EKONOMI BISNIS
Not a member yet
124 research outputs found
Sort by
DETERMINAN KINERJA INDUSTRI MANUFAKTUR DI PROVINSI BANTEN
Kelemahan industri manufaktur Indonesia seperti juga di banyak negara sedang berkembang lainnya adalah masih lemahnya industri-industri pendukung mulai dari pembuatan mesin hingga sejumlah komponen untuk satu produk jadi. Ketergantungan impor dari industri nasional masih sangat tinggi, terutama kelompok industri-industri tengah yang membuat bahan-bahan baku dan penolong, barang-barang modal dan alat-alat produksi, dan kelompok industri-industri hilir, khususnya barang-barang konsumsi tahan lama. Akibatnya sumbangan produk dari industri-industri tersebut masih relatif kecil. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh foreign direct investment (FDI), investasi dalam negeri (PMDN), kredit perbankan dan jumlah industri besar dan sedang terhadap kinerja industri manufaktur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda dan sederhana dengan pendekatan Ordinary Least Square. Sampel penelitian ini berjumlah 40 (empat puluh) dari tahun 2010-2019 dengan menggunakan data kuartal. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Foreign direct investment (FDI), investasi dalam negeri (PMDN), kredit perbankan dan jumlah industri besar dan sedang baik secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja industri manufaktu
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPUASAN PELANGGAN, DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN TRANSPORTASI UDARA. ( Studi Kasus Pada PT. Lion Mentari Airlines di Bandara Soekarno Hatta Tangerang )
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis Pengaruh variabel (X1) yaitu Kualitas Pelayanan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion Air. Pengaruh variabel (X2) yaitu Kepuasan Pelanggan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion Air, dan Pengaruh variabel (X3) yaitu Citra Perusahaan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion Air. Pengaruh variabel (X1) yaitu Kualitas Pelayanan, variabel (X2) yaitu Kepuasaan Pelanggan, variabel (X3) yaitu Citra Perusahaan, secara simultan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion Air. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa variabel (X1) yaitu Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion Air sebesar 73,2%. Variabel (X2) yaitu Kepuasan Pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion sebesar 71,5%. Variabel (X3) yaitu Citra Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion sebesar 91,5%. Variabel (X1) Kualitas Pelayanan, (X2) Kepuasaan Pelanggan, (X3) Citra Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel (Y) yaitu Keputusan Menggunakan Transportasi Udara Lion sebesar 93,2%
ANALYSIS OF DIFFERENCES OF PRICE EARNING RATIO (PER) AND STOCK LIQUIDITY BEFORE (10 DAYS) AND AFTER (10 DAYS) STOCK SPLIT IN GO PUBLIC COMPANY IN INDONESIA STOCK EXCHANGE PERIOD 2009 – 2016
The purpose of this research is to know (1) difference of stock liquidity level before and after stock split (2) difference of Price Earning Ratio (PER) before and after stock split.The population used in this study are all companies listed on the Indonesia Stock Exchange. While the sample selection is taken by using purposive sampling method. The number of samples used by researchers are 62 companies listed on the Indonesia Stock Exchange and stock split in the period 2009-2016.Based on the results of research indicate that there is a significant difference in Price Earning Ratio (PER), either before stock split or Price Earning Ratio (PER) after stock split. With paired sample t-test results obtained t test with t count> t table (3.912> 2,000) can be concluded then Ho accepted means there is a difference between price earnings ratio (PER) of each sample company, either before stock split or price Earnings ratio (PER) after the stock split event.With paired sample t-test obtained t test results with t count> t table (1,844> 2,000) can be concluded then Ho accepted means there is no difference between the stock liquidity of each sample company, either before the stock split and the liquidity of stock after the event Stock split
