Health Information : Jurnal Penelitian
Not a member yet
657 research outputs found
Sort by
Partisipasi Petugas Kesehatan Menjadi Faktor Dominan Pada Model Perawatan Berpusat Pada Keluarga Dan Pasien Gagal Jantung
The participation of health workers is an important matter in caring patients. Starting from the asses ment stage to the patient's discharge, the role of health workers is in it. It is the same as the patient and family centered care model where health workers have a big role in achieving the goals of the treatment. The aim of this study was to describe patient and family centered care for heart failure from the pe spective of health care providers. Quantitative descriptive method is used in this research. A total of 173 health workers were selected using a total sampling technique based on the sample selection criteria that had been determined by the researchers. The results of this study obtained an overview of patient and family centered care for heart failure from the point of view of health service providers in a good category. It is also hoped that the participation of health workers in the application of the patient and family centered care model can be applied to the care of patients with other clinical conditions.Partisipasi petugas kesehatan merupakan hal yang penting dalam perawatan pasien. Mulai dari tahap pengkajian sampai dengan pemulangan pasien ada peran petugas kesehatan di dalamnya. Demikian hal nya dengan model perawatan berpusat pada keluarga dan pasien dimana petugas kesehatan memiliki andil yang besar dalam tercapainya tujuan dari perawatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran perawatan berpusat pada keluarga dan pasien gagal jantung dilihat dari sudut pandang pemberi layanan kesehatan. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Sejumlah 173 petugas kesehatan dipilih dengan teknik purposive berdasarkan kriteria pemilihan sampel yang telah ditetapkan oleh peneliti. Hasil penelitian ini diperoleh gambaran perawatan berpusat pada keluarga dan pasien gagal jantung dilihat dari sudut pandang pemberi layanan kesehatan dengan kategori baik. Partisipasi petugas kesehatan dalam penerapan model perawatan berpusat pada keluarga dan pasien juga diharapkan dapat diterapkan pada perawatan pasien dengan kondisi klinis yang lain
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja di kota Kendari provinsi Sulawesi Tenggara
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja di kota Kendari provinsi Sulawesi Tenggar
Hubungan pola tidur dengan tekanan darah pada manula di panti sosial Tresna Werdha Minaula kota Kendari tahun 2012
Hubungan pola tidur dengan tekanan darah pada manula di panti sosial Tresna Werdha Minaula kota Kendari tahun 201
Peran Karakteristik Ibu yang Berpengaruh Terhadap Kasus Maternal Dental Anxiety Di Masa Pandemi Covid-19
Maternal dental anxiety merupakan respon emosional terhadap perawatan gigi dan mulut yang tidak dapat dijelaskan oleh ibu, dan dapat mempengaruhi tingkat kesehatan gigi dan mulut. Penduduk Kota Surabaya mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut sebesar 49,05% yang dipengaruhi oleh berbagai karakteristik ibu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran karakteristik ibu yang mempengaruhi kasus Maternal dental anxiety ibu selama pandemi Covid-19 di Kota Surabaya. Metode penelitian analitik cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dan analisis data dilakukan dengan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ibu yaitu pekerjaan suami dan pendapatan rumah tangga terbukti berpengaruh terhadap kecemasan dental ibu, dengan nilai p-value 0,008 dan 0,005. Faktor yang paling dominan terhadap kecemasan dental ibu adalah pendapatan rumah tangga dengan persentase sebesar 50,6%. Kesimpulannya, terdapat peran karakteristik ibu yang mempengaruhi kasus Maternal dental anxiety.Maternal dental anxiety is an emotional response to dental and oral care that cannot be explained by the mother, and can affect the level of dental and oral health. Surabaya City residents experience dental and oral health problems of 49.05% which are influenced by various characteristics of the mother. Therefore, this study aims to determine the role of maternal characteristics that influence cases of Maternal dental anxiety during the Covid-19 pandemic in the city of Surabaya. Method cross-sectional analytic research with sampling technique using convenience sampling and data analysis was performed using a regression test. Result the characteristics of the mother, namely the husband's occupation and household income, proved to affect maternal dental anxiety, with p-values of 0.008 and 0.005. The most dominant factor in Maternal dental anxiety is household income with a percentage of 50.6%. Conclusion there is a role for the characteristics of the mother that influences the case of maternal dental anxiety
