Health Information : Jurnal Penelitian
Not a member yet
    657 research outputs found

    Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dengan Pengolahan Kompos dan Pembuatan Kerajinan Tangan dari Limbah Plastik

    Get PDF
    Garbage is something that is discarded and unused and comes from every human activity. Based on its nature, waste is divided into 2, namely organic and inorganic waste. Based on data collection from 46 households in Wonoerjo Village, the whole community still burns waste to avoid landfilling due to the absence of a TPA in the village. Waste must be managed properly, otherwise it will have a negative impact on public health and the environment. The aim of this counseling and training is to increase public knowledge and awareness of the dangers of burning waste for environmental and individual health as well as how to manage household waste into compost and handicrafts. This research uses lecture and discussion methods in counseling as well as lectures and demonstrations in training. The results of this study are increasing public knowledge about burning waste and waste management, producing compost which is then used by the community, and handicrafts from household waste. In addition, the increase in the number of 2 questionnaires given shows that the community understands the counseling provided. In the pre-test, the average community score was 64, while in the post-test, it increased to 85.Sampah merupakan sesuatu yang dibuang dan tidak terpakai serta berasal dari setiap aktivitas manusia. Berdasarkan sifatnya, sampah dibagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan anorganik. Hasil pendataan 46 KK di Desa Wonoerjo, seluruh masyarakat masih membakar sampah untuk menghindari terjadi penimbunan sampah yang disebabkan tidak adanya TPA di Desa tersebut. Sampah harus dikelola dengan baik, jika tidak maka akan berdampak tidak baik bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Tujuan penyuluhan dan pelatihan ini, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahaya dari perilaku membakar sampah bagi kesehatan lingkungan dan individu serta bagaimana cara mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos dan kerajinan tangan. enelitian ini menggunakan metode ceramah dan diskusi pada penyuluhan serta cermah dan demonstrasi pada pelatihan. Hasil penelitian ini yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai pembakaran sampah serta pengelolaan sampah, menghasilkan pupuk kompos yang kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat, dan kerajinan tangan dari sampah rumah tangga. Selain itu, meningkatnya kuisioner yang diberikan menunjukkan bahwa masyarakat memahami mengenai penyuluhan yang diberikan. Pada pre-test rata rata nilai masyarakat yaitu 64, sedangkan saat pos-test meningkat menjadi 85

    Hubungan Status Kalkulus Indeks Dengan Kepercayaan Diri Pada Siswa SMAN 2 Konawe Selatan

    No full text
    Latar Belakang. Kalkulus adalah pembentukan mineral yang terjadi karena sisa makanan yang menempel pada lapisan plak gigi yang tidak dibersihkan dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada gigi. Kalkulus biasanya terbentuk di area gigi yang sulit dijangkau dan sulit dibersihkan secara efektif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status kalkulus indeks dengan kepercayaan diri pada siswa kelas XI di SMAN 2 Konawe selatan. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 158 siswa. Analisis data secara statistik menggunakan uji Kendall-tau dengan batas kemaknaan nilai a = 0,05. Hasil penelitian. Hasil penelitian diperoleh jumlah responden berdasarkan jenis kelamin paling banyak adalah perempuan sebesar 59,6%, berdasarkan usia paling banyak usia 16 tahun sebesar 63,9%, berdasarkan status kalkulus indeks paling banyak adalah sedang sebesar 60,1%. Hasil uji statistik Kendall tau diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Kesimpulan. Ada hubungan antara status kalkulus indeks dengan kepercayaan diri pada SMAN 2 Konawe Selatan.Latar Belakang. Kalkulus adalah pembentukan mineral yang terjadi karena sisa makanan yang menempel pada lapisan plak gigi yang tidak dibersihkan dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada gigi. Kalkulus biasanya terbentuk di area gigi yang sulit dijangkau dan sulit dibersihkan secara efektif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status kalkulus indeks dengan keperpercayaan diri pada siswa kelas XI di SMAN 2 Konawe selatan. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel sebanyak 158 siswa. Analisis data secara statistik  menggunakan uji Kendall-tau dengan batas kemaknaan nilai a = 0,05. Hasil penelitian. Hasil penelitian diperoleh jumlah responden berdasarkan jenis kelamin paling banyak adalah perempuan sebesar 59,6%, berdasarkan usia paling banyak usia 16 tahun sebesar 63,9%, berdasarkan status kalkulus indeks paling banyak adalah sedang sebesar 60,1%. Hasil uji statistic Kendall tau didapatkan nilai p = 0,000 < 0,05. Kesimpulan. Ada hubungan antara status kalkulus indeks dengan kepercayaan diri pada SMAN 2 Konawe Selatan &nbsp

    Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi

    Get PDF
    Ringkasnya: Hipertensi merupakan penyakit yang masih menjadi masalah besar tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia, kasus hipertensi terus meningkat .seiring dengan berkembangnya zaman. Penyakit.disebabkan oleh beberapa faktor seper-ti pola hidup yang terkait dengan .kebiasaan konsumsi makan yang.tidak hipertensi, sehat, perokok, kurang berolahraga, gen, serta faktor stres. Melakukan pengendalian tekanan darah merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit tekanan darah tinggi atau komplikasi dari penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengendalian tekanan darah pada lansia di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, dengan metode deskriptif sebanyak 18 responden. Hasil di temukan sebanyak 13 responden (72%) mealami tekanan darah tinggi, dan 5 responden (28%) memiliki tekanan darah normal, dengan kepatuhan kontrol tekanan darah sebanyak 6 responden (33%) dan 12 responden (67%) tidak mematuhi kontrol tekanan darah. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatu-han pengendalian tekanan darah yang tinggi sehingga diperlukan adanya pendidikan berke-lanjutan serta adanya pendidik yang berlatih dalam pelaksanaan pengukuran tekanan darah.Hipertensi merupakan penyakit yang masih menjadi masalah besar tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia, kasus hipertensi terus meningkat .seiring dengan berkembangnya zaman. Penyakit hipertensi.disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola hidup yang terkait dengan .kebiasaan konsumsi makan yang.tidak sehat, perokok, kurang berolahraga, gen, serta faktor stress. Melakukan kontrol tekanan darah merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit tekanan darah tinggi atau komplikasi dari penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kontrol tekanan darah pada lansia di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, dengan metode deskriptif sebanyak 18 responden. Hasil di temukan sebanyak 13 responden (72%) megalami tekanan darah tinggi, dan 5 responden (28%) memiliki tekanan darah normal, dengan kepatuhan kontrol tekanan darah sebanyak 6 responden (33%) dan 12 responden (67%) tidak patuh kontrol tekanan darah. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ketidakpatuhan kontrol tekanan darah yang tinggi sehingga diperlukan adanya edukasi berkelanjutan serta adanya educator terlatih dalam pelaksanaan pengukuran tekanan darah

    Factors Associated with the Incidence of Filariasis in Kwoor District, Tambrauw Regency

    No full text
    Filariasis adalah penyakit menular menahun yang disebabkan cacing filaria dan ditularkan nyamuk. Kasus filariasis di Indonesia tahun 2019 sebanyak 10.758 kasus, dan di Kabupaten Tambrauw tahun 2023 adalah 30 kasus, 14 kasus diantaranya di Distrik Kwoor. Mayoritas masyarakat Distrik Kwoor berpendidikan dasar, memiliki rumah dekat kandang ternak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, lingkungan fisik dan kepatuhan minum obat dengan kejadian filariasis di Distrik Kwoor Kabupaten Tambrauw. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dilakukan di Distrik Kwoor Kabupaten Tambrauw pada 27 Februari-04 Maret 2023. Populasi dan sampel adalah seluruh kepala keluarga berjumlah 105 KK, diambil secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji Chi Square dengan ? = 0,05.Hasil uji diperoleh pengetahuan p- value = 0,752, sikap p-value = 0,030, kepatuan minum obat p-value = 0,620, lingkungan fisik p-value = 0,071. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan sikap dengan kejadian filariasis dan tidak ada hubungan pengetahuan, kepatuhan minum obat dan lingkungan fisik dengan kejadian filariasis. Disarankan bagi pihak puskesmas untuk meningkatkan penyuluhan dan pengawasan masyarakat, kepada masyarakat agar tidur menggunakan kelambu, memperhatikan lingkungan sekitar, peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian sejenis dengan variabel status kesehatan, pekerjaan dan letak geografis.Filariasis is a chronic infectious disease caused by filarial worms and transmitted by mosquitoes. Filariasis cases in Indonesia in 2019 were 10,758 cases, and in Tambrauw Regency in 2023 there were 30 cases, 14 of which were in Kwoor District. The majority of the people in Kwoor District have primary education, and have houses near the livestock pens. The study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, physical environment and adherence to taking medication with the incidence of filariasis in Kwoor District, Tambrauw Regency. This type of research is quantitative with a cross-sectional design, conducted in the Kwoor District, Tambrauw Regency on February 27-March 4, 2023. The population and sample are all 105 household heads, taken by total sampling. Data was collected using questionnaires and observation sheets. Data were analyzed by Chi Square test with ? = 0.05. The test results obtained were knowledge p-value = 0.752, attitude p-value = 0.030, compliance with taking medication p-value = 0.620, physical environment p-value = 0.071. The conclusion of the study is that there is a relationship between attitude and the incidence of filariasis and there is no relationship between knowledge, adherence to taking medication and the physical environment with the incidence of filariasis. It is recommended for the health center to increase counseling and community supervision, for the community to sleep using mosquito nets, pay attention to the surrounding environment, future researchers to conduct similar research with variables of health status, occupation and geographical location

    Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Kota Madiun

    Get PDF
    The quality of nursing services can be assessed based on the workload experienced by nurses on a daily basis, as a high workload can negatively affect service quality. Based on the data, the quality of nursing services at RSI Siti Aisyah, Madiun City, was reported to be 6.6% in 2021 and 14.9% in 2022, indicating a significant increase in patient dissatisfaction with the quality of care provided by nurses. This study aimed to investigate the influence of workload on the quality of nursing services in the inpatient ward of RSI Siti Aisyah, Madiun City. A quantitative research method with a cross-sectional approach was employed, and The population of interest comprised all nurses, with 130 respondents working in the inpatient ward and a sample of 57 respondents selected. The results of the Kendall Tau test revealed a significant p-value of 0.000 ? 0.05, indicating a significant effect of workload on the quality of nursing services in the inpatient ward of RSI Siti Aisyah, Madiun City, with a positive correlation coefficient of 0.485. This signifies a direct effect of workload on the quality of nursing services in the inpatient ward of RSI Siti Aisyah, Madiun City.Tolak ukur kualitas pelayanan perawat dapat dilihat dari beban kerja yang di alami oleh perawat setiap harinya,beban kerja yang tinggi dapat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang tidak baik. Berdasarkan data tidak baiknya kualitas pelayanan perawat di RSI Siti Aisyah Kota Madiun yaitu pada Tahun 2021 sebesar 6,6% dan Tahun 2022 sebesar 14,9% yaitu ketidakpuasan pasien dalam kualitas yang diberikan perawat mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di ruang rawat inap rumah sakit islam siti aisyah kota madiun. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap yang berjumlah 130 responden Dengan Sempel pada penelitian sebanyak 57 responden. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Uji Kendal Tau menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ? 0,05 yang artinya terdapat pengaruh Beban Kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di ruang rawat inap RSI Siti Aisyah Kota Madiun dan arah hubungan antara kedua variabel tersebut positif sebesar 0,485 yang artinya terdapat pengaruh Beban Kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di ruang rawat inap RSI Siti Aisyah Kota Madiun

    Pemanfaatan Bahan-Bahan Tradisional untuk Pemeliharaan Kesehatan Penderita Hipertensi

