HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    289 research outputs found

    PENGGUNAAN UBIN ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ALJABAR SISWA KELAS VII

    Get PDF
    Siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam mentransformasikan pengetahuan mereka dari konkret ke abstrak. Hal ini berakibat siswa tidak menyadari bagaimana penggunaan konsep aljabar dalam kehidupan. Kesulitan ini tentunya berpengaruh terhadap kemampuan aljabar siswa. Penelitian ini menelaah bagaimana penggunaan ubin aljabar sebagai alat manipulasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aljabar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran ubin aljabar dalam meningkatkan kemampuan aljabar siswa. Data dikumpulkan menggunakan pengamatan, wawancara, dan tes terhadap 36 siswa kelas VII SMP 166 Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ubin aljabar meningkatkan kemampuan aljabar siswa. Kemampuan aljabar berdasarkan kriteria Kieran meningkat masing-masing pada kemampuan transformasional dari penelitian pendahuluan ke siklus kedua meningkat sebesar 42,23%, kemampuan generasional meningkat 40,27%, dan kemampuan meta-global sebesar 58,33%ABSTRACTGrade VII students are struggling in transforming their knowledge from concrete to abstract. It makes them not realize the use of algebra concepts in their life. The struggling also impacted to student’s performance in learning algebra. This study examined the use of algebra tiles to increase student’s performance in algebra as a manipulation tool in involving them in algebraic activities. The method used for this study is classroom action research who has the purpose to discover the strategies to increase algebraic performance. The data was collected by observations, interviews, and tests from 36 Grade VII Students of SMP 166 Jakarta. The result of this study shows that by using algebra tiles, student’s performance in algebra is increased. Based on Kieran’s criteria of algebraic performance, the transformational ability from preliminary into cycle 2 is increased for about 43,23%, the generational ability is increased about 40,27%, and meta-global ability is increased about 58, 33%

    KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK EKSTROVERT DAN INTROVERT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik ekstrovert yang diberi dan yang tidak diberi model pembelajaran generatif; (2) Apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik introvert yang diberi dan yang tidak diberi model pembelajaran generatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan penelitian true eksperimen dengan jenis pretest-possttest control group design, dalam desain ini terdapat dua kelas yakni kelas eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran generatif dan kelas kontrol tidak diberi perlakuan model pembelajaran generatif. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IAI 1 dan XI IAI 2. Teknik analisis data pada penelitian ini diantaranya adalah: (1) Uji Normalitas; (2) Uji  perbandingan data pretest; (3) Uji  perbandingan data posttest. Berdasarkan analisis data kuantitatif dengan menggunakan Software SPSS 23 diperoleh kesimpulan (1) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik ekstrovert yang diberi () dan yang tidak diberi () model pembelajaran generatif; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik introvert yang diberi () dan yang tidak diberi () model pembelajaran generatif

    BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PERMASALAHAN MATEMATIKA DENGAN LITERASI MATEMATIS

    Get PDF
    Proses berpikir kritis siswa tentunya berbeda tergantung pada  kemampuan matematika masing-masing siswa. Kemampuan matematika dikenal sebagai kemampuan literasi matematika. kemampuan ini memengaruhi proses penyelesaian masalah matematika. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melakukan pendeskripsikan proses  pemikiran kritis siswa pada permasalahan matematika dalam hal literasi matematika. Penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara berbasis tes. Subjek yang digunakan terdiri dari tiga siswa menengah pertama kelas VIII SMP Negeri 3 Waru, 1 siswa laki-laki tingkat 1 kemampuan apa yang ditulis, 1 perempuan tingkat 2 kemampuan melihat apa yang tertulis, dan 1 perempuan 3 kemampuan melihat apa yang tertulis. Alat penilaian yang digunakan terdiri dari tes kemampuan literasi matematika dalam bentuk PISA, item tes untuk penyelesaian permasalahan matematika dalam persamaan garis lurus, serta pedoman wawancara terstruktur. Penganalisisan data menggunakan  indikator pemikiran kritis FRISCO dengan empat urutan penyelesaian permasalahan Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses berpikir kritis siswa dengan kemampuan literasi setiap level dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi persamaan garis lurus meliputi: level-1 dan level-2 belum mampu berpikir kritis. Pada level-3 ini siswa mampu berpikir kritis

    ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA PADA KONTEN SPACE AND SHAPE