Karasteristik Hipertensi Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Rumah Sakit X Jakarta Barat Periode Januari-April 2021
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menjadi pandemi yang mengakibatkan jutaan kematian di seluruh dunia. Pasien yang terkonfirmasi COVID-19 dengan hipertensi mempunyai perkembangan yang lebih parah dari padamereka yang tidak memilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik hipertensi pasien terkonfirmasi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Studi ini dilaksanakan di Rumah Sakit X Jakarta Barat, dengan total 35 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperolehdari hasil rekam medis pasien. Dari penelitian ini diketahui bahwa dari 35 pasien terkonfirmasi COVID-19 yang mengalami hipertensi didapatkan, sebanyak 15 orang (42,9%) menderita hipertensi derajat 1, sebanyak 4 orang (11,4%) mengalami hipertensi derajat 2, dan sebanyak 3 orang (8,6%) mengalami hipertensi derajat 3. Hasil uji statistik diperoleh tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pasien hipertensi terhadap tingkat keparahan COVID-19. Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat keparahan pasien COVID-19 tidak berhubungan dengan hipertensi yang dialami. Disarankan untuk peneliti selanjutnya yaitu meneliti dengan menambahkan jumlah sampel
Asupan Vitamin D Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Di Masa Pandemi COVID-19
Coronavirus disease (COVID-19) adalah penyakit infeksius yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2) yang menyerang organ pernapasan. Sejak COVID-19 masuk ke Indonesia, dan kemudian ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO), berbagai upaya pencegahan dilakukan agar tidak tertular penyakit tersebut, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, serta menjaga kesehatan tubuh dengan meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin D merupakan vitamin yang akhir-akhir ini banyak diteliti karena perannya dalam imunitas. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa asupan vitamin D dapat menurunkan insiden, keparahan, dan risiko kematian akibat COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan vitamin D mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Didapatkan total 108 subjek penelitian yang dilakukan dengan pengisian kuesioner Semi Quantitatives Food Frequency Questionnaire (SQ FFQ) yang dibagikan secara daring, dan diolah berdasarkan FNDDS Nutrient 2017-2018. Hasil penelitian diperoleh 78 (72.2%) responden perempuan dan 30 (27.8%) responden laki-laki, berusia 18-21 tahun, 67 (62%) responden tidak memiiliki kebiasaan makan suplemen multivitamin, dan 82 (75.9%) responden tidak memiliki kebiasaaan berjemur. Dari total 108 (100%) responden, didapatkan sebanyak 103 (95.4%) responden tidak mencukupi asupan vitamin D-nya dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 76 (73.8%) orang, 64 (62.1%) orang tidak memiliki kebiasaan konsumsi suplemen, dan 80 (77.7%) orang tidak memiliki kebiasaan berjemur
Kadar Hidrasi Kulit Tangan Akibat Penggunaan Hand Sanitizer Dan Cuci Tangan Pada Lansia Penghuni Dua Panti Werdha Jakarta Era Pandemi COVID-19
Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer adalah salah satu cara pencegahannya. Penggunaan hand sanitizer dan mencuci tangan dengan frekuensi yang lebih sering menyebabkan terjadinya peningkatan Transepidermal Water Loss (TEWL) dan penurunan kadar hidrasi kulit. Pada kulit lansia, turnover rate epidermis dan reepitalisasi yang berkurang, sehingga terjadi peningkatan TransEpidermal Water Loss (TEWL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya risiko penurunan kadar hidrasi kulit akibat penggunaan hand sanitizer dan cuci tangan serta mengetahui gambaran hidrasi kulit berdasarkan usia, jenis kelamin dan frekuensi penggunaan hand sanitizer serta cuci tangan pada lansia era pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional cross sectional dengan 94 subjek dengan menggunakan kuesioner dan pengecekan kadar hidrasi kulit menggunakan alat korneometer SK-IV. Hasil: Pada penelitian rerata kadar hidrasi penggunaan hand sanitizer lebih besar 10 kali 36,4% dan rerata kadar hidrasi cuci tangan lebih besar 10 kali 35,15%.Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Washing hands and using hand sanitizer is one way to prevent it. The use of hand sanitizers and washing hands more frequently causes an increase in Transepidermal Water Loss (TEWL) and a decrease in skin hydration levels. In elderly skin, the epidermal turnover rate and re-epithelialization are reduced, resulting in an increase in TransEpidermal Water Loss (TEWL). This study aims to determine whether or not there is a risk of decreasing skin hydration levels due to the use of hand sanitizers and hand washing and to find out the description of skin hydration based on age, gender and frequency of using hand sanitizers and washing hands in the elderly during the COVID-19 pandemic era. This study is a cross-sectional descriptive study with 94 subjects using a questionnaire and checking skin hydration levels using the SK-IV corneometer. Results: In the study, the average hydration level of the use of hand sanitizer was 10 times 36.4% and the average level of hydration for hand washing was 10 times 35.15%
Efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti
Background granting effective bit boostHb levels in pregnant women with anemia. In addition, the high content of Fe and folic acid in beets plays a role in the formation of the baby's brain. honey also contains copper and magnesium which will help increase hemoglobin, so beets and honey both have the property of increasing hemoglobin levels. Purpose of Writing: for the Effectiveness of giving beetroot juice and honey to increasing hemoglobin levels in breastfeeding mothers at TPMB Hestina Rumanti Research Methods: The method in this study was a quasi-experimental with the type of research Pretest Posttest With Control Group Design. The population in this study were all lactating mothers who experienced anemia at TPMB Hestina Rumanti from March to July 2023. The data collected was primary data using observation. The dependent variable was an increase in HB levels and the independent variables were beetroot juice and honey. Statistical test data processing using the paired simple t test was carried out univariately and bivariately with the help of the SPSS 25.0 computer program. The results of the assessment before and after giving fruit and beet juice obtained a Sig value of 0.000, a sig value <0.05 which could be concluded that there was an effectiveness of giving beetroot juice and honey to increase hemoglobin levels in breastfeeding mothers at TPMB Hestina Rumanti. Whereas in the group without giving beetroot juice, a Sig value of 0.180 was obtained, a sig value> 0.05 which could be concluded that there was no effectiveness of giving beetroot juice and honey on increasing hemoglobin levels in breastfeeding mothers at TPMB Hestina Rumanti. Conclusions and Suggestions: midwives can collaborate with other health teams, such as providing education on consumption of beets and honey according to the rules so as to prevent anemia in nursing mothers. Keywords: giving beetroot juice and honey, increasing hemoglobin levels.Latar Belakang pemberian bit efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia. Selain itu, kandungan Fe dan asam folat yang tinggi dalam buah bit berperan dalam pembentukan otak bayi. madu juga mengandung tembaga dan magnesium yang akan membantu meningkatkan hemoglobin, sehingga buah bit dan madu sama – sama memiliki khasiat meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan Penulisaan : untuk Efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti Metode Penelitian : Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan jenis penelitian Pretest Posttest With Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mengalami anemia di TPMB Hestina Rumanti pada bulan Maret sampi Juli 2023. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yang menggunakan observasi variabel dependennya adalah peningkatan kadar HB dan variabel independennya adalah jus buah bit dan madu. Pengolahan data uji statistic menggunakan uji paired simple t test dilakukan secara univariat dan bivariat dengan bantuan komputer program SPSS 25.0. Hasil Penelitian penilaian sebelum dan sesudah pemberian jus buah dan bit di dapatka nilai Sig 0,000, nilai sig < 0,05 yang dapat di simpulkan terdapat efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti. Sedangkan pada kelompok tanpa pemberian jus buah bit di dapatka nilai Sig 0,180, nilai sig > 0,05 yang dapat di simpulkan ttdak terdapat Efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti Kesimpulan dan Saran : bidan dapat menjalin kerjasama dengan tim kesehatan lainnya, seperti memberikan edukasi untuk konsumsi buah bit dan madu dengan sesuai aturan agar mencegah terjadinya anemia pada ibu menysui
Pola Pertumbuhan Jamur Candida spp. pada urin Penderita Diabetes Melitus dengan Glukosa Terkontrol dan Tidak Terkontrol: Penelitian Laboratorium
Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder caused by the pancreas not producing enough insulin or the body being unable to use the insulin produced effectively. DM sufferers who have uncontrolled glucose suffer from abnormalities in the function of the main defense cells. DM sufferers experience disruption of these main defense cells due to an imbalance in the functions of chemotaxis and phagocytosis which makes diabetes mellitus sufferers more susceptible to infection. High blood sugar levels also damage the system, thereby reducing the sufferer's sensitivity to Candida albicans fungal infections. The genital area in diabetes mellitus patients contains a lot of glucose which is a nutrient for fungal growth. The aim of this research was to examine the growth patterns of Candida spp. In the urine of DM sufferers, glucose is controlled and uncontrolled. The method used is descriptive analysis with a cross sectional design. The results of the study showed that of the 30 respondents with controlled glucose, 1 was found to be positive for Candida spp. Meanwhile, 11 of the 30 respondents with uncontrolled glucose were found to be positive for Candida spp. In his urine. The conclusion of the research is that there is a relationship between the growth of Candida spp. In controlled and uncontrolled glucose with p value (0.001<0.05).Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Penderita DM yang memiliki glukosa tidak terkontrol menderita kelainan fungsi sel pertahanan utama. Penderita DM mengalami gangguan sel pertahanan utama tersebut karena tidak seimbangnya fungsi kemotaksis dan fagositosis yang menyebabkan penderita diabetes melitus lebih rentan terhadap infeksi. Kadar gula darah yang tinggi juga merusak sistem sehingga mengurangi kepekaan penderita terhadap adanya infeksi jamur Candida albicans. Daerah genetalia pada pasien diabetes melitus banyak mengandung glukosa yang merupakan nutrisi pertumbuhan jamur. Tujuan penelitian ini untuk melihat pola pertumbuhan jamur Candida spp. pada urin penderita DM glukosa terkontrol maupun tidak terkontrol. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden dengan glukosa terkontrol terdapat 1 positif ditemukan jamur Candida spp. Sedangkan 30 responden dengan glukosa tidak terkontrol ditemukan 11 positif jamur Candida spp. pada urinnya. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan pertumbuhan jamur Candida spp. Pada glukosa terkontrol dan tidak terkontrol dengan p Value (0,001<0,05)
Kecandungan Permainan Daring berhubungan dengan Perilaku Agresif pada Siswa Sekolah Pendidikan Menengah di Kota Sorong: Penelitian Observasional
Addiction to online games among teenagers is a current phenomenon, and individuals who are addicted to online games are at risk of engaging in aggressive behavior both verbally and physically. This research aims to determine the relationship between online game addiction and aggressive behavior in Papuan High School students in Sorong City. The research was carried out using quantitative methods with a cross sectional design and using the Spearman rank analysis test. The sample in this study consisted of 45 respondents. The sampling technique used was total sampling, so that the entire population was used as respondents. The research instrument uses a questionnaire adopted by previous research, and consists of 6 questions, while aggressive behavior consists of 20 questions. The research results showed that of the 45 respondents, the majority had a low level of online game addiction, 24 (53.3%) and the majority of respondents had moderate aggressive behavior, 25 (55.6%). There is a relationship between online game addiction and aggressive behavior in secondary school students in Sorong City. Further research is needed to determine the relationship between other variables related to online gaming addiction behavior.Kecanduan permainan daring dikalangan remaja menjadi salah satu fenomena saat ini, dan individu telah kecandungan permainan daring berisiko melakukan perilaku agresif baik secara verbal maupun fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan permainan daring dengan perilaku agresif pada siswa SMA Papua Kota Sorong. Penelitian dilaksanakan dengan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan menggunakan uji analisis Spearman rank. Sampel pada penelitian ini berjumlah 45 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, sehingga semua populasi dijadikan menjadi responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang diadopsi penelitian sebelumnya, dan terdiri dari 6 pertanyaan sedangkan perilaku agresif terdiri dari 20 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan dari 45 responden sebagian besar memiliki tingkat kecanduan permainan daring rendah sebanyak 24 (53.3%) dan sebagian besar responden dengan perilaku agresif sedang sebanyak 25 (55.6%). Terdapat hubungan kecanduan permainan daring dengan perilaku agresif pada siswa sekolah pendidikan menengah di Kota Sorong. Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui hubungan dari varibel lain yang berkaitan dengan perilaku kecanduan permainan daring