Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
PENGARUH APLIKASI MARBEL GAME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN
Pendidikan Pancasila bermanfaat untuk membentuk warga negara yang paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta memiliki rasa nasionalisme. Siswa disabilitas intelektual memiliki hambatan dalam intelektualnya serta mengalami kesulitan dalam pembelajaran sehingga membutuhkan media pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh aplikasi marbel game berbasis android untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan Pancasila keberagaman budaya bagi siswa disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre eksperimentalmenggunakan one group pre test post test design. Penelitian ini dilaksanakan di SLB Bina Bangsa Sidoarjo, subjek penelitian ini siswa disabilitas intelektual ringan kelas VII SMPLB. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik uji wilcoxon match pair test. Berdasarkan hasil uji menunjukkan Zhitung = -2,20 < Ztabel dengan nilai krisis 5% = 1,96, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh aplikasi marbel game berbasis android terhadap hasil belajar pendidikan Pancasila keberagaman budaya bagi siswa disabilitas intelektual ringan. Implikasi penelitian ini yaitu mengembangkan pemahaman tentang keberagaman budaya Indonesia melalui aplikasi marbel game guna meningkatkan hasil belajar pendidikan Pancasila siswa disabilitas intelektual karena aplikasi marbel game bermafaat untuk mengembangkan kemampuan siswa tentang pakaian adat serta menambah motivasi dan keinginan belajar siswa.Kata kunci : marbel, Pancasila, keberagaman budaya, disabilitas intelektual
Hubungan Interaksi Teman Sebaya Dengan Motivasi Belajar Siswa Disabilitas Intelektual Ringan dalam Pembelajaran IPAS
Motivasi belajar bagi anak disabilitas intelektual ringan bermanfaat untuk meningkatkan prestasi belajar dan membentuk karakter serta keterampilan belajar yang positif pada siswa. Oleh karena itu, diperlukan interaksi teman sebaya untuk mendorong motivasi belajar serta untuk meningkatkan kerampilan bahasa dan komunikasi siswa disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat hubungan antara interaksi teman sebaya dengan motivasi belajar siswa disabilitas intelektual ringan dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Subjek pada penelitian ini sejumlah 15 siswa disabilitas intelektual ringan yang berstatus pelajar di SMKN 8 Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan skala model Likert dengan alat pengumpulan data berupa angket kuisioner. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,001 dengan hasil nilai koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,781 sehingga dapat disimpulkan bahwa interaksi teman sebaya dengan motivasi belajar siswa disabilitas intelektual ringan dalam pembelajaran IPAS memiliki hubungan dengan kategori korelasi yang kuat. Implikasi dalam penelitian ini yaitu interaksi teman sebaya dapat meningkatkan motivasi belajar, menciptakan linkungan pembelajaran yang inklusif kepada siswa disabilitas intelektual ringan. serta siswa belajar tentang norma dan nilai sosial yang berlaku di masyarakat melalui interaksi dengan teman sebaya.
