Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN DIGITAL TEMA WISATA MOJOKERTO BERMUATAN PLURIKULTURAL BAGI PEMELAJAR BIPA LEVEL 1
Bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasa internasional oleh UNESCO, dan sebagai bahasa resmi ke-10 pada sidang umum UNESCO. Pasalnya saat ini banyak warga negara asing datang ke Indonesia dan belajar bahasa Indonesia yang disebut dengan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). Karena itu dibutuhkannya modul pembelajaran yang tidak berfokus pada pemerolehan bahasa, namun juga pada budaya dari kearifan lokal Indonesia yang berpedoman pada SKL BIPA 2017. Plurikultural adalah budaya komunukasi yang diperlukann sebagai pengetahuan ketika berinteraksi dengan orang yang berbeda budaya. Berdasarkan pada wawancara pengajar BIPA perlu modul pembelajaran yang diintegrasikan dengan budaya lokal, salah satunya wisata Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bermuatan plurikulrural dengan tema wisata Mojokerto bagi pemelajar BIPA level 1 untuk mengetahui kualitas dan kevalidan modul pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluations). Pada tahap analisis, yaitu wawancara pada pengajar BIPA dari beberapa universitas untuk memperoleh data analisis kebutuhan pemelajar BIPA. Lalu tahap desain, merancang spesifikasi produk dan menyiapkan prototipe. Tahap ketiga pengembangan, yaitu pembuatan modul pembelajaran kemudian divalidasi oleh para ahli pembelajaran dan ahli desain grafis dengan mendapat presentasi kevalidan 81%. Tahap selanjutnya implementasi, setelah diberi masukan oleh para ahli, modul pembelajaran diimplementasikan pada kelas BIPA level 1 Unesa dengan 5 pemelajar dari Korea. Pada tahap ini terdapat tes kebahasaan sehingga mendapat presentasi eefektifan 94%. Serta respon pemelajar BIPA dengan mendapat presentase 100% untuk uji kepraktisan. Tahap terakhir yaitu evaluasi, sehingga modul pembelajaran dinyatakan layak.
Kata Kunci: BIPA, Modul Pembelajaran, Plurikultural
DEPICTION OF SOCIAL CLASS IN BONG JOON-HO'S SNOWPIERCER (2013)
This study explores the portrayal of social classes in the film Snowpiercer (2013) through the lenses of Karl Marx's and Guy Standing’s theories. Social class, defined as groupings of individuals based on shared wealth and status within a societal hierarchy, serves as the central focus. The analysis draws on dialogue and visual imagery from the film to explore how these classes are depicted and their interactions examined. The bourgeoisie, represented by the elite, salariat, and proficians, wield significant power and privilege within the train's stratified society. In contrast, the proletariat—comprising the working class, precariat, unemployed, and detached—is marginalized, enduring harsh conditions and limited access to resources. This analysis underscores the film's exploration of social class, highlighting themes of inequality and the human condition in a dystopian setting. Future research could further enrich understanding by exploring alternative theoretical frameworks and comparative analyses across different media and genres.
Keywords: social class, contributing factors, inequality, wealth, resources
Kyoshi’s Individuation Process in F. C. Yee’s Avatar: The Rise of Kyoshi
This study aims to examine the individuation process of Kyoshi, the main character in F. C. Yee's novel Avatar: The Rise of Kyoshi, on her journey to self-realization as the Avatar. This research employs a qualitative model based on Carl Jung's theory of individuation. In order to obtain the results, the researcher examined five archetypes of Kyoshi's individuation process, namely persona, shadow, ego, animus, and self. The researcher gathered data from a variety of sources, including narration, dialogue, monologues, and contextual information from the novel. This research presents findings on Kyoshi's archetypes, indicating that she has successfully completed the individuation process as the Avatar. This study is anticipated to offer insights for further research examining novel characters using a psychoanalytic approach, particularly Carl Jung's individuation process theory.
