Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MARABAHAN NO 113/Pdt.G/2015/PN.Mrh TENTANG JUAL BELI TANAH YANG PENJUALNYA TIDAK DIKETAHUI TEMPAT TINGGALNYA: ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MARABAHAN NO 113/Pdt.G/2015/PN.Mrh TENTANG JUAL BELI TANAH YANG PENJUALNYA TIDAK DIKETAHUI TEMPAT TINGGALNYA
Tanah semakin dibutuhkan karena jumlah penduduk yang meningkat. Selain meningkatnya permintaan tanah untuk pembangunan permukiman dan tujuan lain, jumlah tanah yang tersedia mulai terasa terbatas serta tidak naik. Pada kasus Putusan Pengadilan Negeri Marabahan nomor perkara 113/Pdt.G/2015/PN.Mrh tersebut Tegugat tidak diketahui tempat tinggalnya hingga kurang 7 tahun sehingga Penggugat kesulitan melakukan proses balik nama. Penelitian yuridis normatif ialah menganalisis peraturan yang berlaku dan mengidentifikasi Putusan Pengadilan Negeri Marabahan nomor perkara 113/Pdt.G/2015/PN.Mrh tentang jual beli tanah yang penjualnya tidak diketahui tempat tinggalnya. Tujuan penelitian ini ialah pertama untuk mengetahui dan memahami pertimbangan hakim, kedua akibat hukum pada Putusan Pengadilan Negeri Marabahan nomor perkara 113/Pdt.G/2015/PN.Mrh. Hasil dari penelitian ini yang pertama Penggugat dinyatakan sebagai pemilik yang sah atas sebidang tanah tersebut, kedua Tergugat dinyatakan telah melakukan perbuatan hukum sehingga mengakibatkan Penggugat kesulitan dalam melakukan proses balik nama.Kata Kunci: Jual Beli, Penjualnya tidak diketahui tempat tinggalnya,Balik Nama
Implementasi Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Sambal Rujak di Kabupaten Bojonegoro
Perkembangan teknologi dan komunikasi sehingga semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mulai mengadopsi sistem kerja jarak jauh atau remote working. Pengaturan kerja jarak jauh atau remote working belum ada secara jelas dalam Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 maupun Undang-undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020. Penelitian ini akan membahas mengenai pengaturan serta perlindungan hukum bagi pekerja jarak jauh atau remote working terkait jam kerja, serta fasilitas kesejahteraan berdasarkan hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Peneliti menggunakan penelitian hukum normatif serta pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Hukum Ketenagakerjaan hingga saat ini belum mengatur lebih lanjut terkait pelaksanaan dan eksistensi dari pekerja jarak jauh/remote working yang belum sepenuhnya terdefinisikan berdasarkan Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia. Namun penerapan sistem kerja jarak jauh/remote working saat ini dapat didasari aturan hukum ketenagakerjaan di Indonesia mengenai waktu kerja, telah ditentukan pada PP No. 35 Tahun 2021 dan PP No.36 Tahun 2021
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMERKOSAAN YANG DILAKUKAN PAMAN TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 46/Pid.Sus/2024/PN.Ngw)
The JPU's inaccuracy in determining the law in the indictment occurred in the case of sexual violence by Sunarso. In Decision Number 46/Pid.Sus/2024/PN.Ngw, the Public Prosecutor charged using Article 8 letter a Jo. Article 46 of the Domestic Violence Eradication Law, even though the victim, a child, experienced sexual violence for 10 years by the perpetrator, who is the biological uncle. This background leads to the formulation of the problem: whether the Public Prosecutor's indictment in Decision Number 46/Pid.sus/2024/PN.Ngw is in accordance with sexual violence as reviewed from Article 76D Jo. Article 81 paragraph (1) and Article 76E Jo. Article 82 paragraphs (1) and (2) of the Child Protection Law? And, what are the implications if the prosecutor's indictment is not precise? The research method used is normative juridical with a legislative and case approach. The research results show that, firstly, the prosecutor's indictment is not appropriate. Sunarso's actions, which fall under concursus realis, involve several criminal acts committed by an individual, where each act stands alone as a separate crime. Using the Child Protection Law in the indictment can impose a heavier criminal penalty. Secondly, the inaccuracy of the prosecutor's indictment can result in a punishment that is not commensurate with the severity of the crime committed by the perpetrator and can harm the victi
STUDI LITERATUR : PENGARUH PENGALAMAN PLP DAN KEMAMPUAN BIDANG STUDI GAMBAR BANGUNAN TERHADAP MINAT MENJADI GURU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh pengalaman PLP mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan terhadap minat menjadi guru, (2) Pengaruh kemampuan bidang studi gambar bangunan mahasiswa pendidikan teknik bangunan terhadap minat menjadi guru, (3) Pengaruh pengalaman PLP dan kemampuan bidang studi gambar bangunan mahasiswa pendidikan teknik bangunan terhadap minat menjadi guru.
Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu Pengalaman PLP (X1), dengan Kemampuan Bidang Studi Gambar Bangunan (X2), terhadap variabel Minat Menjadi Guru (Y). Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk variabel pengalaman PLP dan minat menjadi guru, serta tes soal gambar untuk variabel kemampuan bidang studi gambar bangunan. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode sampling jenuh, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Analisis data mencakup uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel-variabel penelitian.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Terdapat Pengaruh antara pengalaman PLP terhadap minat menjadi guru. Dengan uji parsial pengaruh nilai pengalaman PLP terhadap minat menjadi guru adalah sebesar 0,023. Sehingga dapat diambil keputusan tolak H0 (0,023<alpha=0,05) dengan besar koefisien korelasi Pearson antara Pengalaman PLP terhadap Minat Menjadi Guru adalah 0,405 (tingkat korelasi sedang). (2) Terdapat Pengaruh antara kemampuan Bidang Studi Gambar Bangunan terhadap minat menjadi guru. Dengan uji parsial pengaruh nilai bidang studi gambar bangunan terhadap keputusan minat menjadi guru adalah sebesar 0,021. Sehingga dapat diambil keputusan tolak H0 (0,021<alpha=0,05) dengan koefisien korelasi Pearson antara minat menjadi guru dan nilai gambar bangunan adalah 0,401 (tingkat korelasi sedang). (3) Terdapat Pengaruh antara pengalaman PLP dan kemampuan bidang studi gambar bangunan terhadap minat menjadi guru. Dengan didapatkan p-value sebesar 0,006<0,05 sehingga dapat disimpulkan secara simultan variabel bebas memengaruhi variabel terikat yakni pengalaman PLP dan kemampuan bidang studi gambar bangunan mempengaruhi minat menjadi guru
Analisis Analisis Kerusakan Perkerasan Jalan dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI) dengan International Roughness Index (IRI): Pavement Condition Index (PCI), Surface Distress Index (SDI), International Roughness Index (IRI), Kerusakan perkerasan jalan, Evaluasi kondisi jalan, Kekasaran permukaan jalan dan Kenyamanan berkendara
This study compares road pavement damage levels using three evaluation methods: Pavement Condition Index (PCI), Surface Distress Index (SDI), and International Roughness Index (IRI). PCI evaluates the surface condition based on the type and severity of damage, SDI focuses on visual identification, while IRI measures surface roughness affecting ride comfort. A case study was conducted on the Ngujur road section, Madiun – Ponorogo border, with data collected from field surveys. The results show significant differences between the methods. PCI recorded damage ranging from 10 (severe) to 88 (good), SDI from 115 (minor damage) to 55 (moderate damage), and IRI from 2.59 (good) to 7.18 (high). The average SDI and IRI values indicate moderate damage, recommending routine maintenance in areas with high values. This research emphasizes the importance of combining multiple methods to provide a comprehensive view of road conditions, supporting more effective decision-making in road repair and maintenance.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kerusakan perkerasan jalan menggunakan tiga metode evaluasi yang berbeda Pavement Condition Index (PCI), Surface Distress Index (SDI), dan International Roughness Index (IRI). PCI mengevaluasi kondisi permukaan jalan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan kerusakan, SDI fokus pada identifikasi visual kerusakan permukaan, sedangkan IRI mengukur kekasaran permukaan yang mempengaruhi kenyamanan berkendara.