Kata kunci : teman sebaya, motivasi, disabilitas intelektual, IPA
PEMANFAATAN APLIKASI BELAJAR MENGAJI BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA HURUF HIJAIYAH BAGI PESERTA DIDIK DISABILITAS RUNGU KURANG DENGAR
Kemampuan membaca huruf hijaiyah bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan mengaji peserta didik disabilitas rungu kurang dengar. Kemampuan membaca huruf hijaiyah peserta didik disabilitas rungu kurang dengar masih rendah. Mereka masih kesulitan dalam membaca huruf hijaiyah seperti membedakan huruf sya dengan sin, dal dengan dzal, dsb, sehingga suara yang dikeluarkan menjadi kurang jelas. Selain itu, keterbatasannya dalam hal mendengar, mengakibatkan mereka mengandalkan gaya belajar visual. Maka dari itu, mereka membutuhkan media pembelajaran visual yang menarik, seperti aplikasi Belajar Mengaji. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penggunaan aplikasi belajar mengaji terhadap kemampuan membaca huruf hijaiyah bagi peserta didik disabilitas rungu kurang dengar di SLBN Cerme Gresik.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik non-parametric uji Wilcoxon SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata sebelum perlakuan sebesar 67,16 dan setelah diberi perlakuan menjadi 80,5. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan Zhitung = 2,2 (nilai (-) tidak diperhitungkan karena absolute price) lebih besar dari nilai Z tabel dengan nilai krisis 5% = 0,98. Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh pemanfaatan aplikasi belajar mengaji berbasis android terhadap kemampuan membaca huruf hijaiyah bagi peserta didik disabilitas rungu kurang dengar. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi belajar mengaji dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah pada peserta didik disabilitas rungu kurang dengar, membantu peserta didik untuk lebih mudah memahami dan belajar membaca huruf hijaiyah, serta dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang kurikulum pendidikan khusus yang lebih efektif, yang menggabungkan aplikasi belajar mengaji dengan pembelajaran agama.
Kata kunci : Aplikasi Mengaji, Membaca Huruf Hijaiyah, Disabilitas Rungu
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING PADA KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN PESERTA DIDIK AUTIS DI SLB BAKTI ASIH SURABAYA
Keterampilan menulis permulaan termasuk ke dalam kemampuan dasar yang harus dikuasai peserta didik untuk menunjang pembelajaran di kelas, juga dalam aktivitas sehari-hari seperti mendukung kemampuan literasi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan finger painting terhadap keterampilan menulis permulaan peserta didik autis. Pendekatan penelitian termasuk kuantitatif jenis Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Subjek penelitian ialah peserta didik autis. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Tes instrumen penelitian yang digunakan adalah tes tulis tentang huruf dan kata. Analisis data menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan stabilitas hasil data stabil dengan persentase 87,5%, garis kecenderungan arah serta jejak data memiliki trend meningkat, level stabilitas menunjukkan rentang 72,5-85, level perubahan menunjukkan tanda (+). Selain itu, hasil penelitian menunjukkan kondisi perubahan kecenderungan arah meningkat, perubahan kecenderungan stabilitas menunjukkan data stabil ke stabil. Perubahan level menunjukkan data (+) yang berarti meningkat dan persentase overlap data menunjukkan 0%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat pengaruh kegiatan finger painting terhadap keterampilan menulis permulaan peserta didik autis. Implikasi dari hasil penelitian adalah finger painting berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan menulis permulaan peserta didik autis, memudahkan komunikasi, merangsang perkembangan motorik halus, bekal meraih kesuksesan dalam kehidupan, dan sebagai sarana mengekspresikan emosi.
Kata Kunci: autis, finger painting, menulis permulaan
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA TUNARUNGU DI SLB NEGERI BALIKPAPAN
Pembelajaran tentang bangun datar penting untuk diberikan kepada siswa tunarungu, khususnya jenjang SDLB (Fase B). Manfaat belajar bangun datar yaitu membantu menafsirkan keragaman bentuk di lingkungan sekitar dan mengembangkan imajinasi dan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video animasi bangun datar untuk meningkatkan pemahaman belajar siswa tunarungu yang layak digunakan siswa tunarungu dalam pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Subjek pada penelitian ini yakni ahli materi, ahli media, dan calon pengguna. instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni skala peniliaian akseptabilitas yang meliputi 4 aspek antara lain aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif presentase yang merupakan strategi analisis data dalam penelitian pembuatan media. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil ahli materi 66% ahli media menghasilkan 66%, dan calon pengguna menghasilkan 94%. Berdasarkan hasil penelitian video animasi bangun datar layak digunakan dalam pembelajaran. Implikasi hasil penelitian yaitu dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa, meningkatkan minat siswa dalam belajar, membentuk konsep bangun datar yang benar sejak dini, mendukung pembelajaran konsep matematika yang lebih kompleks, membantu keterampilan berpikir spasial, dan mendukung berpikir hirarkis.
