Health Information : Jurnal Penelitian
Not a member yet
    657 research outputs found

    Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Prevalensi Gangguan Muskuloskeletal di antara Penyedia Layanan Kesehatan Gigi

    Get PDF
    The health of pregnant women is a vital aspect in the maintenance of maternal well-being and fetal development. Adequate nutrition during pregnancy has a significant impact on the health of both the mother and the baby to be born. Although proper nutrition information during pregnancy is essential, many pregnant women still face challenges in understanding and practicing healthy nutrition behaviors. In an effort to address this issue, the Electronic Food for Pregnancy (E-FoCy) application was designed as a tool that aims to provide easily accessible nutritional in-formation and guide pregnant women in maintaining a healthy diet. This research outlines the design and development of the E-FoCy app with a focus on its influence on the nutritional behavior of pregnant women. The app offers a variety of features, including meal plans tailored to individual nutritional needs, reminders to consume important foods, and verified sources of nutritional information. The app development process included selecting and organizing appropriate nutrition content, designing an intuitive user interface, and testing the app's functionality. The results of the E-FoCy app design show that the app is easy to use and has the potential to influence the nutritional behavior of pregnant women. With easy access to appropriate nutrition information, customized meal plans, and reminders of important food consumption, this app can be a valuable tool in helping pregnant women maintain a healthy diet throughout pregnancy.Kesehatan ibu hamil adalah aspek vital dalam pemeliharaan kesejahteraan ibu dan perkembangan janin. Gizi yang mencukupi selama kehamilan memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan ibu dan bayi yang akan lahir. Meskipun informasi gizi yang tepat selama kehamilan sangat penting, banyak ibu hamil masih menghadapi tantangan dalam memahami dan mempraktikkan perilaku gizi yang sehat. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, aplikasi Electronic Food for Pregnancy (E-FoCy) dirancang sebagai alat yang bertujuan untuk memberikan informasi gizi yang mudah diakses dan membimbing ibu hamil dalam menjaga pola makan yang sehat. Penelitian ini menguraikan perancangan dan pembangunan aplikasi E-FoCy dengan fokus pada pengaruhnya terhadap perilaku gizi ibu hamil. Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur, termasuk rencana makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi individu, pengingat konsumsi makanan penting, serta sumber informasi gizi yang terverifikasi. Proses pengembangan aplikasi ini mencakup pemilihan dan penyusunan konten gizi yang tepat, perancangan antarmuka pengguna yang intuitif, serta pengujian fungsionalitas aplikasi. Hasil dari rancang bangun aplikasi E-FoCy menunjukkan aplikasi yang mudah digunakan dan berpotensi memengaruhi perilaku gizi ibu hamil. Dengan akses yang mudah ke informasi gizi yang tepat, rencana makanan yang disesuaikan, dan pengingat konsumsi makanan penting, aplikasi ini dapat menjadi alat berharga dalam membantu ibu hamil menjaga pola makan yang sehat selama masa kehamilan

    Presentasi Klinis dan Faktor Prediktor Mortalitas Pasien Tetanus

    Get PDF
    Tetanus is an infection that causes spasms of the jaw and neck muscles due to Clostridium tetani. The prevalence of tetanus is high in low-resource countries, with mortality reaching 20-45%. Neonatal tetanus remains a problem in developing countries. Identification of predictors of tetanus mortality including leukocytes and electrolytes, is important for improved management of adult patients at high risk of mortality. This study aimed to examine the relationship between leukocyte and electrolyte levels and mortality of tetanus patients at PKU Muhammadiyah Surakarta Hospital. This research is a correlation study with a cross sectional design involving 37 respondents (30 men and 7 women) who are tetanus patients recorded in the medical records. The average age of respondents is 56, percentage 43.2% of respondents died while the percentage of respondents improved was 51.4%, the percentage of respondents with normal leukocyte numbers and died was 17.1% while the abnormal leukocyte numbers were 28.6%, the percentage of respondents with normal sodium levels and died was 50% the same as the percentage of respondents with abnormal sodium levels who died, meanwhile respondents with normal potassium levels and died were 29.4% and respondents with abnormal potassium levels and died were 70.6%.Tetanus adalah infeksi yang menyebabkan kejang otot rahang dan leher akibat Clostridium tetani. Prevalensi tetanus tinggi di negara dengan sumber daya rendah, dengan mortalitas mencapai 20-45%. Tetanus neonatal masih menjadi masalah di negara berkembang. Identifikasi faktor prediktor mortalitas tetanus termasuk leukosit dan elektrolit, penting untuk peningkatan manajemen pasien dewasa dengan risiko kematian yang tinggi. Studi ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara kadar leukosit dan elektrolit dengan mortalitas pasien tetanus di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan desain cross sectional dengan melibatkan 37 responden (30 laki-laki 7 perempuan) yang merupakan pasien tetanus yang tercatat di rekam medis.  Rata-rata usia responden adalah 56, persentase responden meninggal 43,2% sedangkan persentasae responden membaik 51,4%, persentase responden dengan angka leukosit normal dan meninggal 17,1% sedangkan angka leukosit tidak normal 28,6%, persentase responden dengan kadar natrium normal dan meninggal sejumlah 50% sama dengan persentase responden dengan kadar natrium tidak normal yang meninggal, sementara itu responden dengan kadar kalium normal dan meninggal sejumlah 29,4% dan responden dengan kadar kalium tidak normal dan meninggal sejumlah 70,6%

