Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI KONSTRUKSI PENDEKATAN STEM DALAM PEMBELAJARAN KIMIA
Penulisan artikel ini ditujukan untuk mendeskripsikan konsep STEM dan implementasi pendekatan STEM pada pembelajaran kimia. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dan analisis konten untuk mengkaji pendekatan STEM di tingkat Madrasah Aliyah/SMA. Data diperoleh dari berbagai sumber cetak dan elektronik, seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Analisis konten dari 62 artikel diperoleh 20 artikel yang digunakan untuk memahami teori dan konsep secara mendalam. Berdasarkan beberapa sumber literatur yang telah dianalisis, implementasi pendekatan STEM sudah banyak diterapkan dalam pembelajaran. Penggabungan pendekatan STEM dengan model pembelajaran dan pembentukan pola pikir siswa menjadi yang paling menarik untuk dianalisis. Dari berbagai sumber tersebut pendekatan STEM terpadu dengan dengan model pembelajaran inquiry berdasarkan pendekatan design thinking yang paling cocok digunakan pada pembelajaran kimia
DINAMIKA PENCAK SILAT IKATAN KELUARGA SILAT PUTRA INDONESIA (IKS PI) KERA SAKTI DI KOTA MADIUN 1980-2001
Penelitian ini menggali tentang dinamika yang terjadi di Perguruan IKS PI (Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia) Kera Sakti di Kota Madiun; mulai dari biografi sang pendiri, awal mula pendirian IKS PI Kera Sakti, kepengurusan organisasi, peralihan kepemimpinan kepada Bambang Sunarja, pendidikan karakter yang diajarkan hingga munculnya kasus deviasi. Teori perkembangan organisasi (organization development) oleh Warner Burke (1982) digunakan untuk menganalisis bagaimana dinamika organisasi pencak silat ini. Melalui metode sejarah, penelitian ini menunjukkan bahwa perguruan bela diri yang didirikan oleh Raden Totong Kiemdarto pada 15 Januari 1980 ini memiliki tradisi, lambang yang filosofis dan nilai-nilai pendidikan yang baik. Namun, seiring perkembangan teknologi, nilai-nilai ini terkikis hingga menimbulkan perilaku deviasi di antara para anggota pencak silat yang dipicu oleh rivalitas antar perguruan. Perilaku deviasi yang muncul di Kota Madiun hanya sebatas pertikaian kecil karena langsung diselesaikan oleh pihak penting seperti Ketua IKS PI Kera Sakti Cabang Madiun, Heri Susanto
Belenggu Kemiskinan : Membongkar Pendidikan Dan Karakter Anak (Studi Kasus Masyarakat Urban Di Makam Rangkah, Surabaya)
Penelitian ini berupaya mengeksplorasi kemiskinan dalam membentuk pendidikan dan karakter anak di masyarakat urban Makam Rangkah Surabaya. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus Yin. Studi kasus berfungsi menggali, menyelidiki, dan mengidentifikasi suatu fenomena sosial dalam konteks empiris dan realistis di Makam Rangkah Surabaya. Hasil penelitian menujukkan bahwa pendidikan menjadi jalan utama masyarakat Makam Rangkah keluar dari belenggu kemiskinan. Lebih lanjut, proses pendidikan yang didapat juga menciptakan terbentuknya karakter positif, seperti bertanggung jawab, berpikir progresif, berempati, bertoleransi, dan lain sebagainya
Hiperrealitas Social Media dan Perilaku Konsumtif Mahasiswa Urban Kampus Pendidikan
AbstractTechnological advances support the emergence of new social media which is increasingly mushrooming. One of the results of thedevelopment of social media is the emergence of TikTok which has gained popularity, especially among student audiences.Tiktok has various kinds of content which sometimes includes promotional actions. Content that is packaged in such a wayin various persuasive ways can lead to consumer consumer behavior. Moreover, TikTok is not just a social media, but alsoprovides an online shopping platform directly through the TikTok application. The aim of this research is to identify themechanism for the consumptive behavior of urban students using the TikTok application as well as the hyper-reality ofpromotions in TikTok content. This type of research is qualitative research that uses data collection techniques in the form ofobservation, interviews and documentation. The use of theory in this research carries Jean Baudrillard's theory of hyperreality.The research subjects were urban students who used the TikTok platform and had shopped online from productadvertisements in TikTok content. The results of this research show that most urban students are attracted to advertisementsin TikTok content because of the unique and creative packaging, although it often contains hyper-reality. The products thatare most in demand are fashion or beauty products.