Kata Kunci: video, animasi, bangun datar, tunarung
MANAJEMEN PROGRAM VOKASIONAL BAGI PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (STUDI KASUS DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI PEMBINA TINGKAT NASIONAL BAGIAN C MALANG)
Manajemen vokasional penting untuk mengelola keterampilan vokasional yang memberikan bekal kerja kepada peserta didik berkebutuhan khusus. Bermanfaat memberikan bekal anak untuk mempunyai keahlian yang bisa ditingkatkan, serta menunjang pencapaian tingkatan kemandirian yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen sekolah dalam melakukan program vokasional di SMALB Negeri Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang. Pendekatan kualitatif studi deskriptif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan konsep Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan melalui koordinasi antara kepala sekolah dan guru vokasional dalam penyesuaian kurikulum dan penyediaan fasilitas. Pelaksanaan program mencakup pemberian pelatihan, asesmen, dan penyediaan sarana. Evaluasi dilakukan setiap akhir semester, serta diikuti dengan pameran hasil karya. Faktor penghambat yang dihadapi adalah kurangnya tenaga pendidik dan ketidakstabilan emosi peserta didik, sementara dukungan datang dari fasilitas yang lengkap dan keterlibatan orang tua. Tindak lanjut program mencakup uji kompetensi, pengasahan keterampilan di BLK, dan rekomendasi ke perusahaan mitra. Implikasi dari penelitian ini adalah mengembangkan sikap dan kepribadian kewirausahaan untuk memulai usaha atau berkarir di dunia kerja, bekerja sama dengan berbagai pihak seperti orang tua, lembaga sosial, dan pemerintah dalam mendukung lancarnya program vokasional serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan program vokasional secara berkesinambungan.Kata kunci: manajemen, vokasional, anak berkebutuhan khusu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN STRUKTUR KALIMAT PESERTA DIDIK DISABILITAS RUNGU DI SLB-B KARYA MULIA SURABAYA
Pembelajaran Bahasa Indonesia tentang kalimat bermanfaat dalam kehidupan seseorang, kalimat berkaitan dengan kemampuan berbahasa seseorang sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik. Peserta didik disabilitas rungu mengalami hambatan pada pendengarannya yang menyebabkan kemampuan berbahasa peserta didik disabilitas rungu terhambat terutama dalam pemahaman struktur kalimat Oleh karena itu pengajaran pemahaman stuktur kalimat peserta didik disabilitas rungu memerlukan model pembelajaran yang sesuai. Model pembelajaran kooperatif make a match bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan pemahaman struktur kalimat dengan membangun konsep pengetahuan melalui inteaksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif make a match terhadap kemampuan pemahaman struktur kalimat peserta didik disabilitas rungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitif dengan jenis penelitian pre-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental one group pretest posttest design dengan menggunakan 7 subjek penelitian peserta didik disabilitas rungu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tulis dengan teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik dengan uji wilcoxon sign rank test dengan nilai probabilitas sebesar 0,05 dan diperoleh Asymp.Sig (2-tailed) 0,016 sehingga dinyatakan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif make a match terhadap kemampuan pemahaman struktur kalimat peserta didik disabilitas rungu di SLB-B Karya Mulia Surabaya. Implikasi hasil penelitian ini yaitu model make a match bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman struktur kalimat, membangun konsep pemahaman secara mandiri melalui interaksi saat pembelajaran, meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik disabilitas rungu. Kata Kunci : disabilitas rungu, make a match, struktur kalimat
Pengaruh Kualitas Layanan Administrasi dan Kepuasan Siswa Terhadap Niat Berperilaku (Behavioral Intention) Siswa di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari kualitas layanan administrasi dan kepuasan siswa terhadap niat berperilaku siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif korelatif dengan menggunakan statistik parametrik. Grand theory yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori SERVQUAL dari Parasuraman (1988), teori kepuasan dari Robbins (2015), dan teori behavioral intention dari Liu (2005). Data penelitian diperoleh melalui angket google form yang menggunakan skala Likert dimana sampel penelitian tersebut adalah siswa SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung yang dipilih secara acak dengan jumlah 220 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh dari kualitas layanan administrasi terhadap behavioral intention siswa di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung sebesar 50,1%. (2) terdapat pengaruh dari kepuasan siswa terhadap behavioral intention siswa di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung sebesar 49,8%. (3) kualitas layanan administrasi dan kepuasan siswa secara bersama-sama berpengaruh terhadap behavioral intention siswa di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung sebesar 56,8%. Berdasarkan penelitian tersebut, kualitas layanan administrasi dan kepuasan siswa berpengaruh terhadap behavioral intention siswa. Oleh karena itu kepala sekolah dan staf administrasi sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah. Semakin baik kualitas layanan (service quality) administrasi yang diberikan dan semakin meningkat kepuasan siswa maka niat berperilaku atau behavioral intention siswa juga semakin positif.
