Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    41952 research outputs found

    KOMPARASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KAHOT DAN QUIZIZZ TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI GEOPOLITIK INDONESIA SEBAGAI POTENSI MENJALIN KERJASAMA INTERNASIONAL PADA SISWA KELAS XII SMAN 3 LAMONGAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran konvensional, media Pembelajaran Kahoot dan Media Pembelajaran Quizizz pada materi Geopolitik Indonesia sebagai potensi menjalin kerjasama internasional pada siswa Kelas XII SMAN 3 Lamongan. Dalam penelitian ini digunakan tiga kelas yakni kelas kontrol, kelas eksperimen 1, kelas eksperimen 2. Jumlah siswa keseluruhan 3 kelas adalah 90 siswa dengan 20 soal Pretest dan Posttest. Untuk analisis menggunakan metode analis One Way Anova. Didapati hasil uji hipotesis  dipeoleh Fhitung =16,798 dan untuk Ftable dicari pada tabel titik persentase distribusi t dengan cara db1 = 2 dan db2 =87 maka didapatkan Ftabel = 3,10 dengan demikian 16,789 > 3,10 maka H₀ ditolak sehingga kesimpulanya ketiga rata-rata sampel data tidak sama. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan perbandingan antara ketiga penerapan media pembelajaran. Dengan media pertama yakni konvensional media kedua aplikasi Quizizz dan ketiga Aplikasi Kahoot. Pertama perbandingan antara pembelajaran Konvensional dengan pembelajaran media Quizizz didapati tidak terjadi perbedaan yang signifikan antara kedua media tersebut. Sedangkan perbandingan antara media konvensional dengan media Kahoot mendapatkan nilai signifikan yang cukup memenuhi syarat dan terdapat perbedaan yaang signifika

    CERITA BERSERI MERASA PINTAR, BODOH SAJA TAK PUNYA KARYA RUSDI MATHARI: KAJIAN SASTRA PROFETIK KUNTOWIJOYO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika profetik dalam cerita berseri Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya karya Rusdi Mathari melalui pendekatan konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi. Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai etika yang terkandung dalam cerita berseri tersebut, yang mencerminkan aspek-aspek profetik dalam kehidupan manusia. Dalam konsep humanisasi, cerita berseri ini menggambarkan bagaimana manusia seharusnya memanusiakan sesama dengan menghilangkan sifat dehumanisasi, agresivitas, dan kesepian. Konsep humanisasi ini juga memperlihatkan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam hubungan antarindividu. Konsep liberasi muncul ketika cerita ini menunjukkan usaha untuk membebaskan manusia dari keterbatasan pengetahuan, serta permasalahan sosial, ekonomi, dan politik yang seringkali membuat manusia terpuruk. Selain itu, dalam konsep transendensi, cerita berseri ini menggambarkan sifat-sifat manusia yang penuh rasa takut, harapan, pasrah, rasa syukur, dan ikhlas terhadap Allah, yang membebaskan mereka dari belenggu duniawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutik dan cerita berseri Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika humanisasi, liberasi, dan transendensi dalam Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya tidak hanya memberikan gambaran tentang upaya manusia untuk keluar dari permasalahan duniawi, tetapi juga mengarah pada pembentukan manusia yang lebih baik secara spiritual. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya merupakan karya sastra profetik yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan pencerahan tentang nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan manusia.. Kata Kunci: Etika profetik, Humanisasi, Liberasi, Transendensi

    ANALISIS KEKUATAN IMPAK PADA KOMPOSIT HIBRIDA BERBASIS SERAT SABUT KELAPA DAN SERAT KULIT JAGUNG DENGAN PERLAKUAN PERENDAMAN NaOH SERTA MENGGUNAKAN RESIN EPOXY

    Get PDF
    Banyak nya material plastik yang diaplikasikan pada sistem bumper mobil, dan bodi kendaaraan membuat penggunaan plastik tersebut terkadang masih membutuhkan kekuatan dan ketangguhan yang lebih dan terbilang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu perlu pengembangan penggunaan material komposit yang ramah lingkungan dan biasa didaur ulang seperti komposit serat alam. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode kuantitatif. Material komposit pada penelitian ini terdiri dari campuran resin bisphenol A-epichlorohydin sebagai matriks dan serat sabut kelapa , serat kulit jagung sebagai filler . Proses pembuatan komposit menggunakan variasi fraksi volume serat dengan persentase 10%SK:30% SJ,  20%SK:  20SJ, dan 30%SK : 10%SJ dan dan lama waktu perendaman larutan NaOH 5% selama 2 jam dan 4 jam. Hasil pengujian spesimen dan analisis data diketahui bahwa kekuatan impak tertinggi diperoleh pada variasi fraksi volume serat 30SK : 10%SJ dan lama waktu perendaman NaOH 2 jam, yaitu sebesar 0,260J/mm2 , Sedangkan nilai kekuatan impak terendah didapatkan oleh material komposit dengan variasi fraksi volume 10%SK : 30% SJ dan dan lama waktu perendaman NaOH 4 jam, yaitu sebesar 0,215J/mm2. Perbandingan frkasi volume 30% SK:10%SJ memiliki kekuatan impak yang tinggi dari pada 10%SK: 30%SJ , demikian lama waktu perendaman NaOH 2 jam memiliki kekuatan yang lebih merata di segala arah serat. daripada  perendaman NaOH selama 4 jam. .Kata Kunci: Alkalisasi, Fraksi Volume, komposit hibrid,Serat Sabut Kelapa, Serat Kulit Jagun

