Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    41952 research outputs found

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI AKM LITERASI BERBASIS GAME QUIZIZZ DI KELAS VIII SMPN 40 SURABAYA.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi berbasis game Quizizz untuk siswa kelas VIII SMPN 40 Surabaya. Pengembangan instrumen ini didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif guna meningkatkan kemampuan literasi siswa, yang merupakan salah satu aspek penting dalam Asesmen Nasional. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, validasi ahli, dan hasil belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen evaluasi yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas tinggi, dengan hasil validasi ahli materi sebesar 100% dan validasi ahli bahasa sebesar 84%. Respon siswa terhadap penggunaan instrumen ini sangat positif, dengan persentase sebesar 82,6%. Selain itu, rata-rata efektivitas pembelajaran siswa dalam menyelesaikan soal AKM menggunakan Quizizz mencapai 68,2%, menunjukkan bahwa instrumen ini efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan instrumen evaluasi berbasis game Quizizz berhasil dan layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Media ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan inovatif. Penggunaan Quizizz sebagai media evaluasi dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam aspek literasi siswa di jenjang sekolah menengah pertama. Kata Kunci: Literasi, AKM, Quizizz, Pengembangan Instrumen, ADDI

    MEMORI TRAUMATIS PADA GANGGUAN DISOSIATIF VERINA DALAM NOVEL DI BALIK KABUT AMNESIA KARYA MIRA WIDJAJA:KAJIAN PSIKOLOGI ABNORMAL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk latar belakang gangguan psikologis, wujud gangguan psikologis serta respon yang dihasilkan dari keterkaitan memori traumatis pada gangguan disosiatif Verina dalam novel Di Balik Kabut Amnesia karya Mira Widjaja yang dianalisis menggunakan kajian psikologis abnormal Gerald Davison. Mengangkat topik permasalahan kejiwaan tokoh, penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra tekstual, dengan metode penelitian berjenis kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskripsi. Mengingat, sumber penelitian ini adalah novel. Maka data penelitian berupa kutipan kata, kalimat atau paragraf. Mengakibatkan penelitian ini nantinya akan terfokus dalam menafsirkan, menginterpretasi, menganalisis, serta mendeskripsikan kutipan yang menunjukkan aspek kejiwaan tokoh pada novel Di Balik Kabut Amnesia yang ditemukan melalui teknik pengumpulan data kepustakaan melalui pembacaan secara cermat, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian yang telah ditemukan antara lain. (1) bentuk latar belakang gangguan psikologis Veria diakibatkan oleh pengalaman traumatis berupa tiga jenis kekerasan dialami (fisik, Verbal, psikologis) diperparah dengan penyalahgunaan obat. (2) wujud gangguan psikologis yang diidap berupa gangguan disosiatif berjenis amnesia disosiatif dan fugue disosiatif. (3) terdapat beberapa respon pada kondisi perasaan yang ditunjukkan Verina akibat keterkaitan memori traumatis dengan gangguan psikologis yang dimiliki, berupa perasaan bingung, cemas, gelisah serta terkejut yang didasarkan atas penyebab berbeda. Kata Kunci: Memori Traumatis, Kekerasan, Penyalahgunaan Obat, Amnesia Disosiatif, Fugue Disosiati

    Pengembangan Media Pembelajaran Wordwall untuk Keterampilan Membaca Bahasa Jerman Siswa Kelas XI SMA

    Get PDF
    The impetus for this research stems from the necessity for innovative learning media to facilitate German reading skills, a necessity that was identified through interviews conducted with German language teachers of class XI at SMAN 1 Tarik. Conventional methods, which rely exclusively on books as learning media, continue to be employed due to a paucity of innovative learning media alternatives. This situation contributes to a perception of monotony and boredom in the learning process. To address this concern, the Wordwall media was developed for learning German reading skills in class XI SMA. The central research question guiding this study is as follows: What is the process of developing Wordwall learning media for German reading skills of grade XI high school students?. The objective of this study is to elucidate the process of developing Wordwall learning media for German reading skills of XI grade high school students. The research method employed is the Research & Development (R&D) method. The data presented herein were obtained through interview instruments and validation questionnaires from media and material experts. In this study, Wordwall media development was carried out with the stages of analyze, design, development, and evaluation. The analyze stage is the stage where the researcher analyzes the problem through interviews with German language teachers of class XI SMAN 1 Tarik. In the subsequent design stage, the materials and media templates that will be developed according to the findings at the analysis stage are determined. The materials and templates are then developed into a complete media and assessed for feasibility by validators at the development stage. The results obtained from the material expert validation were 92.5%. The results obtained from the validation of two media experts were 82.5% and 90%. Subsequent to this, media revisions were executed in accordance with the criticisms and suggestions put forth by the validators during the evaluation stage. The findings indicate that Wordwall can be utilized as a learning media for German reading skills in grade XI SMA

