HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
289 research outputs found
Sort by
Kreativitas Guru Matematika Dalam Menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Wordwall Di SMP Swasta Imelda
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreativitas guru matematika dalam menggunakan Wordwall sebagai platform pembelajaran digital untuk pembelajaran matematika di SMP Swasta Imelda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SMP Swasta Imelda menunjukkan kreativitas dalam menggunakan Wordwall sebagai media pembelajaran matematika, membuat berbagai permainan dan latihan interaktif untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, guru juga menggunakan Wordwall untuk membuat kuis, teka-teki, dan aktivitas lain yang meningkatkan motivasi siswa. Kajian ini berkontribusi dalam pengembangan media pembelajaran matematika yang inovatif dan kreatif, memberikan inspirasi bagi guru lain, serta dapat dijadikan acuan bagi sekolah dan pemerintah dalam menyusun kebijakan dan strategi pemanfaatan teknologi dalam pendidikan matematika
Systematic Literature Review: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Model Pembelajarannya di Satuan Pendidikan
Kemampuan pemecahan masalah matematis menjadi salah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh siswa pada pembelajaran saat ini. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang inovatif sehingga tidak membuat siswa jenuh di dalam kelas. Penelitian ini mengkaji secara literatur dengan menggunakan metode systematic literature review terkait bagaimana hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan model-model pembelajaran inovatif. Kriteria literatur yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa artikel jurnal yang terindeks Sinta atau Google Scholar dengan tahun publikasi antara 2013 hingga 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengkaji, serta membuat kesimpulan literatur yang relevan dengan model pembelajaran apa yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan model pembelajaran apa yang paling sering digunakan pada pembelajaran yang menitik beratkan pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan dilakukannya penelitian ini dapat memberikan informasi terkait bagaimana hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model pembelajarannya serta membuka peluang untuk penelitian terkait kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MATEMATIKA MELALUI METODE FUN LEARNING (BERBANTUAN MEDIA TOBUKA)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan metode fun learning dapat meningkatkan kemampuan berhitung kelas II A SDN Percobaan 2 Depok, Sleman pada mata pelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus - Desember tahun 2023 di SDN Percobaan 2 Depok, Sleman kelas II A dengan jumlah 27 siswa pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan tes, observasi siswa dan guru, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan hasil perhitungan skor pretest (pra siklus) dan post test siklus I dan siklus II siswa kelas II A SDN Percobaan 2 Depok, Sleman.. Kemampuan berhitung matematika siswa dalam pembelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan metode fun learning berbantuan media TOBUKA (Tutup Botol Angka) di kelas II A SDN Percobaan Depok, Sleman pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 mengalami peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari pra siklus sebesar 37,03%, siklus I sebesar 59,25%, dan siklus II menjadi sebesar 92,59%. Jadi, metode fun learning sangat tepat digunakan dalam sebuah pembelajaran di kelas yang pasif dan kemampuan berhitung siswa yang rendah
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KEMAMPUAN SPASIAL SISWA KELAS IX SMP N 1 LIMA PULUH
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan modul etnomatetika. Peneliti menggunakan metode pengembangan atau R&D dengan model ADDIE. Adapun hasil penelitian ini adalah hasil nilai V Aiken data skor validasi ahli materi 0,903 dan skor ahli media 0,91 dengan kriteria sangat layak digunakan. Selanjutnya data respon siswa memperoleh nilai V-Aiken sebesar 0,945 dan data respon guru memproleh nilai V-Aiken sebesar 0,934 dikategorikan modul sangat praktis digunakan di kelas. Sedangkan hasil perhitungan uji N-Gain pada kemampuan penalaran matematis siswa kelas IX-A diperoleh sebesar 0,734, dan hasil N-Gain pada kemampuan Spasial siswa kelas IX-A sebesar 0,456, sehingga hasil persentase yang didapatkan yaitu 73,4% dan 89,6%. Ini mengindikasikan bahwa modul berbasis etnomatematika yang diimplementasikan di kelas IX-A dikategorikan sangat efektif saat digunakan di dalam kelas dengan interval > 70%
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP/MTs PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matemats siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis serta mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP/MTs pada materi relasi dan fungsi. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas VIII Pondok Pesantren MTs As-Sakinah Kabupaten Kampar. Jenis penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data berupa tes tertulis serta wawancara. Tes tertulis berbentuk uraian sejumlah 3 butir soal. Teknik penganalisisan data yang dilakukan yaitu: memeriksa jawaban siswa; mengklasifikasikan serta mengkategorikan tingkatan kemampuan komunikasi matematis siswa; hasil persentase dikelompokk berdasar pada tingkatan kemampuan komunikasi matematis siswa; data yang telah diperhitungkan selanjutnya dianalisis dengan deskriptif melalui penafsiran hasil persentase kemampuan komunikasi matematis siswa; serta memaparkan simpulan. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skor keseluruhan soal semua siswa pada kemampuan komunikasi matematis termasuk ke dalam kriteria cukup. Siswa mencapai indikator 1 (memberikan jawaban menggunakan bahasa sendiri) sebesar 21,43%, indikator 2 (menyajikannya ide, situasi, maupun solusi dari masalah matematika dengan bentuk gambar) sebesar 78,57%, dan pencapaian indikator 3 (menyajikannya ide dengan mempergunakan bahasa notasi maupun simbol matematika dengan benar) sebesar 50%. Kesulitan yang terjadi saat menyelesaikan soal berdasarkan indikator  kemampuan komunikasi matematis yaitu tidak terpenuhi pada kemampuan prasyarat, pemahaman matematis masih rendah, dan kemampuan menulis siswa yang belum baik