    NEW ENPI TYPE STATISTIC MODEL ISO 50006 SEBAGAI EVALUASI KINERJA GAS TURBIN GENERATOR DI PERUSAHAAN OIL DAN GAS

    Get PDF
    Gas Turbin Generator (GTG) merupakan peralatan pengguna energi yang mengkonsumsi 60% dari total konsumsi energi di perusahaan minyak dan gas. Oleh karena itu kinerja energi GTG harus selalu di monitoring dan di evaluasi kinerja energinya berdasarkan ISO 50006:2014. Tujuan penelitian ini untuk membangun EnPI dan EnB berdasarkan standar ISO 50006:2014 dengan tipe Statistic Model. Penetapan EnPI dipengaruhi oleh konsumsi energi dan variabel yang mempengaruhi konsumsi energi. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan perumusan regresi linier dengan variasi variabel Power dan Gas Fuel Flow dan perumusan regresi polinomial dengan menghubungkan variabel Power dan SEC . Didapatkan pada perumusan regresi polinomial dengan variabel Power dan SEC memiliki korelasi yang kuat (R 2 > 0,8). Hasil dari penelitian yang diperoleh bahwa pada 01 April 2023 – 31 Desember 2023 dijadikan sebagai data baseline. Dan 01 Januari 2024 – 16 Maret 2024 sebagai data aktual mengalami penurunan secara signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tahun 2024 mengalami penghematan energi dan biaya dibandingkan dengan tahun 2023, karena pada akhir tahun 2023 dilakukan pemeliharaan rutin dan pengendalian parameter operasi di GTG tersebut. Sehingga pada tahun berikutnya 2024 mengalami peningkatan kinerja energi

    Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Higiene Sanitasi Penjamah Makanan pada Food Court Baseball UNESA Ketintang

    Get PDF
    The Baseball Food Court is one of the facilities provided by Surabaya State University to meet the food needs of campus residents at Surabaya Ketintang State University. Food contamination can occur in the Food Court environment if food is not processed properly and in accordance with food sanitation hygiene guidelines and can threaten public health. This research aims to determine the relationship between knowledge and attitudes and the sanitation hygiene behavior of food handlers at the UNESA Ketintang Baseball Food Court. This research is a quantitative study with a cross sectional design with a sample size of 20 people. The respondents in this study were food handlers at the UNESA Ketintang Baseball Food Court. The data analysis used in this research was the Chi Square Test. The results of this study show that there is a relationship between knowledge and behavior of food handlers with a p-value of 0.001 and there is a relationship between attitudes and behavior of food handlers with a p-value of 0.007. The conclusion of this research is that food handlers at the UNESA Ketintang Baseball Food Court already have good sanitation knowledge, attitudes and hygiene behavior. So it is recommended that food handlers at the UNESA Ketintang Baseball Food Court continue to maintain and be able to improve their knowledge, attitudes and food sanitation hygiene behavior so that they remain in a good category.Food Court Baseball merupakan salah satu fasilitas yang disediakan oleh Universitas Negeri Surabaya untuk memenuhi kebutuhan akan pangan warga kampus di Universitas Negeri Surabaya Ketintang. Kontaminasi makanan dapat terjadi pada lingkungan Food Court apabila makanan tidak diolah dengan baik dan sesuai dengan pedoman higiene sanitasi makanan serta dapat mengancam kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku higiene sanitasi penjamah makanan pada Food Court Baseball UNESA Ketintang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Responden pada penelitian ini adalah penjamah makanan pada Food Court Baseball UNESA Ketintang. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penjamah makanan dengan hasil p-value 0,001 dan terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku penjamah makanan dengan hasil p-value 0,007. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penjamah makanan pada Food Court Baseball UNESA Ketintang sudah memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene sanitasi yang baik. Sehingga disarankan untuk penjamah makanan pada Food Court Baseball UNESA Ketintang yaitu tetap mempertahankan serta dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku higiene sanitasi makanan supaya tetap pada predikat baik

