Ejurnal Universitas San Pedro
Not a member yet
238 research outputs found
Sort by
Pemetaan Lapisan Batuan Bawah Permukaan dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang
Telah dilakukan penelitian tentang pemetaan perlapisan batuan di bawah permukaan dengan metode geolistrik resistivitas di Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang. Penelitian bertujuan untuk memetakan pola perlapisan batuan berdasarkan nilai resistivitas, mengidentifikasi jenis batuan di bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan menentukan ketebalan lapisan-lapisan batuan di daerah penelitian pada semua lintasan. Pengolahan data menggunakan software Res2dinv. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi schlumberger. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa pola perlapisan batuan untuk 4 lintasan dengan panjang lintasan 400 meter dengan variasi nilai resistivitas berkisar antara 0,474 Wm–11,436 Wm, 0,777 Wm–21,231 Wm, 2,96 Wm–3.634 Wm dan 0,637 Wm–3.085 Wm, batuan yang teridentifikasi yaitu batuan lempung, batuan aluvium dan batuan gamping yang berada pada ketebalan masing-masing yaitu lapisan batuan lempung berkisar antar 7,5-47,5 m, ketebalan lapisan batuan aluvium 5-60 m dan ketebalan lapisan batuan gamping 5 m–52,8 m
Desain Learning Trajectory Berbasis Etnomatematika Dengan Strategi Flipped Classroom pada Perkuliahan Pendidikan Matematika I
Matematika merupakan mata kuliah wajib di perguruan tinggi karena penting dalam membentuk kemampuan berpikir logis, kritis, dan pemecahan masalah. Namun, pada masa PTM Terbatas saat pandemi COVID-19, perkuliahan matematika kurang optimal akibat keterbatasan dosen dalam merancang pembelajaran yang tepat. Mengingat sifat matematika yang abstrak, diperlukan desain pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual. Salah satu model pembelajaran yang populer pada masa pandemik COVID-19 ini adalah flipped classroom. Agar perkuliahan matematika ini dapat optimal, seorang dosen perlu mendesain suatu alur pembelajaran yang bermakna berupa learning trajectory berbasis etnomatematika. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah mendesain suatu learning trajectory berbasis etnomatematika dengan menggunakan strategi flipped classroom dalam mengajarkan materi sistem bilangan pada mata kuliah Pendidikan Matematika I di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas San Pedro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode design research. Tahapan dalam desain learning trajectory ini meliputi tahap thought experiment, teaching experiment, dan restropective analysis. Selanjutnya, peneliti menggunakan metode design research untuk mendesain learning trajectory berbasis etnomatematika dengan menggunakan strategi flipped classroom. Learning trajectory didesain mengikuti tahapan dalam design research yang meliputi thought experiment, teaching experiment, dan retrospective analysis. Learning trajectory untuk materi sistem bilangan yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat dianggap sebagai cara alternatif atau kerangka acuan bagi guru untuk merancang serangkaian kegiatan pembelajaran yang mendukung pengembangan pemahaman konseptual siswa terhadap materi sistem bilangan
Analisis Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SDN 19 Petang Tegal Alur
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SDN 19 Petang Tegal Alur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Selanjutnya untuk mendapatkan kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Guru yang profesional harus meningkatkan kreativitas guru dalam mengajar di sekolah untuk keberhasilan dan peningkatan mutu Pendidikan, (2) Pembelajaran daring yang dikemas dengan menarik oleh guru dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk mempelajari materi yang disampaikan, (3) Kendala guru dalam proses pembelajaran adalah siswa kesulitan dalam memahami materi, kurangnya partisipasi dan dukungan orang tua, guru kesulitan dalam menyampaikan materi, guru kesulitan dalam memantau perkembangan siswa, (4) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang terjadi adalah dengan melakukan komunikasi dengan orang tua, komunikasi dengan siswa, memberikan kemudahan untuk siswa, memaksimalkan penggunaan media pembelajaran dan waktu yang disediakan dalam pembelajaran daring, dan keterbukaan dengan pemerintah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kreativitas guru dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA merupakan kegiatan pembelajaran yang menerapkan guru untuk terampil dalam memanfaatkan metode dan media yang bervariasi yang disesuaikan dengan materi yang akan dipelajari agar siswa mendapatkan minat belajar dan memiliki motivasi untuk belajar
