Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    41952 research outputs found

    Analisis Polisemi Verba 看 (Kan) Pada Game Punishing: Gray Raven

    Get PDF
    Sebuah kata bisa bermakna yang lebih dari satu, bahkan kata tersebut bisa terkait ataupun tidak terkait, acap kali kata tersebut selalu dikaitkan dengan homonim, namun homonim masih berbeda dengan makna leksikalnya, kata tersebut adalah polisemi atau kata yang bermakna ganda. Polisemi dalam bahasa mandarin sangat bervariasi, pada penelitian ini berfokus pada analisis polisemi verba 看 (Kàn) yang ada di dalam game Punishing: Gray Raven, analisis ini mencakup bentuk, fungsi, dan makna kontekstual pada polisemi verba 看 (Kàn). Data dikumpulkan dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat dialog menggunakan screenshot, lalu diterjemahkan menggunakan metode padan translasional dan divalidasi melalui triangulasi data. Berdasarkan teori bentuk polisemi Apresjan, fungsi polisemi Smelev dan Kövecses, serta makna kontekstual Chaer. Analisis penelitian ini menghasilkan 41 data polisemi, terdiri dari 36 data polisemi regular (10 bentuk) dan 5 data irregular (3 bentuk). 19 data fungsi metonimia (6 kategori) dan 5 data fungsi metafora (3 kategori). Dan 12 data konteks waktu, 8 data konteks tempat, dan 14 data konteks lingkungan. Diketahui bahwa Polisemi regular verba 看 (Kàn) lebih dominan, dengan fungsi metonimia lebih memudahkan ekspresi pesan. Secara kontekstual, Polisemi verba 看 (Kàn) fleksibel digunakan dalam berbagai situasi, mencerminkan adaptabilitas tinggi dalam percakapan bahasa Mandarin

    EFEKTIVITAS PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BIDANG PENDIDIKAN BANK INDONESIA TERHADAP PENGEMBANGAN SOFT SKILL MAHASISWA (Survei pada Kegiatan Mahasiswa GenBI Korkom Surabaya Madura-Bojonegoro 2023)

    Get PDF
    GenBI is a community of Bank Indonesia (BI) scholarship.This study aims to examine the impact of the effectiveness of the CSR program on the development of students' soft skills, specifically through the activities of GenBI students in 2023 in the Korkom Surabaya Madura-Bojonegoro region. The research approach is quantitative with a descriptive type. A total of 252 respondents and analyzed using simple linear regression analysis with a 95% confidence level. The results of hypothesis testing show a Sig. value of 0.000 < 0.05, meaning that H0 is rejected and Ha is accepted, indicating that there is an effect of CSR Program Effectiveness (X) on the Development of Students' Soft Skills (Y). The most effective program in terms of the number of respondents is the Sharia Economic Festival (FESYAR) with 107 respondents. On the other hand, the OKE Jatim Committee program, with 35 respondents, recorded the lowest number.GenBI adalah komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia (BI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Efektivitas Program CSR Terhadap Pengembangan Soft Skill Mahasiswa mengenai kegiatan-kegatan GenBI 2023 mahasiswa GenBI Korkom Surabaya Madura-Bojonegoro. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan tipe deskriptif. Dengan subjek mahasiswa GenBI Korkom Surabaya Madura-Bojonegoro, sampel yang diambil sebanyak 252 dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai Sig. 0,000< 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh antara Efektivitas Program CSR (X)Terhadap Pengembangan Soft Skill Mahasiswa(Y). Program yang paling efektif dalam hal jumlah responden adalah Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) dengan 107 responden. Untuk program Panitia OKE Jatim dengan 35 responden mencatatkan jumlah paling rendah.&nbsp

    Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Pada Area Jalan Dan Kolam Wisata Pesanggrahan Gordo Mulyo Magetan

    Get PDF
    PLTS off-grid merupakan solusi energi terbarukan yang dirancang khusus untuk menyediakan listrik di area yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik utama. PLTS off-grid bekerja secara mandiri dengan mengandalkan panel surya untuk mengubah energi matahari menjadi listrik, kemudian disimpan dalam baterai dan digunakan pada saat malam hari atau cuaca mendung. Komponen utama pada PLTS yaitu panel surya, baterai, inverter, dan solar charger controler . Penelitian atau implementasi PLTS off-grid bertujuan untuk meningkatkan akses energi, terutama di wilayah terpencil  yang sering menghadapi tantangan infrastruktur seperti di daerah Pasangrahan Gordo Mulyo. Studi ini mengevaluasi kinerja PLTS off-grid dengan mempertimbangkan efisiensi panel surya, kapasitas penyimpanan energi, dan perawatan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa PLTS off-grid dapat menjadi energi alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan listrik di wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik PLN. Kata Kunci: PLTS off-grid, energi terbarukan, panel surya, daerah terpenci