Keywords: Carl Jung, individuation process, archetype, psychoanalysi
IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY MAMDANI PADA PREDIKSI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG TAHUN 2010-2023
The Human Development Index is a comprehensive picture of the level of human development in a region, as the impact of development activities carried out in that region. There are three basic dimensions as a benchmark for measuring the Human Development Index that covers longevity and healthy living, knowledge, and a decent standard of living. Fuzzy logic is one of the decision support systems that can be implemented for uncertainty issues. The aim of this research is to implement the fuzzy logic of the Mamdani method on the Human Development Index (HDI) prediction and obtain accurate results from such implementation. The research variables used were life expectancy, average school age, school age expectation and per capita expenditure. This research will be done with the help of Matlab software. Based on the implementation of the fuzzy logic of the Mamdani method on the IPM prediction, the MAPE value is obtained with an average of 0.087169912% which means that it has a true value of 99.91283009%. This shows that the Fuzzy Logic of Mammdani's method is well used to predict IPM in the Bangka Belitung Islands Province
Validitas Modul Elektronik Interaktif Berbasis Studi Kasus Materi Sistem Ekskresi untuk Melatihkan Keterampilan Higher Order Thinking Skills Peserta Didik SMA
Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan keterampilan yang harus dikuasai peserta didik pada abad ke-21, namun belum dilatihkan secara maksimal dalam proses pembelajaran. Faktor penyebab rendahnya keterampilan HOTS yaitu keterbatasan jumlah sumber belajar serta sumber belajar yang belum mengaitkan dengan peristiwa nyata pada kehidupan sehingga belum melatihkan HOTS. Berdasarkan pada hal tersebut, diperlukan pengembangan sumber belajar yang dapat melatihkan HOTS. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul elektronik interaktif berbasis studi kasus materi Sistem Ekskresi untuk melatihkan keterampilan HOTS peserta didik yang valid dan praktis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Validitas dinilai oleh validator yaitu dosen ahli materi, dosen ahli media, dan guru Biologi. Kepraktisan diukur dengan menggunakan angket respons peserta didik dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. Uji coba dilakukan pada 30 peserta didik kelas XI-6 SMA Negeri 1 Cerme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul elektronik memperoleh rata-rata validitas teoretis sebesar 3,73 dengan kategori sangat valid. Validitas praktikal diperoleh dari kepraktisan modul elektronik dengan meninjau perolehan rata-rata hasil angket respon peserta didik sebanyak 96,9 % dan observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh hasil sebesar 96 % dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul elektronik interaktif berbasis studi kasus yang dikembangkan valid dan praktis untuk melatihkan keterampilan HOTS peserta didik SMA.
 
Pengembangan E-LKPD Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Materi Sistem Sirkulasi untuk Melatih Berpikir Kritis
Salah satu elemen profil pelajar Pancasila yang harus dilatihkan kepada siswa yakni kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis bisa diajarkan selama pembelajaran melalui sumber belajar yang mendukung, antara lain E-LKPD berbasis pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Salah satu materi yang bisa digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis yaitu Sistem Sirkulasi Manusia. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-LKPD berbasis pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada materi Sistem Sirkulasi Manusia untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifannya. Pengembangan E-LKPD ini merujuk pada model pengembangan 4D yang mencakup tahap-tahap define, design, develope, dan disseminate. Data validitas E-LKPD didapat dari hasil validasi tiga validator. Data kepraktisan E-LKPD didapat dari hasil angket respons peserta didik setelah menggunakan E-LKPD. Data keefektifan E-LKPD didapat dari hasil post test peserta didik setelah pembelajaran menggunakan E-LKPD. Hasil yang diperoleh menunjukkan validitas E- LKPD sebesar 3,97 dengan kategori sangat valid. Respons positif peserta didik sebesar 96,75%, sehingga E-LKPD berkategori sangat praktis. Ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 100%, yang menyatakan bahwa E-LKPD berkategori sangat efektif. Berdasarkan data tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan E-LKPD yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifannya.
