HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    289 research outputs found

    PENGEMBANGAN LKM GEOMETRI ANALITIK BIDANG BERBASIS RME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Mahasiswa berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education yang valid dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika mahasiswa pada mata kuliah Geometri Analitik Bidang. Proses pengembangan LKM menggunakan model 4-D Thiagarajan. Instrumen-instrumen dalam penelitian ini adalah: (1) lembar validasi perangkat pembelajaran LKM, (2) lembar observasi, (3) angket respons mahasiswa, dan (4) tes berupa pretest dan posttest yang mengukur kemampuan literasi mahasiswa pada materi Geometri Analitik Bidang. Tes ini digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan literasi mahasiswa yang terdiri dari level 1-6 sesuai dengan framework PISA. LKM berbasis Realistic Mathematics Education yang dikembangkan divalidasi oleh dua ahli kemudian dianalisis dengan validitas isi Gregory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif berdasarkan penilaian validator dan hasil uji coba yang dilaksanakan. Kevalidan perangkat lebih dari 75% atau V > 75%. Ini menunjukkan bahwa LKM yang dihasilkan berada pada kategori valid atau inferensia yang dilakukan adalah sahih. Keefektifan perangkat ditunjukkan dengan terpenuhinya 3 dari 4 indikator kefektifan yang ditetapkan, antara lain: (1) Rata-rata kemampuan literasi matematika mahasiswa berada pada level “sedang†(2) terpenuhinya 7 dari 9 kategori aktivitas siswa, (3) Semua mahasiswa memberikan respon positif sebesar 100% dari tiap aspek yang direspon

    PENGARUH MINAT DAN KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian ex – post facto yang bersifat koresional.Masalah yang diselidiki dalam penelitian ini adalahketerkaitan variabel minat dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika.Data dikumpulkan diolah dengan menggunakan analisis statistik “SPSS dan Minitabâ€. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat belajar matematika diperoleh skor rata-rata 73,14 dari skor ideal 125 dengan standar deviasi 13,613. Kreativitas belajar matematika dengan skor rata-rata 63,35 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 7,183 dan hasil belajar matematika dengan skor rata-rata 15,73 dari skor ideal 25 dengan standar deviasi 2,933. Selanjutnya pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linear ganda diperoleh kesimpulan bahwa (1) minat belajar matematika mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA (2) kreativitas belajar matematika tidak mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA (3) minat belajar dan kreativitas belajar matematika secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika sisw

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PPK YANG BERORIENTASI PADA KECAKAPAN ABAD-21

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis penguatan pendidikan karakter (PPK) yang berorientasi pada kecakapan abad 21 yang valid, efektif, dan praktis  pada pokok bahasan Bilangan yang meliputi Buku Siswa, LKPD, dan RPP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Binamu dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan prosedur menggunakan model 4-D yang meliputi empat tahap yaitu pembatasan, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Perangkat pembelajaran berbasis penguatan pendidikan karakter yang berorientasi pada kecakapan abad 21 yang telah dikembangkan telah divalidasi dan mengalami revisi berulang kali sehingga didapatkan hasil yang maksimal dan layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 80,5 yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai, (2) siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumnya siswa memberikan respon yang positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; dan (4) Tingkat kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran termasuk dalam kategori tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahanka

    KOMPARASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA ANTARA MODEL (MMP) DENGAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG SISWA KELAS VII SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi ada tidaknya perbedaan hasilbelajar matematika siswa dengan model pembelajaran MMP dan PengajaranLangsung. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bersifat komparatif,populasinya adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Watampone yang berjumlah tigakelas. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling clusteryaitu terpilih dua kelas yaitu kelas VIIA dan VIIB sebagai sampel penelitian. KelasVIIA terdiri dari 27 siswa sebagai kelas eksperimen I yaitu dengan modelpembelajaran MMP dan kelas VIIB terdiri dari 26 siswa sebagai kelas eksperimen IIdengan model pengajaran langsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwahasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran MMPmempunyai skor rata-rata 74,37 yang dikategorikan “tinggi†dengan standardeviasi 12.14 dan persentase ketuntasan 88,89 %. Sedangkan hasil belajar denganmodel pengajaran langsung mempunyai skor rata-rata 61.81 yang dikategorikan“tinggi†dengan standar deviasi 13.18 dan persentase ketuntasan 61,54 %. Darihasil analisis data untuk statistika inferensial diperoleh nilai 1/2ð‘ − ð‘£ð‘Žð‘™ð‘¢ð‘’ < 𛼠(taraf signifikansi 0,05) yaitu sebesar 0.0005 < 0,05 sehingga ð»0 ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan hasil belajar dari kedua model pembelajaran di atas dalam hal ini diketahui bahwa model pembelajaran MMP lebih baik daripada model pngajaran Langsung

    PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MELIHAT MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS X SMA NEGERI 1 INDRALAYA

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode hypnoteaching dan melihat motivasi belajar siswa khususnya materi trigonometri kelas X SMA Negeri 1 Indralaya. Subjek penelitian ini adalah kelas X IPA 2 SMA Negeri 1 Indralaya yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan angket motivasi belajar siswa. Berdasarkan analisis data hasil penelitian diperoleh bahwa gambaran pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode hypnoteaching terlaksana dengan sangat baik dengan persentase 85,4% dan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode hypnoteaching dikategorikan tinggi dengan rata-rata 84,52%.Â

    Front Cover

    No full text

    DESAIN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Get PDF
    Jenis penelitian adalah desain research yang bertujuan untuk mendesain pembelajaran, khususnya perangkat yang digunakan dengan model pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner pada pokok bahasan kubus dan balok yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIISMP Negeri 1 Labakkang sebanyak 30 orang. Prosedur desain yang digunakan siklus Mc. Kenney yang dipadukan dengan model Dick & Carey yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design, Prototyping phase, dan assessment phase. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner yang telah didesain telah divalidasi dan direvisi tiga kali sehingga layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 76,87 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43. Dimana 24 dari 30 siswa  atau 80 memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran ; (3) pada umumnya siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Jadi berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil desain pembelajaran pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner di kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang  berkualitas.Â

    Front Cover

    No full text

    Back Cover

    No full text

    PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KECEMASAN DAN KEMAMPUAN PEMODELAN MATEMATIKA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh PBM terhadap kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika serta untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan angket kecemasan.Tes yang digunakan adalah soal uraian, sedangkan angket kecemasan matematika terdiri dari pernyataan-pernyataan  mengenai segala hal yang berhubungan dengan pembelajaran matematika. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan    uji-t, gain kemampuan pemodelan matematika siswa yang memperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Konvensional. Dari hasil angket yang diberikan, didapat bahwa gain kecemasan matematika siswa yang memperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah tidak lebih rendah daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Konvensional. Sedangkan berdasarkan analisis data dengan uji korelasi product moment, bahwa tidak ada hubungan antara kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika siswa

    254

    full texts

    289

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