ITB Journal
Not a member yet
5999 research outputs found
Sort by
Studi Literatur Tatalaksana Preeklampsia di Indonesia
Preeklampsia adalah gangguan kehamilan multisistem pada usia di atas 20 minggu ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi disertai gangguan dari sistem lain seperti proteinuria, gangguan sistem hati, ginjal, liver, nyeri epigastrium, trombositopenia, edema paru, gejala neurologis, dan gangguan pertumbuhan janin. Preeklampsia menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena adanya permasalahan yang kompleks dalam penyakit dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antihipertensi yang digunakan dalam menangani preeklampsia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang bersumber dari Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia tahun2019, dan beberapa artikel ilmiah dari dari pangkalan data the National Center for Biotechnology Information (NCBI). Hasil studi ini menunjukkan bahwa kunci utama dari penanganan preeklampsia adalah deteksi dini diikuti dengan intervensi dengan tujuan pengontrolan tekanan darah menggunakan antihipertensi dan pencegahan progresivitas penyakit. Antihipertensi yang dapat digunakan dalam penanganan preeklampsia antara lain nikardipin, metildopa, nifedipin, labetalol, hidralazin, dan natrium nitropusida.Preeklampsia adalah gangguan kehamilan multisistem pada usia di atas 20 minggu ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi disertai gangguan dari sistem lain seperti proteinuria, gangguan sistem hati, ginjal, liver, nyeri epigastrium, trombositopenia, edema paru, gejala neurologis, dan gangguan pertumbuhan janin. Preeklampsia menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena adanya permasalahan yang kompleks dalam penyakit dan penanganannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan preeklampsia di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang bersumber dari Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi PERHI, dan website NCBI. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kunci utama dari penanganan preeklampsia adalah deteksi dini dan intervensi yang bertujuan pada pengontrolan tekanan darah dan pencegahan progresifitas penyakit dengan terapi definitifnya berupa persalinan. Penatalaksanaannya preeklampsia dilakukan berdasarkan klasifikasi atau tingkat keparahannya
Pengaruh Pemberian Minyak Biji Kelor (Moringa seeds oil) Terhadap Kadar Trigliserida Pada Darah Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus)
ABSTRACT
Elevated triglyceride levels can be managed through non-pharmacological approaches, including the use of moringa seeds. These seeds are rich in fatty acids that exhibit potential in reducing hyperlipidemia. This research is designed to assess the impact of moringa seed oil on triglyceride concentrations in male Wistar strain white rats (Rattus norvegicus) administered with different doses. Utilizing a Posttest-Only Control Group Design, the experiment was conducted across five groups: K1 (positive control), K2 (negative control), K3 (3 mL moringa seed oil), K4 (6 mL moringa seed oil), and K5 (9 mL moringa seed oil). Measurements were taken after treatment. Statistical analysis revealed a significant difference in triglyceride levels between the negative control group and the groups treated with moringa seed oil (p = 0.018, p < 0.05), indicating the oil's effectiveness in reducing triglyceride levels. Furthermore, Post-Hoc LSD analysis showed a significant difference between K4 and K5, with p = 0.045 (p < 0.050). These findings suggest that moringa seed oil significantly reduces triglyceride levels, particularly at higher doses. This research determided the therapeutic potential of moringa seed oil in managing hyperlipidemia by lowering blood triglyceride levels in male Wistar rats (Rattus norvegicus).
Kadar trigliserida yang tinggi dapat dikurangi melalui terapi non-farmakologis, salah satunya menggunakan biji kelor. Biji kelor diketahui mengandung asam lemak dalam jumlah tinggi yang efektif membantu menurunkan hiperlipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak pemberian minyak biji kelor terhadap kadar trigliserida pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) dari galur Wistar dengan variasi dosis yang berbeda. Metode yang digunakan adalah desain Posttest Only Control Group, yang melibatkan lima kelompok perlakuan: K1 (kontrol positif), K2 (kontrol negatif), K3 (minyak biji kelor dosis 3 ml), K4 (minyak biji kelor dosis 6 ml), dan K5 (minyak biji kelor dosis 9 ml) dan pengukuran dilakukan sesudah perlakuan. Data hasil statistik menunjukkan kadar trigliserida pada kelompok kontrol negatif dengan sampel yang diberikan minyak biji kelor dijumpai perbedaan bermakna (0.018, <0.05). Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian minyak biji kelor terhadap kadar trigliserida darah. Pada uji Post-Hoc LSD hasil pemeriksaan kadar trigliserida terjadi perbedaan berarti pada K4 dan K5 dengan nilai sig (0.045, <0,050). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara trigliserida yang diujikan dengan minyak biji kelor (Moringa seed oils) dengan K4. Penelitian ini memberikan pandangan bahwa minyak biji kelor bersifat kuratif untuk penyakit hiperlipidemia dengan menurunkan kadar trigliserida darah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar
Study of Flood Risk Assessment on Banyumas and Cilacap District in Downstream Serayu River Basin, Indonesia
Abstract.