Development of E-Worksheet Based on Collaborative Learning on Environmental Change Material to Train Science Literacy Skills for Class X Highschool
Science literacy very important to trained in learning because it is needed in the process of solving problems in everyday life. This study aims to produce collaborative learning-based E-worksheet on Environmental Change Material to Train Grade X Students' Science Literacy Skills that are feasible based on validity, practicality and effectiveness. E-worksheet based on collaborative learning developed with 4D models include define, design, develop, disseminate. The targets in this study were 20 students of class X SMAN 1 Taman. The data were analyzed using validation sheet to determine the validity of E-worksheet, implementation observation sheet and response questionnaire to determine practicality, pre-test and post-test sheet to determine the effectiveness. The results showed that the E-worksheet based on collaborative learning to train science literacy skills was valid with a score of 98.7% in terms of didactic, construction and technical aspects. E-worksheet based on collaborative learning was also declared practical based on the implementation of 97.14% and the response results of 98.75% with very practical interpretation. E-worksheet based on collaborative learning is declared effective based on N-gain, which is an increase of 0.79 with high category and sensitivity of ≥0.30. The effectiveness is reviewed from the achievement of science literacy indicators, namely identifying scientific phenomena by 100%, formulating problems 89%, designing investigations 98%, analyzing the results of the investigation 81%, evaluating results of investigation 87% and drawing conclusions with score of 83% with very high interpretation and on the indicator of analyzing the results of nvestigation with high category
REVIEW ARTIKEL: BIOAKTIVITAS SENYAWA FITOKIMIA DUWET (Syzygium cumini)
Duwet (Syzygium cumini) merupakan tanaman khas daerah tropis, namun tergolong tanaman langka karena jarang dibudidayakan masyarakat. Sebenarnya tanaman ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena senyawa fitokimia di dalamnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kandungan senyawa fitokimia dalam tanaman duwet membuat tanaman ini terindikasi memiliki bioaktivitas yang bervariasi, di antaranya yaitu dapat berperan sebagai antioksidan, antidiabetes, dan antiinflamasi. Kandungan senyawa flavonoid, fenolik, dan antosianin dalam buah duwet dapat berperan sebagai antioksidan. Senyawa flavonoid, triterpenoid dan tannin dalam duwet dapat menghambat aktivitas enzim yang terlibat dalam metabolisme glukosa sehingga dapat berperan sebagai antidiabetes. Senyawa flavonoid dalam buah duwet juga dapat berperan sebagai antiinflamasi. Artikel review ini membahas tentang botani duwet, kandungan fitokimia dan bioaktivitasnya sebagai antioksidan, antidiabetes, dan antiinflamasi, serta mekanisme kerjanya di dalam tubuh. Informasi ini akan sangat bermanfaat untuk menambah wawasan tentang duwet sebagai salah satu pangan fungsional dan sebagai dasar pengembangan penelitian inovatif berbahan dasar buah duwet untuk meningkatkan nilai tambah tanaman duwet di masa mendatang.Duwet (Syzygium cumini) merupakan tanaman khas daerah tropis, namun tergolong tanaman langka karena jarang dapat ditemukan dan dikenal masyarakat. Sebenarnya tanaman ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena kandungan senyawa fitokimia di dalamnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa studi farmakologi menunjukkan bahwa antosianin, fenolik, tannin, flavonoid, triterpenoid merupakan senyawa fitokimia yang terkandung dalam buah duwet dan bermanfaat bagi kesehatan. Artikel review ini membahas tentang botani duwet, kandungan fitokimia dan bioaktivitasnya sebagai antioksidan, antidiabetes, dan antiinflamasi, serta mekanisme kerjanya di dalam tubuh. Informasi ini akan sangat bermanfaat untuk menambah wawasan tentang duwet sebagai salah satu pangan fungsional dan sebagai dasar pengembangan penelitian inovatif berbahan dasar buah duwet untuk meningkatkan nilai tambah tanaman duwet di masa mendatang.
Kata Kunci: Duwet, Antioksidan, Antidiabetes, Antiinflamas
DARI BU NYAI MENJADI BUPATI MUNDJIDAH WAHAB MEMBANGUN WAJAH JOMBANG 2014-2023
Abstrak
Karakteristik masyarakat sangat menentukan pemimpin yang akan memimpin suatu wilayah. Jombang yang identik dengan khas kota santri, memiliki ciri masyarakat abangan santri. Santri Abangan sendiri memiliki karakteristik berpolitik yang menarik, sesuai dengan karakteristik masyarakatnya sendiri. Abangan diwakilkan partai nasionalis, kemudian santri diwakilkan partai santri. Munculnya Mundjidah Wahab di dalam pilkada kabupaten Jombang menjadi sesuatu yang baru dari pilkada sebelumnya. Jombang sendiri selama beberapa periode di pimpin oleh kali-laki. Tentunya keberhasilan Mundjidah memenangkan pilkada mengantarkannya menjadi bupati perempuan pertama di kabupaten Jombang. Beliau mampu mengalahkan pesaingnya yang mayoritas laki-laki. Penelitian ini membahas mengenai (1) Bagaimana keterkaitan masyarakat kabupaten Jombang dalam pilkada 2013 dan 2018; (2) Bagaimana kepemimpinan Mundjidah Wahab dalam membangun Jombang ketika menjabat sebagai wakil bupati 2014-2018; (3) Bagaimana kepemimpinan Mundjidah Wahab dalam membangun Jombang ketika menjabat sebagai bupati Jombang 2018-2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yakni proses heuristik, kritik sumber, interpretasi, historiografi. Penemuan pada penelitian ini adalah meskipun Mundjidah mampu menyelesaikan pembangunan, serta permasalahan yang ada, beliau dinilai belum berhasil memimpin kabupaten Jombang. Pembangunan, serta persoalan-persoalan pribadi yang diselesaikan kebanyakan masih terfokus pada satu titik, namun belum dilakukan secara menyeluruh, dan merata di seluruh wilayah.