Studi kasus dilakukan di ruas Jalan Raya Ngujur Kabupaten Madiun – batas Kabupaten Ponorogo, dengan data dikumpulkan melalui survei lapangan dan pengukuran langsung. Hasil analisis menunjukkan perbedaan signifikan antar metode dalam menilai kerusakan jalan. PCI mencatat nilai kerusakan dari 10 (parah) pada Sta 3 ± 400 - 3 ± 600 hingga 88 (baik) pada Sta 9 ± 200 - 9 ± 300, menunjukkan perlunya perbaikan di area dengan nilai tinggi. SDI mencatat nilai dari 115 (rusak ringan) pada STA 1 ± 400 - 1 ± 500 hingga 55 (rusak sedang) pada STA 8 ± 600 - 8 ± 700. IRI menunjukkan nilai dari 2,59 (baik) pada STA 2 ± 000 - 2 ± 100 hingga 7,18 (tinggi) pada STA 2 ± 600 - 2 ± 700.
Rata-rata nilai SDI dan IRI menunjukkan kerusakan sedang, merekomendasikan pemeliharaan rutin dan perbaikan pada area dengan nilai tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya menggabungkan berbagai metode untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kondisi jalan, mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
Kata Kunci : Pavement Condition Index (PCI), Surface Distress Index (SDI), International Roughness Index (IRI), Kerusakan perkerasan jalan, Evaluasi kondisi jalan, Kekasaran permukaan jalan dan Kenyamanan berkendar
ANALISIS PENGGUNAAN LIMBAH GENTENG SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN ASPAL PORUS
Road construction in Indonesia regularly uses asphalt as the main material. Asphalt is a liquid exploration with hydrocarbons as the main chemical component. Asphalt fissures can affect stability, so modifications are needed to correct the asphalt's fissure properties. In the case of a concrete mix, the use of concrete wastes can be applied to a mixture of asphalt beams which are in use more than a fine aggregate. Each of the materials in this study was tested for the fissile properties of each material. The study was conducted by producing 5 samples of the test object consisting of 2 samples for the permeability test with several approaches, one of which is the Westerman formula and 3 samples used for the Marshall test. The study resulted in permeability values that meet the AAPA specification with a sufficient infiltration speed category as well as with the increase of the percentage of asphalt permeation values decreased and Marshall characteristics could be met at the asphalt rate of 4.50% to 5.10% with the use of 50% roof tiler waste as a replacement for the rough aggregate. The results can be concluded that the wastes can effectively be used as one of the modified asphalt materials as well as a replacement for the rough aggregate in the asphalt mixture.Konstruksi jalan diIndonesia kerap menggunakan aspal sebagai bahan utama. Aspal merupakan hasil explorasi bersifat cair dengan hidrokarbon sebagai komponen kimia utama. Mutu aspal dapat mempengaruhi stabilitas, sehingga perlu modifikasi untuk mempernbaiki sifat fisis aspal. Adapun salah satu bahan tambah yang dapat digunakan yaitu limbah genteng dengan didasari oleh penggunaannya sebagai agregat kasar dalam campuran beton. Penggunaan limbah genteng dapat diaplikasikan pada campuran aspal porus yang dalam penggunaan agregat kasar lebih banyak dibandingkan agregat halus. Masing-masing bahan dalam studi ini dilakukan pemeriksaan sifat fisis dari setiap bahan. Studi ini dilakukan dengan membuat 5 sampel benda uji terdiri dari 2 sampel untuk uji permeabilitas dengan beberapa pendekatan salah satunya yaitu formula Westerman dan 3 sampel digunakan untuk uji Marshall. Studi ini menghasilkan nilai permeabilitas yang memenuhi spesifikasi AAPA dengan kategori kecepatan infiltrasi yang cukup serta dengan seiring meningkatnya persentase kadar aspal nilai permeabilitas menurun dan karakteristik Marshall dapat terpenuhi pada kadar aspal 4,50%-5,10% dengan penggunaan limbah genteng 50% sebagai pengganti agregat kasar. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa limbah genteng secara efektif dapat digunakan sebagai salah satu bahan aspal modifikasi serta pengganti agregat kasar pada campuran aspal porus
ANALISIS KAPASITAS BANJIR PADA PENAMPANG SUNGAI SADAR DALAM RANGKA PERENCANAAN NORMALISASI SUNGAI