    PERBANDINGAN SUPPORT VECTOR MACHINE DAN DECISION TREE MENGGUNAKAN BINARY DRAGONFLY ALGORITHM PADA KLASIFIKASI INDEKS KHUSUS PENANGANAN STUNTING (IKPS) KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

    Get PDF
    Stunting merupakan kondisi hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat defisiensi gizi kronis dan infeksi berulang. Dalam kondisi ini, anak menunjukkan tinggi atau panjang tubuh dibawah ukuran standar yang ditetapkan. Untuk menggabungkan upaya percepatan penurunan stunting yang telah dilakukan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, dibentuklah suatu instrumen Indeks Khusus Penanganan Stunting atau IKPS. Penelitian ini menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan Decision Tree serta menggunakan Binary Dragonfly Algorithm sebagai fitur seleksi algoritma, pada dataset Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS) Kabupaten/Kota tahun 2022 yang bersumber dari Website Badan Pusat Statistik, dengan variabel penelitian yang terdiri mulai dari imunisasi, penolongan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, KB modern, ASI ekslusif, MP ASI, air minum layak, sanitasi layak, Pendidikan Anak Usia Dini, kepemilikan JKN/jamkesda, dan penerima KPS/KKS atau bantuan pangan, serta IKPS. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode Support Vector Machine dan Decision Tree menggunakan algoritma seleksi fitur Binary Dragonfly Algorithm dalam mengklasifikasikan Indeks Khusus Penanganan Stunting (IKPS) Kabupaten/Kota di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan metode SVM memperoleh akurasi klasifikasi sebesar 86%, sedangkan metode Decision Tree memperoleh akurasi sebesar 50%

    PEMODELAN INDEKS KEBAHAGIAAN NEGARA DENGAN METODE MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINE

    Get PDF
    The level of happiness in a region can be reflected by its happiness index, influenced by several factors such as Gross Domestic Product (GDP) per capita, social relationships, healthy life expectancy, generosity, freedom, and perception of corruption. The aim of this research is to analyze the factors influencing the happiness index of a country in the year 2020. The appropriate method used for this case is the nonparametric regression approach with Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS). The study resulted in the best model with a combination of basis functions (BF) 12, 18, and 24, with input variables (MI) set at 1 and output variables (MO) at 3, yielding a Generalized Cross Validation (GCV) value of 0.367. The predictor variables tested have a significant simultaneous and partial impact on the country's happiness index, with social relationships and healthy life expectancy being notable contributors

    PENGARUH VALSAVA MANEUVER TERHADAP PULSE WAVE VELOCITY (PWV): ANALISIS DENGAN UJI T BERPASANGAN (PAIRED T-TEST)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dan efektifitas Valsalva Maneuver terhadap Pulse Wave Velocity (PWV). Data diperoleh dari total 31 orang dewasa sehat (14 laki-laki, 17 perempuan tanpa kehamilan). Metode yang dilakukan pada analisis ini adalah uji T berpasangan (Paired T-Test). Hasil menunjukkan bahwa mean dan median pada PWV menunjukkan perubahan yang signifikan setelah melakukan teknik Valsalva Maneuver, serta nilai variansi dan standar deviasi PWV menjadi lebih kecil dibandingkan PWV sebelum melakukan Teknik Valsalva Maneuver, yang mengindikasikan data menjadi lebih homogen. Berdasarkan uji statistik dibuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara PWV sebelum dan sesudah melakukan teknik Valsalva Maneuver dengan nilai  dan dengan hasil simulasi menggunakan SPSS, diperoleh nilai . Lebih lanjut hasil dari uji hipotesis yang dilakukan, menunjukkan bahwa  ditolak dengan  sehingga dengan tingkat kepercayaan 99% dapat disimpulkan juga bahwa Valsalva Maneuver efektif dan signifikan untuk mengurangi PWV

