Raphson 68.607% menjadi 88.801%, dan nilai rata-rata metode Fast Decoupled 57.041% menjadi 95.485%.Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled sama-sama efektif dalam mengoptimalkan kinerja jaringan distribusi. Namun, metode Fast Decoupled memiliki keunggulan dalam hal kecepatan komputasi, menjadikannya lebih sesuai untuk analisis sistem distribusi yang kompleks. Dengan pilihan metode Fast Decoupled terlihat lebih efisien dengan nilai rata-rata 95.485% untuk sistem yang besar dengan beban yang sebagian besar linier dan stabil. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pengaruh kapasitor Bank terhadap kualitas daya pada jaringan distribusi serta memberikan panduan bagi pengelola jaringan listrik untuk meningkatkan efisiensi operasional
Prototype Semi Auto Matic Pelindung Rumput Laut Dari Hujan Berbasis Iot Menggunakan Solar Panel
Salah satu jenis pengontrol yang paling banyak digunakan di dunia industri berbasis Internet of Things untuk melindungi rumput laut dari hujan dengan menggunakan panel surya. Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan yang berlangsung pada bulan November hingga Maret, dan musim kemarau yang berlangsung pada bulan April hingga Oktober. Namun saat bumi memasuki fase pemanasan global saat ini, perubahan cuaca yang tidak menentu menyebabkan perubahan musim yang tidak menentu. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dibuat perancangan alat yang berjudul “Internet of Things Melindungi Rumput Laut dari Hujan Berbasis Iot Menggunakan Panel Surya”. Alat ini memiliki beberapa bagian, antara lain Nodemcu (Esp 8266) yang menjalankan mikrokontroler. dan juga terkoneksi dengan internet. Ini juga menampilkan angka, huruf, dan simbol pada LCD. Kabel jumper menghubungkan dua titik atau lebih dan juga dapat menghubungkan dua komponen elektronik. Panel surya mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik, mendorong atau memutar benda dengan kontrol yang presisi (Motor Servo). Papan proyek berfungsi sebagai dasar untuk konstruksi dan prototipe sirkuit elektronik. Baterai menyimpan daya listrik yang akan dibutuhkan charge (Scc).Nilai sensor hujan akan ditampilkan menggunakan alat ini.Pembuatan alat yang dapat melindungi rumput laut dari hujan adalah tujuan dari tugas akhir ini.Pengendalian Hal ini dilakukan untuk membuat alat yang bisa otomatis menutup dan membuka saat hujan
Empirical Evidence on the Mediating Role of Attitude Between Environmental Concern and Perceived Usefulness toward Electric Motorcycles Adoption Intentions Among Female Gen Z
The global reliance on fossil fuels has intensified the energy crisis and worsened urban air pollution, creating an urgent need for sustainable transportation solutions. Electric motorcycles offer a promising alternative, especially in Indonesia where motorcycle use is widespread. This study investigates the influence of environmental concern and perceived usefulness on the intention of female Gen Z consumers to adopt SELIS electric motorcycles, with attitude toward electric motorcycles as a mediating variable. Data were collected through a structured online questionnaire using purposive sampling and analyzed with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS. The findings reveal that both environmental concern and perceived usefulness significantly enhance intention to use, while also shaping favorable attitudes toward electric motorcycles. Attitude itself exerts a strong positive influence on intention and mediates the relationships between the independent variables and intention. These results highlight that adoption decisions are driven not only by ecological awareness but also by functional value, with attitude reinforcing this effect. The study concludes that strategies integrating sustainability messages with practical benefits are essential to encourage wider adoption of electric motorcycles among female Gen Z consumers