Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
Analisis Dinamis Eksplisit pada Bearing
Bearing merupakan bagiang terpenting dari suatu bagian mesin untuk menumpu suatu poros yang berputar. Bearing dapat mengalami kerusakan karena gaya aksial yang berlebih dan torsi yang dapat menyebabkan kerusaskan. Oleh karena itu, dalam paper ini akan menganalisi kekuatan material bearing dengan menggunakan software ANSYS dengan pendekatan explisit dynamic meliputi simulasi total deformation dan equivalent (von-mises) stress. Copper merupakan salah satu bahan dalam pembuatan bearing. Dalam simulasi ditemukan nilai maksimum total deformasi sebesar 0,00017422 dan nilai minimum 0. Selanjutnya nilai tegangan dengan pendekatan von mises didapat nilai maksimum sebesar 15,511 dan nilai tegangan minimum sebesar 0. Material copper menunjukkan hasil yang sangat baik untuk dijadikan bahan pembuatan bearing
Pengaruh Penggunaan Eletrik Blower Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Motor Diesel Satu Silinder
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi bahan bakar solar dan pertamina dex dengan penambahan blower pada intake manifold motor diesel satu silinder. Pengujian ini dilakukan dengan peralatan pendukung seperti tachometer, blower, stopwatch, penggaris, dan toolset. Objek pertama dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan bahan bakar solar dan memvariasikan putaran mesin pada 1000 rpm, 1500 rpm, dan pada 2000 rpm. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 85 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 90 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 130 mm. Sedangkan dengan penambahan blower pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 76 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 96 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 142 mm. Objek kedua dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan bahan bakar pertamina dex dan juga memvariasikan putaran mesin pada 1000 rpm, 1500 rpm, dan pada 2000 rpm. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 124 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 140 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 135 mm. Sedangkan dengan penambahan blower pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 149 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 66 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 162 mm. Hasil pengujian dengan menggunakan bahan bakar pertamina dex menghasilkan grafik bahwasanya kestabilan konsumsi bahan bakar terjadi ketika putaran mesin terjadi pada rpm 1500 dengan menggunakan blower, dan hasil pengujiannya jauh lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar solar tanpa blower
Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Kontekstual Terbuka Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif
Critical thinking is one of the skills needed to solve problems. Cognitive style has an important role in developing critical thinking skills. This study aims to describe students' critical thinking in solving open contextual math problems based on reflective and impulsive cognitive styles. This research is a qualitative descriptive. The subjects in this study consisted of two students of VIII grade at junior high school in Surabaya who had reflective and impulsive cognitive styles. The instruments in this study were Matching Familiar Figure Test (MFFT), critical thinking test of contextual open-ended problems, and interview guidelines. The data of this study were analyzed based on critical thinking indicators adapted from Jacob & Sam's critical thinking indicators. The results showed that in general students with reflective and impulsive cognitive styles went through four stages of critical thinking namely clarification, assessment, inference, and strategy. Students with reflective cognitive style solve problems with clear and detailed steps and arguments, and the time required tends to be long. At the strategy stage, students are able to determine other different alternative solutions. Meanwhile, students with impulsive cognitive style solve problems with steps and arguments that are short and the time required tends to be fast. At the strategy stage, students tried to determine other different alternative solutions even though in the end they could not find them
Pengembangan E-LKPD PBL Berbasis Blended Learning Materi Sistem Pernapasan untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
Ketrampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan oleh tiap orang dalam menghadapi tatantangan abad 21. Keterampilan berpikir kritis dapat dilatihkan melalui penggunaan E-LKPD sebagai media pembelajaran yang terintegrasi dengan model PBL berbasis blended learning sebagai jawaban dari perkembangan teknologi.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bahan ajar E-LKPD PBL berbasis blended learning pada materi sistem pernapasan manusia untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa yang layak digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan model pengembangan ADDIE yang diadaptasi dari Branch (2009). E-LKPD yang telah dikembangkan dilakukan uji coba terbatas terhadap 30 siswa SMA Negeri 12 Surabaya. Metode yang digunakan yaitu wawancara, lembar validasi, angket respons, dan lembar tes. Hasil penelitian didapatkan pada aspek validitas melalui lembar validasi dengan skor 91,87% dengan kriteria sangat valid. Hasil kepraktisan berdasarkan angket respons diperoleh skor 98,88% dengan kriteria sangat praktis. Hasil efektivitas yang diperoleh melalui pre-test dan post-test mendapatkan skor N-gain 0,89 dengan peningkatan tinggi, serta hasil ketuntasan belajar sebesar 93,3% dengan kategori tuntas. Berdasarkan jabaran tersebut, maka bahan ajar E-LKPD PBL yang dibuat telah layak untuk dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa materi sistem pernapasan