OPTIMALISASI MEMBANGUN BRAND IMAGE TERHADAP CUSTOMER LOYALTY MELALUI CUSTOMER VALUE DAN CUSTOMER RETENTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Perguruan tinggi swasta pada saat sekarang ini terus dituntut untuk terus melakukan upaya perbaikan baik yang terjadi secara internal dan ekternal. Belum terkenalnya citra kampus menyebabkan perguruan tinggi akan sangat sulit bersaing. Hal inilah yang sering terjadi pada Politeknik Unggul LP3M. Dimana persepsi orang masih menggap kuliah harus di Universitas, Sekolah Tinggi dan Akademi. Kemudian selama ini istilah Politeknik masih asing dibenak orang banyak. Salah satu upaya yang dilakukan manajemen Politeknik Unggul LP3M yaitu dengan memaksimalkan program penerimaan mahasiswa baru melalui pemberian reward atau lebih dikenal dengan istilah member get member (MGM). Fokus utama dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis secara langsung 1) brand image terhadap customer value, 2) menganalisis brand image terhadap customer retention. Selanjutnya menganalisis secara tidak langsung 1) brand image terhadap customer loyalty melalui customer value 4) brand image terhadap customer loyalty melalui customer retention. Pendekatan penelitian ini yaitu analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa aktif pada tahun ajaran 2018/2019 pada kampus Politeknik Unggul LP3M yang terdiri dari 5 program studi yang berjumlah 316. Sedangkan metode penentuan sampel dengan non probability sampling yaitu dengan cara accidental sampling. Dimana peneliti mengambil 250 mahasiswa aktif untuk dijadikan sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung 1) brand image berpengaruh signifikan terhahadap customer value, 2) brand image berpengaruh signifikan terhahadap customer retention. Sedangkan secara tidak langsung 3) brand image tidak berpengaruh signifikan terhahadap customer loyalty melalui customer value, 4) brand image berpengaruh signifikan terhahadap customer loyalty melalui customer retention.Kata Kunci: Brand Image, Value, Retention, Loyalt
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP RETURN ON ASSET STUDI PADA PT. INDOFARMA Tbk YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015-2019
PT. Indofarma Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri farmasi dan alat kesehatan. Dengan perkembangan yang sangat pesat, mengharuskan perusahaan mampu mengatur keuangan secara produktif dari berbagai komponen didalamnya. Bahan pertimbangan atas kinerja perusahaan dalam memperoleh tujuannya yakni mendapatkan keuntungan secara maksimal dan membangun citra yang baik. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh current ratio, debt to equity ratio dan total asset turnover terhadap return on asset pada PT. Indofarma Tbk periode 2015-2019. Metodologi penelitian yang digunakan yakni metode asosiatif. Jenis Data yang digunakan adalah data time series, Dimana datanya diperoleh dari annual report PT. Indofarma Tbk periode 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deksriptif menggunakan rumus masing-masing variabel, analisis regresi berganda, analisis determinasi, serta uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan current ratio, debt to equity ratio dan total asset turnover terhadap return on asset,. Atas hal tersebut saran yang diberikan yakni, perusahaan perlu memperhatikan serta mengatur setiap komponen yang terdapat dalam keuangan, karena menjadi bagian yang terpenting dalam perolehan keuntungan serta kinerja perusahaan yakni PT. Indofarma Tbk.
 
MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI (Studi Pada PT. Astra Credit Companies Cabang Medan)
Impian memiliki karyawan baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sangat diharapkan khsususnya bagi para pemegang saham. Upaya meningkatkan kinerja karyawan mutlak dilakukan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Fokus utama dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Kemudian populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu karyawan pada PT. Astra Credit Companies Cabang Medan yang berjumlah 40 responden sedangkan teknik penentuan dengan sampel jenuh. Terakhir analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial dan simultan variabel gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Gaya kepemimpinan merupakan variabel yang memiliki sumbangan pengaruh paling besar dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini dapat dinyatakan bahwa ketika gaya kepemimpinan dan budaya organisasi semakin ditingkatkan maka hal ini akan berdampak pada meningkatkan kienraj karyawan pada PT. Astra Credit Companies Cabang Medan.