    Studi penerapan komunikasi terapeutik oleh perawat hubungannya dengan kemampuan kontrol halusinasi pada pasien isolasi menarik diri di ruang rawat inap rumah sakit jiwa Kendari tahun 2012

    No full text
    Studi penerapan komunikasi terapeutik oleh perawat hubungannya dengan kemampuan kontrol halusinasi pada pasien isolasi menarik diri di ruang rawat inap rumah sakit jiwa Kendari tahun 201

    Hubungan tingkat pendidikan masyarakat dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas di desa Wawatu kecamatan Moramo Utara kabupaten Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggara

    No full text
    Hubungan tingkat pendidikan masyarakat dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas di desa Wawatu kecamatan Moramo Utara kabupaten Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggar

    Faktor-Faktor Penghambat dalam Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3): Systematic Literature Review

    Get PDF
    Occupational safety and health (OSH) are an important health issue that requires attention, both from the government and business owners to their workers. One of the main causes of work accidents is the low awareness of the importance of implementing OHS in the workplace. SMK3 must be implemented for companies, especially companies that have a high risk of work accidents and have a workforce of more than 100 people. The method in this study uses a systematic review method of previous research results. The results showed that the Occupational Health Safety Management System (SMK3) is an important role in overcoming inhibiting factors and part of the management of a company that focuses on protecting occupational safety and health (K3) for workers. With the aim of increasing the effectiveness of OHS protection, preventing and minimizing the incidence of work accidents and occupational diseases, and creating a safe, comfortable and efficient workplace. However, in this case there are several factors that hinder the implementation of SMK3, including financing, weak law enforcement, lack of awareness from workers, and lack of education about occupational safety and health in the form of counseling, training or providing information in the form of pocket books or posters.Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan sebuah masalah kesehatan yang penting dan memerlukan perhatian, baik dari pemerintah dan juga para pelaku pemilik usaha terhadap para pekerjanya. Salah satu penyebab utama dari kecelakaan kerja adalah rendahnya kesadaran mengenai pentingnya penerapan K3 di tempat kerja. SMK3 wajib diterapkan bagi Perusahaan, khususnya Perusahaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan memiliki tenaga kerja lebih dari 100 orang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode systematic review dari hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan sebuah peran penting dalam mengatasi faktor-faktor penghambat dan bagian dari manajemen suatu perusahaan yang berfokus pada perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk para tenaga pekerja. Dengan memiliki tujuan meningkatkan efektifitas pada perlindungan K3, mencegah dan meminimalisir kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien. Namun dalam hal ini terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pengimplementasian SMK3 diantaranya dari segi pembiayaan, lemahnya penegakan hukum, kurang sadarnya dari para pekerja, serta kurangnya pendidikan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja baik dalam bentuk&nbsp

    Optimalisasi Komunikasi Interpersonal Dokter dan Pasien: Studi terhadap Kepuasan Pasien dengan Pendekatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