Based on flood event records, the Sadar River often experiences flooding problems, therefore research is needed to overcome the flood problems in the Sadar River. The purpose of this study is to calculate the capacity of the Sadar River cross-section to accommodate the incoming planned flood discharge and to find out which river cross-section locations are potentially flooded. This study uses manual calculations for the planned flood discharge and the HEC-RAS application in its flood inundation modeling. For the calculation of rainfall distribution, the method used is the Gumbel method. The calculation of the planned flood discharge uses the Nakayasu synthetic unit hydrograph, Snyder synthetic unit hydrograph and ITB-1 synthetic unit hydrograph. Because ITB-1 synthetic unit hydrograph is the largest planned flood discharge, the planned flood discharge of ITB-1 synthetic unit hydrograph is used with a planned flood discharge of Q100 = 502.03 m3/sec. In flood modeling using HEC-RAS, it was found that the river cross-section points that experienced evaporation were at STA 500, 600, 2208, 2950, 4400, 4850, 6400, 6550, 7991, 8300, 12445, and 19400. The solution to the river cross-section points that experienced flooding is to carry out normalization by raising the river cross-section at all STAs by 20 - 100 cm, and normalization in the form of dredging the river at STA 600 to a depth of 50 cm.Berdasarkan catatan kejadian banjir, Sungai Sadar sering mengalamai permasalahan banjir, maka dari itu perlu di lakukan penelitian guna mengatasi permasalahan banjir yang ada di Sungai Sadar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung seberapa besar kapasitas penampang Sungai Sadar dalam menampung debit banjir rencana yang masuk dan mengetahui di titik lokasi penampang Sungai mana saja yang berpotensi akan mengalami banjir. Penelitian ini menggunakan perhitungan manual untuk debit banjir rencananya dan aplikasi HEC-RAS dalam permodelan genangan banjirnya. Untuk perhitungan distribusi curah hujan, metode yang di gunakan adalah metode Gumbel. Perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode HSS Nakayasu, HSS Snyder dan HSS ITB-1. Karena HSS ITB-1 merupakan debit banjir rencana yang terbesar maka menggunakan debit banjir rencana HSS ITB-1 dengan debit banjir rencana Q100 = 502,03 m3/det. Dalam permodelan banjir menggunakan HEC-RAS didapatkan bahwa titik penampang Sungai yang mengalami penguapan berada di STA 500, 600, 2208, 2950, 4400, 4850, 6400, 6550, 7991, 8300, 12445, dan 19400. Solusi dari titik penampang sungai yang mengalami banjir adalah melakukan normalisasi dengan cara mempertinggi penampang sungai pada semua STA setinggi 20 – 100 cm, dan normalisasi berupa pengerukan Sungai di STA 600 sedalam 50 cm
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN TINGGI APARTEMEN GRAND SHAMAYA TOWER AUBREY SURABAYA
The rapid growth of urbanization has increased the need for vertical housing, especially in metropolitan cities such as Surabaya. The Grand Shamaya Apartment, which has a height of 44 floors, is located in a soft soil area, using a special reinforced concrete sliding wall structure system. This study aims to evaluate the performance of existing structures against lateral loads due to earthquakes and optimize structural design. The results of the analysis show that the existing structure does not meet several requirements, such as the deviation between the maximum levels and the stability coefficient due to the influence of P-Delta which exceeds the SNI 1726:2019 permit limit. Therefore, a review was carried out by applying a dual structure system to three modification models, namely the addition of column elements, the enlargement of column and beam dimensions, and the change in the orientation of structural elements. The evaluation results show that the third modification, namely the enlargement of the dimensions of the structural elements, produces optimal performance with a maximum inter-level deviation of 54.225 mm (X direction) and 55.759 mm (Y direction) not exceeding the drift limit of 70 mm, and the maximum stability coefficient of 0.084 (X direction) and 0.083 (Y direction) does not exceed 0.091. The design of this structural modification is in accordance with SNI 2847:2019 and the principle of strong column weak beam so as to improve the stability and safety of the building. Thus, the optimization of column and beam structures plays a significant role in improving the performance of the structure against the lateral load of the earthquake.Pertumbuhan urbanisasi yang pesat meningkatkan kebutuhan hunian vertikal, terutama di kota