Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    41952 research outputs found

    IMPLEMENTASI MATERI KOLOID BERBASIS PENDEKATAN ETNOSAINS DALAM PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN WIRAUSAHA (PKWU)

    Get PDF
    Etnosains adalah bentuk pengetahuan yang mengaitkan alam dan budaya. Dalam konteks ini, sains dianggap sebagai inovasi yang merangkum pengetahuan masyarakat yang telah dianalisis secara ilmiah dan memberikan dampak positif, sehingga membuat pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan eksperimen pembelajaran Prakarya dan Wirausaha (PKWU) pada materi koloid dengan pendekatan etnosains, fokus pada selai khas Samahani di MAN 1 Aceh Besar. Tiga aspek utama yang dianalisis meliputi pelaksanaan pembelajaran PKWU oleh peserta didik, hasil produk yang dihasilkan, serta tanggapan peserta didik terhadap model pembelajaran ini. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA 1. Hasil penelitian menunjukkan analisis pelaksanaan pembelajaran PKWU berbasis etnosains dengan topik selai Samahani menunjukkan hasil sangat baik, dengan nilai analisis 87,4% pada pertemuan pertama dan 94,1% pada pertemuan kedua. Produk akhir, termasuk pembuatan selai koloid, mendapat penilaian organoleptik yang baik, dan tanggapan peserta didik mencapai 91,5%, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap kreativitas dan penerapan ilmu kimia dalam konteks budaya lokal

    Tindakan Sosial Petani Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Desa Bancang Kabupaten Bangkalan

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada tindakan sosial petani dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Bancang, Kabupaten Bangkalan, dengan menggunakan metode kualitatif dengan prespektif teori tindakan sosial dari Max weber. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi objektif petani, mengeksplorasi cara dan nilai-nilai yang diterapkan dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga, serta menganalisis tindakan sosial yang dilakukan oleh para petani. Teori tindakan sosial Max Weber menjadi dasar analisis, di mana petani menggunakan rasionalitas instrumental dalam strategi bertani seperti diversifikasi tanaman, serta rasionalitas nilai dan tradisi melalui gotong royong dan kerja sama dalam Komunitas Petani Sari Murni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menghadapi tantangan berupa pendidikan rendah, keterbatasan modal, dan risiko perubahan iklim. Mereka mengatasi hal ini melalui diversifikasi komoditas, diversifikasi pupuk, pekerjaan sampingan, beternak, pemanfaatan teknologi, dan peran keluarga turut aktif, serta mengadopsi nilai gotong royong dalam kegiatan bertani. Komunitas Petani Sari Murni berperan aktif dalam edukasi dan koordinasi bantuan sosial. Tindakan sosial berbasis solidaritas ini menjadi kunci dalam meningkatkan pendapatan keluarga petani di Desa Bancang Kabupaten Bangkalan.     Keywords: Social action, family income, farmers, Desa Bancang, Max Weber’s theory, crop diversification,solidarity. &nbsp

    EFEKTIVITAS PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PANGAN KABUPATEN MAGETAN