Kemajuan teknologi mendukung kemunculan media sosial baru yang semakin menjamur. Salah satuhasil perkembangan media sosial adalah kemunculan tiktok yang mendapatkan popularitas khususnyapada khalayak mahasiswa. Tiktok memiliki berbagai macam konten yang terkadang terdapat tindakanpromosi di dalamnya. Konten yang dikemas sedemikian rupa dengan berbagai cara persuasif dapatmenggiring ke arah perilaku konsumtif penggunanya. Terlebih tiktok bukan sekedar media sosial,melainkan juga menyediakan platfrom berbelanja online langsung mealui aplikasi tiktok. Tujuan daripenelitian ini untuk mengidentifikasi mekanisme terjadinya perilaku konsumtif mahasiswa urbanpengguna aplikasi tiktok serta hiperealitas promosi dalam konten tiktok. Jenis penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, sertadokumentasi. Penggunaan teori dalam penelitian ini mengusung teori hiperrealitas Jean Baudrillard.Subjek penelitian merupakan para mahasiswa urban pengguna platfrom tiktok dan pernah melakukanbelanja secara online dari iklan produk dalam konten tiktok. Adapun hasil dari penelitian inimendapatkan fakta bahwa kebanyakan mahasiswa urban tertarik dengan iklan dalam konten tiktok karenapengemasan yang unik dan kreatif meskipun terdapat hiperrealitas di dalamnya. Produk yang palingbanyak diminati adalah produk fashion dan produk kecantikan atau kosmetik.Keywords: Hyperreality, Consumptive Behavior, Tikto
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran Geografi Kelas X Di SMAN 1 Kebomas
Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Geografi di SMAN 1 Kebomas tidak ada batasan bagi guru dan pendidik untuk memaksimalkan potensi siswa mereka serta telah dilaksanakan dengan baik dan memenuhi semua tahapan prosedur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Geografi, mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, pembelajaran, dan asesmen pembelajaran Geografi di SMAN 1 Kebomas, serta mengidentifikasi kendala penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran geografi di SMAN 1 Kebomas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Geografi di SMAN 1 Kebomas. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan mengacu pada konsep ataupun teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada penerapan Kurikulum merdeka belajar di SMAN 1 Kebomas terlaksana dengan baik. Dalam kurikulum merdeka pada pelaksanaan pembelajaran geografi, siswa lebih aktif dalam menyuarakan pendapat. Namun, pelaksanaan kurikulum ini juga terdapat kendala yaitu pendidik tidak siap untuk menerapkan kurikulum merdeka, waktu yang terbatas, dan pendidik sulit untuk mengevaluasi dan menerapkan pembelajaran
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR QUADCOPTER SEBAGAI PENUNJANG MATERI PEMBELAJARAN PID CONTROL PADA MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO
This research develops quadcopter-based teaching materials as a support for Proportional-Integral-Derivative (PID) control learning materials for Electrical Engineering students. The problem behind this study is the lack of innovation in the PID control learning method which generally uses line tracers, so that it has the potential to reduce student learning motivation. This research aims to develop new teaching materials that are more interesting and relevant to technological developments. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The user interface is made easier to use for people are new to PID control. Changes in the PID value can be input directly in the available columns. The results of the study showed that the quadcopter teaching materials were very practical with an average student response questionnaire score of 89.3%. From the evaluation of effectiveness based on the ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) model, an average score of 91.5% was obtained, indicating a very high level of effectiveness in increasing the understanding and motivation of Electrical Engineering students. The flight test also showed a mission success rate between 66-93% with a measurable range of PID parameter values. The normality test and the T test showed a significant difference between the use of quadcopter and line tracer teaching materials in increasing learning motivation. It can be concluded that the development of quadcopter teaching materials is effective and practical as a support for PID control learning, and is able to increase student learning motivation.Penelitian ini mengembangkan bahan ajar berbasis quadcopter sebagai penunjang materi pembelajaran Proportional-Integral-Derivative (PID) control bagi mahasiswa Teknik Elektro. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kurangnya inovasi pada metode pembelajaran PID control yang umumnya menggunakan line tracer, sehingga berpotensi menurunkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar baru yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Tampilan antarmuka pengguna yang dibuat lebih mudah digunakan untuk orang yang baru mengenal PID control. Perubahan nilai PID dapat dinputkan langsung dalam kolom yang telah tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar quadcopter sangat praktis dengan rerata skor angket respon mahasiswa sebesar 89,3%. Dari evaluasi keefektifan berdasarkan model ARCS ( Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction), diperoleh rerata skor 91,5%, menunjukkan tingkat keefektifan yang sangat tinggi dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar mahasiswa Teknik Elektro. Pengujian terbang juga menunjukkan tingkat keberhasilan misi antara 66-93% dengan rentang nilai parameter PID yang terukur. Uji normalitas dan uji T menunjukkan perbedaan signifikan antara penggunaan bahan ajar quadcopter dan line tracer dalam meningkatkan motivasi belajar. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar quadcopter efektif dan praktis sebagai penunjang pembelajaran PID control, serta mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MELALUI PRAKTIKUM KEJURUAN PADA BENGKEL OTOMOTIF : PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MELALUI PRAKTIKUM KEJURUAN PADA BENGKEL OTOMOTIF
Occupational health and safety are crucial factors that need to be taken into account in school workshops in order to provide students with the skills they will need in the workplace. Examining the application of occupational safety and health in school workshops and its effect on work readiness is the goal of this study. The approach taken for the study was qualitative, gathering information through documentation, interviews, and observation regarding the application of workplace health and safety in school. The study's findings indicate that the application of occupational. School safety and health still need to be improved. It's possible that some workshops still don't fully understand how important,Many students do not wear gloves, despite the fact that wearing personal protective equipment is essential for workplace safety and health. Use cattlepacks and the implementation of occupational safety and health in school workshops can be achieved through regular training for teachers and students regarding the application of safe occupational safety and health. Increased awareness of potential risks, and enforcement strict occupational safety and health policies and implementation of appropriate SOPs. In addition, there is a need to invest in modern safety and health equipment and routine maintenance to ensure a safe working environment and facilities that meet workshop standards. It is hoped that this research can increase students' awareness of the importance of occupational safety and health. Implementing effective occupational safety and health in school workshops, learning becomes safe and can provide the necessary provisions for students to the world of workKeselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek penting yang harus diperhatikan sekolah untuk mempersiapkan siswa berketerampilan yang diperlukan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja di bengkel sekolah dan dampaknya terhadap persiapan kerja siswa yang sesuai dengan visi dan misi sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data tentang bagaimana penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja masih perlu ditingkatkan lagi di sekolah. Beberapa siswa masih rendah kesadarannya akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dengan tidak memakai alat pelindung diri, juga masih ada siswa yang tidak memakai sarung tangan,tidak memakai cattlepak dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang rendah dengan memakai alat tidak sesuai kegunaannya. Peningkatan penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja di bengkel sekolah dapat dicapai melalui pelatihan rutin bagi guru dan siswa tentang penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang aman. Peningkatan kesadaran tentang risiko potensial, dan penegakan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja yang ketat serta penerapan SOP yang sesuai. Selain itu, perlu adanya investasi dalam peralatan keselamatan dan kesehatan kerja yang modern dan pemeliharaan rutin untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan fasilitas yang sesuai standar bengkel. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa menambah kesadaran siswa akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. dengan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja yang efektif di bengkel sekolah menjadi pembelajaran yang aman serta dapat menjadi bekal bagi siswa yang diperlukan untuk memasuki dunia kerj