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat dan Motivasi Belajar Numerasi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan minat belajar mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar dalam belajar numerasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi. Data dikumpulkan melalui triangulasi teknik dengan observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan model analisis oleh Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti persepsi terhadap relevansi numerasi dalam karir, kualitas pengajaran, dukungan akademik, fasilitas pendidikan, dan sikap terhadap mata pelajaran matematika memiliki pengaruh terhadap motivasi dan minat belajar numerasi. Kesimpulannya, faktor-faktor seperti persepsi relevansi numerasi dalam karir, kualitas pengajaran, dukungan akademik, fasilitas pendidikan, dan sikap terhadap matematika memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi dan minat mahasiswa PGSD dalam belajar numerasi. Untuk meningkatkan motivasi dan minat tersebut, penting bagi lembaga pendidikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini dan menerapkan strategi yang mendukung, seperti memperbaiki kualitas pengajaran, menyediakan dukungan akademik yang memadai, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan dan praktik yang dapat meningkatkan pengalaman belajar numerasi bagi mahasiswa PGSD, sehingga mereka dapat lebih siap untuk mengajarkan materi numerasi dengan efektif di sekolah dasar
Analisis Daya Dukung Lingkungan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) terhadap Jasa Ekosistem Pengaturan Pencegahan dan Perlindungan dari Bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara
Ekosistem memberikan manfaat yang dapat mendukung aktivitas kehidupan manusia. Pengelolaan ekosistem yang tepat dapat memaikan peranan penting dalam mitigasi dan adaptasi terhadap bencana alam. Analisis dan evaluasi daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem dalam sektor pengaturan pencegahan dan perlindungan dari bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dapat menjadi masukan dalam pertimbangan pengembangan daerah terutama dalam upaya mitigasi bencana. Metode analisis yang digunaan yaitu pairwise comparation dengan nilai Indeks Komposit Jasa Ekosistem (IKJE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas daya dukung dalam pengaturan pencegahan dan perlindungan dari bencana di Kabupaten TTU secara umum tinggi yaitu 71% dimana Kecamatan Insana memiliki luas kelas jasa ekosistem tertinggi dan Kabupaten Biboki Anleu dengan jasa ekosistem rendah
Analisis Keradioaktifan Tanah Pertanian di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Akibat Penggunaan Pupuk Kimia
Telah dilakukan penelitian tentang analisis kandungan radioisotop dalam sampel tanah pertanian di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian: menentukan kisaran aktivitas jenis massa kandungan radioisotop, memetakan sebaran kandungan radioisotop berdasarkan aktivitas jenis massa dan mengestimasi luas daerah yang kadar kandungan radioisotopnya cukup tinggi di lokasi penelitian. Metode utama penelitian adalah metode analisis radioaktivitas lingkungan sedangkan metode pendukung lainnya meliputi observasi/survei, sampling, analisis dan interpretasi. Proses analisis sampel tanah untuk penentuan aktivitas jenis terdiri dari: a). penumbukan/penghalusan sampel, b). pengayakan, c). pembakaran, d). penghomogenan, e). pengeringan dengan hasil berupa debu yang sangat halus, f). Pencacahan sampel, g). Penimbangan, h). Menghitung nilai aktivitas jenis. Hasil analisis kandungan radioisotop dipetakan dengan menggunakan software 16. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebaran kandungan radioisotop dalam sampel tanah pertanian di Desa Pukdale Kabupaten Kupang Kecamatan Kupang Timur berdasarkan aktivitas jenis berkisar dari 2.5855 x 10-5–7.387 x 10-5 µCi/gram. Berdasarkan peta kontur aktivitas jenis massa kandungan radioisotop yang terdapat dalam tanah pertanian di Pukdale tersebar merata hal ini terlihat dari sebaran kandungan radioisotop dan juga aktivitas jenis massa kandungan radioisotop.. Kontaminasi radioisotop pada lingkungan masih tergolong kontaminasi sedang untuk radiasi alpha dan beta, dan secara umum cacah radiasi radioisotop di lapangan masih berada pada batas toleransi
Kerusakan Pada Organ Hewan Coba Mencit (Mus Musculus) dan Tikus (Rattus Novergicus) Akibat Dari Efek Paparan Radiasi: A Review