    Get PDF
    Komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien sangatlah penting dalam melakukan promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh komunikasi interpersonal dokter dan pasien terhadap kepuasan pasien dengan pendekatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan menggunakan artikel jurnal yang penerbitannya kurang dari 10 tahun dan tersedia di database online Google Scholar. Hasilnya didapatkan adanya hubungan antara komunikasi yang diberikan tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Adanya upaya K3RS sebagai pencegahan, peningkatan mutu kualitas rumah sakit, pengobatan, serta pemulihan. Kepuasan pasien sangat berhubungan dengan K3RS karena pasien dan pendamping pasien yang dijaga kesehatan dan keselamatannya selama di rumah sakit akan merasa nyaman, dan percaya terhadap rumah sakit ataupun tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Kepuasan pasien juga mempengaruhi mutu layanan kesehatan.Interpersonal communication between doctors and patients is very important in conducting health promotion. This study aims to understand the effect of interpersonal communication between doctors and patients on patient satisfaction with an occupational safety and health (K3) approach. This study uses a systematic review method using journal articles published less than 10 years and available in the Google Scholar online database. The results showed that there was a relationship between communication provided by health workers and patient satisfaction with the services provided. The existence of K3RS efforts as prevention, quality improvement of hospital quality, treatment, and recovery. Patient satisfaction is closely related to K3RS because patients and patient companions who are kept healthy and safe while in the hospital will feel comfortable, and trust the hospital or health workers in the hospital. Patient satisfaction also affects the quality of health services

    Preliminary Report on the Antioxidant Activity of Ethanol Fraction of Itch Leaves (Laportea Decumman) Using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl Method

    No full text
    Laportea decumana yang biasa disebut oleh masyarakat sebagai daun gatal sudah secara turun-temurun digunakan oleh masyarakat Papua sebagai obat antinyeri (WHO, 2009). Di dalam tubuh sendiri terdapat mekanisme antioksidan atau antirdikal bebas (Dyatmiko dkk., 2000), yang berfungsi melindungi tubuh terhadap serangan radikal bebas, yang dibentuk oleh beberapa enzim antioksidan dalam tubuh seperti superoksida dismutase, katalase dan glutasion peroksidase, pada hasil uji skrining fitokimia, daun gatal mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, tanin, glikosida dan steroid/triterpenoid (Simaremare, 2014; Hestiningtyas, dkk 2019). kategori IC50 yang baik adalah kurang dari 50-100 µg/mL. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas antioksidan fraksi etanol tanaman daun gatal (Laportea decumana) menggunakan  metode DPPH. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode DPPH dengan menggunakan tingkat kepolaran yang berbeda yaitu menggunakan N-Heksan, Etil Asetat, Air serta Vitamin C (sebagai control positif) dengan 3x replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai IC50 di bawah kontrol positif  (Vitamin C sebesar 58,24 µg/mL) dimana frakasi N-heksan sebesar 5.030 µg/mL, fraksi etil asetat 5.969 µg/mL dan fraksi air 7.870 µg/mL. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketiga fraksi tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang lemah jika dibandingkan dengan control positif

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Anemia Dan Tablet Fe Dengan Media Whatsapp Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura

    Get PDF
    Anemia terjadi pada ibu hamil karena berbagai alasan, seperti asupan nutrisi yang tidak memadai, infeksi penyakit, pekerjaan, pendidikan, ekonomi, pola makan, status sosial dan geografis yang buruk serta kurangnya asupan zat besi seperti tablet Fe pada masa kehamilan. Pemerintah telah menerapkan upaya memberikan tablet Fe kepada ibu hamil selama kehamilan setidaknya 90 tablet sebagai upaya mencegah anemia pada kehamilan. Tingkat pengetahuan yang rendah di antara ibu hamil memiliki dampak yang signifikan pada bagaimana mereka merawat dan menjaga diri mereka sendiri selama kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang anemia dan tablet Fe dengan media whatsapp untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kartasura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif metode Pre Eksperimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kartasura berjumlah 50 responden yang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat berbentuk hasil uji normalitas data di uji dengan shapiro-wilk dan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil dari perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test, nilai Z yang didapat sebesar -4.787 dengan p value (asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 di mana kurang dari batas kritis penelitian sebesar 0,05 (0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara pre test dan post test pengetahuan ibu hamil.Anemia occurs in pregnant women for various reasons, such as inadequate nutritional intake, disease infections, employment, education, economy, diet, poor social and geographical status and lack of iron intake such as Fe tablets during pregnancy. The government has implemented efforts to give Fe tablets to pregnant women during pregnancy at least 90 tablets as an effort to prevent anemia in pregnancy. Low levels of knowledge among pregnant women have a significant impact on how they care for and take care of themselves during pregnancy. The purpose of this study was to determine the influence of health education about anemia and Fe tablets with whatsapp media to increase knowledge in pregnant women in the kartasura health center work area. This research uses a type of quantitative research pre-experimental method with One-Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study was pregnant women in the Kartasura Health Center work area totaling 50 respondents taken by accidental sampling technique. Data processing using univariate and bivariate analysis in the form of data normality test results in tests with shapiro-wilk and with the Wilcoxon Signed Rank Test. As a result of the calculation of the Wilcoxon Signed Rank Test, the Z value obtained is -4,787 with a p value (asymp. Sig 2 tailed) of 0.000 where less than the critical limit of research of 0.05 (0.000 < 0.05 which means there is a significant difference between pre test and post test knowledge of pregnant women.

    Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi pria pada Penggunaan Alat Kontraspesi: Penelitian Observasional

    Get PDF
    The population growth rate in Indonesia is still high and the Family Planning program continues to be promoted. As an effort to strengthen participation in the Family Planning program, it is necessary to involve men in promotion and education. This study aims to examine factors related to men's participation in using contraception. The study was conducted in Gunung Mulia Village with a total of 54 male respondents selected using purposive sampling technique from a population of 425 fertile couples. Data collection was done using a questionnaire instrument. Data analysis was performed using frequency distribution and statistical analysis with the Chi-square test. The results showed a statistical correlation between the variables of knowledge (p=0.000), education (p=0.000), patriarchal culture (p=0.000), and access to health services (p=0.000). There is a relationship between men's participation in using contraception and knowledge, education, patriarchal culture, and access to health services. Further research is needed by adding other factors that may be related to the use of contraception.Angka pertumbuhan penduduk di Indonesia masih tinggi dan program Keluarga Berencana terus digalakkan. Sebagai upaya penguatan partisipasi dalam program KB melibatkan pria dalam promosi dan edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor yang berhubungan dengan partisipasi pria dalam menggunakan alat kontrasepsi. Penelitian dilakukan di Desa Gunung Mulia dengan total responden sebanyak 54 pria yang dipilih dengan teknik purposive sampling dari populasi sejumlah 425 pasangan usia subur. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis statistik dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi statistik, variabel pengetahuan (p=0,000), pendidikan (p=0,000), budaya patriarki (p=0,000), dan akses layanan kesehatan (p=0,000). Terdapat hubungan antara partisipasi pria dalam menggunakan alat kontrasepsi dengan pengetahuan, pendidikan, budaya patriarki, dan akses layanan kesehatan. Diperlukan penelitian lanjutan dengan menambahkan faktor lain yang mungking berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi

    Enrichment of Knowledge and Skills of Coastal Families on Airway Obstruction and Cardiac Arrest: Quasi-Experimental Modeling Method Research with Media Module Siga

    Get PDF
    Kondisi kegawatdaruratan terus menjadi ancaman yang perlu diperhatikan pelayanannya baik yang bersifat kegawatdaruratan sehari-hari maupun karena bencana. Oleh karena itu, memberikan pendidikan kesehatan mengenai kondisi kegawatdaruratan dan penanganannya bagi keluarga adalah hal yang utama. Mengkombinasikan metode pembelajaran dengan menggunakan modul dan metode modelling dipercaya mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat belajar tentang gawatdarurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas modul SIGA dan modeling terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan keluarga di wilayah pesisir Kecamatan Mamuju. Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan One-group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan responden. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul SIGA dan modeling efektif secara signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan keluarga dengan p value = <0,001. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi para penggiat kegawatdaruratan dalam memberikan pelatihan bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan chain of survival dalam pengelolaan kasus kegawatdaruratan sehari-hari.Emergency conditions continue to be a threat that needs to be considered, both in the form of daily emergencies and due to disasters. Therefore, providing health education regarding emergency conditions and their treatment for families is the main thing. Combining learning methods using modules and modeling methods is believed to be able to provide convenience for the community to learn about emergencies. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the SIGA module and modeling on knowledge and skills about family emergencies in the coastal area of ??Mamuju District. The research design was a quasi-experimental approach with a One-group pretest-posttest design approach. The instruments used are questionnaires and observation sheets. The sample in this study was 30 people, who were selected by purposive sampling method. The results showed that the SIGA module and modeling were significantly effective on knowledge and skills about family emergencies with p value = <0.001. The results of this study can be the basis for emergency activists in providing training for the community, so as to improve the chain of survival in managing daily emergency cases

    477

    full texts

    657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Health Information : Jurnal Penelitian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