Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
    962 research outputs found

    A Discourse Analysis of Cohesion Devices an Students’ Writing of Recount Text

    Get PDF
    This study aimed to determine the types of cohesive devices utilised in the recount text writing of Tenth-grade students at MAN Huta Godang during the academic year 2022/2023 and to identify the most prevalent form of cohesive device. The data was taken from 5 students writing. The study employed a qualitative descriptive method that includes cohesive devices in students' writing. It was found that the types of grammatical cohesion were reference, conjunction, and ellipsis. The most frequently used type of grammatical cohesion is the reference. Students who recount text writing using grammatical cohesion can be in the "fair" category with a percentage of 30.2%. The study suggests students should be aware that merely including a large number of cohesive elements in an essay does not guarantee that the essay will demonstrate or even produce cohesiveness; rather, the cohesive elements must be used in a logical and consistent manner throughout the text. Keywords: Discourse Analysis, Cohesive Devices, Recount Text

    A Conceptual Study of Poverty Eradication Among Muslims Through Social and Educational Sciences Analysis

    Get PDF
    Abstrak Kemiskinan merupakan kata yang masih lekat dengan kehidupan umat Islam. Perumahan kumuh, badan kurus, wajah-wajah mengenaskan, pakaian compang camping, tatapan mata kosong dan jiwa-jiwa yang frustasi karena himpitan ekonomi, tidak jarang diakhiri dengan bunuh diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan umat Islam dan cara-cara untuk memberantas kemiskinan umat Islam berdasarkan ilmu sosial dan pendidikan. Metode kajian pustaka digunakan untuk mengumpulkan data dari literatur yang ada yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil analisis sosiologis menunjukkan bahwa kemiskinan massal umat Islam disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal termasuk tradisi sosio-kultural yang tidak kondusif dan cara pandang duniawi yang keliru dan kepercayaan fatalistik tentang nasib.  Faktor eksternal dalam bentuk kolonialisme Barat yang berabad-abad dan neokolonialisme yang belum berakhir hingga saat ini juga berkontribusi pada kemiskinan umat Islam. Hasil analisis pedagogis menunjukan bahwa melalui pendidikan, budaya dan mental tradisional dapat diubah menjadi budaya dan mental modern. Untuk memberantas kemiskinan umat Islam, peningkatan kualitas sumber daya manusia berkelanjutan harus dilakukan.  Hal ini meliputi reinterpretasi dan modifikasi materi pembelajaran yang terdiri dari materi Pendidikan agama Islam yang sesuai dengan substansi ajaran Islam yang dinamis dan progresif dan materi pembelajaran tentang nasionalisme, cinta tanah air, dan materi anti kolonial. Kata Kunci: kemiskinan, ilmu sosial, ilmu pendidikan, mindset Abstract Poverty is a term which is still closely tied to Muslims’ lives. Slum housing, skinny bodies, pathetic faces, tattered clothes, blank eyes and frustrated souls due to economic problems often lead to suicide. The objectives of the study were to find out factors causing poverty among Muslims and ways to eradicate Muslims’ poverty according to social and educational sciences. Library research method was used to collect the data from the existing literature relevant to the research topic. The results of the sociological analysis show that Muslims’ mass poverty is caused by internal and external factors. Internal factors include inconducive socio-cultural traditions and the wrong world view and fatalistic beliefs about fate. External factors in the form of centuries-old Western colonialism and neocolonialism which have not ended yet until now also contribute to Muslims’ poverty. The results of the pedagogical analysis show that through education, the mental and traditional culture can be transformed into modern ones. To eradicate Muslims’ poverty, it is suggested that sustainable improvement of human resources quality through education must be carried out. It must include reinterpretation and modification of the teaching materials including Islamic religious education materials according to the dynamic and progressive content of Islamic Teachings and learning materials on nationalism, patriotism, and anti-colonial materials. Keywords: poverty, social sciences, educational sciences, mindse