Floods due to the Downstream Serayu River overflow inundate agricultural land and houses in parts of Banyumasand Cilacap district every year. Based on the classification of flood hazard level referring to Chief of BNPBRegulation Number 2 the Year 2012 on General Guidelines for Assessment of Disaster Risk, some location pointsexperienced a high level of flood hazard (>1.5 m). The objective of this study is to develop a flood risk map by usingGIS. Flood hazard assessment uses the HEC-RAS 5.0.6 two-dimensional model, verified with field observation data.The river discharge is obtained from hydrological calculations, while the tidal component is obtained usingMATLAB-LP Tides BIG. River geometry uses river cross-section from field measurement data for hydraulicmodeling combined with MERIT DEM as its banks. The capacity level also refers to the BNPB Number 2 the Year2012. In this study, BNPB and PUPR parameters are used. The vulnerability component refers to a 2014 study fromthe Ministry of Public Work and Housing (PUPR) Indonesia. The 50-year flood return period shows that the totalarea of risk flooded areas in the Downstream Serayu River Basin is 6.22 km2, while high-risk flooded areas are 2.2 km2.
Keywords: Flood risk, HEC-RAS 2D, GIS, MATLAB–LP Tides BIG, MERIT DEM
Abstrak.
Banjir akibat luapan Sungai Serayu Hilir setiap tahun menggenangi lahan pertanian dan perumahan di sebagianwilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap. Berdasarkan klasifikasi tingkat bahaya banjir mengacu padaPeraturan Kepala BNPB Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana, beberapa titiklokasi mengalami tingkat bahaya banjir tinggi (>1,5 m). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan petarisiko banjir dengan menggunakan SIG. Pemodelan banjir menggunakan model dua dimensi HECRAS 5.0.6, yangdiverifikasi dengan data observasi lapangan. Debit sungai diperoleh dari perhitungan hidrologi, sedangkankomponen pasang surut diperoleh dari perhitungan menggunakan MATLAB-LP Tides BIG. Geometri sungaimenggunakan penampang sungai dari data pengukuran lapangan untuk pemodelan hidrolik yang dikombinasikandengan MERIT DEM sebagai bantarannya. Tingkat kapasitas juga mengacu pada Peraturan Kepala BNPB Nomor2 Tahun 2012. Dalam penelitian ini digunakan parameter BNPB dan PUPR. Komponen kerentanan mengacu padastudi tahun 2014 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia. Periode ulangbanjir 50 tahun menunjukkan bahwa total luas area yang berisiko banjir di DAS Serayu Hilir sebesar 6,22 km2,sedangkan area dengan tingkat risiko banjir tinggi sebesar 2,2 km2.