Kata Kunci : Abangan, Santri, Kepemimpinan Mundjidah, Jombang
Abstrak
Karakteristik masyarakat sangat menentukan pemimpin yang akan memerintah suatu daerah. Jombang yang identik dengan kota santri memiliki ciri khas masyarakat santri abangan. Santri abangan sendiri memiliki ciri khas politik yang menarik, selaras dengan ciri khas masyarakatnya sendiri. Abangan diwakili oleh partai nasionalis, sedangkan santri diwakili oleh partai santri. Munculnya Mundjidah Wahab dalam pilkada kabupaten Jombang merupakan sesuatu yang baru dibandingkan pilkada-pilkada sebelumnya. Jombang sendiri sudah beberapa periode dipimpin oleh kaum laki-laki. Tentu saja, keberhasilan Mundjidah memenangkan pilkada tersebut menjadikannya sebagai bupati perempuan pertama di kabupaten Jombang. Ia mampu mengalahkan para pesaingnya yang sebagian besarnya adalah kaum laki-laki. Penelitian ini membahas tentang (1) Bagaimana keterlibatan masyarakat Kabupaten Jombang dalam pilkada tahun 2013 dan 2018; (2) Bagaimana kontribusi kepemimpinan Mundjidah Wahab dalam pembangunan Jombang selama menjabat sebagai wakil bupati tahun 2014 sampai dengan tahun 2018; (3) Bagaimana kontribusi kepemimpinan Mundjidah Wahab terhadap pembangunan Kabupaten Jombang selama menjabat sebagai Bupati Jombang tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu proses heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Temuan penelitian ini adalah meskipun Mundjidah mampu menyelesaikan pembangunan dan mengatasi permasalahan yang ada, namun dinilai belum berhasil memimpin Kabupaten Jombang. Pembangunan dan permasalahan yang telah diselesaikan sebagian besar masih terfokus pada satu titik, belum dilakukan secara menyeluruh dan merata di seluruh wilayah.
Kata Kunci : Abangan, Santri, Kepemimpinan Mundjidah Wahab , Jombang
NILAI-NILAI ARSITEKTUR MASJID KUNO AL-MUBAROK BERBEK DAN POTENSINYA UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai arsitektur Masjid Kuno Al-Mubarok Berbek, serta potensinya sebagai sumber nilai pendidikan karakter bangsa. Metode penelitian sejarah dibantu dengan pendekatan arsitektur dan bahasa rupa; konsep, rupa, pertalian, peranan. Hasil penelitian menunjukkan arsitektur Masjid Kuno Al-Mubarok Berbek merupakan perpaduan antara budaya Islam, Hindu, Cina, dan Jawa yang sarat akan makna religiusitas, moral dan etika, pembangunan diri, dan kehidupan sosial, serta mengandung delapan nilai pendidikan karakter bangsa yaitu; religius, jujur, toleransi, kerja keras, disiplin, rasa ingin tahu, peduli lingkungan, dan peduli sosial. Masjid Kuno Al- Mubarok Berbek dapat menjadi sumber belajar untuk pendidikan karakter. Masjid Kuno Al-Mubarok menjadi sumber materi belajar bagi peserta didik merefleksikan diri nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya melalui pembelajaran sejarah lokal di sekolah dan mengaktualisasikan dalam perilaku sehari- hari