Efektivitas E-LKPD Berbasis Guided Discovery untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan
Perkembangan pesat di era ke-21 menuntut perubahan signifikan dalam sektor pendidikan, terutama dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta inovasi. Hal ini sejalan dengan kurikulum merdeka yang didalamnya memuat Profil Pelajar Pancasila yakni pada aspek berpikir kritis. Media pembelajaran yang efektif seperti Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) perlu dikembangkan, yang dimana akan diintegrasikan dengan indikator keterampilan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas LKPD elektronik (E-LKPD) berbasis guided discovery untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi pertumbuhan dan perkembangan yang efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Keefektifan E-LKPD diperoleh dari data hasil belajar peserta didik yaitu dengan melakukan pre-test dan post-test, serta data respons peserta didik. Penelitian ini diujicobakan kepada kelas XII SMA Labschool Unesa 1 Surabaya yang berisi 20 peserta didik. Penelitian pengembangan E-LKPD ini menghasilkan persentase keefektifan diantaranya yaitu ketuntasan tes keterampilan berpikir kritis dengan hasil N-gain mencapai 0,87 (kategori tinggi) dan mendapat respons positif peserta didik sebesar 99,12%. Berdasarkan hasil uji efektivitas E-LKPD, dapat dinyatakan bahwa E-LKPD berbasis guided discovery pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran
Pengembangan Media Flashcard dengan Model Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Sub Materi Struktur dan Fungsi Sel
Abstrak
Salah satu tuntutan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka pada fase F adalah peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan struktur sel. Namun, dalam praktiknya siswa masih mengalami kesulitan sehingga membuat pemahaman konsep siswa akan materi tersebut masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berupa flashcard dengan model Two Stay Two Stray (TSTS) pada sub materi struktur serta fungsi sel guna meningkatkan pemahaman konsep siswa serta untuk mengetahui kelayakan dari flashcard tersebut ditinjau dari validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE. Pada pengambilan data, peneliti menggunakan beberapa metode, seperti observasi, validasi, angket respon siswa, serta tes. Uji coba dilaksanakan pada 32 orang siswa kelas XI-9 SMAS Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan validitas flashcard dengan kategori sangat valid berdasarkan hasil penilaian dari para ahli. Validasi dilakukan dengan meninjau aspek tampilan, isi, dan kebahasaan yang memperoleh persentase hasil sebesar 95%. Kepraktisan flashcard berdasarkan respon positif siswa menunjukkan persentase 96% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil observasi keterlaksanaan media yang dilakukan oleh para pengamat menunjukkan hasil persentase sebesar 100%. Efektivitas flashcard yang ditinjau berdasarkan peningkatan hasil pre-test serta post-test siswa menunjukkan hasil perhitungan n-gain sebesar 0,74 yang tergolong dalam kategori tinggi. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa flashcard dengan model TSTS pada sub materi struktur dan fungsi sel valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran.
Kata Kunci: Flashcard, two stay two stray, pemahaman konsep, struktur dan fungsi sel
Abstract
One of the demands for Learning Outcomes in the Merdeka Curriculum in phase F is that students can describe cell structures. However, in practice, students still encounter difficulties, so that students' conceptual understanding of the material is still lacking. This research aims to produce learning media in the form of flashcards Two Stay Two Stray (TSTS) models on the sub-material of cell structure and function to increase students' understanding of concepts and determine the feasibility of these flashcards in terms of their validity, practicality, and effectiveness. This research uses the ADDIE development model. In collecting data, the researcher used observation, validation, student response questionnaires, and tests. The trial was carried out on 32 students in class XI-9 of SMAS Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The results show the validity of flashcards with a very valid category. Validation was carried out by reviewing aspects of appearance, content, and language, resulting in percentage of 95%. The practicality of flashcards based on positive student responses shows a rate of 96% in the very practical category. The results of media implementation carried out by observers showed a percentage result of 100%. The effectiveness of flashcards, which were reviewed based on the increase in students' pre-test and post-test results, showed an n-gain calculation result of 0.74, which was classified as high. In this way, it can be concluded that flashcards with the TSTS models in the cell structure and function sub-material are valid, practical, and effective for use as an alternative learning media.