    IMPLEMENTASI PROGRAM LIFE SKILL MENJAHIT UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT WARGA BELAJAR DI SKB MOJOAGUNG JOMBANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program life skill menjahit untuk mengembangkan minat dan bakat warga belajar di SKB Mojoagung Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Kepala SKB, Tutor dan Warga Belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, display data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan dilakukan dengan uji kredibilitas meliputi, persisten observation, triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member check. Selanjutnya dilakukan uji dependabilitas, uji konfirmabilitas dan uji transferbilitas. Hasil penelitian menunjukkan program life skill dilaksanakan dua kali dalam satu minggu. Fasilitas yang diberikan gratis dan lengkap. Diberikan sertifikat setelah lulus program. Tutor yang handa dan terdapat ruangan kelas khusus. Warga belajar konsisten mengikuti program sebagai bentuk kemauan dalam mengembangkan minat dan bakat

    PENGARUH BARRIER GAMES TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA UJARAN DALAM PERCAKAPAN PESERTA DIDIK DISABILITAS RUNGU DI SDLB-B KARYA MULIA SURABAYA

    Get PDF
    Abstrak Kemampuan membaca ujaran bermanfaat untuk memudahkan peserta didik disabilitas rungu dalam berkomunikasi di lingkungan masyarakat. Peserta didik disabilitas tungu mengalami hambatan pada pendengarannya sehingga berdampak pada segala aspek tumbuh kembangnya terutama pada aspek bahasa. Namun, apabila dilakukan penanganan sejak dini akan mengurangi dampak ketunarunguannya. Oleh karena itu, perlunya pembelajaran yang menyenangkan mengguna barrier games. Barrier Games bertujuan untuk melatih kemampuan berkomunikasi peserta didik tunarungu dengan cara mengelola informasi. Peserta didik akan belajar menerima dan mengirimkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh barrier games terhadap kemampuan membaca ujaran dalam percakapan  peserta didik tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen. Desain penelitian menggunakan one grup pretest-posttest design serta subyek penelitian berjumlah 6 peserta didik disabilitas rungu. Teknik pengumpulan data menggunakan uji wilcoxon menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,027 ≤ 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh barrier games terhadap kemampuan membaca ujaran dalam percakapan peserta didik tunarungu di SDLB-B Karya Mulia Surabaya. Implikasi penelitian ini bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan membaca ujaran dalam percakapan, mengelola informasi, melatih berbicara, dan meningkatkan motivasi serta minat belajar peserta didik disabilitas rungu.      Kata kunci: Barrier games, membaca ujaran, disabilitas rungu. Abstract Speech reading skills are useful to facilitate deaf learners in communicating in the community. Learners with hearing disabilities experience obstacles to their hearing that have an impact on all aspects of their growth and development, especially in the aspect of language. However, early treatment will reduce the impact of deafness. Therefore, the need for fun learning using barrier games. Barrier Games aim to train deaf learners' communication skills by managing information. Learners will learn to receive and send information. This study aims to prove the effect of barrier games on the ability to read speech in conversation of deaf learners. This research uses a quantitative approach with the type of pre-experiment research. The research design used one group pretest-posttest design and the research subjects amounted to 6 deaf learners. Data collection techniques using wilcoxon test using SPSS 26. The results showed the value of Asymp. Sig. (2-tailed) 0.027 ≤ 0.05. Based on these results, it can be concluded that there is an effect of barrier games on the ability to read speech in conversation of deaf students at SDLB-B Karya Mulia Surabaya. The implication of this research is useful to improve the ability to read speech in conversation, manage information, practice speaking, and increase motivation. Keywords: Barrier games, lips reading, deaf disability. &nbsp

    ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA DAN LITERASI NUMERASI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA PADA MATERI SUHU DAN KALOR DALAM PENGEMBANGAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM)

