Health Information : Jurnal Penelitian
Not a member yet
657 research outputs found
Sort by
Gambaran Penggunaan Obat Lansoprazole Pada Pasien Gastritis Di Apotek Assyifa Farma 2 Tahun 2022
Kesehatan merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh manusia. Salah satu faktor masyarakat dalam kurangnya menjaga kesehatan disebabkan oleh aktivitas padat serta gaya hidup modern. Hal tersebut dapat memicu timbulnya penyakit terutama yang berhubungan dengan saluran cerna, salah satunya gastritis. Menurut WHO angka kejadian gastritis di Indonesia mencapai 40,8%. Kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274,396 kasus dari 238,452,952 jiwa penduduk. Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung. Pengobatan dilakukan dengan mengurangi sekresi asam lambung dengan obat yang digunakan adalah Lansoprazole. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien gastritis dan jumlah penggunaan Lansoprazole di Apotek Assyifa Farma 2. Dengan mengumpulkan data resep pasien gastritis pada tahun 2022, penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sama dengan populasi. Berdasarkan usia, sebagian besar berusia antara 12 - 25 tahun (17,2%), 26 - 45 tahun (21,5%), dan - 65 tahun (49,5%). Berdasarkan jenis kelamin, penderita gastritis paling tinggi yaitu perempuan dengan persentase (63,4%) sedangkan laki-laki (36,6%). Penggunaan Lansoprazole dengan persentase paling tinggi mencapai (16,1%).Health is an issue that must be considered by humans. One of the factors in people's lack of health is caused by busy activities and modern lifestyles. This can trigger the onset of diseases, especially those related to the gastrointestinal tract, one of which is gastritis. According to WHO, the incidence of gastritis in Indonesia reached 40.8%. The incidence of gastritis in several regions in Indonesia is quite high with a prevalence of 274,396 cases out of 238,452,952 population. Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa. Treatment is done by reducing gastric acid secretion with the drug used is Lansoprazole. The purpose of this study was to determine the characteristics of gastritis patients and the number of uses of Lansoprazole at Assyifa Farma 2 Pharmacy. By collecting prescription data of gastritis patients in 2022, this study used quantitative descriptive research techniques. The sample size was the same as the population. Based on age, most were aged between 12-25 years (17.2%), 26-45 years (21.5%), and 65 years (49.5%). Based on gender, the highest number of gastritis patients were women with a percentage of (63.4%) while men (36.6%). The use of Lansoprazole with the highest percentage reached (16.1%)
Formulasi dan Evaluasi Emulsi Ekstrak Minyak Biji Sawo Manila (Manilkara zapota L.) sebagai Penumbuh Rambut
Manila sapodilla seed oil (Manilkara zapota L.) is known to containfatty acids such as olec, stearic, palmic and linolec which can care forhair for those who have curly hair and experience hair loss problems.The emulsion is made by mixing sapodilla seed oil extract with anemulsion base consisting of HPMC, propylene glycol, methyl paraben,propyl paraben, tween 80, span 80, liqud paraffin, and distilled water.Comparison of sapodilla seed oil extract concentrations of 1%, 3%, and5% (w/w). Evaluation of emulsions consisting of organoleptics, emulsiontype, homogenety, spreadability, pH, viscosity and stability. In vivohair growth activity test on male rabbits for 21 days. The results ofthe hair growth activity test showed that rabbits treated with sapodillaseed oil extract emulsion with a concentration of 5% (w/w) showedsignificant results in stimulating hair growth in male rabbits. Theconclusion obtained is that this emulsion has the potential to growhair.Minyak biji sawo manila (Manilkara zapota L.) dikenal memiliki kandungan asam lemak seperti oleat, stearat, palmat, dan linoleat yang dapat merawat rambut bagi mereka yang memiliki rambut keriting dan mengalami masalah rambut rontok. Emulsi dibuat dengan mencampur ekstrak minyak biji sawo dengan basis emulsi yang terdiri dari HPMC, propilen glikol, metil paraben, propil paraben, tween 80, span 80, parafin cair, dan aquadest. Perbandingan konsentrasi ekstrak minyak biji sawo 1%, 3%, dan 5% (b/b). Evaluasi emulsi yang terdiri dari organoleptis, tipe emulsi, homogenitas, daya sebar, pH, viskositas, dan stabilitas. Uji aktivitas pertumbuhan rambut secara in vivo pada kelinci jantan selama 21 hari. Hasil uji aktivitas pertumbuhan rambut menunjukkan bahwa kelinci yang mendapat perlakuan emulsi ekstrak minyak biji sawo dengan konsentrasi 5% (b/b) menunjukkan hasil yang signifikan dalam merangsang pertumbuhan rambut pada kelinci jantan. Kesimpulan yang didapat bahwa emulsi ini memiliki potensi sebagai penumbuh rambut
Hubungan pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (sadari) dengan perilaku sadari pada mahasiswa jurusan kebidanan Politeknik kesehatan Kendari