PENGARUH KAOLIN SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI TERHADAP MORTAR GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH DENGAN KONSENTRASI NaOH 6 MOLAR
Cement production has the disadvantage that the remaining production results in carbon emissions (CO2) which is not good for the environment. Research continues to be carried out and various innovations have emerged in an alternative effort to replace cement, commonly called geopolymer. Geopolymer is a product consisting of Silica (Si) and Alumina (Al) as raw maeterials and then dissolved using sodium silicate and sodium hydroxide. In this research, geopolymer mortar uses fly ash as raw material which is then substituted with kaolin at a certain ratio. The purpose of this study was to determine the effect of kaolin substitution on fly ash-based geopolymer mortar with 6 Molar NaOH concentration. The method used in this research is experimental with a quantitative approach and direct data collection techniques. The test specimens used 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, and 60% kaolin percentage against fly ash with room temperature treatment. Mortar testing was carried out at the maximum age of the mortar, which is 28 days to determine the effect of kaolin substitution on compressive strength value. The results of the study obtained the highest compressive strength at 10% kaolin substitution percentage. At 20% and 30% kaolin percentage still meet the minimum compressive strength of mortar M which is 17.2 MPa. While at a percentage of kaolin> 30% the test results are less than optimal because they do not meet the compressive strength plan of 20 MPa. So that the recommended kaolin content as a substitute material for fly ash-based geopolymer mortar is at a percentage below 30%.Produksi semen memiliki kekurangan yaitu sisa hasil produksi menghasilkan emisi karbon ( ) yang kurang baik untuk lingkungan. Penelitian terus dilakukan dan muncul berbagai inovasi dalam upaya alternatif pengganti semen yang biasa disebut geopolimer. Geopolimer merupakan suatu produk yang terdiri dari Silika (Si) dan Alumina (Al) sebagai bahan baku kemudian dilarutkan menggunakan natrium silikat dan natrium hidroksida. Pada penelitian ini mortar geopolimer menggunakan bahan baku abu terbang yang kemudian disubstitusi dengan kaolin pada rasio tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh subtitusi kaolin pada mortar geopolimer berbasis abu terbang dengan konsentrasi NaOH 6 Molar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data secara langsung. Benda uji menggunakan persentase kaolin 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan 60% terhadap abu terbang dengan perlakuan suhu ruang. Pengujian mortar dilakukan pada usia maksimum mortar yaitu 28 hari guna mengetahui pengaruh substitusi kaolin terhadap nilai kuat tekan. Hasil pada penelitian diperoleh kuat tekan tertinggi pada persentase subtitusi kaolin 10%. Pada persentase kaolin 20% dan 30% masih memenuhi kuat tekan minimum mortar M yaitu 17,2 MPa. Sedangkan pada persentase kaolin >30% hasil pengujian kurang optimal karena tidak memenuhi kuat tekan rencana yaitu 20 MPa. Sehingga kadar kaolin yang disarankan sebagai bahan substitusi untuk mortar geopolimer berbahan dasar abu terbang yaitu pada persentase dibawah 30%
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE DENGAN METODE EMPIRIS, METODE DINAMIS, DAN SOFTWARE PLAXIS : (Studi Kasus: Jembatan iSTA 4+575 Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 6A: P. Sine – Bts. Kab. Blitar 1)
The STA 4+575 bridge is one of the constructions in the Lot 6A South Cross Road (JLS) project with a bored pile foundation type. The construction design of a bored pile foundation is calculated using an empirical method to obtain the bearing capacity of the foundation. Pile Driving Analyzer (PDA) dynamic test in the field and Plaxis software modelling are the options to analyze the bearing capacity of the foundation. This research aims to identify the results and comparative analysis of the bearing capacity of bored pile foundations using N-SPT data based on empirical methods theories of Mayerhoff (1976), Reese and Wright (1977), and Luciano Decourt (1987), the dynamic method using the Pile Driving Analyzer (PDA) test, and Plaxis software. The Qall results of the bored pile foundation empirical method theories of Mayerhoff