Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DENGAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PENDEKATAN TPACK DI KELAS VII C SMP NEGERI 12 KOTA MADIUN TAHUN AJARAN 2024/2025
This research aims to improve students critical thinking skills through the TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) learning approach in First High Schools (SMP) in the Pancasila and Civic Education subject by applying the problem-based learning (PBL) model. The method used in this research is Classroom Action Research. This classroom action research was carried out through 2 (two) cycles. The subjects of this research were students in class VII-C, totaling 38 students. Data collection through test and observation techniques. Quantitative data analysis is used to analyze the increase in students' critical thinking skills in Pancasila an Civic Education subjects. Based on the research results, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning (PBL) model with the TPACK learning approach can improve the critical thinking abilities of class VII-C students at SMPN 12 Madiun city in the 2024/2025 academic year.
Keywords: Critical thinking, Problem Base Learning (PBL), and Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui pendekatan pembelajaran TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui 2 (dua) siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-C yang berjumlah 38 peserta didik. Pengumpulan data melalui teknik tes dan observasi. Analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan pembelajaran TPACK dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII-C SMP Negeri 12 Kota Madiun pada tahun pelajaran 2024/2025
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS ONLINE SINGLE SUBMSSION (OSS) DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA SURABAYA
Permasalahan dalam pelayanan perizinan berusaha di Kota Surabaya masih sering ditemui dan menjadi hal penting dalam pelaksanaan pelayanan publik. Pelayanan perizinan berusaha disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara elektronik. Dengan adanya kebijakan tersebut, semua pelayanan perizinan berusaha menjadi terintegrasi oleh pusat melalui sistem yang disebut dengan Online Single Submission (OSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Online Single Submission (OSS) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan teori implementasi Edward C George III yang di dalamnya terdapat Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi/Pelaksana Kebijakan, serta Struktur Birokrasi. Teknik pengumpulan data menggunakan Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Dengan Teknik Analisis Data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem Online Single Submission (OSS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya dapat dikatakan cukup baik. Akan tetapi, masih ditemukan beberapa kekurangan yakni masih ditemukannya sistem/server Online Single Submission (OSS) yang belum sepenuhnya dapat diandalkan karena sering mengalami error selama dalam proses penginputan data dan juga sering terjadi maintenance, dan masih ada pelaku usaha/masyarakat yang kurang paham mengenai penggunaan Online Single Submission (OSS). Saran peneliti untuk pelaksanaan program Online Single Submission (OSS) adalah memberikan perbaikan dan peningkatan kualitas server serta memberikan sosialisasi atau pendampingan kepada kelompok masyarakat dalam layanan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).Permasalahan dalam pelayanan perizinan berusaha di Kota Surabaya masih sering ditemui dan menjadihal penting dalam pelaksanaan pelayanan publik. Pelayanan perizinan berusaha disusun berdasarkanPeraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secaraelektronik. Dengan adanya kebijakan tersebut, semua pelayanan perizinan berusaha menjadi terintegrasioleh pusat melalui sistem yang disebut dengan Online Single Submission (OSS). Tujuan penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Online Single Submission(OSS) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokuspenelitian ini menggunakan teori implementasi Edward C George III yang di dalamnya terdapatKomunikasi, Sumber Daya, Disposisi/Pelaksana Kebijakan, serta Struktur Birokrasi. Teknikpengumpulan data menggunakan Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Dengan Teknik AnalisisData berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa penggunaan sistem Online Single Submission (OSS) di Dinas Penanaman Modaldan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya dapat dikatakan cukup baik. Akan tetapi,masih ditemukan beberapa kekurangan yakni masih ditemukannya sistem/server Online SingleSubmission (OSS) yang belum sepenuhnya dapat diandalkan karena sering mengalami error selamadalam proses penginputan data dan juga sering terjadi maintenance, dan masih ada pelakuusaha/masyarakat yang kurang paham mengenai penggunaan Online Single Submission (OSS). Saranpeneliti untuk pelaksanaan program Online Single Submission (OSS) adalah memberikan perbaikan danpeningkatan kualitas server serta memberikan sosialisasi atau pendampingan kepada kelompokmasyarakat dalam layanan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS)
TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN KONSUMEN TERKAIT KLAUSUL PENGEMBALIAN BARANG DAN DANA DALAM PERJANJIAN KREDIT SHOPEE PAYLATER
Memasuki masa revolusi industri 4.0 (abad digital informasi) digambarkan dengan teknologi informasi yang diterapkan pada semua industri. Salah satunya pada industri keuangan yaitu financial technology (fintech) contohnya layanan Paylater dalam marketplace shopee (Shopee paylater). Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan mengenai bagaimana perlindungan konsumen terkait klausul pengembalian barang dan dana dalam perjanjian shopee paylater. kemudian apakah klausul pengembalian barang dan dana dalam perjanjian shopee paylater telah memenuhi asas perlindungan konsumen. Penulisan hukum ialah suatu bentuk kegiatan ilmiah yang didasarkan pada metode, sistematika, dan pemikiran tertentu. Penulisan ini menggunakan metode penulisan hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yaitu primer, sekunder, dan tersier serta teknik pengumpulan bahan hukum dengan cara studi kepustakaan. Dengan analisis preskriptif dan penafsiran hukum (interpretasi) gramatikal. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa dalam proses berkredit, klausul pengembalian barang dan dana dalam perjanjian Shopee paylater tidak mengindahkan pasal 18 ayat (2) UUPK dan pasal 48 ayat (2) PP PSTE dalam hal pencantuman informasi yang jelas. Kemudian klausul tersebut juga tidak memenuhi asas keadilan dan kepastian hukum yang mana merupakan bagian dari asas perlindungan konsumen sebagaimana yang termaktub dalam pasal 2 UUPK.
Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Klausul Pengembalian Barang dan Dana, Shopee Paylater
PENGEMBANGAN BUTIR SOAL MATA KULIAH PENGUKURAN DENGAN PENDEKATAN MODEL RASCH
Higher education today demands students to possess critical and creative thinking skills to face the increasingly complex challenges in society. Therefore, it is essential to develop exam questions that assess conceptual understanding and evaluate students' ability to apply their knowledge to real-life situations. In the case of the Measuring Instruments course, for example, students are expected not only to understand basic theory but also to master practical measurement techniques. This research aims to develop question items that accurately assess both aspects, specifically in the context of the Measuring Instruments course in the Mechanical Engineering Education Program at UNESA. The development of the question items follows the ADDIE model, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The developed questions include multiple-choice and short-answer items that assess students' understanding of essential measurement using calipers and micrometers, totaling 20 items. The sample was selected using purposive sampling with 50 students from the S-1 Mechanical Engineering Education Program enrolled in the Measuring Instruments course. The research results show that the developed question items meet validity criteria through expert judgment validation, limited testing results, and reliability and can measure students' competencies according to curriculum requirements.Pendidikan tinggi saat ini menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan soal ujian yang tidak hanya menguji pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan mereka pada situasi nyata. Dalam mata kuliah Alat Ukur, misalnya, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori dasar, tetapi juga menguasai teknik-teknik praktis dalam pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan butir soal yang dapat mengukur kedua aspek tersebut dengan tepat, khususnya dalam konteks mata kuliah Alat Ukur di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UNESA. Pengembangan butir soal dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Soal yang dikembangkan berupa soal pilihan ganda dan isian singkat yang menguji pemahaman mahasiswa tentang pengukuran dasar menggunakan jangka sorong dan micrometer yang sebanyak 20 butir. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 50 mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Teknik Mesin yang me program mata kuliah alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butir soal yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas melalui validasi oleh expert judgement dan hasil uji terbatas, reliabilitas, serta mampu mengukur kompetensi mahasiswa sesuai dengan tuntutan kurikulum
Penerapan Angle Pad Pada Mata Kuliah Praktik Pemesinan dalam Meningkatkan Keahlian Mengasah Pahat di Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya
Based on observations of students in the Mechanical Engineering Education Study Program during the even semester of the 2022-2023 academic year, teaching and learning activities still employed conventional methods with limited media. This condition led to difficulties for students in understanding the material, performing practical tasks, and lacking confidence in ensuring safety while sharpening chisels. This research aims to (1) determine the feasibility of the learning tools to be used; (2) examine the differences in student learning outcomes between the experimental class using the angle pad media and the control class without the angle pad media; (3) assess students' responses to learning using the angle pad media. The research applied a true experimental design with a Randomized Pre-test Post-test Control Group Design model. Data analysis techniques included learning tools validation, t-test, and student response questionnaires. Data were collected through practical tests on chisel sharpening to evaluate students' learning outcomes and by distributing questionnaires to measure their responses to learning with angle pad media. The results showed that: (1) the jobsheet and student response questionnaire were deemed highly feasible with a feasibility rate of 96%; (2) there was a significant difference in practical performance between the experimental class using the angle pad media and the control class that did not use the media; (3) students' responses to learning using the angle pad media achieved an average score of 88.4%, categorized as excellent.Berdasarkan hasil observasi terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin pada semester genap tahun ajaran 2022-2023, pembelajaran masih menggunakan metode konvensional dengan media yang terbatas, sehingga menyebabkan mahasiswa kesulitan dalam memahami materi, melakukan praktik, dan merasa kurang percaya diri terhadap keselamatan saat mengasah pahat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang akan digunakan; (2) mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa antara kelas eksperimen yang menggunakan media angle pad dan kelas kontrol yang tidak menggunakan media angle pad; (3) mengetahui respon mahasiswa terhadap pembelajaran menggunakan media angle pad. Penelitian menggunakan desain eksperimen sejati (True Experiment) dengan model Randomized Pre-test Post-test Control Group Design. Teknik analisis data berupa validasi perangkat pembelajaran, uji-t dan angket respon mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes praktik mengasah pahat untuk menilai hasil belajar mahasiswa, serta pengisian angket untuk mengukur respon mahasiswa terhadap pembelajaran menggunakan media angle pad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) jobsheet dan angket respon mahasiswa dinyatakan sangat layak digunakan dengan tingkat kelayakan 96%; (2) terdapat perbedaan signifikan hasil praktik antara kelas eksperimen yang menggunakan media angle pad dan kelas kontrol yang tidak menggunakan media angle pad; (3) respon mahasiswa terhadap pembelajaran menggunakan media angle pad memperoleh skor rata-rata 88,4% yang termasuk dalam kategori sangat baik
Inovasi Powtoon Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Dasar Teknik Otomotif Kelas X TKR SMK Yasmu
The aim of this study is to analyze the feasibility of developing Powtoon learning media, as well as analyze student responses to Powtoon learning media in DTO subjects. This study was conducted at Yasmu Vocational School with the research subjects being students of the Light Vehicle Engineering Skills Program. This research uses the R&D (Research and Development) research method, using a 4D development model which consists of 4 stages. In this research the reviewer only used 3 stages, namely up to the development stage, because it was adapted to the needs of the study, namely only on product prototypes. just developed. The research instruments used consisted of validation sheets from material experts, media experts, and student response questionnaires. The data analysis used is descriptive percentage using a Likert scale. The study results show that Powtoon learning media is very suitable for use. Shows the data that has been collected, the percentage of validation scores obtained by experts with the criteria "Very Eligible". The student's response received a positive response and a score was obtained with the criteria "Very Decent". It can be concluded that the powtoon learning media developed received the title "Very Good" and can be implemented in learning DTO subjects in class X TKR at Yasmu Manyar Gresik Vocational School.
Keywords : Powtoon Media, Learning Media, Development, response.Tujuan dari kajian ini untuk menganalisa kelayakan pengembangan media pembelajaran powtoon, serta menganalisa respon siswa kepada media pembelajaran powtoon pada mata pelajaran DTO. Adapun studi ini dilakukan di SMK Yasmu dengan subjek penelitian peserta didik Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development), menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahap, pada penelitian ini pengkaji menggunakan 3 tahap saja, yakni sampai pada tahap pengembangan (develop), lantaran disesuaikan dengan keperluan studi yaitu hanya pada purwarupa produk yang dikembangkan saja. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi ahli materi, ahli media, serta angket respon siswa. Analisa data yang digunakan adalah deskriptif persentase menggunakan skala likert. Hasil studi menunjukkan bahwa media pembelajaran powtoon Sangat Layak digunakan. Menunjukkan pada data yang telah dikumpulkan, diperoleh persentase nilai validasi oleh para ahli dengan kriteria “Sangat Layak”. Respon siswa mendapat respon positif dan diperoleh nilai dengan kriteria “Sangat Layak”. Dapat ditarik kesimpulan, media pembelajaran powtoon yang dikembangkan mendapat predikat “Sangat Baik” serta dapat diimplementasikan dalam pembelajaran mata pelajaran DTO pada kelas X TKR di SMK Yasmu Manyar Gresik.
Kata Kunci : Media Powtoon, Media Pembelajaran, Pengembangan, Respon
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE GOOGLE SITE PADA MATERI INSTALASI AIR BERSIH DI SMK NEGERI 1 KEMLAGI MOJOKERTO
Pendidikan merupakan upaya yang dilakukan secara sistematis untuk mewujudkan lingkungan belajar-mengajar di mana para siswa dapat mencapai potensi terbaik mereka. Pencapaian potensi terbaik dapat dilakukan dengan mengembangkan instrument-instrumen pendidikan salah satunya adalah media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan alat ataupun perantara yang dapat digunakan dan mempermudah proses pembelajaran. Goggle Site merupakan sebuah laman yang dapat dimanfaatkan sebagai media belajar. Penggunaan Google sitepada proses pembelajaran termasuk dalam pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran. Data yang didapatkan pada saat observasi langsung terkait hasil belajar siswa SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto pada materi Instalasi Air Bersih menunjukkan bahwa pembelajaran kurang efektif, hal tersebut berorientasi pada hasil belajar siswa yang cenderung berada di bawah rata-rata. Penggunaan media pembelajaran yang bervariasi merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan guna meningkatkan hasil belajar siswa. Keefektifan media ditinjau dengan membandingkan peningkatan hasil belajar pada 2 kelas. Nilai rerata dari n-gain yang didapat XII-DPIB 2 adalah 0,62 (kriteria sedang) termasuk kategori “Efektif”. Sedangkan rerata n-gain XII-DPIB 3 adalah 0,56 (kriteria sedang) termasuk kategori “Cukup Efektif”. Respon para siswa terhadap media yang sudah dikembangkan setelah pembelajaran menggunakan Website google site instalasi air bersih menunjukkan nilai presentase 86,2% yang termasuk ke dalam kualifikasi “Sangat Baik”. Sehingga, media Google site yang dikembangkan dapat dikatakan berhasil.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Google site, Instalasi Air, Hasil belajarAbstractEducation is a systematic effort to create a teaching-learning environment where students can achieve their best potential. Achieving the best potential can be done by developing educational instruments, one of which is learning media. Learning media is a tool or intermediary that can be used and facilitate the learning process. Goggle Site is a page that can be utilized as learning media. The use of Google site in the learning process is included in the utilization of technology as a learning medium. Data obtained during direct observation related to the learning outcomes of students of SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto on Clean Water Installation material shows that learning is less effective, it is oriented towards student learning outcomes that tend to be below average. The use of varied learning media is one solution that can be done to improve student learning outcomes. The effectiveness of the media is reviewed by comparing the increase in learning outcomes in the two classes. The average n-gain value obtained by XII-DPIB 2 is 0.62 (medium criteria) including the “Effective” category. While the average n-gain of XII-DPIB 3 is 0.56 (medium criteria) including the “Quite Effective” category. Student responses to the media developed after learning to use the clean water installation Google site website show a percentage value of 86.2% which is included in the “Very Good” qualification. So, the Google site media developed can be said to be successful. Keywords: Learning Media, Google site , Water Installation, Learning Outcome
PENGARUH KELOMPOK REFERENSI DAN PENDIDIKAN KEWIRAUASAHAAN TERHADAP MINAT ERWIRAUSAHA SISWA JURUSAN BISNIS DARING DAN PEMASARAN DI SMKN 1 JOMBANG
This study aims to analyze the influence of reference groups and entrepreneurship education on the entrepreneurial interest of students in the Online Business and Marketing Department at SMKN 1 Jombang. The research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires involving 100 student respondents. The findings indicate that reference groups, including family, peers, teachers, and influencers, have an impact on students' entrepreneurial interest. Entrepreneurship education also shows a positive influence, particularly through relevant curricula, qualified educators, and supporting facilities. Reference groups and entrepreneurship education have both direct and simultaneous effects on the entrepreneurial interest of students in the Online Business and Marketing Department at SMKN 1 Jombang. These findings highlight the importance of synergy between entrepreneurship education and support from reference groups in encouraging students to become confident and innovative entrepreneurs.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelompok referensi dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di SMKN 1 Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui kuesioner yang melibatkan 100 responden siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok referensi, termasuk keluarga, teman sebaya, guru, dan influencer, memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha siswa. Pendidikan kewirausahaan juga menunjukkan pengaruh positif, terutama melalui kurikulum relevan, tenaga pendidik berkualitas, dan fasilitas pendukung. Kelompok referensi dan pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh secara langsung dan simultan terhadap minat berwirausaha siswa jurusan bisnis dari dan pemasaran di SMKN 1 Jombang. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan kewirausahaan dan dukungan kelompok referensi dalam mendorong siswa menjadi wirausahawan yang percaya diri dan inovatif
ANALISIS PENGARUH VARIASI GROOVE PADA PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKUATAN BENDING BAJA KARBON SS400
The hull is a part of the ship that is useful for providing buoyancy to the ship. The structural load of the ship can cause gradual stress on the hull welding joints, which can cause cracks, and eventually cause leaks. This study aims to determine the maximum tensile strength and bending strength of SS400 carbon steel welding joints for ship hull applications. Experimental method is used to analyze the effect of groove variation (single v-groove 60º, double v-groove 60º, single bevel groove 45º) on SS400 carbon steel with butt joint, 3G welding position, 130 Ampere current, and tensile test taken from ASTM E8 standard and bending test taken from ASTM E290 standard. The results of this study are that there is a significant effect of the results of groove variations on SS400 carbon steel material on tensile and bending strength. The highest tensile strength value in the double v-groove variation is an average of 537.06 MPa. While the lowest tensile strength value in the single bevel groove variation is an average of 437.78 MPa. The highest bending strength value in the double v-groove variation is an average of 1069.75 MPa, while the lowest bending strength value in the single bevel groove variation is an average of 762.11 MPa.Keywords: Groove Variations, Ship Hull, SMAW Welding, Tensile Test, Bending Test, SS400 Carbon Steel
Rancang Bangun Media Pembelajaran "Education.Id" Berbasis Website Dengan Pembelajaran Project Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Critical Thinking Siswa Pada Kompetensi Pemrograman PHP (Studi Kasus : Kelas XI RPL SMKN 10 Surabaya)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kognitif critical thinking siswa pada kompetensi pemrograman PHP dengan menggunakan metodologi pembelajaran Project Based Learning, situs web “Education.id” menggunakan pembelajaran dengan penilaian validator dari guru dan dosen. Pengembangan ADDIE digunakan dalam pendekatan penelitian dan pengembangan studi ini. Desain uji coba yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Data penelitian ini diperoleh dari 4 validator serta siswa kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 10 Surabaya yang terdiri dari 35 siswa. Hasil penelitian pada validasi media sebesar 90% (sangat valid), validasi materi sebesar 96% (sangat valid), validasi soal tes 98% (sangat valid) dan validasi RPP sebesar 84% (sangat valid). Hasil nilai rata – rata kevalidan media sebesar 90%, sehingga dapat dikategorikan ”sangat valid” dan dinyatakan layak digunakan pada kegiatan pembelajaran. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai ujian siswa dipengaruhi secara signifikan oleh penggunaan media belajar berbasis situs web. (2-tailed) = 0,00, yang menunjukkan bahwa 0,00 < 0,05, yang menandakan penolakan dan penerimaan hipotesis. Terbukti dengan peningkatan outcome belajar antara perlakuan pretest dan posttest berikut, media pembelajaran berbasis website yang terbukti meningkatkan kemampuan psikomotorik dan berpikir kreatif siswa