    Pengaruh Motivasi Beragama Buddha Terhadap Puja Bakti Di Vihara Dharmasari Dusun Windusari Kabupaten Banjarnegara

    Get PDF
    Motivasi Beragama terhadap Pelaksanaan Puja Bakti umat Buddha di Vihara Dharmasari dilatarbelakangi oleh permasalahan tentang menurunnya pelaksanaan puja bakti disebabkan oleh kurangnya motivasi dalam beragama. Hal tersebut terlihat dari banyaknya umat Buddha yang melaksanakan puja bakti ketika ada Bhikkhu saja dan masih banyak umat Buddha beranggapan bahwa puja bakti sebatas rutinitas yang tidak wajib. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar motivasi beragama yang sudah dimiliki umat Buddha dalam pelaksanaan puja bakti umat Buddha di Vihara              Dharmasari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan regresi. Sampel penelitian ini adalah umat Buddha di Vihara Dharmasari berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tentang motivasi beragama dan puja bakti. Uji asumsi menggunakan uji normalitas, heterokedastisitas dan autokorelasi. Data dianalisis dengan teknik analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS versi 15.0 for windows. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: ada pengaruh motivasi beragama terhadap pelaksanaan puja bakti yang ditunjukkan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi beragama memiliki kontribusi dalam mempengaruhi pelaksanaan puja bakti sebesar 68%, dan 32% dipengaruhi oleh faktor lain. Artinya motivasi beragama umat Buddha di Vihara Dharmasari Dusun Windusari tergolong cukup tinggi, sehingga masih banyak faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan puja bakti

    Makna Simbolik Altar Klenteng An Hwa Tian: (Studi Deskriptif Tentang Bentuk dan Makna Altar Klenteng An Hwa Tian di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan)

    Get PDF
    Umat Buddha Tridharma Klenteng An Hwa Tian masih banyak yang belum memahami makna simbolik pada altar dan keterlibatan makna altar sesungguhnya bagi umat di Kabupaten Kotabaru. Hal ini ditunjukkan karena memang tidak adanya pemberian pembelajaran mengenai makna simbolik pada tiap altar di klenteng. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan bentuk altar di Klenteng An HwaTian. (2) mendeskripsikan makna simbolik altar di Klenteng An Hwa Tian. (3) mendeskripsikan implikasi makna altar di Klenteng An Hwa Tian bagi umat Buddha di Kotabaru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif yang dilakukan di Klenteng An Hwa Tian Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi. Adapun teknik untuk menentukan informan digunakan metode purposive sampling, dimana peneliti menentukan jumlah informan sejumlah 7 orang yang terdiri dari 3 pengurus, yaitu dianggap sebagai informan kunci dan 4 umat Buddha yang memberikan data tambahan terkait makna simbolik altar kelenteng An Hwa Tian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, a) bentuk pada altar terdapat lima bentuk yaitu bentuk langit, rumah, goa, pagoda, alam semesta. b) ada 10 altar altar dengan rupang dan makna yang berbeda. Altar pertama adalah Ye Huang Ta Tie (Thien Kung/Tuhan), altar kedua adalah Kong Tek Cun Ong (Dewa Tuan Rumah), altar ketiga adalah Thien Sang Sen Mu (Dewi Penguasa Lautan), altar keempat adalah Kwan Se Im Posat (Dewi Welas Asih), altar kelima Hok Tek Cin Sin (Dewa Bumi), altar keenam Hoe Ciang (Dewa Hutan), altar ketujuh Kwan Kong (Dewa Panglima), altar kedelapan San Sen (Dewa Gunung dan Pengobatan), altar kesembilan Tri Dharma (Konghucu, Buddha, Maha Dewa), altar kesepuluh Semienfo (Dewa Brahma). c) Implikasi dari makna altar di Klenteng An Hwa Tian diantaranya: umat memiliki sikap religi dengan cara terus menjaga, menghormati, menjalankan tradisi etnis Tionghoa yang sudah menjadi turun-temurun di Klenteng An Hwa Tian, selain itu umat juga memberikan persembahan pada setiap altar saat sedang memperingati hari-hari penting dan lainny

    Samma Vaca Sebagai Pedoman Kualitas Pergaulan Umat Buddha di Masyarakat

    Get PDF
    Pergaulan di masyarakat merupakan sebuah keharusan bagi manusia dalam pemenuhan kewajibannya sebagai makhluk sosial. Banyak hal yang dilakukan agar dapat bergaul di masyarakat. Banyak orang yang menggunakan kemampuan- kemampuan yang dimilikinya agar dapat diterima dengan baik dalam masyarakat. Hal ini disebabkan karena pergaulan di masyarakat sangat penting dalam kehidupan manusia. Namun dalam kehidupan sehari- hari masih banyak orang yang belum bisa bergaul dengan baik di masyarakat. Hal ini banyak disebabkan oleh tingkah laku yang bersangkutan. Masyarakat memiliki cara yang tersendiri dalam menilai apakah orang tersebut baik atau tidak, atau lebih kita kenal dengan sebutan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Banyak orang yang tidak diterima di masyarakat karena pelanggaran-pelanggaran norma yang ia lakukan. Dalam agama Buddha diajarkan bagi seseorang yang ingin bergaul di masyarakat, yaitu harus menjalankan atau menggunkan Samma Vaca. Metode tersebut adalah  karena dalam metode ini penulis memiliki tujuan dan pertimbangan untuk memperjelas  masalah serta untuk mencari dukungan dan fakta. Dengan adanya studi kepustakaan ini maka permasalahan yang dikemukakan akan semakin jelas arah dan bentuknya. Selanjutnya untuk mencari dukungan dan fakta, informasi atau teori-teori dalam menentukan landasan teori alasan dalam penelitian ini. Selain itu juga melakukan pendekatan – pendekatan secara rasional terhadap masalah dan fakta – fakta yang ada.  Pemilihan metode pustaka didasarkan pada pertimbangan penelitian yang beradapan langsung dengan data yang siap dipakai dan sumber yang sudah ada di perpustakaan. Selalu berkata jujur dan menjaga kewaspadaan. Dengan melaksanakan Samma Vaca dalam kehidupan sehari-hari maka akan semakin mudah dan diterima bagi seseorang untuk bergaul di masyaraka

    ASKETISME BUDDHA DALAM TOKOH BUBUKSAH DI RELIEF PENDOPO CANDI PANATARAN

    Get PDF
    Penelitian ini bermula dari terdapatnya relief Bubuksah yang disebutkan sebagai seorang pertapa Buddha yang digambarkan di Pendopo teras Candi Panataran yang merupakan Candi bercorak Hindu. Candi ini memiliki posisi penting dalam pendidikan keagamaan masa Kerajaan Majapahit. Relief ini memiliki hubungan dengan kepercayaan negara yang membentuk Siwa Buddha dengan ajaran Bhinneka Tunggal Ika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai Buddhisme yang membentuk karakter tokoh Bubuksah dalam Relief Pendopo Candi Panataran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini dengan analisis konten bahan pustaka. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa cerita Bubuksah merupakan perbandingan antara cara bertapa dari penganut Buddha dan Siwa yang menunjukkan adanya perbedaan dalam cara beragama namun mengarah pada tujuan yang sama. Hal ini merupakan wujud praktik dalam menjalankan ajaran Siwa Buddha secara nasional pada era Majapahit yang digambarkan dalam karakter lokal. Hal ini merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat Jawa dalam menerima perbedaan ajaran Hindu dan Buddha. Pemilihan pada Pendopo Candi Panataran dapat dipahami karena candi ini berfungsi sebagai pusat pendidikan agama kerajaan. Tokoh Bubuksah merupakan penggambaran ajaran Buddha tentang praktik asketis Bodhisattwa yang merupakan salah satu konsep utama dalam tradisi Buddha Mahayana. Praktik kemurahan hati dengan memberikan diri kepada makhluk lain yang membutuhkan secara tulus sebagai bagian dari tujuan mulia mencapai pembebasan sejati

    PORTRAYING THE INFLUENCE OF ENGLISH MASTERY ON SELF-CONFIDENCE OF GROUND HANDLING OFFICERS AT AHMAD YANI INTERNATIONAL AIRPORT

    Get PDF
    As a ground handling officer who deals directly with passengers, both domestic and international, they should have the ability to speak English confidently. In practice, their English language sometimes undermines their confidence in performing their professional duties. The purpose of this study is to find out whether English proficiency affects the confidence of Ground Handling officers at Ahmad Yani Airport Semarang as well as their English performance in handling foreign passengers. This study used mixed methods, combining quantitative and qualitative data. The data was gathered through the use of questionnaires, interviews, observation, and documentation. Quantitative data analysis employed hypothesis testing and descriptive statistics which were followed by qualitative analysis. The findings of the study indicate the level of English mastery (X) has a significant influence on the self-confidence (Y) of airport ground handlers, proven by the t-test result indicating t-value 4,211 > t-table 2,2024 at the 5% significance level. In general, their English mastery is categorized as “good” However, several issues such as speaking and listening skills as well as vocabulary mastery, contribute to their confidence to perform English in the workplace. They are less confident with their abilities, struggle to communicate their ideas, and rely on coworkers or translation tools

    RESPON KRISIS KEBAKARAN DEPO PERTAMINA PLUMPANG DALAM ANALISA SITUATIONAL CRISIS COMMUNICATION THEORY

    Get PDF
    Insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang menjadi sebuah krisis yang dihadapi Pertamina awal tahun 2023. Insiden yang disebabkan karena masalah teknis berdampak adanya korban jiwa, kerusakan beberapa fasilitas, dan hancurnya rumah warga sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah insiden kebakaran Depo plumpang akan membuat reputasi perusahaan menjadi buruk dengan pendekatan teori Sistuasional Crisis Communication. Metode dalam penelitian ini adalah Analisa isi sumber. Data didapat melalui informasi terkait kebakaran Depo Plumpang dari media online dan sosial media. Berdasarkan Analisa dengan teori SCC didapatkan bahwa reputasi Pertamina cenderung lebih baik. Hal ini karena atribusi-atribusi positif yang diciptakan oleh stakeholder dan masyarakat. Atribusi positif ini dipengaruhi oleh 3 hal: pertama karena program CSR yang telah lama dilakukan, kedua pelayanan Pertamina dalam mensuplai BBM yang dinilai prima. Dan terakhir karena respon cepat Pertamina dalam menyelesaikan insiden tersebut dan bertangung jawab secara penuh kepada para korban

    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pemuda Buddhis Vihara Vajra Bumi Satya Dharma Virya Temanggung Dalam Melaksanakan Puja Bakti Sore

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat pemuda Buddhis Vihara Vajra Bumi Satya Dharma Virya dalam mengikuti puja bakti sore. Ketidakaktifan pemuda menunjukkan sikap yang berbeda dalam masyarakat dan berdampak terhadap pemuda vihara sekitar dalam meneladani sisi positif yang ada. Sehingga perlu diketahui faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang dilakukan di Vihara Vajra Bumi Satya Dharma ViryaTemanggung. Teknik pengumpualan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa minat pemuda diVihara Vajra Bumi Satya Dharma Virya dalam mengikuti puja bakti di vihara dipengaruhi oleh faktor penghambat dan pendukung. 1). Faktor pendukung antara lain: a). Adanya kegiatan di Vihara yang menarik dan membangkitkan minat pemuda dalam mengikuti puja bakti; b). Adanya dukungan dari tokoh agama; c). Adanya dukungan dari orang tua; d). Pemahaman yang benar dari pribadi pemuda. 2). Faktor penghambat antara lain: a) Pemuda mengikuti kegiatan di luar daerah; b). Pemuda malas untuk datang ke viharadanmelaksanakan puja bakti di rumah; c). Adanya pandangan salah pada pemuda yang menyatakan tentang puja bakti; d). Aktivitas harian yang menjadikan pemuda lelah dan enggan untuk mengikuti puja bakti