    Get PDF
    Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah secara elektronik merupakan suatu inovasi dan pengembangan kegiatan pengadaan kebutuhan pemerintah dengan pemanfaatan tekonologi informasi dan komunikasi. fokus penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik atau e-procurement adalah untuk menciptakan kegiatan pengadaan yang transparan, efektif, efisien, adil dan bertanggungjawab, dan serta untuk mencegah serta meminimalisir praktik tindakan korupsi di lingkup sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai efektivitas pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan metode teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan dari lima dimensi analisis antara lain Processing, Content, Usability, Training, dan Professionalism. dalam penyelenggaraan kegiatan pengadaan barang dan jasa secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan ditemui beberapa kendala yaitu terdapat fenomena rangkap jabatan, serta beban pekerjaan yang berlebihan yang dialami oleh pejabat yang merangkap sebagai pejabat pengadaan, dan masih adanya kendala pada pembuatan paket kecil kebutuhan dinas melalui vendor dikarenakan tidak fokus atau kurangnya ketertarikan vendor untuk mengakses sistem e-katalog sehingga terjadi contact diluar sistem, serta adanya ketidakpuasan pejabat pengadaan karena kurangnya apresiasi atau tunjangan khusus dalam melakukan tugas sebagai pejabat pengadaan. Peneliti memberikan saran masukan perlu adanya tunjangan sertifikasi khusus bagi pejabat pengadaan, serta perlunya update sistem terkait notifikasi kepada vendor jika terdapat pesanan dari pihak dinas untuk menghindari kontak diluar sistemPengadaan Barang dan Jasa Pemerintah secara elektronik merupakan suatu inovasi dan pengembangan kegiatan pengadaan kebutuhan pemerintah dengan pemanfaatan tekonologi informasi dan komunikasi. fokus penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik atau e-procurement adalah untuk menciptakan kegiatan pengadaan yang transparan, efektif, efisien, adil dan bertanggungjawab, dan serta untuk mencegah serta meminimalisir praktik tindakan korupsi di lingkup sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai efektivitas pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan metode teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan dari lima dimensi analisis antara lain Processing, Content, Usability, Training, dan Professionalism. dalam penyelenggaraan kegiatan pengadaan barang dan jasa secara elektronik di Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan ditemui beberapa kendala yaitu terdapat fenomena rangkap jabatan, serta beban pekerjaan yang berlebihan yang dialami oleh pejabat yang merangkap sebagai pejabat pengadaan, dan masih adanya kendala pada pembuatan paket kecil kebutuhan dinas melalui vendor dikarenakan tidak fokus atau kurangnya ketertarikan vendor untuk mengakses sistem e-katalog sehingga terjadi contact diluar sistem, serta adanya ketidakpuasan pejabat pengadaan karena kurangnya apresiasi atau tunjangan khusus dalam melakukan tugas sebagai pejabat pengadaan. Peneliti memberikan saran masukan perlu adanya tunjangan sertifikasi khusus bagi pejabat pengadaan, serta perlunya update sistem terkait notifikasi kepada vendor jika terdapat pesanan dari pihak dinas untuk menghindari kontak diluar siste

    ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1117 K/Pdt/ 2024 TENTANG GUGATAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM PADA TRANSAKSI JUAL BELI ATAS TANAH: JURIDICAL ANALYSIS OF THE SUPREME COURT RULING NUMBER 1117 K/Pdt/ 2024 CONCERNING UNLAWFUL ACTION CLAIMS IN LAND SALE AND PURCHASE TRANSACTIONS

    No full text
    Dasar pertimbangan Majelis Hakim dalam menjatuhkan Putusan Nomor 1117 K/Pdt/2024 memiliki perbedaan dengan pertimbangan Majelis Hakim Judex Facti dalam hal jual beli diantara Pihak yang bersengketa. Selain itu, Majelis Hakim ditingkat kasasi tidak mempertimbangkan ataupun mengulas mengenai perbuatan melawan hukum seperti yang terdapat didalam dalil gugatan Penggugat. Berangkat dari hal tersebut membuat Penulis tertarik untuk melakukan analisis mengenai dasar pertimbangan Hakim serta akibat hukumnya setelah dijatuhkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1117 K/Pdt/2024. jenis penelitian yang dipakai yakni penelitian hukum secara normative dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum didalam penelitian menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Adapun Teknik pengumpulan bahan hukum yang dilakukan dalam meneliti yaitu studi kepustakaan serta menggunakan metode Preskriptif sebagai Teknik Analisa bahan hukumnya. Hasil Analisis terhadap Putusan Nomor 1117 K/Pdt/2024 menunjukan bahwa jual beli antara Penggugat dan Tergugat merupakan jual beli yang sah karena telah memenuhi syarat sah perjanjian dan syarat materi (baik yang mengenai Penjual, Pembeli maupun tanahnya). Selanjutnya, tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban yang telah diberikan oleh hukum terhadap dirinya. Akibat hukum langsung bagi Para Pihak adalah diterimanya memori kasasi dan ditolaknya kontra memori kasasi, sedangkan akibat hukum tidak langsung bagi Isnayati (Tergugat) adalah dapat sepenuhnya menguasai objek sengketa dan bagi Ilham Arrasyid (Penggugat) tidak dapat menikmati dan mengelola objek jual beli. Kata Kunci : Jual Beli, Perbuatan Melawan Hukum