    Get PDF
    Kemampuan literasi matematika masih menjadi tren di dunia pendidikan saat ini. PISA merupakan salah satu studi yang mengukur kemampuan siswa dalam proses penalaran, memberikan argumen dan pemecahan masalah. Dari beberapa konten yang diukur, peneliti memfokuskan pada space and shape materi pythagoras. Pertanyaan pada penelitian ini adalah bagiamana kemampuan literasi siswa pada konten space and shape materi pythagoras. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 80% siswa berada pada level di bawah 1 dan 20% berada pada level 1. Dari beberapa indikator yang dinilai pada aspek communication menunjukkan skor rata- rata 3,13; skor komponen mathematising rata- rata 2,13; skor komponen representation rata- rata 2,33; skor komponen reasoning and argument rata- rata 2,13; skor devising strategies and solving problem 2,56; komponen using symbolic, formal and technical language and operation memperoleh skor rata- rata 3,00; dan skor rata- rata kemampuan using mathematics tools memperoleh skor 2,66. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa pada konten space shape masih sangat rendahABSTRACTMathematical literacy is still a trend in the world of education today. PISA is one study that measures the ability of students in the process of reasoning, providing arguments and problem solving. From some of the content measured, researchers focus on the space and shape of pythagorean material. The question in this study is how the literacy ability of students in the content space and shape pythagorean material. In this study, researchers used a qualitative approach with methods of observation, documentation and interviews. The results showed as many as 80% of students were at the level below 1 and 20% were at level 1. Of the several indicators assessed on the communication aspect showed an average score of 3.13; the average score of the mathematising component is 2.13; average component score score of 2.33; the reasoning and argument component score averaged 2.13; score devising strategies and solving problems 2.56; components using symbolic, formal and technical language and operation obtain an average score of 3.00; and the average score of ability to use mathematics tools obtain a score of 2.66. The results showed that the literacy ability of students in space shape content was still very low

    KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER DAN THINK PAIR SHARE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 2) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 3) membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran TPS terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng. Desain penelitian yang digunakan adalah The Non Eqivalen Control Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius dengan jumlah 60 orang yang tersebar dalam 2 kelas. Pengambilan sampel kelas dilakukan menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen yang berbentuk uraian dan menggunakan teknik tes. Sebelum melakukan teknik analisis dengan menggunakan   terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan, 1) model pembelajaran NHT efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, 2) model pembelajaran TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan 3) model pembelajaran NHT lebih efektif daripada TPS ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa

    PRINSIP BENTUK GEOMETRI UNTUK KEMUDAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PENYANDANG DISABILITAS

    Get PDF
    Pendidikan para penyandang cacat juga harus mendapatkan perhatian yang sama dengan yang lainnya. Demikian juga dari segi kemudahan dan kenyamanan dalam mendapatkan pendidikan. Baik terkait dengan kemudahan dalam hal kenyamanan dalam belajar di sekolah. Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan perhatian besar kepada para  penyandang cacat. Ada begitu banyak program yang berkaitan dengan peningkatan layanan publik untuk penyandang disabilitas. Terkait dengan bagaimana mengembangkan pembelajaran yang baik dan dukungan untuk penerapan kualitas belajar. Di beberapa sekolah inklusi di Jember, mereka sudah memiliki beberapa media yang mendukung proses pembelajaran. Terutama untuk mata pelajaran matematika yang mata pelajarannya masih cukup sulit. Lalu itu diperlukan untuk menyediakan media yang memfasilitasi proses pembelajaran dan memfasilitasi pemahaman. Itu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan prinsip geometri yang dapat dengan mudah dan aman digunakan untuk pembelajaran matematika para penyandang cacat. Dalam penelitian ini subjek yang diamati dibatasi untuk orang dengan gangguan penglihatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil pengamatan dan wawancara yang telah dilakukan diperoleh, dapat disimpulkan bahwa prinsip-prinsip geometri yang dapat dengan mudah dan aman digunakan belajar bagi para penyandang cacat adalah sudut tumpul, permukaan kasar, dan dibuat lebih menonjol. Â