Hubungan pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (sadari) dengan perilaku sadari pada mahasiswa jurusan kebidanan Politeknik kesehatan Kendar
Efektivitas Diaphgragm Breathing Exercise Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu hamil Trimester III Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Guning Kaler Tahun 2023
Latar Belakang : Kecemasan juga berdampak langsung pada ibu hamil, yaitu meningkatkan frekuensi mual dan muntah, menimbulkan sikap yang negatif terhadap perawatan janin, serta memprediksi simtom depresif pada awal pasca persalinan.Tujuan Penulisaan : untuk mengetahui efektivitas diaphgram breathing exercice terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Kaler Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy eksperimen yang memiliki kelompok kontrol dengan pendekatan kuantitatif. Variabel independen dalam penelitian ini adalah diaphragm breathing exercise sedangkan variabel dependentnya adalah kecemasan ibu hamil Trimester III. Jenis data yang digunakan adalah primer dari hasil observasi Hasil Penelitian : Berdasarkan nilai statistik asym sig (2-Talled) di dapatkan 0,00-, karena P < 0,05 maka dapat di simupulkan adanya perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol sehingga hasil penelitian ini dinyatakan adanya efektivitas diapgram breathing exercise terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Kaler Tahun 2023. Kesimpulan dan Saran: Di harapkan dapat digunakan sebagai pedoman dalam tindakan kompementer kebidanan dalam metode tindakan mengurangi rasa cemas.Background: Anxiety also has a direct impact on pregnant women, namely increasing the frequency of nausea and vomiting, causing negative attitudes towards fetal care, and predicting depressive symptoms in the early postpartum period. III in pregnant women at the Gunung Kaler Community Health Center. Research Methods: The research method used was a Quasy experiment that had a control group with a quantitative approach. The independent variable in this study was diaphragm breathing exercise while the dependent variable was the anxiety of third trimester pregnant women. The type of data used is primary from the results of observation. Results: Based on the statistical value of asym sig (2-Talled) obtained 0.00-, because P <0.05 it can be concluded that there is a difference between the intervention and control groups so that the results of this study it was stated that there was an effectiveness of the breathing exercise diagram on the anxiety level of third trimester pregnant women in pregnant women at the Gunung Kaler Health Center in 2023. Conclusions and Suggestions: It is hoped that it can be used as a guideline in midwifery complementary actions in action methods to reduce anxiety
Risiko Paparan Asap Rokok Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Penyakit Paru Anak : Tinjauan Pustaka
Health during pregnancy must be given special attention to pregnant women because it has an influence on the health of the fetus and child in the future. Especially the influence of exposure to cigarette smoke on the environment which is a risk factor for respiratory tract disease. In this case Secondhand Smoke (SHS) has a strong influence which can have an impact on fetal development disorders such as lung organs, Low Birth Weight Babies (LBW), increased incidence of ARI, etc. This research was conducted to find out and conclude that SHS substances have an impact on children's lung development and disease. The author conducted a search, sorting and analysis of scientific literature with the keywords exposure to tobacco smoke, pregnancy, prenatal, maternal, respiratory tract disease, children. The sources of literature used are Google Scholar, Pubmed, Science Direct with a period of the last 10 years (2012-2022). The most important thing in SHS is the substance contained in cigarette smoke inhaled by pregnant women. There are three types of substances that have strong mechanisms that affect the fetus, including Carbon Monoxide causing a lack of oxygen supply to the baby's blood through the placenta which can cause birth defects, etc. Nicotine affects fetal lung development by nAChRs (nicotinic acetylcholine receptors) and reduces the activity of antioxidant enzymes and Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) which can cause asthma in children by modulating DNA methylation of growth genes through the mother's placenta. Of the three types of substances mentioned above, it can be concluded that SHS has a strong effect on the development and disease of children's lungs with the same mechanism, namely being able to cross the placenta. However, regarding the direct impact or the duration of the range from prenatal to postnatal pulmonary disease in children, there has not been a definite report, it is hoped that future studies can elaborate further. Kesehatan pada masa kehamilan harus dijadikan perhatian khusus pada ibu hamil karena memiliki pengaruh terhadap kesehatan janin dan anak di masa mendatang. Terutama pengaruh paparan asap rokok pada lingkungan yang menjadi salah satu faktor risiko penyakit saluran pernapasan. Dalam hal ini Secondhand Smoke (SHS) memiliki pengaruh kuat yang dapat berdampak pada gangguan perkembangan janin seperti pada organ paru, Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), peningkatan kejadian ISPA, dll. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menyimpulkan zat SHS yang berdampak pada perkembangan dan penyakit paru anak. Penulis melakukan pencarian, pemilahan dan analisis literatur-literatur ilmiah dengan kata kunci exposure tobacco smoke, pregnancy, prenatal, maternal, respiratory tract disease, children. Sumber literatur yang digunakan adalah google scholar, pubmed, science direct dengan jangka waktu 10 tahun terakhir (2012-2022). Hal yang paling penting dalam SHS yaitu zat yang terkandung dalam asap rokok yang dihirup oleh ibu hamil. Terdapat tiga jenis zat yang memiliki mekanisme kuat yang mempengaruhi janin, diantaranya Karbon Monoksida menyebabkan kurangnya pasokan oksigen pada darah bayi melalui plasenta sehingga dapat menyebabkan cacat lahir, dll. Nikotin yang mempengaruhi perkembangan paru janin dengan nAChRs (reseptor asetilkolin nikotinat) dan mengurangi aktivitas enzim antioksidan dan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) yang dapat menimbulkan asma pada anak dengan memodulasi metilasi DNA dari gen pertumbuhan melalui plasenta ibu. Dari ketiga jenis zat tersebut dapat disimpulkan bahwa SHS berpengaruh kuat terhadap perkembangan dan penyakit paru anak dengan mekanisme sama yaitu dapat melewati plasenta. Namun, mengenai dampak langsung atau terdapat durasi rentang dari prenatal ke postnatal penyakit paru pada anak belum didapatkan laporan pasti, diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat menguraikan lebih lanjut
Pengaruh Akupresur Titik Bladder 23 (Shensu) Terhadap Nyeri Punggung Bawah Ibu Hamil Trimester III Di TPMB Mamik Yulaikah Kasri
Low back pain is the most common complex pain complaint in the world and in Indonesia.Back pain is discomfort felt in the lumbar sacral area of ??the spine. Since back pain is caused by changes in a woman's center of gravity and her posture, it often gets worse as the pregnancy progresses. This happens to 70% percent of pregnant women in Indonesia. Another study showed that around 40-60% of pregnant women experience back pain, namely moderate pain, 30% mild pain, 23% and severe pain, 7%. The aim of the study was to analyze the effect of the BL 23 point acupressure method on low back pain in the third trimester of pregnancy at TPMB Mamik yulaikah kasri. Pre-experimental study design with a one-group approach (pre-post test), population of all third trimester pregnant women with low back pain at TPMB Mamik yulaikah kasri, total sample 16, SOP of acupressure equipment,The research instrument used the Numeric Rating Scale pain checklist, intervention twice a week, duration 5 minutes, analysis using the Wilcoxon. The results showed that pre-intervention back pain (81.3%) was moderate pain and after intervention (87.5%) mild pain, p-value 0.01 ? ? 0.05. In conclusion, the BL 23 acupressure point has an effect on the intensity of back pain in third trimester pregnant women TPMB Mamik Yulaikah Kasri. It is hoped that pregnant women can do acupressure at the BL 23 point when they feel back pain.Nyeri punggung bawah merupakan keluhan nyeri kompleks yang paling banyak terjadi di dunia dan di Indonesia. Nyeri punggung adalah ketidaknyamanan yang dirasakan di daerah sakral lumbar tulang belakang. Karena nyeri punggung disebabkan oleh perubahan pusat gravitasi wanita dan postur tubuhnya, seringkali semakin parah seiring bertambahnya usia kehamilan. Hal ini terjadi pada 70% persen ibu hamil di Indonesia. Studi lain menunjukkan bahwa sekitar 40-60% ibu hamil mengalami nyeri punggung yaitu nyeri sedang 30% nyeri ringan 23% dan nyeri berat 7%. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh metode akupresur titik BL 23 terhadap nyeri pinggang pada kehamilan trimester III di TPMB Mamik yulaikah kasri. Desain penelitian pre eksperimen dengan pendekatan satu kelompok (pre-post test), populasi seluruh ibu hamil trimester III dengan nyeri punggung bawah di TPMB Mamik yulaikah kasri, jumlah sampel 16, SOP alat akupresur,Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale pain checklist, intervensi dua kali seminggu, durasi 5 menit, analisis menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nyeri punggung pra intervensi (81,3%) nyeri sedang dan pasca intervensi (87,5%) nyeri ringan, p-value 0,01 ? ? 0,05. Kesimpulannya titik akupresur BL 23 berpengaruh terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III TPMB Mamik Yulaikah Kasri. Diharapkan ibu hamil dapat melakukan akupresur pada titik BL 23 saat merasakan nyeri punggung
Profil Penggunaan Obat dan Suplemen Herbal Selama Pandemi COVID-19 oleh Masyarakat Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara: Laporan Data