Kata-kata Kunci: Risiko banjir, HEC-RAS 2D, SIG, MATLAB–LP Tides BIG, MERIT DE
Pengaruh Kadar Semen dan Gradasi Agregat pada Campuran Lapis Fondasi Agregat Semen terhadap Kuat Tekan, Kuat Lentur, dan Modulus Elastisitas
Cement-treated base (CTB) is an aggregate mixture with relatively low water and cement content for pavement base layers, which can provide a stronger and stiffer base layer and requires a lower thickness than using granular layers but has the potential to form reflective cracks in the surface layer. Therefore, CTB should not be too stiff and the compressive strength needs to be limited. The research was carried out to analyze the effect of variations in cement content, gradation, and mix density on compressive strength, flexural strength, and elastic modulus. This research also analyzed the resistance of flexible pavement structures with CTB to asphalt fatigue and permanent deformation failure using the AUSTROADS 2017 method and the CIRCLY 6.0 program. The stiffness of CTB with Bina Marga gradation is built by the aggregate material (initially stiff), while the stiffness of CTB with FAA gradation is built by cement and the aggregate material tends to give flexible behavior because it is easier to move. The results showed that CTB with FAA gradation and 5% cement content resulting in a 7-day compressive strength of 3,28 MPa was stated as the optimum mix combination because it provides better resistance to fatigue and permanent deformation failure.Cement-treated base (CTB) adalah lapisan pondasi perkerasan yang terdiri dari campuran agregat dengan air dan semen dalam kadar yang relatif rendah. CTB dapat memberikan daya dukung lapis pondasi yang lebih kuat dan kaku, serta membutuhkan ketebalan lapis perkerasan yang lebih tipis dibandingkan dengan penggunaan lapis granular. Namun, CTB rentan terhadap kerusakan retak reflektif. Oleh karena itu, CTB tidak boleh terlalu kaku dan kuat tekannya perlu dibatasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi kadar semen, gradasi, dan kepadatan campuran terhadap kuat tekan, kuat lentur, dan modulus elastisitas. Dalam penelitian ini juga dilakukan analisis ketahanan struktur perkerasan lentur dengan CTB terhadap kelelahan aspal dan kegagalan deformasi permanen dengan menggunakan metode AUSTROADS 2017 dan program CIRCLY 6.0. Kekakuan CTB dengan gradasi Bina Marga dibangun oleh material agregat, sedangkan kekakuan CTB dengan gradasi FAA dibangun oleh semen dan material agregat cenderung memberikan perilaku yang fleksibel karena lebih mudah bergerak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CTB dengan gradasi FAA dan kadar semen 5% menghasilkan kuat tekan 7 hari sebesar 3,28 MPa yang dinyatakan sebagai kombinasi campuran yang optimal karena memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap kelelahan dan kegagalan deformasi permanen
Analisis Potensi Penerapan Sistem Rainwater Harvesting di Daerah Aliran Sungai Bedadung Kabupaten Jember
Abstrak
DAS Bedadung merupakan salah satu DAS terbesar di Kabupaten Jember yang didominasi oleh sawah irigasi dan sering mengalami bencana banjir. Salah satu cara untuk mengurangi banjir dengan melakukan peningkatan resapan air menggunakan teknologi rainwater harvesting. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi lokasi yang berpotensi untuk diterapkannya 4 tipe rainwater harvesting di DAS Bedadung. Tahapan penelitian ini dibagi menjadi 4 tahap utama, yaitu: analisis dan reklasifikasi kriteria lokasi rainwater harvesting, uji multikolinearitas untuk menemukan korelasi antar kriteria, analisis pembobotan menggunakan metode AHP, dan pemetaan potensi lokasi rainwater harvesting. Berdasarkan hasil uji multikolinearitas, delapan kriteria dapat digunakan untuk analisis lokasi. Bobot terbesar ada pada kriteria elevasi dan bobot terkecil ada pada tutupan lahan. Lokasi yang berpotensi untuk penerapan guludan kontur, pemanenan air hujan dari atap dan kolam pertanian adalah Kecamatan Kaliwates, sedangkan tipe embung berpotensi di Kecamatan Ambulu.
Kata-kata Kunci: AHP, DAS bedadung, mitigasi banjir, GIS, rainwater harvestin
Kajian Efektivitas, Toksisitas, dan Cost-Effectiveness Obat-Obatan Penyakit Alzheimer
Alzheimer is a neurological disease characterized by loss of cognitive and non-cognitive functions. Drugs that can be used to treat Alzheimer’s disease include donepezil, galantamine, rivastigmine, and memantine. This literature review covers the effectiveness, toxicity, and cost-effectiveness of these four drugs as Alzheimer's therapy options. Review of the pertinent literatures from the databases Google Scholar, Pubmed, and Science Direct showed that galantamine has the best effectiveness compared to other drugs because it can improve all aspects of Alzheimer’s disease. The four drugs do not have a fixed toxic dose, but the effects they cause are not much different from one drug to another. Donepezil, galantamine, and memantine were cost-effective, whereas rivastigmine was not.