    PENERAPAN HIASAN TUCKING BALEN PADA EVENING GOWN DAN BUSANA PRIA

    Get PDF
    The application of embellishments in clothing aims to enhance aesthetics and increase visual appeal. One technique that can be used is tucking, a fabric manipulation method involving repeated folds that are stitched to prevent movement. This technique is often applied to both garments and household linens. In this study, tucking ballen is used as an ornament on evening gowns and men's suits, creating a more unique and elegant fabric structure. The research employs the Double Diamond Design Process, which consists of four stages: discover, define, develop, and deliver. The design theme, borderless fusion, integrates traditional cultural elements with modern aesthetics. The fabrics used include Satin Duchess, glitter tulle, and wool, incorporating the tucking ballen technique. This study resulted in a collection of men's and women's evening wear showcased at the 2nd Annual Fashion Show of the D4 Fashion Design Program at UNESA. Findings indicate that the tucking ballen technique not only enhances the aesthetic value of garments but also provides an innovative structural element. This technique holds further potential for development in haute couture designs and can be combined with other fabric manipulation techniques to create more intricate and artistic designs.Abstrak Penelitian ini membahas penerapan teknik hiasan tucking balen pada busana pesta berupa evening gown wanita dan jas pria. Teknik tucking merupakan salah satu bentuk manipulasi kain dengan melipat dan menjahit kain secara berurutan, menghasilkan tekstur dekoratif yang tidak mudah bergerak. Penelitian ini menggunakan metode Double Diamond Design Process yang terdiri dari empat tahap, yaitu discover, define, develop, dan deliver. Tahap discover diawali dengan pencarian inspirasi berdasarkan tema Fusion pada ITF 2024, yang menggabungkan nilai tradisional dan modern. Pada tahap define, ide dikembangkan melalui moodboard yang memvisualisasikan konsep desain. Tahap develop menghasilkan desain digital dengan detail hiasan tucking balen. Teknik ini diterapkan pada bahan tulle glitter, yang diisi dengan balen jahit untuk menambah volume dan memperkuat bentuk hiasan. Evening gown wanita menggunakan bahan satin duchess dan tulle glitter, sedangkan jas pria menggunakan kain wol, katun, dan aksen tucking balen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik tucking balen mampu memberikan nilai estetika, memperkaya tekstur, dan menciptakan karakter unik pada busana. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terhadap teknik tucking dalam desain busana modern, khususnya koleksi haute couture.   Kata Kunci: Evening Gown, Tucking, Busana Pri

    Implementation of the Support Vector Machine (SVM) Algorithm in Predicting Transaction Cancellations at Shopee E-commerce: Implementasi Algoritma Support Vector Machine (SVM) Dalam Memprediksi Pembatalan Transaksi Pada E-commerce Shopee

    No full text
    In the digital era, shopping through e-commerce such as Shopee has become increasingly popular. However, transaction cancellation is still an obstacle that causes financial losses for sellers. This research aims to predict transaction cancellation on the Shopee platform using the Support Vector Machine (SVM) algorithm, which is expected to help sellers reduce the risk of loss. The data used comes from the transaction history of Shopee store nafystore.id and is processed using the CRISP-DM method, including business understanding, data preparation, modeling, and deployment. The data preparation process includes cleaning, encoding, normalization, and dimension reduction using Principal Component Analysis (PCA), as well as handling data imbalance with SMOTE. Model testing was conducted using K-Fold Cross-Validation at 3, 5, and 10 folds with different SVM kernels, where the linear kernel showed the best performance with 95.57% accuracy, 95.96% precision, 95.57% recall, and 95.58% F1-Score. The implementation of a web-based system is done using Streamlit to make it easier to use for sellers. The results of this research provide benefits for sellers in identifying cancellation factors, such as Total Payment and Estimated Shipping Fee Deductions. This research not only enriches the application of SVM algorithm in e-commerce analysis, but also provides a reference for other e-commerce platforms to improve transaction efficiency and customer satisfaction

    Comparison Of Web Load Speed Between Babel Transpiler and SWC On Website-Based Applications

    Get PDF
    Transpilers play an important role in software development by translating code from one programming language to another, allowing developers to take advantage of modern features and capabilities without having to change the entire project. For example, by using a transpiler like Babel, developers can write the latest JavaScript code that remains compatible with older browsers, similar to translating a book into multiple languages ​​to make it accessible to a wider audience. Babel is the most commonly used transpiler. On the other hand, there is SWC which is a new transpiler that is claimed to be faster than Babel. This study aims to determine the difference in the speed of the Babel and SWC transpilers. The data for this study were taken from several pages using Google Lighthouse. The data were analyzed using a parametric test, namely the paired sample t-test. The results of the study showed that SWC had a significant difference in speed compared to Babel in the First Contenfulpaint (FCP) and Speed ​​​​Index (SI) indicators. Babel is superior in Total Blocking Time (TBT). While in the Largest Contenfulpaint (LCP), Babel is significantly superior to SWC. This shows that SWC is faster than Babel transpiler in web load speed because in the speed indicators, namely FCP and SI, SWC is significantly superior