Coronavirus Disease 2019 is an infectious disease caused by SARS-CoV-2. In this COVID-19 pandemic situation, there is an increase in the number of consumption of drugs and supplements in Indonesian society. The use of drugs is one part of the healing effort and the use of supplements can help in increasing one's immune system. This study aims to obtain profile data on the use of drugs and supplements in the community in Tanjung Priok District, North Jakarta City during the COVID-19 pandemic era. This research is a type of quantitative research with a descriptive exploratory survey method. The sample used was 110 respondents with purposive sampling technique. Collecting data using a questionnaire via google form. Data analysis used is univariate. The results of this study showed that the respondents who used the highest drug were paracetamol (50.9%), the lowest was chloroquine phosphate (0.9%) while the highest use of natural ingredients was ginger rhizome (40.0%), the lowest was fruit guava (10.0%) and the highest use of supplements were vitamin C (37.3%), the lowest was neurobion, enervon C, vitacimin (1.8%). The highest drug use in this study was because paracetamol was an over-the-counter drug that was relatively safe to use for fever in the COVID-19 pandemic era.Coronavirus Disease 2019 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Pada situasi pandemi COVID-19 ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah konsumsi obat dan suplemen di masyarakat Indonesia. Penggunaan obat merupakan salah satu bagian dalam upaya penyembuhan dan penggunaan suplemen dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data profil penggunaan obat dan suplemen pada masyarakat di Kecamatan Tanjung Priok Kota Jakarta Utara di era pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei yang bersifat deskriptif eksploratif. Sampel yang digunakan sebanyak 110 responden dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Analisis data yang digunakan adalah univariate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang menggunakan obat paling tinggi yaitu paracetamol (50,9%), paling rendah klorokuin fosfat (0,9%) sedangkan penggunaan obat bahan alam yang paling tinggi rimpang jahe (40,0%), paling rendah buah jambu biji (10,0%) dan penggunaan suplemen yang paling tinggi vitamin C (37,3%), paling rendah neurobion, enervon C, vitacimin (1,8%). Penggunaaan obat paling tinggi pada penelitian ini dikarenakan parasetamol merupakan obat bebas yang relatif aman digunakan untuk demam di era pandemi COVID-19
Analisis Waktu Penyediaan Rekam Medis Rawat Jalan Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Rekam Medis Di RSUD Majalaya
This research was conducted to evaluate the effectiveness of the medical record services at Majalaya Regional General Hospital by measuring the speed at which outpatient medical records are made available to the outpatient clinics. A descriptive quantitative method was used in this study. Information was collected through participant observation of the medical record document delivery process and interviews with medical record personnel. The research took place from April 1, 2023, to May 31, 2023. Descriptive and statistical methods will be used to present the findings of this research. The results of this study revealed findings indicating a majority lack of consistency in the speed of providing outpatient medical records at RSUD Majalaya. The highest level of timeliness was found in the pediatric clinic, while the lowest was in the Internal Medicine clinic. Out of a total of 100 samples, only 24 samples were processed on time (within 10 minutes), while the remaining 76 samples experienced delays of more than 10 minutes. Based on the findings of this study, outpatient medical record services at Majalaya Regional General Hospital are still constrained by several ongoing factors. These include timeliness, understanding and adherence to standard operating procedures, the addition of new facilities, and the hiring of new personnel.Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan rekam medis RSUD Majalaya dengan mengukur seberapa cepat rekam medis pasien rawat jalan tersedia bagi poliklinik rawat jalan. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan informasi dilakukan melalui observasi partisipan terhadap proses pengiriman dokumen rekam medis dan wawancara dengan petugas rekam medis. Penelitian berlangsung dari 1 April 2023 hingga 31 Mei 2023. Metode deskriptif dan statistik akan digunakan untuk memaparkan temuan pada penelitian ini. Pada hasil penelitian ini, peneliti menemukan temuan menunjukkan mayoritas kurangnya konsistensi dalam kecepatan penyediaan rekam medis pasien rawat jalan di RS Majalaya. Tingkat ketepatan waktu terbesar di poliklinik anak dan terendah di poliklinik Dalam. Dari total 100 sampel, hanya 24 sampel yang diproses tepat waktu (dalam waktu 10 menit), sedangkan 76 sampel lainnya mengalami keterlambatan lebih dari 10 menit. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pelayanan rekam medis rawat jalan RSUD Majalaya masih terkendala oleh beberapa faktor yang berkesinambungan. Ketepatan waktu, pemahaman menjalankan SOP, penambahan fasilitas baru serta penambahan personel baru