Pemanfaatan teknologi nuklir dapat meningkatkan kesejahteraan manusia seperti membantu penyembuhan berbagai jenis penyakit, namun radiasi yang digunakan juga memiliki dampak yang berbahaya apabila terkena paparan terus – menerus. Jenis hewan yang sering digunakan untuk penelitian yaitu Mencit (Mus musculus) dan Tikus (Rattus Norvegicus) karena kemiripan genetiknya dengan manusia, kemudahan pemeliharaan, reproduksi cepat, dan ketersediaan strain genetik yang luas. Dosis radiasi yang relatif rendah dapat menginduksi kerusakan genetik, serta memengaruhi struktur histologi organ. Organ yang paling rentan terhadap kerusakan akibat radiasi pada hewan adalah organ reproduksi, hepar dan ginjal. Paparan radiasi sinar – X dapat menurunkan motilitas sperma dan mempengaruhi struktur histologi testis, sehingga mempengaruhi fertilitas. Radiasi pengion seperti sinar gamma juga dapat menyebabkan kemandulan dan mempengaruhi kesuburan gonad pada hewan. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan pada review ini, sebagian besar menggunakan ekstrak tanaman untuk mengkaji efek dari pemberian ekstrak tersebut kepada hewan coba yang terkena paparan radiasi
Pemetaan Potensi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur
Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Rote Ndao menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kerawanan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 8,8 mm/bulan (tinggi), tutupan lahan yang didominasi oleh semak belukar dengan luas 46.670,96 Ha, jenis tanah yang didominasi oleh Molisol Haplik dengan luas 43.343,19 Ha, dan titik api yang didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 34 titik. Parameter tersebut dianalisis menggunakan overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 69.393,42 Ha, sedang dengan luas 12.521,57 Ha, dan rendah dengan luas 45.920 Ha. selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 7 titik api yang sesuai dan 33 titik api yang tidak sesuai.
Pemodelan Sistem Dinamis Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Oesapa Kota Kupang
Kelurahan Oesapa merupakan kelurahan yang masuk dalam kawasan kumuh dengan jumlah penduduk tinggi yang dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah organik. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, Kelurahan Oesapa tidak memiliki Tempat Pengolahan Sampah (TPS) organik. Oleh sebab itu perlu ada pengolahan sampah organik secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui timbulan sampah organik dan mengidentifikasi skema pengolahan sampah organik. Skema pengolahan sampah organik dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa skenario pengolahan sampah organik dengan menggunakan metode dinamis. Dalam metodde ini terdapat sub sistem jumlah penduduk dan sub sistem volume sampah organik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahun 2033, jumlah penduduk di Kelurahan Oesapa diprediksi sebanyak 34.979 orang dengan jumlah timbulan sampah organik sebesar 16,1953 m3/hari. Pengolahan sampah organik saat ini masih menimbulkan masalah sampah karena terdapat 9,4386m3/hari sampah organik yang belum dikelola dan 6,0672 m3/hari sampah organik yang terangkut ke TPA. Simulasi sistem dinamis menunjukan skenario pengolahan sampah yang pertama merupakan skenario terbaik untuk mengatasi masalah timbulan sampah organik di Kelurahan Oesapa dengan jumlah sampah organik yang terolah dengan sistem komposting sebesar 2,3599 m3/hari dan terdapat 12,5860 m3/hari sampah organik yang dapat diolah pada TPS-3R dengan metode BSF sehingga jumlah sampah yang terangkut ke TPA hanya sebesar 0,7866 m3/hari
Implementasi Metode Holt-Winters Untuk Peramalan Harga Daging Sapi Dan Telur Ayam Di Pasar Tradisional Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan data harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara dengan penerapan metode Holt-Winters. Pada harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara akan diterapkan metode Holt-Winters Additive dan Multiplicative dengan menentukan nilai awal pemulusan level, trend, dan seasonal. Kemudian ditentukan nilai parameter optimum , , dan pada masing-masing data harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara. Setelah didapatkan nilai awal pemulusan level, trend, seasonal dan nilai parameter optimum, dilakukan perhitungan nilai pemulusan level, trend, dan seasonal. Kemudian dilakukan peramalan data harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara. Setelah peramalan diperoleh kemudian dihitung tingkat keakurasian dengan menggunakan RMSE dan MAPE. Berdasarkan hasil dari penerapan metode Holt-Winters, maka kesimpulan yang didapatkan adalah metode Holt-Winters memiliki nilai kinerja peramalan yang sangat baik. Didapatkan tingkat akurasi MAPE < 10% untuk semua perhitungan peramalan baik Holt-Winters Additive maupun Holt-Winters Multiplicative. Holt-Winters Multiplicative pada data harga daging sapi lebih baik daripada Holt-Winters Additive karena tingkat akurasi yang lebih kecil yaitu RMSE dan MAPE . Holt-Winters Additive pada data harga telur ayam lebih baik daripada Holt-Winters Multiplicative karena tingkat akurasi yang lebih kecil yaitu RMSE dan MAPE