    ANALISIS YURIDIS PUTUSAN NOMOR 48/PID.SUS/2019/PN NBA TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN PADA ANAK

    No full text
    Kekerasan anak merupakan isu serius yang telah lama menjadi perhatian masyarakat. Di Indonesia, kekerasan anak menjadi masalah sosial dan hukum yang kompleks, terutama ketika kekerasan ini terjadi di dalam lingkungan keluarga yang mana tempat tersebut seharusnya menjadi pelindung utama bagi perkembangan anak. Kekerasan  anak secara umum tidak hanya menyebabkan cedera fisik, tetapi juga memiliki efek jangka panjang pada kesehatan psikologis dan emosional mereka. Salah satu kasus kekerasan pada anak di Indonesia yang diadili di Pengadilan Negeri Ngabang, Putusan Nomor 48/Pid.Sus/2019/PN.Nba yang mana dalam kasus tersebut melibatkan seorang ayah yang melakukan tindakan kekerasan terhadap anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian hukum terkait hukuman yang diberikan berdasarkan peraturan perundang – undangan dan norma hukum pada putusan nomor 48/Pid.Sus/2019/PN.Nba dan memahami dan menjelaskan konsekuensi yuridis yang timbul terkait putusan pengadilan negeri Ngabang nomor 48/Pid.Sus/2019/PN.Nba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan studi kasus berupa putusan pengadilan.Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitan normatif karena putusan pengadilan merupakan putusan hakim yang termasuk aturan dimana aturan sendiri sifatnya mengikat.Bahan kepustakaan digunakan sebagai sumber informasi utama dalam penelitian ini dan norma hukum yang dikaji dalam penelitian ini yaitu Putusan Nomor 48/Pid.Sus/2019/PN.Nba terkait Tindak pidana kekerasan pada anak. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan hukum terkait dasar hukum hukuman yang diberikan hakim dalam Putusan Nomor 48/Pid.Sus/2019/PN.Nba kurang tepat, yang mana hakim kurang cermat dalam melihat fakta hukum dari kesaksian dalam persidangan sehingga hal tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum, konsekusi hukum tersebut dapat berdasarkan tujuan hukum yang berdasarkan keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB GOOGLE SITES MATERI PENGELASAN SMAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TPM DI SMK PGRI 2 JOMBANG

    Get PDF
    As technology and information advances, educators are encouraged to create innovative, effective andefficient learning media to be used in efforts to improve student learning outcomes. One of the media beingdeveloped is through website access such as Google Sites. The objectives of this research are (1) Todetermine the feasibility of interactive learning media based on the Google Sites website for welding theorysubjects for class XI TPM students at SMK PGRI 2 Jombang. (2) Knowing student learning outcomes afterconducting interactive learning based on the Google Sites website on welding theory subjects for class XITPM SMK PGRI 2 Jombang. (3) Knowing students' responses after using interactive learning media basedon the Google Sites website in the welding theory subject class XI TPM SMK PGRI 2 Jombang. Theresearch method used is the R&D (Research and Development) method. Measurement of the validity ofdevelopment in this thesis uses student response questionnaires, material expert validator questionnaires,media expert validator questionnaires, and language expert questionnaires, comparing the average scoresin the control and experimental classes. The results of this research are expected to be that interactive mediabased on Google Sites can improve student learning outcomes so that this media can be used as aconsideration by educators for use in the learning process in vocational schools.Seiring kemajuan teknologi dan informasi, pendidik didorong menciptakan media pembelajaran yanginovatif, efektif, dan efisien untuk digunakan dalam upaya peningkatkan hasil belajar siswa. Media yangdikembangkan tersebut salah satunya melalui akses website seperti google sites. Tujuan dari penelitian iniyaitu (1) Mengetahui kelayakan terhadap media pembelajaran interaktif berbasis website Google Sites padamata pelajaran teori pengelasan siswa kelas XI TPM SMK PGRI 2 Jombang. (2) Mengetahui hasil belajarsiswa setelah melakukan pembelajaran interaktif berbasis website Google Sites pada mata pelajaran teoripengelasan untuk kelas XI TPM SMK PGRI 2 Jombang. (3) Mengetahui respon siswa setelahmenggunakan media pembelajaran interaktif berbasis website Google Sites pada mata pelajaran teoripengelasan kelas XI TPM SMK PGRI 2 Jombang. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakanmetode R&D (Research dan Development). Pengukuran validitas pengembangan dalam skripsi inimenggunakan angket respon siswa, angket validator ahli materi, angket validator ahli media, dan angketahli bahasa, membandingkan nilai rata rata pada kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian inidiharapkan media interaktif berbasis google sites dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga mediatersebut dapat dijadikan sebagai pertimbangan para pendidik untuk digunakan dalam proses pembelajarandi sekolah kejuruan