Key words: Alzheimer’s disease, Alzheimer's drugsAlzheimer merupakan salah satu penyakit saraf yang ditandai dengan hilangnya fungsi kognitif dan non kognitif. Obat yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit Alzheimer di antaranya adalah donepezil, galantamin, rivastigmin, dan memantin. Kajian Pustaka ini mencakup efektivitas, toksisitas, dan cost-effectiveness dari keempat obat tersebut sebagai pilihan terapi Alzheimer. Kajian terhadap literatur terkait dari database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct menunjukkan bahwa galantamin memiliki efektivitas paling baik dibandingkan dengan obat lain karena dapat memperbaiki semua aspek penyakit Alzheimer. Keempat obat belum memiliki dosis toksik tetap, tetapi efek yang ditimbulkannya tidak jauh berbeda antar satu obat dengan obat yang lainnya. Donepezil, galantamin, dan memantin cost-effective, sedangkan rivastigmin tidak.
Kata kunci: Penyakit Alzheimer, obat-obatan Alzheime
Sebuah Penelitian Tentang Pan-Sensualisme Sebagai Bentuk Silang Budaya: Karya Seni Oleh Jim Supangkat; Ken Dedes (1975)
This study examined the use of the term ‘Pan-Sensualism’ in the discourse on contemporary Indonesian new art and how this manifested itself in artworks created at the beginning of the Indonesian New Order era (1966-1998). Jim Supangkat was one of the artists and initiators in forming the artist group Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia (Indonesian New Art Movement), which then organized the first Seni Rupa Baru 75 exhibition in 1975. Jim Supangkat presented six installation works with different narratives, but Ken Dedes was the only one that presented the dialectic of traditional and modern culture. The Prajnaparamita, or Ken Dedes statue is presented with a drawing of the body of a woman wearing jeans with the buttons open. In looking at the formal, social-historical, cultural, feministic, and other elements in the work of Ken Dedes (1975-1996), we used the iconographic research method. This method helps to see several aspects of Supangkat’s visual works related to the aesthetic paradigm of Pan-Sensualism and the intersection of two cultural elements, i.e., high and low art, which may be distinguished based on social class appreciation.Artikel ini membahas mengenai penggunaan istilah Pan-Sensualisme dalam khasanah seni kontemporer Indonesia dan bagaimana istilah tersebut termanifestasikan dalam karya seni yang dibuat pada awal era Orde Baru di Indonesia (1966-1998). Jim Supangkat merupakan salah satu seniman dan inisiator dalam pembentukan kelompok Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia pada tahun 1974. Kemudian kelompok ini membuat pameran berjudul Seni Rupa Baru pada tahun 1975 dengan latar belakang kejadian "Desember Hitam". Pada pameran ini, Jim Supangkat menghadirkan enam karya seni instalasi dengan narasi yang berbeda-beda, namun karya "Ken Dedes" adalah satu-satunya karya yang merepresentasikan dialektika budaya modern dan budaya tradisional. Patung Prajnaparamitha atau Ken Dedes dihadirkan dengan sebuah objek yang menyerupai bentuk tubuh seorang wanita yang mengenakan celana jeans dengan kancing yang digambarkan terbuka. Dalam melihat unsur formal, sejarah sosial, budaya, feminisme, dan unsur lain dalam karya “Ken Dedes” (1975-1996), kita akan menggunakan metode penelitian ikonografi. Kajian mengenai karya “Ken Dedes” (1975-1996) belum pernah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, metode ini membantu melihat beberapa aspek karya visual “Ken Dedes” terkait dengan paradigma estetika Pan-Sensualisme dan persinggungan dua unsur budaya
User Interface Aplikasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di IT Telkom Purwokerto
Since 2015 until 2022, there has been a surge in cases of sexual violence in the educational environment. Based on data compiled from SIMFONI PPA (Online Information System for the Protection of Women and Children), approximately 21,000
cases of sexual violence were recorded in the educational environment in 2022. This violence also occurs in the realm of higher education, and unfortunately, the handling of sexual violence in higher education institutions still relies on manual methods, leading to convoluted processes. As a result, very few victims report incidents due to the complexity of reporting and the sluggishness of the handling process. There is a need for action to address this issue, one of which is designing an application as a platform for addressing sexual violence. This research aims to design a user interface for an application to address sexual violence in higher education institutions in Indonesia using the design thinking method. The subjects involved are the academic community of IT Telkom Purwokerto as samples. In the testing, it was found that the application design created can help accommodate the needs of victims in the process of addressing sexual violence. This design is expected to serve as a blueprint for addressing sexual violence in higher education.Beberapa