PROFIL KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP BALA KESELAMATAN PALU PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang profil kemampuan literasi matematis siswa kelas VIII SMP Bala Keselamatan Palu dalam menyelesaikan soal pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian dilakukan di SMP Bala Keselamatan Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang siswa yang terdiri dari satu siswa berkemampuan tinggi (AD) satu siswa berkemampuan sedang (CT) dan satu siswa berkemampuan rendah (AP). Data kemampuan literasi matematis siswa diperoleh dengan tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada siswa AD mampu memenuhi indikator literasi pada level 5, siswa CT mampu memenuhi indikator literasi pada level 3 dan siswa AP mampu memenuhi indikator literasi pada level 2. Â
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA HOTS MELALUI GAYA KOGNITIF
The purpose of this study is to explain the ability to think creatively when working on HOTS questions based on reflective and impulsive cognitive learning styles. The research was conducted using a qualitative descriptive method. The research subjects were class VII students of SMP Negeri 1 Polokarto with reflective and impulsive characteristics. The research subjects were selected through the Matching Familiar Figures Test (MFFT). The method used in conducting this research is The Matching Familiar Figure Test (MFFT), test sheets, and interview sheets. MFFT sheets to determine students\u27 cognitive styles, test sheets to assess students\u27 original thinking abilities, and interview sheets to complete information on test results. The stages of simplification, presentation, and drawing conclusions are used in analyzing the data. The results of the study proved that students\u27 creative thinking abilities in solving HOTS questions with a reflective cognitive style were able to meet the indicators for aspects of flexibility, originality, and detail, while the aspects of fluency were still not met. Meanwhile, students who have an impulsive cognitive style do not meet the indicators of flexibility and detail aspects because students with an impulsive cognitive style can only answer questions in one way and have not answered the questions in detail
Pengembangan E-modul Bangun Ruang Sisi Datar Dengan Aplikasi Kodular Sebagai Suplemen Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan E-modul Bangun Ruang Sisi Datar Dengan Aplikasi Kodular Sebagai Suplemen Belajar Siswa. Subjek penelitian ini yaitu 29 siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Salatiga. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan atau research and development (RnD) model ADDIE. Pengumpulan data dalam penelitain ini dengan observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Instrumen penilaian dalam peneliatian berupa lembar validasi, lembar kepraktisan, lembar keefektifan dan lembar respon siswa. Hasil dari analisis yang dilakukan memperoleh presentase kevalidan sebesar 92,55% dan presentase keefektifan sebesar 93%, artinya media valid dan efektif dengan kategori sangat baik. Hasil dari uji paired samples t-test menghasilkan nilai signifikan ,000 atau kurang dari 0,05 sehingga h0 ditolak, maka terdapat perbedaan rerata sebelum dan sesudah menggunakan media. Hasil dari respon siswa memperoleh presentase 83,45% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Media E-modul Bangun Ruang Sisi Datar Dengan Aplikasi Kodular Sebagai suplemen belajar siswa†adalah valid, praktis dan efektif sebagai suplemen belajar siswa
DESKRIPSI KEBUTUHAN BAHAN AJAR LINGKARAN UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS
Kemampuan Pemecahan Masalah merupakan komponen penting dalam mempersiapkan generasi unggul di abad 21. Pembelajaran matematika mengharuskan siswa untuk memiliki kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika masih tergolong rendah. Kemampuan pemecahan masalah dapat ditingkatkan melalui penggunaan bahan ajar. Kemudahan menggunakan bahan ajar dapat membantu siswa dalam memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis. Salah satu kelemahan siswa sulit memahami bangun geometri, misalnya pada materi Lingkaran kelas VIII. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahan ajar lingkaran yang dibutuhkan untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek 3 guru dari 3 sekolah dan 30 siswa SMPN 14 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan dokumentasi bahan ajar. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan metode analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan guru dan siswa masih bersifat sederhana karena hanya memuat ringkasan materi, contoh soal dan latihan soal. Bahan ajar belum mengarah pada pendekatan pemecahan masalah. Bahan ajar yang tersedia hanya memuat soal rutin dan belum kontekstual, siswa tidak mengetahui penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian tersebut mengarah pada kesimpulan bahwa dibutuhkan pengembangan bahan ajar berupa modul ajar pada materi lingkaran yang dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matemati
PEMETAAN BIBLIOMETRIK TERHADAP TREN RISET MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT
The purpose of this study was to look at research trends and the distribution of research on the Missouri Mathematics Project learning model. The research method used is a bibliometric analysis method using the Publish or Perish and Vos Viewer applications. The number of publications on the Missouri Mathematics Project Learning Model was 177 articles from 2012 – 2022. There was a constant number of publications between 2014 – 2017 and a significant increase in 2018. Then the number of publications decreased in 2021 and 2022. Visualization results from the application Vos Viewer shows there are two clusters and each cluster has four variables each. The dominant variable is the Missouri Mathematics Project variable. This indicates that the Missouri Mathematics Project learning model has been extensively researched. Variables that are rarely researched are variables about effectiveness and study. For the next researcher, you can include the effectiveness or study variable as a research variable