    Implementasi Metode Fuzzy Tsukamoto Pada Aplikasi Findkos Berbasis Web Laravel

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 tahun 2020 mengubah pola hidup masyarakat, termasuk kebutuhan tempat tinggal yang semakin mendesak. Seiring meredanya pandemi, pencarian tempat tinggal sementara dapat dilakukan secara daring, namun keberagaman opsi sering kali membingungkan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem berbasis web menggunakan framework Laravel yang menerapkan algoritma fuzzy Tsukamoto untuk memberikan prediksi dan rekomendasi tempat tinggal sementara secara akurat. Algoritma ini menggunakan parameter seperti harga, ukuran, dan fasilitas, termasuk kamar mandi, WiFi, parkir, dan penyejuk ruangan. Parameter tersebut membentuk tiga himpunan fuzzy, yaitu ukuran (luas/sempit), fasilitas (banyak/sedikit), dan harga (mahal/murah), dengan empat aturan utama. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma fuzzy Tsukamoto mampu memberikan prediksi harga yang rasional serta rekomendasi kos yang sesuai kebutuhan pengguna. Aplikasi ini juga terbukti fungsional berdasarkan uji coba black-box, yang menunjukkan bahwa semua fitur berjalan normal, termasuk manipulasi data pada database. Dengan demikian, aplikasi berbasis web ini mampu membantu pengguna dalam proses pencarian tempat tinggal sementara secara cepat, efisien, dan terstruktur. Kata Kunci: Fuzzy Tsukamoto, Prediksi harga kos, Sistem rekomendasi, Framework Laravel, Aplikasi berbasis web

    Jamur Amanita sebagai Sumber Ide Penciptaan Karakter Figuratif dalam Karya Sculpture Painting

    Get PDF
    Masa kanak-kanak merupakan masa yang sederhana, penuh warna dan banyak kenangan. Sebagai seorang manusia dewasa, jauh dari alam bawah sadar terkadang merindukan momen peristiwa di masa kecil yang sulit terulang kembali. Pada tahap pengembangan, anak-anak senang mengeksplorasi sesuatu. Mereka memiliki daya serap otak yang cepat. Banyak meniru yang dilihat secara langsung maupun sebatas dari layar kaca. Seiring meningkatnya rasa penasaran mereka, semakin banyak sesuatu yang ditemukan, salah satunya tentang tumbuhan jamur yang identik dengan ciri fisik topi merah dan bintik putihnya yang cukup unik yaitu Jamur Amanita. Jika dilihat dari cara bertahan hidupnya, jamur ini dapat hidup di alam bebas. Oleh sebab itu, timbul suatu nilai filosofis bahwa kita harus tetap tumbuh dalam situasi dan kondisi apapun yang telah ditanamkan sejak dini. Fokus penciptaan tertuju pada semua kenangan yang terjadi saat kecil. Masa kecil yang telah melalui banyak peristiwa dan lika-liku dalam hidup. Melalui banyak peristiwa tersebut, kita dapat bereksplorasi dan belajar hal baru. Berpijak pada teknik sculpture painting, karya dapat terwujud setelah melalui berbagai tahapan serta alat dan bahan yang digunakan hingga menghasilkan karya dengan volume tertentu. Pada akhir penciptaan karya, perupa dapat menghasilkan lima karya dengan judul: 1) Yang Tak Terlupakan, 2) Ana Dina, Ana Upa, 3) Jalan Arah Pulang, 4) Merayakan Hari lahir, dan 5) Kita dan Sepeda. Kata Kunci: Jamur Amanita, Sculpture Painting, Kenangan Masa Keci

    Perancangan Identitas Visual UMKM Makanan Tradisional Hoky Rasa di Kota Surabaya

    Get PDF
    Indonesia memiliki keanekaragaman kuliner tradisional yang melimpah yang dapat dimanfaatkan sebagai ladang mencari penghasilan sebagai UMKM. Salah satu UMKM yang memanfaatkan peluang ini ialah Hoky Rasa. Hoky Rasa merupakan usaha yang bergerak di bidang makanan, jajanan dan minuman tradisional. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk merancang identitas visual dari UMKM Hoky Rasa yang belum memadai. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan metode STP sebagai metode analisis data serta design thinking Kelley & Brown sebagai metode perancangannya. Hasil dilaksanakannya penelitian ini adalah Logo, tipografi, warna, supergrafis dan pengaplikasiannya pada corporate identity seperti kartu identitas, seragam dan merchandise, buku nota, buku menu, label stiker, media iklan cetak, dan desain kemasan