    Penerapan Hands-On Learning dalam Upaya Menumbuhkan Keterampilan Dasar Menyablon Peserta Didik Program Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Harapan Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Hands-On Learning dalam meningkatkan keterampilan dasar menyablon peserta didik Program Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Harapan Surabaya. Pendidikan non-formal memiliki peran penting dalam memberikan keterampilan vokasional yang aplikatif bagi peserta didik yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Hands-On Learning menjadi metode efektif karena menitikberatkan pada praktik langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan peserta didik dan tutor, serta analisis dokumentasi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Hands-On Learning meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis peserta didik dalam menyablon. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, di antaranya rendahnya motivasi sebagian peserta didik yang telah bekerja dan keterbatasan durasi pelatihan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode Hands-On Learning berkontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan menyablon peserta didik Paket C di PKBM Tunas Harapan Surabay

    THE THE EFFECT OF BEHAVIOR MODIFICATION OF SELF-MANAGEMENT TECHNIQUES TO REDUCE VERBAL AGGRESSIVE BEHAVIOR OF HARD OF HEARING STUDENTS: PENGARUH MODIFIKASI PERILAKU TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU AGRESIF VERBAL SISWA TUNARUNGU ( HARD of HEARING)

    No full text
    Perilaku adaptif memiliki manfaat meningkatkan kemampuan berkehidupan sosial yang baik sehingga, dapat diterima oleh masyarakat. Siswa tunarungu dikenal memiliki sikap bengis dan agresif karena keterbatasan mereka dalam memahami percakapan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, perilaku agresif pada siswa tunarungu perlu intervensi modifikasi perilaku untuk merubah perilaku agresif menjadi perilaku adaptif. Tujuan peneltian ini adalah untuk membuktikan adanya pengaruh modifikasi perilaku teknik self-management dalam mengurangi perilaku agresif verbal pada siswa tunarungu hard of hearing. Pendekatan penelitian meggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Single Subject Research (SSR) desain A-B. Subjek peneltian adalah siswa disabilitas tunarungu hard of hearing dengan usia 18 tahun. Pengumpulan data melalui teknik observasi. Analisis data melalui analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil analisis data dalam kondisi menunjukkan persentase stabilitas 80%, garis kecenderungan arah dan estimasi jejak data menunjukkan  hasil yang sama yaitu, meningkat. Hasil analisis visual antar kondisi menunjukkan kecenderungan data sifatnya stabil dengan presentase 80%, kecenderungan arah yang stabil (meningkat) dengan garis sebagai visual, dengan rentang pada fase baseline = 3 dan fase intervensi = 3,76, level perubahan juga diberikan tanda (+) yang artinya membaik. Presentase overlap sebesar 0%. Hasil menunjukkan bahwa, modifikasi perilaku teknik self-management memberikan pengaruh berupa munurunnya perilaku agresif verbal pada peserta didik tunarungu. Implikasi penelitian ini adalah modifikasi perilaku teknik self-management memberikan pengaruh berupa perubahan perilaku agresif verbal menjadi perilaku adaptif, meningkatkan kemampuan berkehidupan sosial yang baik secara signifikan. Kata Kunci: self-management, perilaku agresif, verbal, tunarungu Abstract  Adaptive behavior has the benefit of enhancing social living skills, making individuals more acceptable to society. Deaf students are known to exhibit aggressive and violent behavior due to their limited understanding of environmental conversations. Therefore, aggressive behavior in deaf students requires behavioral modification interventions to transform aggressive behavior into adaptive behavior. The purpose of this study is to prove the influence of self-management behavioral modification techniques in reducing verbal aggressive behavior in hard of hearing deaf students. This research uses a quantitative approach with a Single Subject Research (SSR) design A-B. The research subject is a hard of hearing deaf student with an age of 18 years. Data collection is done through observation techniques. Data analysis is done through visual analysis in conditions and between conditions. The results of the data analysis in the condition show a stability percentage of 80%, the trend line direction and data trace estimation show the same results, namely increasing. The results of the visual analysis between conditions show a stable data trend with a percentage of 80%, a stable trend direction (increasing) with a line as a visual, with a range in the baseline phase = 3 and the intervention phase = 3.76, the level of change is also given a sign (+) which means improving. The percentage of overlap is 0%. The results show that self-management behavioral modification techniques have an effect on reducing verbal aggressive behavior in deaf students. The implication of this study is that self-management behavioral modification techniques have an effect on changing verbal aggressive behavior into adaptive behavior, significantly improving social living skills.   Keywords: self-management, aggressive behavior, verbal, deaf

    35,952

    full texts

    41,952

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