metropolitan seperti Surabaya. Apartemen Grand Shamaya yang memiliki ketinggian 44 lantai dan terletak di kawasan tanah lunak, menggunakan sistem struktur dinding geser beton bertulang khusus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja struktur eksisting terhadap beban lateral akibat gempa dan mengoptimalkan desain struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada struktur eksisting memiliki beberapa parameter yang tidak memenuhi persyaratan, seperti simpangan antar tingkat maksimum dan koefisien stabilitas akibat pengaruh P-Delta yang melebihi batas izin SNI 1726:2019. Oleh karena itu, dilakukan kajian ulang dengan menerapkan sistem struktur ganda pada tiga model modifikasi struktur yaitu penambahan elemen kolom, pembesaran dimensi kolom dan balok, serta perubahan orientasi elemen struktur. Hasil modifikasi menunjukkan bahwa model ketiga, dengan pembesaran dimensi elemen struktur (kolom dan balok), memberikan hasil yang optimal dengan simpangan antar tingkat maksimum sebesar 54,225 mm (arah X) dan 55,759 mm (arah Y) tidak melebihi drift limit 70 mm, serta koefisien stabilitas maksimum sebesar 0,084 (arah X) dan 0,083 (arah Y) tidak melebihi 0,091. Desain modifikasi struktur ini juga sesuai dengan SNI 2847:2019 dan prinsip strong column weak beam sehingga meningkatkan kestabilan dan keamanan bangunan. Dengan demikian, optimalisasi struktur kolom dan balok berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja struktur terhadap beban lateral gempa
Evaluasi pendidikan ekonomi informal dalam keluarga: Dampak sosial ekonomi terhadap metode dan nilai yang ditanamkan
Informal economic education within families serves as a crucial foundation that shapes children's economic mindset from an early age. This study explores how parents' socioeconomic status influences teaching methods and the economic values instilled in their children. The research involves six families in Surabaya representing low, middle, and high socioeconomic classes. The evaluation employs the CIPP (Context, Input, Process, Product) model to analyze the relevance, resources, implementation, and outcomes of informal economic education. The findings reveal significant differences: families with higher socioeconomic status tend to use more complex methods, such as critical dialogue and strategic role modeling. Meanwhile, middle-class families rely on habit formation and dialogue to build financial management understanding. In contrast, families with lower socioeconomic status focus more on basic role modeling and simple habit-building. This study recommends that all parents enhance their awareness of the importance of economic education and apply methods tailored to their circumstances. Furthermore, there is a need for more inclusive and accessible formal economic education programs to support families across all socioeconomic levels in developing more effective teaching methods
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF SHUUJOSHI NA DAN NE PADA ANIME SAYOUNARA NO ASA NI YAKUSHOKU NO HANA O KAZAROU
Penelitian ini dibuat untuk menganalisis jenis tindak tutur ekspresif yang dilekati dengan shuujoshi na dan ne serta menganalisis fungsi dari shuujoshi na atau ne yang melekat pada suatu tuturan ekspresif pada anime “Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana o Kazarou” karya Mari Okada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode simak yang kemudian dilanjutkan dengan teknik sadap dan teknik catat. Kemudian data yang sudah ditemukan dianalisis dengan menggunakan kombinasi metode padan, metode agih dan teknik pilah unsur penentu (PUP). Data yang sudah dianalisis kemudian disajikan dengan menggunakan metode informal. Pada penelitian ini ditemukan 6 data ekspresi kesukaan, 1 data ekspresi kebencian, 11 data ekspresi kebahagiaan dan 8 data ekspresi kesedihan. Penelitian ini juga menumkan fungsi shuujoshi na yaitu : 1) Untuk memperhalus ekspresi ketika melontarkan kalimat; 2) Untuk mengungkapkan ekspresi penuturnya; 3) Untuk lebih menekankan ekspresi penuturnya jika suatu tuturan sudah memiliki ekspresi. Kemudian fungsi shuujoshi ne yaitu : 1) Untuk meminta persetujuan; 2) Untuk memina validasi; 3) Untuk mengisyaratkan adanya lawan bicara; 4) Untuk memastikan keadaan seseorang; 5) Untuk mengemukakan peresetujuan. Kata Kunci : Tindak Tutur Ekspresif, Shuujoshi, Partikel Na, Partikel Ne, Anime