    Redesain Identitas Visual Marble Slab Creamery Saudi Arabia

    Get PDF
    Marble Slab Creamery merupakan sebuah waralaba global dari Amerika Serikat yang menjual berbagai produk makanan manis, seperti es krim, kue, milkshake, dan kukis. Marble Slab memiliki gerai yang tersebar di seluruh dunia seperti Bahrain, Bangladesh, Kanada, Kuwait, Pakistan, Guam, Puerto Rico, Amerika Serikat, dan Saudi Arabia. Namun, identitas visual yang ada di pasar Saudi Arabia belum sesuai dengan target konsumen lokal yang memiliki karakter fun. Perancangan ini bertujuan untuk mengembangkan desain identitas visual baru yang lebih relevan dengan target konsumen lokal dan mampu mewakili kepribadian merek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara kepada pihak Marble Slab, dokumentasi, studi literatur, dan dianalisis menggunakan teknik SWOT. Metode perancangan menggunakan teknik Five Phases of the Design Process oleh Robin Landa. Proses perancangan ini meliputi orientation, analysis, conceptual design, design development, dan implementation. Konsep yang diterapkan pada redesain Marble Slab Saudi Arabia yaitu menggunakan teknik hand-drawn pada perancangan aset grafis. Hasil dari penelitian ini berupa identitas visual yang mencerminkan target konsumen lokal berusia 18–25 tahun. Identitas visual tersebut mencakup warna-warna merek yang cerah, tipografi, dan aset grafis berupa pattern serta hand-drawn typography. Validasi oleh pihak Marble Slab menunjukkan bahwa identitas visual yang baru berhasil mewakili citra merek yang “fun” dengan skor pencapaian sebesar 91,11%

    DINAMIKA INDUSTRI BATIK DESA SENDANG DUWUR KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2000-2018.

    No full text
    Abstrak Penelitian ini di latar belakangi oleh kecintaan peneliti terhadap kesenian batik. Kabupaten Lamongan merupakan tempat peneliti berasal, terdapat industri batik yang terletak di Desa Sendang Duwur. Dalam penelitian akan mengkaji beberapa rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana sejarah batik Desa Sendang Duwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, (2) Bagaimana dinamika industri batik Desa Sendang Duwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Tahun 2000-2018, (3) Bagaimana dampak dari industri batik Desa Sendang Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganilis sejarah batik Desa Sendang Duwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, (2) Untuk mendeskripsikan dinamika industri batik Desa Sendang Duwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan tahun 2000-2018, (3) Untuk menganalisis dampak dari industri batik Desa Sendang Duwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Dalam Penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian historis. Metode sejarah yang dipakai dalam penelitian ini terdiri atas lima tahap, yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber (heuristik), verifikasi/kritik, interpretasi (analisis), dan penulisan (historiografi). Sumber yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber lisan dan sumber tertulis. Penulis mengumpulkan sumber melalui wawancara dengan para pelaku sejarah, mencari data-data yang ada pada kantor Desa Sendang Duwur, perpustakaan universitas, perpustakaan Lamongan, sumber internet dan juga dokumentasi pribadi penulis. Sumber-sumber yang terkumpul kemudian dilakukan verifikasi untuk memperoleh kebeneran-nya. Kemudian diinterpresentasikan dan dituangkan kedalam bentuk penulisan skripsri (historiografi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi batik di Desa Sendang Duwur bermula dari peran Sunan Sendang dan Dewi Tilarsih pada tahun 1561 Masehi. Batik berkembang dari kegiatan pengisi waktu luang menjadi industri rumah tangga yang menopang perekonomian lokal. Periode 2000–2018 menandai fase modernisasi industri batik Sendang, dengan inovasi motif dan teknik produksi seperti batik cap dan pemasaran berbasis digital. Dampaknya terlihat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan identitas budaya lokal. Penelitian ini mempertegas pentingnya pelestarian batik sebagai warisan budaya dan potensi ekonomi daerah. Kata Kunci: batik Sendang, industri batik, Desa Sendang Duwur, warisan budaya, ekonomi lokal