dekade belakangan, kekerasan seksual mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan data yang dihimpun dari SIMFONI PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak), pada tahun 2020 terdapat 8.216 kasus kekerasan seksual. Angka tersebut terus melonjak menjadi 10.328 kasus pada 2021. Lebih mirisnya lagi, kekerasan tersebut juga terjadi di ranah perguruan tinggi. Perlu adanya solusi dari masalah tersebut, salah satunya adalah dengan merancang aplikasi sebagai media pencegahan dan penanganan kekerasan Seksual. Tujuan penelitian ini adalah merancang user interface aplikasi sebagai media pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi di Indonesia menggunakan metode design thinking. Subjek yang terlibat adalah sivitas akademika IT Telkom Purwokerto sebagai sempel. Perancangan tersebut menghasilkan 17 fitur dan 73 screen. Dalam pengujian prototype di dapati hasil dari 20 user, 15 user mampu menyelesaikan skenario, 2 user dropped-off, dan 3 user gagal. Prototype tersebut diharapkan dapat menjadi cetak biru untuk menangani kekerasan seksual di perguruan tinggi
INFLUENCE OF THE QUALITY OF ELECTRONIC SERVICES (WEBSITE DESIGN, CUSTOMER SERVICE, SECURITY/PRIVACY, FULFILMENT) ON CUSTOMER SATISFACTION AND REPURCHASE INTEREST IN THE McDONALD'S APPLICATION
With the rapid advancement of technology, many companies are innovating online sales to increase consumer convenience when ordering food. Nowadays, competition among companies is getting fiercer, urging businesses to continuously improve their service quality to attract customers' interest in making repeat purchases. The purpose of this study is to investigate how customer satisfaction and repurchase interest in the McDonald's app are affected by e-service quality, which includes issues such as website design, customer service, security/privacy, and fulfillment. The study population wasMcDonald's app users in Bandung City, with 400 respondents taken through online questionnaire distribution through social media. The method used SEM-PLS for data analysis, and the sampling procedure was conducted with purposive sampling. The findings show that website design positively and significantly affects e-service quality, customer service positively and significantly affects e-service quality, security/privacy positively and significantly affects e-service quality, and fulfillment positively and significantly affects e-service quality, e-service quality positively and significantly affects customer satisfaction, and customer satisfaction positively and significantly affects repurchase intention on the McDonald's app.With increasingly rapid advances in technology, many companies are innovating in online sales to increase consumer convenience in ordering food. Currently, competition between companies is getting tighter, encouraging companies to continue to improve service quality in order to gain repeat purchase interest from customers. This research was conducted to explore the influence of electronic service quality, including aspects such as website design, customer service, security/privacy, and fulfillment, on customer satisfaction and repurchase interest in the McDonald's application. The research population was McDonald's application users in Bandung City, with 400 respondents taken through distributing online questionnaires via social media. Sampling was carried out using a purposive sampling method, and data was processed using SMARTPLS version 4 software. The research results showed that website design positively and significantly influenced the quality of electronic services, customer service positively and significantly influenced the quality of electronic services, security/privacy positively and significantly influences electronic service quality, and fulfillment positively and significantly influences electronic service quality, electronic service quality positively and significantly influences customer satisfaction, customer satisfaction positively and significantly influences repurchase intention on the McDonald's application
POSSIBLE ADOPTION OF TRIZ AND FEA FOR ENHANCING PINEAPPLE LEAF FIBER EXTRACTOR MACHINE PERFORMANCE: A MINI REVIEW
Pineapple fibres have the potential to be used in a variety of industrial applications; however, the laborious procedure required to separate fibres from pineapple leaves prevents their utilisation to their full potential. Extracting fibres from leaves using the machines which are at present available is an inefficient process because it requires much time to complete. In this study, we discuss the 'Theoria Resheneyva Isobretatelskehuh Zadach' (TRIZ) approach and the contribution that finite element analysis (FEA) made to the development of a product innovation. In the future, this research may be used to improve existing pineapple extractor machines. It is suggested that by combining both TRIZ and finite element analysis are able to fasten the research and development process to a better pineapple extraction machine