    EFFECT OF KAOLIN SUBSTITUTION ON FLY ASH-BASED GEOPOLYMER MORTAR STRENGTH USING 15M NaOH

    No full text
    In the world of construction, mortar mixtures are generally made using materials such as cement, sand and air. However, carbon dioxide emissions produced during the cement production process are proportional to the amount of cement produced. This causes environmental damage, including the greenhouse effect and global warming. To make mortar that is more environmentally friendly, cement substitutes are needed in the mortar mixture. One such alternative is to use fly ash and kaolin, which have similar contents to cement, to make an environmentally friendly mortar known as geopolymer mortar. Geopolymer mortar is made from materials rich in compounds such as alumina (Al) and silica (Si). Fly ash and kaolin have high alumina (Al) and silica (Si) contents. In this research, the activators used were 15 molar sodium hydroxide (NaOH) and sodium silicate. The aim of this research is to determine the effect of kaolin substitution in fly ash-based geopolymer mortar with 15 molar NaOH on the compressive strength of geopolymer mortar. There were 7 mixture designs in this study, with a composition of between 90% and 40% fly ash and kaolin substitution between 10% and 60%. The research results showed that the highest compressive strength at 28 days was achieved in mixture design 2, with a composition of 90% fly ash and 10% kaolin, which reached an average of 33,5 MPa. Keywords: Fly ash, kaolin, compressive strength, geopolymer mortar.Dalam dunia konstruksi, campuran mortar umumnya dibuat dengan menggunakan bahan seperti semen, pasir, dan air. Tetapi, emisi karbon dioksida yang dihasilkan selama proses produksi semen sebanding dengan jumlah semen yang diproduksi. Hal ini menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk efek rumah kaca dan pemanasan global. Untuk membuat mortar yang lebih ramah lingkungan diperlukan bahan pengganti semen pada campuran mortar. Salah satu alternatif tersebut adalah menggunakan fly ash dan kaolin, yang memiliki kandungan serupa dengan semen, untuk membuat mortar ramah lingkungan yang dikenal sebagai mortar geopolimer. Mortar geopolimer dibuat dari bahan-bahan yang kaya akan senyawa seperti alumina (Al) dan silika (Si). Fly ash dan kaolin memiliki kandungan alumina (Al) dan silika (Si) yang tinggi. Dalam penelitian ini, aktivator yang digunakan adalah natrium hidroksida (NaOH) 15 molar dan sodium silikat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi kaolin pada mortar geopolimer berbasis fly ash dengan NaOH 15 molar terhadap kuat tekan mortar geopolimer. Terdapat 7 desain campuran dalam penelitian ini, dengan komposisi antara 90% hingga 40% fly ash dan substitusi kaolin antara 10% hingga 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari dicapai pada desain campuran 2, dengan komposisi 90% fly ash dan 10% kaolin, yang mencapai rata-rata 33,5 MPa. Kata Kunci : Fly ash, kaolin, kuat tekan,, mortar geopolimer

    COMPARISON OF THE USE OF PCI-GIRDER H-125 IN BRIDGE SUPERSTRUCTURE: Case Study of the Construction of the Sine Bridge on the South Cross Line Lot 6A Tulungagung