    PROSES BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi proses berpikir kreatif mahasiswa berdasarkan perbedaan gender. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tugas pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VII Program studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa yang terdiri dari dua orang (1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tidak terdapat perbedaan yang berarti tentang proses berpikir kreatif subjek laki-laki (S1) dan subjek perempuan (S2) dalam pemecahan masalah  matematika  yang memenuhi  aspek  lancar  (fluent),  fasih (flexible) dan baru (original), yaitu keduanya melalui tahapan: 1) persiapan, 2) inkubasi, 3) iluminasi, dan 4) verifikasi. Demikian pula, tidak  ditemukan  perbedaan  yang berarti  tentang  rangkaian  aktivias mental yang digunakan kedua subjek pada tiap tahapan; (2) Ditemu kenali perbedaan hasil tugas kedua subjek: 1) S1 menggunakan tiga cara yang baru, meskipun ketiga cara ini menggunakan konsep yang sama. Sedang S2, menggunakan satu cara baru, 2) fungsi-fungsi yang  ditemukan  S1  lebih  variatif  dan  lebih  kompleks  dibanding fungsi-fungsi yang ditemukan S2. Meskipun hasil tugas kedua subjek berbeda,namun keduanya kreatif dalam pemecahan masalah matematika

    PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

    Get PDF
    Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang signifikan antara: (1) pendekatan matematika realistik terhadap prestasi belajar matematika siswa; (2) motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika siswa, dan (3) pendekatan matematika realistik dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika siswa SD Negeri daya 2 Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SD Negeri daya 2 Makassar tahun 2018/2019. Tekni penyampelan yang digunakan adalah multistage random sampling sehingga diperoleh 149 siswa yang menjadi sampel. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh sebesar 3,12% antara pendekatan matematika realistik terhadap prestasi belajar matematika pada siswa SD Negeri daya 2 Makassar; (2) terdapat pengaruh sebesar 41,6% antara motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika pada siswa SD Negeri daya 2 Makassar, dan (3) terdapat pengaruh sebesar 41,6% antara pendekatan matematika realistik dan motivasi berprestasi secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika pada siswa SD Negeri daya 2 Makassar.ABSTRACTThis study aims to find out how much significant influence among (1) realistic mathematical approaches to students\u27 math learning achievement; (2) motivation to excel in students\u27 math learning achievements, and (3) realistic math approach and motivation to achieve math achievement of students of SD Negeri daya 2 Makassar. This research is a type of ex post facto research. The population in this study is all students at SD Negeri daya 2 Makassar in 2018/2019. The embedding technique used was multistage random sampling so that 149 students were sampled. Data collection techniques through questionnaires and documentation. Descriptive and inferential statistical data analysis techniques. The results showed that: (1) there was a 3.12% influence between realistic mathematical approaches to mathematics learning achievement in students of SD Negeri daya 2 Makassar; (2) There was a 41.6% influence between the motivation of achievement on the achievement of mathematics learning in students of SD Negeri daya 2 Makassar, and (3) there was an influence of 41.6% between realistic mathematical approaches and motivation to achieve together on the achievement of learning mathematics in students of SD Negeri daya 2 Makassar

    KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN SIKAP DAN GENDER

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Balikpapan ditinjau dari sikap dan gender. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 378 siswa. Sampel merupakan siswa kelas VIII yang terpilih dengan cluster random sampling berjumlah 217 siswa. Siswa yang terpilih sebagai sampel menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan mengisi kuisioner sikap terhadap matematika. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial 2x2. Hasil ANAVA dua jalan mengungkapkan bahwa: 1) siswa dengan sikap positif memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dari pada siswa dengan sikap negatif, 2) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari gender (laki-laki maupun perempuan), serta 3) tidak terdapat interaksi antara sikap dan gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa

    MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERMUATAN LITERASI MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemapuan komunikasi matematika melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) bermuatan literasi matematika. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Tahapan dalam penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian yang masing-masing dilakukan pada tiga siklus, yaitu siklus I, siklus II, dan siklus III. Tahap perencanaan berupa pembuatan instrumen penelitian, tahap pelaksanaan berupa kegiatan di lokasi penelitian serta pengambilan data, dan tahap penyelesaian berupa refleksi kegiatan. Hasil penelitian antara lain: 1) pada siklus I, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 62,5% dan 63,33% mahasiswa dinyatakan tuntas belajar dengan rata-rata nilai 70,03. 2) Siklus II, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 75% dan sebanyak 70% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 72,55. 3) Siklus III, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 87,5% dan sebanyak 73,33% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 74,50

    254

    full texts

    289

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