 
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI (STUDI KOMPARATIF PADA PERUSAHAAN FOOD AND BAVERAGE DI BURSA EFEK INDONESIA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan makanan dan minuman perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan sesudah akuisisi yang diproksi dengan rasio lancar (CR), laba atas ekuitas (ROE), laba per saham (EPS), EBITDA, harga ke nilai buku (PBV). Sebanyak 11 perusahaan dimasukkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam semua rasio keuangan yang diperiksa sebelum dan sesudah akuisisi. Hal ini dibuktikan dengan uji beda paired sample t-test dimana nilai rasio lancar sebelum dan sesudah 0,768, nilai return on equity sebelum dan sesudah akuisisi sebesar 0,615, nilai laba per saham sebelum dan sesudah akuisisi sebesar 0,823, nilai EBITDA sebelum dan sesudah akuisisi sebesar 0,064, dan nilai buku harga sebelum dan sesudah akuisisi adalah sebesar 0,345 di mana semua proxy memiliki nilai> 0,05 yang berarti menerima H0 adalah tidak ada perbedaan dalam kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi pada makanan dan perusahaan minuman.Kata kunci: kata kunci 1, kata kunci 2, kata kunci 3, dll (maksimum 5 kata kunci)Kata kunci: Akuisisi, Kinerja Keuangan, Paire sample t-tes
1 PENGARUH LIKUIDITAS, AKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2018
This study aims to determine how much influence liquidity, activity, and efficiency of the use of working capital on financial performance. This study includes several independent and dependent variables including: the independent variable is financial performance, while the dependent variable is liquidity, activity, and efficiency of the use of working capital. The population used in this study is a company engaged in the automotive sub sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2014-2018 period, using a sampling technique in the form of saturated sampling. the number of samples of automotive sub-sector companies that fulfill criteria is 8 companies. Based on partial testing between liquidity (CR) and financial performance (ROA) shows that ð‘¡ð‘ð‘œð‘¢ð‘›ð‘¡(0.250) >ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘™ð‘’ (1.684). Because the significant value is 0.804> 0.05 which means it is not significant, then ð»0is rejected ð»ð‘Žis accepted. Activity shows that ð‘¡ð‘ð‘œð‘¢ð‘›ð‘¡(-5.002) >ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘™ð‘’(1.684). Because a significant value of 0.00 <0.05 which means significant, then ð»0is acceptedð»ð‘Žis rejected. Efficient use of working capital (NWC) shows that ð‘¡ð‘ð‘œð‘¢ð‘›ð‘¡ (-0,385) >ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘™ð‘’(1,684). Because the significant value is 0.703> 0.05 which means it is not significant, thenð»0is is rejected ð»ð‘Ž accepted. For the results of simultaneous hypothesis testing, namely the F test, the value of ð¹ð‘ð‘œð‘¢ð‘›ð‘¡ (10,531)>>ð¹ð‘¡ð‘Žð‘ð‘™ð‘’(2.87) with a significance level of 0.00 <0.05, it can be concluded that liquidity, activity and efficiency of working capital use on financial performance is influential simultaneously on financial performance
PENINGKATAN KOMPETENSI COACH DALAM PROGRAM PENDAMPINGAN EKSPOR DI ERA DISRUPTIF TEKNOLOGI
         Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia yang tersebar di berbagai daerah dan kota besar, banyak yang memiliki produk yang potensial untuk diekspor, sehingga tidak aneh jika banyak buyer yang secara langsung rela mendatangi sentra-sentra produk yang ada di Indonesia dalam rangka menemukan produk untuk dijual di pasar di Negara mereka. Pemerintah juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dan pemberian fasilitasi agar para UKM potensial mampu menjadi eksportir pendatang baru. Program Pendampingan Ekspor (Export Coaching Program) adalah pendampingan bagi UKM potensial ekspor selama satu tahun penuh yang sudah dilakukan sejak tahun 2010 oleh Kementerian Perdagangan, sebanyak  3 angkatan untuk 3 daerah dan masing-masing dikuti oleh 25 orang peserta. Namun demikian, program ternyata masih belum mampu membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan, karena UKM yang berhasil menjadi eksportir baru belum mencapai separuh dari jumlah peserta. Banyak hal menjadi penyebab, antara lain adalah kurang maksimalnya proses seleksi calon peserta, monitoring harian perkembangan peserta dan kurang optimalnya konsultasi peserta atas masalah-masalah yang mereka jumpai kepada para Coach (pendamping) yang ditunjuk.  Tulisan ini mencoba menjelaskan pelaksanaan Program Pendampingan Ekspor, kendala-kendala yang dihadapi serta hasil akhir yang dicapai sejak tahun 2010 sampai dengan 2018.Kata Kunci : Coach, Ekspor, Program Pendampingan, Kompetensi, Disruptif Technolog
PERFORMA STRATEGI DCMA: STUDI SIMULASI
Keuntungan investor dari investasi di pasar saham, selain dari dividen juga diperoleh dari capital gain. Melalui penelitian ini, penulis ingin menunjukkan bahwa analisa teknikal dapat digunakan investor untuk mendapat keuntungan dari capital gain. Sebagai cara membuktikan hal tersebut, penulis menggunakan metode penelitian simulasi trading dengan data harga saham AMRT dengan rentang waktu Januari 2015 sampai dengan Desember 2019 dan periode harian. Penulis menggunakan strategi DMAC, yaitu dua Simple Moving Average dengan periode 10 dan 20. Crossing kedua SMA tersebut dari bawah keatas digunakan sebagai sinyal masuk, dan crossing dari atas ke bawah digunakan sebagai sinyal keluar. Dengan simulasi modal Rp 100000 dan 1 lot per transaksi, diperoleh hasil bahwa strategi ini menghasilkan profit namun lebih kecil disbanding dengan pertumbuhan AMRT selama 5 tahun