are 304.04 tons, Reese and Wright are 275.608 tons, and Luciano Decourt are 152.608 tons. The dynamic method of PDA test result is 176.7 tons, and the Plaxis software result is 165.38 tons. The percentage differences of the three methods are the Mayerhoff’s theori-PDA test of 41.88%, Reese and Wright’s theori-PDA test of 35.89%, Luciano Decourt’s theori-PDA test of 15.61%, and the PDA test-Plaxis software of 6.41%. The results of the three methods suggest that the empirical method of Luciano Decourt is closest to the dynamic method of the PDA test.Jembatan STA 4+575 merupakan salah satu kontruksi proyek Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 6A dengan tipe pondasi bored pile. Rancangan konstruksi pondasi bored pile dihitung menggunakan perhitungan metode empiris untuk memperoleh besaran beban pondasi. Uji dinamis Pile Driving Analyzer (PDA) di lapangan dan pemodelan software Plaxis menjadi pilihan untuk memperoleh hasil kapasitas daya dukung pondasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil dan analisis perbandingan kapasitas daya dukung pondasi bored pile hasil data N-SPT dengan metode empiris berdasarkan teori Mayerhoff (1976), Reese and Wright (1977), dan Luciano Decourt (1987), metode dinamis uji Pile Driving Analyzer (PDA), dan software Plaxis. Perhitungan analisis kapasitas daya dukung Izin (Qall) pondasi bored pile menghasilkan besaran dengan metode empiris teori Mayerhoff sebesar 304,04 ton, Reese and Wright sebesar 275,608 ton, Luciano Decourt sebesar 152,608 ton. Metode dinamis uji PDA sebesar 176,7 ton, dan hasil software Plaxis sebesar 165,38 ton. Selisih persentase ketiga metode yaitu uji PDA-metode empiris Mayerhoff sebesar 41,88%, uji PDA-metode empiris Reese and Wright sebesar 35,89%, uji PDA-metode empiris Luciano Decourt sebesar 15,61%, dan uji PDA-software Plaxis sebesar 6,41%. Hasil dari ketiga metode menyatakan bahwa metode empiris Luciano Decourt paling mendekati dengan metode dinamis uji PDA
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SERBUK KAYU TERHADAP PENINGKATAN NILAI KUAT GESER PADA TANAH LEMPUNG EKSPANSIF: (Bukit Telaga Golf, Citraland, Surabaya)
Expansive clay is a type of soil that significantly expands when it absorbs water and contracts when it dries, which can pose challenges for building structures. Therefore, soil improvement is necessary, one method being chemical stabilization by adding wood ash. This study aims to analyze the impact of wood ash addition on the shear strength of expansive clay. The research utilized expansive clay mixed with wood ash at varying proportions of 0%, 6%, 12%, and 18%. The tests conducted included specific gravity, Atterberg limits (liquid limit and plastic limit) to determine the plasticity index, standard proctor, and direct shear tests. The findings revealed that in physical soil tests, such as specific gravity and Atterberg limits, values decreased as the ash content increased. Meanwhile, the direct shear test results indicated an improvement in cohesion (c) and internal friction angle (ϕ) compared to the untreated soil. The original soil exhibited a cohesion value (c) of 0.12 kg/cm² and an internal friction angle (ϕ) of 16.02º, whereas at 18% wood ash content, the cohesion value (c) increased to 0.22 kg/cm² and the internal friction angle (ϕ) reached 28º.Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang berkemampuan besar untuk mengembang saat menyerap air dan menyusut ketika kering yang dapat menyebabkan masalah pada struktur bangunan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan tanah salah satunya melalui stabilisasi tanah dengan metode kimiawi dengan menambahkan abu serbuk kayu. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan abu serbuk kayu pada tanah lempung ekspansif terhadap kekuatan geser. Penelitian ini menggunakan sampel berupa campuran tanah lempung ekspansif dan abu serbuk kayu pada variasi 0%, 6%, 12%, dan 18%. Pengujian yang dilakukan meliputi uji berat jenis, uji batas Atterberg (batas cair dan batas plastis) untuk menentukan indeks plastisitas, standart proctor test, dan direct shear test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji fisis tanah seperti berat jenis dan batas Atterberg, terjadi penurunan nilai seiring bertambahnya kadar abu yang ditambahkan. Pengujian kuat geser langsung menunjukkan peningkatan nilai kohesi (c) serta sudut geser dalam (ϕ) dibandingkan dengan tanah asli. Pada tanah asli, nilai kohesi (c) adalah 0,12 kg/cm² dan sudut geser dalam (ϕ) sebesar 16,02º. Sementara pada kadar 18% abu serbuk kayu, nilai kohesi (c) meningkat menjadi 0,22 kg/cm² dan sudut geser dalam (ϕ) mencapai 28º