    Get PDF
    Indonesia which will be rich in traditional medicinal plants,various medicinal plants in Indonesia have been used by the communityfor the treatment of various types of diseases, both acute and chronicdiseases. Hypertension is a chronic disease for which medicinal plantsare most widely used. The community can easily obtain medicinal plantsbecause many ornamental plants and trees can be found in their yards.The purpose of this study was to find out the description ofhyperten-sion sufferers in utilizing traditional medicines to maintainhealth. Quantitative descriptive design is used in this research. Thisstudy used a sample of 281 people with a purposive sampling techniquebased on the sample selection criteria that had been determined by theresearcher. The results showed that the medicinal plants used byrespondents to treat hypertension consisted of six kinds of medicinalplants namely celery, noni, ciplukan, soursop leaves, starfruit, andgarlic. The majority of respondents used the method of processingmedicinal plants by boiling. Meanwhile, the reason people usetraditional medicine is that the price of traditional medicine ischeaper, the plants are easy to get and easy to mixthemselves.Indonesia yang akan kaya tanaman obat tradisional, berbagai tumbuhan obat yang ada di Indonesia sudah dimanfaatkan masyarakat untuk pengobatan berbagai jenis penyakit, baik penyakit akut maupun penyakit kronis. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang tanaman obatnya paling banyak digunakan. Masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan tanaman obat karena banyak tanaman hias dan pohon yang dapat ditemukan di pekarangan rumah mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran penderita hipertensi dalam memanfaatkan obat-obat tradisional untuk memelihara kesehatan. Desain deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan sampel 281 orang dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria pemilihan sample yang telah ditetapkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tanaman obat yang digunakan responden untuk mengatasi hipertensi terdiri dari enam macam tanaman obat yakni seledri, mengkudu, ciplukan, daun sirsak, belimbing wuluh, dan bawang putih. Metode pengolahan tanaman obat mayoritas responden menggunakan cara direbus. Sedangkan itu, alasan masyarakat menggunakan obat tradisional yaitu harga obat tradisional lebih murah, tanaman mudah didapat serta mudah diracik sendiri.

    Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo

    Get PDF
    The aim of this study was to identify the risk factors affecting the occurrence of hypertension among pregnant women at the Telaga Health Center in the Gorontalo District. This observational research utilized a cross-sectional study design, involving a sample of 46 pregnant women whose gestational age was 20 weeks or more. Data analysis involved the chi-square test and linear regression analysis. The results indicate that age, parity, and a history of hypertension have a significant impact on the incidence of hypertension in pregnant women at the Telaga Health Center, Gorontalo District. Specifically, women under 20 years and over 35 years of age have a 28.3 times higher risk, those with a history of hypertension have a 16.2 times higher risk, and high parity increases the risk by 4.4 times.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada pada Ibu hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 46 orang ibu hamil, dengan usia kehamilan telah mencapai 20 minggu keatas. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square dan analisis regresi linier. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh usia, paritas, riwayat hipertensi terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Usia <20 tahun dan >35 tahun berisiko 28,3 kali, riwayat hipertensi berisiko 16,2 kali, Paritas tinggi berisiko 4,4 kali lebih besar mengalami hipertensi

    Risiko Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita di Puskesmas Momunu Kabupaten Buol

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin, pengetahuan ibu dan status gizi balita dengan kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita di Puskesmas Momunu Kabupaten Buol. Jenis penelitian kuantitatif melalui pendekatan survey analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi ada balita yang datang berkunjung di Puskesmas Momunu pada saat penelitian dilakukan. Jumlah Sampel sebanyak 155 balita yang dihitung dengan rumus slovin. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji yang digunakan yaitu chi square dengan nilai ? = 0,05. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan jenis kelamin balita (? value 0,000), pengetahuan ibu (? value 0,000), status gizi balita (? value 0,000) dengan kejadian Penyakit ISPA pada Balita di Puskesmas Momunu Kabupaten Buol

    Patofisiologi Penyakit Meniere pada Pasien Autoimun : Tinjauan Literatur

    Get PDF
    Latar Belakang: Patofisiologi penyakit meniere pada penyakit autoimun masih menjadi perdebatan. Terdapat beberapa hal yang mengaitkan penyakit meniere dengan autoimun. Pemahaman mengenai patofisiologi penyakit meniere pada pasien autoimun penting untuk diketahui untuk memudahkan diagnosis, namun literatur terkini yang membahas mengenai patofisiologi mengenai penyakit meniere pada pasien autoimun masih sulit dijumpai. Tujuan: Penulis ingin menggabungkan berbagai literatur mengenai patofisiologi penyakit meniere pada autoimun. Metode:  Menggunakan kata kunci “Meniere’s disease”, “autoimmune” sampel diambil menggunakan database Google Scholar, PubMed dalam kurung waktu 5 (lima) tahun. Hasil: Beberapa penyakit autoimun yang dikaitkan dengan penyakit ini, antara lain; lupus eritematosus sistemik, ankylosing spondylitis, dan rheumatoid arthritis. Hal ini terjadi karena adanya autoantigen pada telinga dalam dan proses biokimiawi lain sehingga menyebabkan keluhan pada penyakit meniere. Kesimpulan: Penyakit meniere diketahui berhubungan dengan proses autoimun dengan melibatkan beberapa proses biokimiawi, diperlukan pembahasan lebih rinci mengenai patofisiologi penyakit meniere dengan autoimun sehingga didapatkan pemahaman mendalam dan tatalaksana yang sesuai.Background: The pathophysiology of Meniere's disease in autoimmune diseases is still being debated. Several things link Meniere's disease with autoimmunity. Understanding of the pathophysiology of Meniere's disease in autoimmune patients is important to know to facilitate diagnosis, but recent literature discussing the pathophysiology of Meniere's disease in autoimmune patients is still difficult to find. Objective: The author wants to combine various literature regarding the pathophysiology of Meniere's disease in autoimmune. Method: Using the keywords "Meniere's disease", "autoimmune" samples were taken using the Google Scholar database, PubMed within 5 (five) years. Results: Several autoimmune diseases associated with this disease, among others; systemic lupus erythematosus, ankylosing spondylitis, and rheumatoid arthritis. This occurs due to the presence of autoantigens in the inner ear and other biochemical processes that cause complaints of Meniere's disease. Conclusion: Meniere's disease is known to be associated with an autoimmune process involving several biochemical processes, a more detailed discussion is needed regarding the pathophysiology of Meniere's disease with autoimmune so that an in-depth understanding and appropriate treatment is obtained

    Tinggi Badan Ibu dan Ketahanan Pangan Keluarga merupakan Faktor Risiko Kejadian Stunting di Wilayah Pesisir Kabupaten Buton Tengah: Studi Kasus Kontrol

    Get PDF
    The incidence of stunting can be influenced by many factors, parental height and food security are known as factors that affect the incidence of stunting in toddlers. This study aims to analyze maternal height risk factors and family food security for stunting in toddlers in coastal areas of Central Buton Regency, Southeast Sulawesi Province. This study is an observational study with a control case design carried out in Mawasangka Tengah District. The sample of this study was toddlers aged 6-23 months, divided into 2 groups, namely the case group and the control group, the sampling method by consecutive sampling and a total sample of 120 people. Bivariate analysis is performed with the Chi-square test and identifies the Odds Ratio (OR) value. Mothers with a height of < 150 cm are 1.7 times more likely to have stunted children under five than mothers with a height of >150 cm, but statistically the relationship between the two variables is not significant (p = 0.17). Food insecure families are at risk of having stunting children at 2.5 times greater than food insecure families (OR=2.6, 95% CI: 1.2-5.8), and statistically show a significant effect (p=0.01). Maternal height and household food security are risk factors for stunting, but what has a significant influence is the food security factor compared to the mother's height.Kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, tinggi badan orang tua dan ketahanan pangan diketahui sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor resiko tinggi badan ibu dan ketahanan pangan keluarga terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah pesisir Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol yang dilaksanakan di Kecamatan Mawasangka Tengah. Sampel penelitian ini adalah balita umur 6-23 bulan, dibagi dalam 2 kelompok yakni kelompok kasus dan kelompok kontrol, metode pengambilan sampel secara consecutive sampling dan total sampel sebanyak 120 orang. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi- square dan mengidentifikasi nilai Odds Ratio (OR). Ibu dengan tinggi badan < 150 cm berisiko 1,7 kali lebih besar memiliki anak balita stunting dibanding ibu dengan tinggi >150 cm, namun secara statistik hubungan kedua variabel tidak signifikan (p=0,17). Keluarga rawan pangan berisiko memiliki balita stunting sebesar 2,5 kali lebih besar dibanding keluarga tahan pangan (OR=2,6, CI 95% : 1,2-5,8), dan secara statistik menunjukkan pengaruh yang signifikan (p=0,01). Tinggi badan ibu dan ketahanan pangan rumah tangga merupakan faktor resiko kejadian stunting, namun yang memiliki pengaruh signifikan adalah faktor ketahanan pangan dibanding tinggi badan ibu

    477

    full texts

    657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Health Information : Jurnal Penelitian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