Kata kunci : Kualitas Layanan, Kepuasan Siswa, Behavioral Intention, Administrasi Pendidikan
This research was conducted to determine the influence of the quality of administrative services and student satisfaction on students' behavioral intentions. The method used in this research is a correlative quantitative method using parametric statistics. The grand theories used in this research are the SERVQUAL theory from Parasuraman (1988), user satisfaction theory from Robbins (2015), and behavioral intention theory from Liu (2005). Research data was obtained through a Google Form questionnaire using a Likert scale where the research sample was UPI Bandung Pilot Laboratory High School students who were randomly selected with a total of 220 students. The research results show that (1) there is an influence of the quality of administrative services on students' behavioral intention at the UPI Bandung Pilot Laboratory High School of 50.1%. (2) there is an influence of student satisfaction on students' behavioral intention at the UPI Bandung Pilot Laboratory High School of 49.8%. (3) the quality of administrative services and student satisfaction together influence the behavioral intention of students at the UPI Bandung Pilot Laboratory High School by 56.8%. Based on the research, the quality of administrative services and student satisfaction influence students' behavioral intentions. Therefore, school principals and school administrative staff are expected to improve the quality of school administration services. The better the quality of the administrative services provided and the greater the student satisfaction, the more positive the student's behavioral intention will be.
Keywords : Service Quality, Student Satisfaction, Behavioral Intention, Educational Administratio
Pengaruh Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP Labschool Rawamangun Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa SMP Labschool Rawamangun Jakarta dipengaruhi oleh penerapan kurikulum merdeka. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini berkaitan dengan penerapan kurikulum mandiri pada pembelajaran berbasis proyek yang mengacu pada teori konstruktivisme dari David H. Jonassen dan teori motivasi intrinsik dari Richard M. Ryan dan Edward L. Deci. Metodologi penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Data yang dikumpulkan dari 253 siswa di SMP Labschool Rawamangun Jakarta yang menyebarkan kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa (Y) dipengaruhi secara positif oleh variabel independen implementasi kurikulum Merdeka (X) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SMA SWASTA SE KECAMATAN GENTENG KOTA SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kompetensi profesional guru SMA swasta se Kecamatan Genteng Kota Surabaya. Pnelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel sampling jenuh dengan menyebarkan instrumen kuesioner kepada 114 guru sebagai sampel. Adapun hasil analissi data menunjukkan bahwa: (1) Tingkat Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Kompetensi Profesional Guru dalam kategori sedang. (2) Kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru sebesar 18,0%. (3) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru sebesar 13,1%. (4) Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru sebesar 25,0%. Penelitian ini menyimpulkan kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru berpengaruh terhadap kompetensi profesional guru SMA swasta se Kecamatan Genteng Kota Surabaya. Oleh karena itu, kompetensi profesional guru dapat ditingkatkan melalui peningkatan kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru