Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
Motif Warga Miskin Dalam Penolakan Program Padat Karya di Surabaya
Program Padat Karya bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan pelatihan dan pekerjaan oleh pemerintah Surabaya. Namun, di Kelurahan Ujung, partisipasi terhadap program ini masih rendah, dengan banyak warga menolak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alasan warga miskin di Kelurahan Ujung dalam menerima atau menolak Program Padat Karya. Metode yang dipakai, yakni kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan warga terhadap Program Padat Karya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Motif sebab (because motive) termasuk ketidakpercayaan terhadap efektivitas program, tekanan ekonomi mendesak, kejelasan informasi, dorongan dari pemerintah, dan status pekerjaan. Sedangkan motif tujuan (in-order to motive) meliputi keinginan akan fleksibilitas kerja, kekhawatiran tentang stabilitas pekerjaan, kebutuhan untuk mengurus rumah tangga, harapan untuk pekerjaan yang lebih baik, dan keinginan akan bantuan lain yang lebih sesuai. Warga lebih memilih fleksibilitas dan stabilitas pekerjaan serta bantuan tunai atau program yang dianggap lebih langsung bermanfaat. Temuan ini menunjukkan perlunya penyesuaian Program Padat Karya agar lebih memenuhi kebutuhan dan ekspektasi masyarakat, guna meningkatkan partisipasi dan efektivitas program
Pola Asuh Orang Tua Siswa Dalam Kegiatan Pembelajaran di Rumah Selama Pandemi Covid-19
Abstract
The Covid-19 outbreak in Indonesia in 2020 prompted the government to implement policies to curb its spread, including Large-Scale Social Restrictions (PSBB). These measures mandated that all activities, such as work and schooling, be conducted from home. The Work from Home and Distance Learning policies required parents or caregivers to supervise children more closely during remote learning (PJJ) and adapt parenting styles to suit children's needs and the pandemic's circumstances. This study examines the parenting styles of parents of grade IV-V students at Banjarejo Elementary School, Madiun City, during the Covid-19 pandemic, using George Herbert Mead's Symbolic Interactionism theory. A qualitative descriptive approach was used, involving 10 parents/caregivers as informants. Findings revealed three parenting styles: permissive, democratic, and authoritarian. Two parents applied a permissive style, providing children freedom with minimal involvement, failing to achieve joint action. Four parents adopted a democratic style, fostering symbolic interaction by involving children in decision-making while maintaining discipline. The remaining four parents applied an authoritarian style, exercising full control, which hindered effective social interaction, as children lacked understanding of their parents' firm actions.
Penyebaran virus Covid-19 pada tahun 2020 di Indonesia membuat pemerintah pusat hingga daerah membuat kebijakan yang sesuai untuk mengurangi peluang penyebaran virus tersebut, salah satunya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat seluruh kegiatan masyarakat harus dilakukan di rumah termasuk bekerja dan pembelajaran sekolah. Kebijakan Work From Home dan Pembelajaran Jarak Jauh membuat masyarakat yang berperan sebagai orang tua atau pengasuh dan anak harus meningkatkan pengawasan lebih selama anak mengikuti PJJ, serta orang tua mampu menerapkan pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan anak dan keadaan lingkungan saat itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua siswa kelas IV-V SD Negeri Banjarejo Kota Madiun yang diterapkan saat pandemi Covid-19 tahun 2020 dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 10 informan yang merupakan orang tua dan pengasuh dari siswa. Hasil penelitian menjelaskan bahwa 2 orang tua/pengasuh menerapkan pola asuh permisif, yang secara teori dapat dikatakan bahwa pola asuh tersebut belum mampu mencapai konsep tindakan bersama karena anak diberi kelonggaran secara penuh dan orang tua tidak terlibat secara langsung. 4 dari 10 orang tua/pengasuh menerapkan pola asuh demokratis, yang diartikan bahwa pola asuh ini telah mampu mencapai konsep dasar interaksi simbolik secara menyeluruh karena anak selalu dilibatkan dalam pengambilan keputusan serta orang tua/pengasuh yang tetap mengutamakan sikap tegas dan disiplin tanpa membuat anak merasa terintimidasi. 4 dari 10 orang tua/pengasuh lainnya menerapkan pola asuh otoriter yang diartikan bahwa pola asuh ini tidak mampu mencapai konsep interaksi sosial dan tindakan bersama karena orang tua/pengasuh memegang kendali penuh dalam mengambil keputusan serta anak yang tidak memahami tindakan orang tua yang tegas dan disiplin
Fenomenologi Perempuan Pelaku Perjudian Online (Studi di Kabupaten Kediri)
This study analyzes the phenomenology of female online gamblers in Kediri Regency with a qualitative approach using Alfred Schutz's phenomenological theory. This study aims to identify socio-economic characteristics, motives for involvement, and the impact of online gambling on women. The results show that women from various backgrounds, including housewives and informal workers, are involved in online gambling due to economic factors, social pressure, and easy access to technology. The main motives include escape from life problems, the desire to get rich quickly, and the influence of the social environment. Although some subjects admitted to gaining short-term financial benefits, negative impacts such as economic losses, social stigma, and psychological disorders are more dominant. This study recommends education and supervision of technology to reduce the risk of online gambling involvement, especially for women
IMPLEMENTASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA MATA PELAJARAN PRAKTIK MESIN BUBUT DI SMKN 3 BOYOLANGU
Abstrak
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen esensial yang harus dikuasai oleh tenaga kerja maupun calon tenaga kerja. Sebagai lembaga pendidikan yang berperan dalam mencetak sumber daya manusia siap kerja, SMKN 3 Boyolangu memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman dan pelatihan terkait K3 kepada para peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi K3 oleh siswa selama praktik mesin bubut, sekaligus mengevaluasi hasil kerja mereka sebagai indikator kemampuan dalam menerapkan prosedur operasional mesin dan memahami tugas yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan evaluasi hasil praktik yang tercatat dalam lembar kerja (job sheet). Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan skala Likert untuk mengukur tingkat kepatuhan terhadap prosedur K3, serta rubrik penilaian untuk menilai kualitas hasil praktik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan K3 oleh siswa masih belum sepenuhnya optimal. Beberapa siswa tidak mematuhi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti kacamata, helm, dan sepatu safety. Selain itu, terdapat siswa yang tetap mengenakan aksesori, seperti jam tangan dan gelang, saat melakukan praktik. Meskipun demikian, hasil praktik siswa menunjukkan kinerja yang baik, dengan nilai kelas rata-rata sebesar 90,5. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas hasil kerja siswa tetap memuaskan meskipun terdapat kekurangan dalam kepatuhan terhadap prosedur K3.
Kata Kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (3), Praktik Mesin Bubu
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang di provinsi Bali menggunakan pendekatan error correction model (ECM)
Demand for money is an important indicator in the economy that reflects the needs of the public and economic actors for cash and non-cash money for transactions, investments, and reserves. Bali Province, as one of the main tourist destinations in Indonesia, has unique and interesting economic dynamics to study, especially in terms of money demand. Over the period 2000-2023, changes in the demand for money in Bali Province were influenced by various macroeconomic factors such as inflation, interest rates, and Gross Domestic Product (GDP). This study aims to analyze the factors that influence the demand for money in Bali Province by using the Domowitz-El Badawi Error Corection Model (ECM) on secondary data obtained from the Bali Central Bureau of Statistics. The result revealed 24.4% of the imbalance from the previous period will be adjusted in the current period. This negative and significant coefficient indicates that the ECM model used is valid. In the long run, inflation and GDP have a positive effect on money demand, while interest rates have a negative effect. In the short term, inflation has a positive effect, while the BI rate has a negative effect on money demand. However, GDP shows a negative coefficient, which may indicate the influence of other factors in the short term
Pengaruh uang saku, teman sebaya dan pengelolaan keuangan terhadap pengeluaran keuangan siswa di SMAN 1 Anjir Pasar
This research aims to determine the influence of pocket money, peers and financial management on students' financial expenditure at SMAN 1 Anjir Pasar. The problem is focused on the relatively small amount of pocket money given to meet needs, peers influence spending and students do not have sufficient understanding of financial services so efforts are needed so that students are able to manage the money they earn well. The research method used is descriptive research with a quantitative approach. The sample was taken using a simple random sampling technique as many as 181 students of SMAN 1 Anjir Pasar. Data collection techniques are through questionnaires and observations of students as well as by taking references from journals, books and other relevant sources. This study used multiple regression with SPSS software to analyzed the research hyptoheses. The result indicates that all the predictor was not related with the dependent variable of the current research
TINDAK TUTUR IMPERATIF DALAM FILM “LET’S GO JETS!” KARYA HAYATO KAWAI (河合隼人)
Tindak tutur imperatif menekankan efisiensi komunikasi dalam situasi di mana tindakan atau respon cepat diperlukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk ungkapan dan fungsi gramatikal tindak tutur imperatif dalam film Let’s Go Jets karya Hayato Kawai. Sumber data penelitian ini adalah film yang berjudul Let’s Go Jets karya Hayato Kawai. Alasan peneliti mengambil film ini sebagai sumber data adalah film ini merupakan film bergenre olahraga dimana dalam olahraga banyak tuturan imperatif diperlukan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak catat. Data yang berupa kutipan tuturan imperatif dalam film akan dikelompokan sesuai jenis ungkapan, dan kemudian akan dianalisa bentuk ungkapan dan fungsi gramatikalnya. Hasil dari penelitian ini adalah yaitu ditemukan sebanyak 50 data ungkapan tindak tutur imperatif. Dari analisis data, diketahui bahwa ungkapan perintah dan ungkapan permintaan adalah data yang paling sering muncul. Lalu, ungkapan larangan dan ungkapan ajakan merupakan data yang paling sedikit muncul. Selanjutnya, untuk fungsi gramatikalnya. Ditemukan data berupa fungsi memberi perintah sebanyak 21 data. Dilihat dari data yang paling banyak ditemukan adalah ungkapan perintah, hal ini berhubungan dengan banyaknya tuturan yang mengandung makna motivasi yang terdapat di dalam film Let’s Go Jets karya Hayato Kawai ini
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MY ACTIVITY BERBASIS HTML5 UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KATA KERJA BENTUK KAMUS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Abstract
The research on the development of learning media is based on the problems faced by grade XII students of SMA Semen Gresik, namely students have difficulty in understanding changes in dictionary forms of verbs so that learning media is needed as a means of learning Japanese. Therefore, my activity learning media based on HTML5 was developed. The objectives to be achieved in this development research are to describe the process of developing HTML5 based on My Activity learning media, the feasibility of HTML5 based on My Activity learning media, and student responses to HTML5 based on My Activity learning media. This media development research uses Sugiyono's development research model which consists of 10 stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product trial, product revision, usage trial, product revision, and mass production. The last stage, namely mass production, was not carried out in this study. The results of this study indicate that the percentage of material validation obtained 91% and media validation obtained 98.68% so that it can be categorized as very good in Japanese language learning. The results of student learning before and after using the media showed a significance value of 7.63> 2.13 so that there was a significant difference in student learning outcomes before and after using the media. In addition, the results of the student response questionnaire on learning media obtained 97.34% and can be categorized as very good for use in Japanese language learning.
Keywords: development of media, my activity, HTML5, dictionary form of verbs
METODE NYANDHING DALAM PEMBELAJARAN TARI DI SANGGAR TARI UMAH SENI KUWUNG WETAN BANYUWANGI
Umah Seni Kuwung Wetan Banyuwangi dance studio has an interesting method for learning dance. This method is called a method side by side This method can only be found in Kuwung Wetan because it was obtained by Dwi Agus Cahyono as the founder of the studio which was then applied when establishing the Dance Studio. Researchers are interested in examining the nyandhing method used by this studio because it is a superior method that is not found in other studios. The formulation of this research problem is (1) what is the background to the establishment of the Umah Seni Kuwung Wetan Banyuwangi Dance Studio, (2) how to apply the method side by side in learning dance, (3) what are the obstacles faced in learning dance at the Umah Seni Kuwung Wetan Banyuwangi Dance Studio. The objectives of this research are (1) to describe the background to the founding of the Dance Studio Umm Banyuwangi Kuwung Wetan Art, (2) describes the application of the method side by side in dance learning at the Dance Studio Umm Seni Kuwung Wetan Banyuwangi, (3) describes the obstacles faced in learning dance at the Dance Studio Umm East Kuwung Art of Banyuwangi. The research approach uses descriptive qualitative data collection methods using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out by data reduction, data presentation, and confirmation of conclusions. The research results show that this studio was founded with the aim of providing interesting dance and music training to suit the characteristics of Banyuwangian Dance learning. Method side by side in his learning This is done using steps such as physical exercise, basic dance movement exercises, movement exercises followed by counting, and movement exercises with take the drum in accordance drum the dance. This is done to make it easier for students to match movements with rhythm drum his. The obstacles faced come from internal factors (management, coaches, dancers, musicians) and external factors (society, environment, government).
Keywords: Nyandhing Method, Dance Learning, Umah Seni Kuwung Wetan Banyuwangi Dance Studio.
Sanggar Tari Umah Seni Kuwung Wetan Banyuwangi memiliki metode yang menarik dalam pembelajaran tarinya. Metode ini disebut dengan metode nyandhing. Metode ini hanya bisa dijumpai di Kuwung Wetan karena memang didapatkan Dwi Agus Cahyono , pemerintah).
Kata Kunci:
 
Analisis Bentuk Lagu dan Makna Syair Lagu “Nganjuk Nyawiji”karya Sony Jatmiko: latar belakang terciptanya lagu "nganjuk nyawiji" , bentuk lagu dan makna syair lagu "nganjuk nyawiji"
This study aims to describe the form of the song and the meaning of the lyrics of the song "Nganjuk Nyawiji. The song "Nganjuk Nyawiji is a song from Nganjuk Regency which is the work of Sony Jatmiko S.Pd. This study focuses on the song "Nganjuk Nyawiji. The approach used is a qualitative approach. In this study, the research methods used include interviews, documentation, using triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that the song "Nganjuk Nyawiji has a simple melody and lyrics pattern that is easy to sing. Described in the form of a melody score. The lyrics contained in this song have deep meaning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk lagu dan makna lirik lagu “Nganjuk Nyawiji. Lagu “Nganjuk Nyawiji merupakan lagu daerah Kabupaten Nganjuk yang merupakan karya Sony Jatmiko S.Pd. Penelitian ini berfokus pada lagu “Nganjuk Nyawiji. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara, dokumentasi, menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “Nganjuk Nyawiji memiliki melodi dan pola lirik yang sederhana sehingga mudah dinyanyikan. Dideskripsikan dalam bentuk partitur melodi. Lirik yang terdapat dalam lagu ini memiliki makna yang dalam