Keywords: Flashcard, two stay two stray, understanding of concept, cell structure and function  
PENGEMBANGAN INSTRUMENTASI ASSESMEN PRA-AS-FOR-OF LEARNING PADA MATERI INTRODUCTION OF CHEMISTRY UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI CALON GURU PROFESIONAL ERA KURIKULUM MERDEKA
Di era Kurikulum Merdeka,beberapa guru kurang mampu mengetahui kemampuan peserta didik sehingga tidak dapat memfokuskan lebih dalam pada bidang yang sesuai dengan kemampuan peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan assesmen pra-as-for-of learning sebagai sarana calon guru profesional untuk mengembangkan keterampilan penelitian dan meningkatkan pemahaman terhadap asesmen di era Kurikulum Merdeka. Pada penelitian ini menerapkan metode penelitian Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE : Analysis (analisis), Design (Desain), Development (pengembangan), Implement (implementasi), dan Evaluate (evaluasi) yang hanya dilaksanakan hingga tahap development. Pengembangan ini menghasilkan produk berupa monograf asesmen pra-as-for-of learning pada materi intoduction of chemistry. Asesmen pra digunakan di awal pembelajaran, asesmen as digunakan sebagai refleksi pembelajaran yang mengusung penilaian diri dan teman sejawat, penilaian for digunakan untuk perbaikan hasil pembelajaran dan asesmen of digunakan untuk evaluasi akhir pembelajaran. Instrumen assesmen pra-as-for-of learning pada materi introduction of chemistry dikatakan layak digunakan dari hasil penilaian validasi konten sebesar 85,35%, validasi media sebesar 87,33% dan hasil uji keterbacaan sebesar 87,22%
Peran Organisasi Islam Dalam Pembentukan Perilaku Religius Remaja Studi di IPNU IPPNU Desa Kedamean Gresik
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak keterlibatan remaja dalam kegiatan keagamaan di IPNUdan IPPNU terhadap perkembangan karakter religius mereka, mengidentifikasi program yang dilakukanoleh IPNU dan IPPNU dalam menginternalisasi nilai-nilai Islam di kalangan remaja anggotanya, sertamenganalisis bentuk-bentuk karakter religius pada remaja di Desa Kedamean, Gresik. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi,wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, IPNU dan IPPNU memilikiperan signifikan dalam pembentukan karakter religius remaja. Berbagai kegiatan seperti pengajian rutin,pelatihan kaderisasi, diskusi agama, dan kegiatan sosial terbukti efektif dalam menginternalisasi nilainilai agama pada kehidupan sehari-hari para anggotanya. Organisasi ini juga membantu remajamengembangkan keterampilan sosial dan kepemimpinan yang relevan untuk menghadapi tantanganmodernisasi. Selain itu, IPNU dan IPPNU mampu menjadi wadah yang memberikan bimbingan religiussekaligus ruang bagi remaja untuk berkontribusi dalam masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwakeberhasilan organisasi dalam membentuk karakter religius remaja dipengaruhi oleh dukungan keluarga,komunitas, dan tradisi keagamaan yang kuat di Desa Kedamean. Namun, tantangan modernisasi danketerbatasan sumber daya organisasi perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan peran strategis ini
Analisis Perkembangan Tempat Berdagang di Sekitar Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan Kabupaten Pasuruan