    Get PDF
    The Minimum Competency Assessment (AKM) is part of the national assessment to measure minimum competency in reading literacy and numeracy. AKM questions consist of several cognitive levels. This quantitative descriptive research aims to analyze students' reading literacy and numeracy literacy skills in solving AKM questions in a scientific context in the field of physics regarding temperature and heat. The research was conducted in May 2024 at one of the state high schools in Sidoarjo Regency. The population in this study were 2 classes, namely XI 1 and XI 2, totaling 70 students. Data collection used interviews, questionnaires and AKM test instruments. The instrument used is the AKM test developed with a valid category and a reliability value of 0.701. The results of this research show that the minimum competency of most students is at the basic level at 31.43%, meaning that students have basic concepts, but have difficulty applying these concepts in real situations. The percentage of students in the proficient category is 28.57%, each in the proficient and need special intervention categories is 20%. Achievement of the greatest cognitive level of reading literacy at the level of evaluating and reflecting (evaluate and reflect) because the stimulus phenomena in the questions are often encountered by students. Achievement of the highest cognitive level of numeracy literacy at the application level (applying) because students are able to determine appropriate strategies and formulas in solving the problems presented in the questions. Keywords: Minimum Competency Assessment (AKM), Reading Literacy, Numeracy Literacy, Temperature and HeatAsesmen Kompetensi Minimum (AKM) menjadi bagian dari asesmen nasional untuk mengukur kompetensi minimum literasi membaca dan numerasi. Soal AKM terdiri dari beberapa tingkat level kognitif. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi membaca dan literasi numerasi peserta didik dalam menyelesaikan soal AKM konteks saintifik bidang fisika materi suhu dan kalor. Penelitian dilakukan pada bulan Mei tahun 2024 di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah 2 kelas yakni XI 1 dan XI 2 sebanyak 70 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan instrumen tes AKM. Instrumen yang digunakan adalah tes AKM hasil pengembangan dengan kategori valid dan nilai reliabilitas sebesar 0,701. Hasil penelitian ini menunjukkan kompetensi minimum peserta didik sebagian besar berada pada tingkat dasar sebesar 31,43% artinya peserta didik memiliki konsep dasar, tetapi kesulitan menerapkan konsep tersebut dalam situasi nyata. Persentase peserta didik kategori cakap sebesar 28,57%, kategori mahir dan perlu intervensi khusus masing-masing sebesar 20%. Ketercapaian level kognitif literasi membaca terbesar pada level mengevaluasi dan merefleksi (evaluate and reflect) karena stimulus fenomena dalam soal sering dijumpai oleh peserta didik. Ketercapaian level kognitif literasi numerasi tertinggi pada level penerapan (applying) disebabkan peserta didik mampu menentukan strategi dan rumus yang sesuai dalam menyelesaikan permasalahan yang disajikan pada soal. Kata kunci: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Suhu dan Kalo

    Keefektifan E-LKPD Berbasis Pendekatan Konstruktivisme pada Sub Materi Pembelahan Sel untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis

    Get PDF
    The National Education Association (NEA) sudah menentukan kompetensi abad ke-21 menjadi keterampilan 4C yaitu keterampilan berpikir kreatif, berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi, serta kolaborasi. Era revolusi industri 4.0 menuntut pemerintah dapat mengubah kebijakan pendidikan dengan memperkenalkan Kurikulum Merdeka Belajar yang bertujuan membentuk Profil Pelajar Pancasila yang salah satunya berpikir kritis. Sarana dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan pendekatan konstruktivisme adalah E-LKPD. E-LKPD merupakan bahan ajar elektronik  yang dirancang guna memudahkan peserta didik memahami pembelajaran di era teknologi sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan E-LKPD berbasis pendekatan konstruktivisme untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada submateri pembelahan sel. Penelitian ini menggunakan pengembangan 4D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. E-LKPD ini menerapkan pendekatan konstruktivisme yang tahapannya meliputi persepsi, eksplorasi, diskusi dan penjelasan konsep, serta pengembangan konsep tanpa aplikasi konsep. Keterampilan berpikir kritis yang diterapkan terdiri dari interpretasi, eksplanasi, analisis dan evaluasi. Sasaran penelitian ini yaitu 30 peserta didik Fase F11.4 SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Keefektifan dalam penelitian ini dilihat dari ketuntasan hasil belajar kognitif dan ketercapaian indikator berpikir kritis. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa ketuntasan hasil belajar kognitif peserta didik ditinjau dari nilai post-test yaitu 100% peserta didik tuntas serta nilai n-gain 0,73 dengan kategori peningkatan tinggi. Sedangkan ketercapaian indikator berpikir kritis interpretasi, eksplanasi, analisis dan evaluasi memperoleh nilai n-gain berturut-turut yaitu 0.66; 0.73; 0.73; dan 0.84; serta rerata persentase indikator berpikir kritis yaitu 91% dengan kategori sangat baik

    35,952

    full texts

    41,952

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