    MEMAKNAI TRADISI RUWAH DESA DI KAMPUNG SUMBERAN BALASKRUMPIK, WIYUNG, SURABAYA PADA TAHUN 2010-2018

    No full text
    Tradisi telah menjadi elemen penting dalam budaya dan sudah melekat dalam berbagai kehidupan manusia selama berabad-abad bahkan salah satu menjadi faktor utama terbentuknya suatu peradaban. Tradisi biasanya akan diwariskan dari generasi ke generasi hingga bersifat turun temurun hingga menjadi makna simbolis dan identitas budaya dari kelompok tersebut. Seluruh bangsa-bangsa di dunia memiliki tradisinya sendiri-sendiri dan memiliki ciri khas tersendiri. Di Indonesia salah satunya, negara yang ratusan tradisi dan budaya lokal yang beraneka ragam dan memiliki kekhasanya masing-masing. Salah satu tradisi tersebut adalah Ruwatan Desa atau Sedekah Bumi. Hampir semua wilayah di Indonesia memiliki tradisi yang hampir sama terkait ruwatan desa dan salah satunya di Kampung Sumberan, Wiyung, Surabaya. Uniknya, kampung ini memiliki ruwatan yang sangat khas dan berbeda dibandingkan ruwatan di daerah-daerah lainya. Jadi dalam hal ini, penulis menemukan sebuah rumusan masalah, bagaimana latar belakang awal mula ruwatan desa di Kampung Sumberan termasuk bagaimana pelaksanaan acara tersebut berjalan, khususnya pada tahun 2010 sampai 2018 mengingat kala itu pada tahun 2010, Ruwatan Desa ini mulai diadakan kembali pada tahun tersebut dan dintunda atau ditiadakan kembali pada tahun 2018 karena tahun itu adalah dimasa pandemi Covid-19. Hal ini membuat penulis melakukan berbagai metode penelitian yaitu heuristik, kritik, interpretasi, historiografi untuk menemukan jawaban kenapa Ruwatan Desa yang ada Kampung Sumberan itu sangat berbeda dengan yang lain

    Analisis Daya Dukung Lingkungan Objek Wisata Gronjong Wariti Desa Mejono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri

    No full text
    Gronjong Wariti merupakan objek wisata yang terletak di Desa Mejono, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Sejak pertama kali dibuka telah menerima banyak kunjungan wisatawan. Pasca pandemi COVID-19 mereda, terjadi lonjakan jumlah kunjungan pada tahun 2021-2022. Hal ini berpotensi mengurangi kenyamanan wisatawan dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Salah satu permasalahan lingkungan yang ada di objek wisata ini adalah terjadinya penumpukan dan sampah yang berserakan di beberapa titik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai daya dukung lingkungan Objek Wisata Gronjong Wariti. Metode yang digunakan adalah metode cifuentes yang terdiri atas analisis daya dukung fisik (PCC), daya dukung riil (RCC) dan daya dukung efektif (ECC). Sampel dalam penelitian ini adalah 91 wisatawan dan 37 pengelola wisata. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai PCC sebesar 29.511 wisatawan per hari, nilai RCC sebesar 953 wisatawan per hari dan nilai ECC sebesar 891 wisatawan per hari. Jumlah rata-rata wisatawan aktual saat ini sebanyak 1.150 wisatawan per hari. Hal ini berarti jumlah wisatawan aktual telah melampaui kapasitas daya dukung lingkungan Objek Wisata Gronjong Wariti. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan lebih lanjut dengan peningkatan sarana dan prasarana serta penambahan jumlah pengelola pada saat kunjungan wisatawan meningkat. Kata kunci: Gronjong Wariti, daya dukung lingkungan, pariwisata. Gronjong Wariti is a tourist attraction in Mejono Village, Plemahan District, Kediri Regency. Since its initial opening, it has received many tourist visits. After the COVID-19 pandemic subsided, there was a surge in the number of visits in 2021–2022. This has the potential to reduce tourist comfort and cause environmental damage. One of the environmental problems is the accumulation and scattered waste at several points. This research aims to analyze the environmental carrying capacity value of the Gronjong Wariti Tourism Object. T he method used to determine the environmental carrying capacity is the Cifuentes methode, which consists of an analysis of physical carrying capacity (PCC), real carrying capacity (RCC), and effective carrying capacity (ECC). The sampel in this study with a 91tourists and 37 managers. The sampling technique used was accidental sampling. Data collection was conducted out through observations, questionnaires, interviews, and documentation. The result showed a PCC value of 29,511 tourists per day, an RCC value of 953 tourists per day, and an ECC value of 891 tourists per day. The current average number of actual tourists is 1,150 tourists per day. This indicates that the actual number of tourists has exceeded the environtmental carrying capacity of the Gronjong Wariti. If this continues for an extended period, it will trigger environmental damage and disrupt tourist comfort. Therefore, future management is needed by improving facilities and infrastructure, and increasing the number of managers when tourist visit increase. Keywords: Gronjong Wariti, environmental carrying capacity, tourism

    35,952

    full texts

    41,952

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