    Pengelolaan pembelajaran daring Pendidikan Agama Buddha di masa Pandemi Covid-19 di SD Ariya Metta

    Get PDF
    Pendidikan secara umum adalah suatu proses kehidupan untuk mengembangkan diri setiap masing-masing individu untuk hidup dan dapat melangsungkan kehidupan. Dengan adanya pandemi Covid-19 tentunya sangat berdampak pada pengelolaan pembelajaran, dari pembelajaran yang konvensional kedalam pembelajaran daring termasuk pembelajaran Pendidikan Agama Buddha (PAB). Kendala yang dialami oleh guru, siswa dan orang tua murid dari tidak tersedianya gawai, internet, terbatasnya kuota, keterlambatan siswa mengumpulkan tugas, dan kurang pendampingan dari keluarga karena bekerja. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran daring PAB masa pandemi-19 di SD Ariya Metta, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggambarkan fenomena saat ini sehingga desain penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi. Dalam pengelolaan pembelajaran daring PAB di masa pandemi dari hasil penelitian yang diperoleh yaitu: pembelajaran daring PAB meliputi tiga kegiatan yaitu perencanaan pelaksanaan dan kegiatan penutup, adanya faktor pendukung proses pembelajaran baik yang dimiliki oleh guru maupun siswa, terdapat strategi guru dalam mengatasi permasalahan pembelajaran daring melalui proses komunikatif, pengaturan pembelajaran sesuai dengan fasilitas yang dimiliki siswa, pengoptimalan buku paket, penyediaan platform pembelajaran, dan petunjuk pembelajaran daring yang simpel serta mudah dipahami sehingga memiliki efek positif dalam proses pembelajaran bagi guru, siswa, dan orang tua siswa utamanya dalam kolaborasi pengelolaan pemebalajaran daring PAB. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman untuk perbaikan pengelolaan pembelajaran daring khususnya pada mata pelajaran PAB pada semester selanjutnya dan mata pelajaran lainnya khusunya tingkat sekolah dasar. Kata kunci:  Pembelajaran Daring, Pendidikan Agama Buddha, Pandemi Covid-19 Abstract Education in general is a life process to develop each individual to live and be able to live life. With the Covid-19 pandemic, of course, it has had a huge impact on the management of learning, from conventional learning to online learning, including learning Buddhist Religious Education (PAB). Constraints experienced by teachers, students and parents of students from unavailability of gadgets, internet, limited quotas, delays in students submitting assignments, and lack of assistance from family due to work. Therefore, the purpose of this study was to identify and describe the management of PAB online learning during the 19th pandemic at Ariya Metta Elementary School, using qualitative research methods to describe current phenomena so that the research design used a phenomenological approach. In the management of PAB online learning during the pandemic, the research results obtained were: PAB online learning includes three activities namely implementation planning and closing activities, there are supporting factors for the learning process both owned by teachers and students, there are teacher strategies in overcoming online learning problems through communicative processes, learning arrangements according to the facilities owned by students, optimizing textbooks, providing learning platforms, and online learning instructions that are simple and easy to understand so that they have a positive effect on the learning process for teachers, students, and parents of students, especially in collaborative learning management PB online. It is hoped that the results of this research can be used as a guideline for improving the management of online learning, especially in PAB subjects in the following semester and other subjects, especially at the elementary school level. Keywords: Online Learning, Buddhist Education, Covid-19 Pandemi

    890

    full texts

    962

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