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami terhadap Akseptor Implan Lebih Rendah dibandingkan dengan Suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang
Latar Belakang Pentingnya pengetahuan dan dukungan suami dalam pemilihan kontrasepsi implant karena dengan melibatkan suami dalam proses pengambilan keputusan metode kontrasepsi jangka panjang khususnya implant dapat memperkuat komunikasi dan menghormati kebutuhan masing – masing. Tujuan Penulisaan : untuk mengetahui pengetahuan dan dukungan suami terhadap akseptor implant lebih rendah dibandingkan dengan suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total samping yaitu 90 ibu akseptor KB suntik Di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang yang diambil secara non probability sampling dengan metode purposive samping. Pengetahuan dan dukungan suami diukur menggunakan Kuesioner . Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square menggunakan program statistik SPSS. Hasil Penelitian Chi-square didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,130, karena p-value > ? (p-value<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan terhadap akseptor implant lebih rendah dibandingkan dengan suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang dan ada hubungan dukungan suami terhadap akseptor implant lebih rendah dibandingkan dengan suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang menggunakan Chi-square didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,000, karena p-value < ? (p-value<0,05) Kesimpulan dan Saran : diharapkan dapat Perlu kerja sama terhadap tim bidan yang lain dalam memberikan informasi bukan hanya pada akseptor KB akan tetapi lebih baik melibatkan suami untuk di sampaikan program KB dengan memberikan pengetahuan metode kontrasepsi jangka panjang salah satunya kontrasepsi implan.Background The importance of husband's knowledge and support in choosing implant contraceptives because involving husbands in the decision-making process for long-term contraceptive methods, especially implants can strengthen communication and respect each other's needs. Purpose of writing: to find out that the husband's knowledge and support for implant acceptors is lower than that of family planning injections at the Kemiri Health Center, Tangerang Regency. Research Methods: The sample size in this study used a total side, namely 90 women receiving injections at the Kemiri Public Health Center, Tangerang Regency, which were taken using non-probability sampling with side purposive method. Husband's knowledge and support is measured using a questionnaire. The data analysis used was univariate and bivariate analysis using the chi square test using the SPSS statistical program. The results of the Chi-square study obtained a significance value of 0.130, because the p-value > ? (p-value <0.05), it can be concluded that there is no relationship between knowledge of implant acceptors, which is lower than that of family planning injections at the Kemiri Public Health Center, Tangerang Regency, and there is a relationship between husband support for implant acceptors, which is lower than that of family planning injections at the Kemiri Health Center, Tangerang Regency using Chi-square, a significance value of 0.000, because p-value < ? (p-value <0.05)Conclusions and Suggestions: it is hoped that it will be necessary to cooperate with other midwifery teams in providing information not only to family planning acceptors but it is better to involve husbands in conveying family planning programs by providing knowledge of long-term contraceptive methods, one of which is implant contraception
Faktor Risiko Kejadian Healthcare Associated Infections Phlebitis Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Dr.M.M Dunda Limboto
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko kejadian Healthcare Associated Infections Phlebitis pada pasien rawat inap di RSUD Dr.M.M Dunda Limboto. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan case control study (hospital baseid casei control stuidy). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 35 kasus dan 70 kontrol dengan melakukan matching pada umur. Analisis dilakukan dengan menggunakan Odds Rasio (OR) deingan Confideint Inteirval (CI) 95% pada uiji Manteil Haeinszeil dan uji regresi logistik biner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin, (OR=3,534; p=0,005), penyakit penyerta (OR=22,389; p=0,000) dan jenis cairan infus (OR=10,074; p=0,000) merupakan faktor risiko kejadian Healthcare Associated Infections Phlebitis dengan nilai OR > 1 dan p value < 0,05, dimana jenis cairan infus sebagai faktor risiko yang paling dominan