Kelurahan Petungasri merupakan salah satu daerah di Kecamatan Pandaan yang memiliki wisata religi yaitu Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) membandingkan kecepatan perkembangan tempat berdagang di Jl. Raya Kasri, Jl. Raya Surabaya-Malang, dan Jl. Bypass Pandaan, (2) mengetahui perbedaan penghasilan pedagang di lokasi Jl. Raya Kasri, Jl. Raya Surabaya-Malang, dan Jl. Bypass Pandaan. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di Kelurahan Petungasri Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Populasi dalam penelitian ini pedagang di berbagai lokasi, dengan sampel sebanyak 65 responden dengan menggunakan stratified random sampling. Pengukuran dilakukan untuk mengumpulkan data hasil foto Citra Satelite tahun 2012-2024 dengan menggunakan alat bantu SIG (Sistem Informasi Geografis) dan melakukan wawancara terbuka untuk mendapatkan data pendapatan pada pedagang. Teknik analisis data menggunakan rumus kecepatan perkembangan dan rumus pendapatan bersih setelah itu membandingkan pendapatan di beberapa lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan perkembangan tempat berdagang di lokasi Jl. Raya Kasri mencapai 101 m/tahun, Jl. Raya Surabaya-Malang mencapai 275 m/tahun, dan Jl. Bypass Pandaan 75 m/tahun. Pendapatan rata-rata pedagang di lokasi Jl. Raya Kasri sebesar Rp. 6.320.000/bulan, Jl. Raya Surabaya-Malang sebesar Rp. 10.063.400/bulan, dan Jl. Bypass Pandaan sebesar Rp. 3.187.000/bulan
ANALISIS KARAKTERISTIK SOSIAL-EKONOMI PENDUDUK KECAMATAN GENTENG TERHADAP PARTISIPASI POLITIK PADA PEMILIHAN WALIKOTA SURABAYA TAHUN 2020: ANALISIS KARAKTERISTIK SOSIAL-EKONOMI PENDUDUK KECAMATAN GENTENG TERHADAP PARTISIPASI POLITIK PADA PEMILIHAN WALIKOTA SURABAYA TAHUN 2020
Data dari BPS dan KPU Kota Surabaya menyebutkan bahwa tingkat partisipasi politik sebayak 46,6%. KecamatanGenteng jika dibandingkan dengan kecamatan lain yang ada di Kota Surabaya maka partisipasi politiknya terbilang cukuprendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Karakteristik pemilih di Kecamatan Genteng. 2) Faktor yangmemengaruhi partisipasi pemilih 3) Faktor yang paling berpengaruh terhadap partisipasi pemilih di Kecamatan Gentengdalam Pemilihian Walikota Tahun 2020.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian survei dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian iniberlokasi di Kecamatan Genteng dengan jumlah sampel 100 responden yang terbagi pada lima kelurahan diambil secarasimple random sampling. Kuesioner menggunakan teknik pengumpulan data berupa jenis kelamin, usia, karakter suku,status pekerjaan, pendapatan, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap dan kesadaran politik serta partisipasi politik. Analisisdata menggunakan chi square dan regresi logistik berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Karakteristik pemilih di daerah Kecamatan Genteng pada Pemilihan tahun2020 meliputi jenis kelamin mayoritas perempuan dengan persentase sebesar 55%, berusia produktif (15 tahun – 64 tahun)dengan persentase sebesar 87%, memiliki karakter suku Jawa dengan persentase sebesar 80%, berstatus bekerja denganpersentase sebesar 60%, memiliki pendidikan menengah keatas dengan persentase sebesar 42%, memiliki pendapatan dibawah UMK Kota Surabaya dengan persentase sebesar 81%, memiliki pengetahuan terkait pemilihan Walikota Surabayapada tahun 2020 berada di atas rata-rata dengan persentase sebesar 57%, memiliki sikap kesadaran dan kepercayaan politikterhadap pemerintah tentang pemilihan walikota Surabaya di bawah rata-rata dengan persentase sebesar 53%, dan memilikipartisipasi politik yang menggunakan hak pilih sebesar 47%. 2) Faktor yang memengaruhi partipasi pemilih di daerahKecamatan Genteng pada pemilihan tahun 2020 adalah status pekerjaan dengan p value sebesar p = 0,040 < α = 0,05 (5%),pengetahuan dengan p value sebesar p = 0,023 < α = 0,05 (5%), tingkat pendidikan dengan p value sebesar p = 0,000 < α= 0,05 (5%) dan sikap kesadaran politik dengan p value sebesar p = 0,003 < α = 0,005. 3) Faktor yang paling berpengaruhterhadap partisipasi pemilihan di Kecamatan Genteng adalah Pendidikan dengan p value sebesar 0,001 dan relative risksebesar 2,22