    No full text
    Sine Bridge is a pre-stressed concrete bridge consisting of 4 spans, one of which is the A1-P1 span measuring 21.70m which based on the Bridge Product catalog uses the upper structure in the form of PCI-Girder type H-125cm. Bridge Product owned by PT X has PCI-Girder H-125cm dimensions that are quite different at the top (flange) compared to Bridge Product owned by PT Y. This study aims to compare the effectiveness of using PCI-Girder H-125cm between Bridge Product owned by PT X and Bridge Product owned by PT Y. The comparison results show that the PCI-Girder H-125cm produced by PT Y is more effective than the production of PT X because it has a greater internal force value, a 7% more efficient strand count, a smaller prestress loss value of 1.026%, and a smaller deflection value of 35% with a smaller chamber value of 10%. In addition, PT Y is also better at resisting shear loads with a ratio of 0.993, but in resisting flexural loads PT X is better with a ratio of 0.936.Sine Bridge is a pre-stressed concrete bridge consisting of 4 spans, one of which is the A1-P1 span measuring 21.70m which based on the Bridge Product catalog uses the upper structure in the form of PCI-Girder type H-125cm. Bridge Product owned by PT X has PCI-Girder H-125cm dimensions that are quite different at the top (flange) compared to Bridge Product owned by PT Y. This study aims to compare the effectiveness of using PCI-Girder H-125cm between Bridge Product owned by PT X and Bridge Product owned by PT Y. The comparison results show that the PCI-Girder H-125cm produced by PT Y is more effective than the production of PT X because it has a greater internal force value, a 7% more efficient strand count, a smaller prestress loss value of 1.026%, and a smaller deflection value of 35% with a smaller chamber value of 10%. In addition, PT Y is also better at resisting shear loads with a ratio of 0.993, but in resisting flexural loads PT X is better with a ratio of 0.936

    Efektivitas berpikir kritis peserta didik pada model guided inquiry learning dan model problem based learning

    Get PDF
    This study aims to determine the effectiveness of guided inquiry learning models and problem-based learning models on critical thinking skills of class X students at SMAN 2 Bondowoso. The type of research used is a quasi-experimental study with a non-equivalent control group design. Sampling using purposive sampling in class X B as the experimental class and class X C as the control class. Data collection techniques are observation, tests, and documents. Data analysis techniques are Independent Sample T-test and N-Gain test. The results of the study indicate that there is an effect of guided inquiry learning models on students' critical thinking skills with a significance value of 0.000 <0.05 and the N-Gain test in the experimental class of 0.3352 and the control class of 0.0390. From this comparison, it is concluded that the experimental class has a higher increase in critical thinking skills than the control class. Based on the N-Gain assessment criteria, the control class is included in the low criteria, namely N-Gain <0.30, while the experimental class is included in the medium category with a value of 0.30 ≤ N-Gain 0.70. This shows that the use of guided inquiry learning models has a significant influence on students' critical thinking skills

    ONOMATOPE JENIS GITAIGO GERAK CEPAT DALAM MANGA BOKU NO HERO ACADEMIA 「僕のヒーローアカデミア」VOLUME 21 KARYA KOHEI HORIKOSHI : KAJIAN SEMANTIK

    Get PDF
    ABSTRACT Language is a means of communication that enables humans to build social relationships, exchange information, and express emotions through the use of complex sentence structures, diverse vocabulary, and distinctive elements such as onomatopoeia. Like other languages, Japanese also has onomatopoeia, which is categorized into several types: giongo (擬音語), gitaigo (擬態語), giseigo (擬声語), gijougo (擬情語), and giyougo (擬用語), used to describe or imitate specific sounds, movements, or emotional states. The purpose of this study is to describe the contextual meanings and functions of rapid movement onomatopoeias in the manga Boku no Hero Academia Volume 21 by Kohei Horikoshi. The data source analyzed is derived from the manga Boku no Hero Academia Volume 21, focusing on onomatopoeias that depict rapid movement using a qualitative descriptive method. Data collection techniques involved observation, reading, and note-taking on onomatopoeias representing rapid movement found in the pages of Boku no Hero Academia Volume 21. After data analysis, 24 occurrences of onomatopoeias representing rapid movement were identified, classified into eight categories: dodging with 4 occurrences, forceful action with 2 occurrences, walking with 2 occurrences, dashing with 2 occurrences, nimble action with 1 occurrence, striking actions with 2 occurrences, swift actions with 9 occurrences, and release/bursting with 2 occurrences. Furthermore, the analysis continued with four identified functions of the onomatopoeias: いろいろな動作 (various physical movements) with 5 occurrences. はやい動作、まじめな態度 (fast movements and serious attitudes) with 12 occurrences. やり方 (ways of doing something) with 1 occurrence. 変化 (changes) with 6 occurrences. Keywords: Onomatopoeia, rapid movement, contextual meaning, functions of onomatopoei

    35,952

    full texts

    41,952

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