Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
962 research outputs found
Sort by
A SEMIOTIKA ANIMASI TAHILALATS : VERSI REELS INSTAGRAM TAHUN 2023 MARET MINGGU KE-5
Dalam pembuatan film animasi yang hidup harus mengandung prinsip dasar pada proses pembuatannya, gambar menjadi dasar utama yang memegang peranan signifikan sebagai penentu dari sebuah animasi. Dengan begitu peran dalam pembawaan dan penyampaian pesan dari cerita dapat tersampaikan dengan baik, karena mampu menyentuh emosional penonton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis animasi Tahilalats versi reels instagram yang unik dengan tampilan visual yang khas serta penggambarannya sangat sederhana. Melalui metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika model Roland Barthes, dapat disimpulkan bahwa daya tarik animasi Tahilalats memperlihatkan keunikan dalam penggambaran scene nya yang sederhana namun mudah untuk diidentifikasi oleh penonton. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bidang desain animasi dengan mengeksplorasi variasi proporsi yang tidak konvensional. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi para desainer dan animator dalam menciptakan animasi yang khas dan menarik
MAKNA SIMBOLIK MOTIF NAGA BESAUNG PADA KAIN SONGKET DI FIKRI SONGKET KOTA PALEMBANG
In general, songket is a cloth woven using gold or silver thread and is produced from certain areas such as Palembang, Jambi. From Bali, Minangkabau to Samarinda, the word songket comes from the word sungkit which means to lift the thread, while in a special sense, sungkit is a needle made of bone used for embroidery. This research was conducted to examine the motifs of songket cloth in the city of Palembang. This type of songket is full of elements of symbols of majesty or greatness for the bride and groom and the general public who wears it. The dragon besaung motif is a symbol of a mythological animal that is believed by the Chinese people to have spiritual values that symbolize strength, luck, goodness and prosperity. This study tries to explain the meaning contained in the dragon besaung motif, analyzed using qualitative methods. Data collection techniques are by observation, interviews, documentation. Using Pierce’s semiotics study approach technique, seen from the triangle meaning. The results of the study concluded that the dragon besaung motif is considered by the people of Palembang to symbolize love and peace
APLIKASI ANALISIS SWOT TERHADAP PERTUMBUHAN TUJUAN WISATA PANTAI CIPTALAND DI KOTA BATAM
Kota Batam merupakan salah satu kota di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki segudang potensi pariwisata dan peluang masa depan yang cerah. Menurut data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, total pengunjung internasional yang berwisata ke Kota Batam pada bulan Maret 2023 naik sebesar 32,45% jika dibandingkan dengan bulan Februari 2023. Pantai Ciptaland yang populer di kalangan wisatawan merupakan salah satu destinasi wisata pantai di kecamatan Sekupang Kota Batam. Berbagai kesulitan dan permasalahan dalam menciptakan destinasi liburan Pantai Ciptaland menjadi landasan penelitian ini, yang akan menggunakan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan tempat liburan Pantai Ciptaland. Mengingat temuan penelitian yang memanfaatkan struktur matriks SWOT IFAS, EFAS, dan 4 kuadran, jelas bahwa rencana diversifikasi produk diperlukan untuk meningkatkan daya tarik pengunjung sekaligus memaksimalkan kekuatan dan kemungkinan. Strategi pelaksanaannya adalah sebagai berikut: (1) memperkuat hubungan dengan perusahaan tour and travel lokal di Kota Batam untuk meningkatkan jumlah pengunjung; (2) mempekerjakan tenaga kerja lokal untuk mengelola destinasi wisata, sehingga mengurangi jumlah pengangguran dan memperluas keberlangsungan perekonomian masyarakat sekitar lokasi objek wisata; (3) penyediaan prasarana dan fasilitas di destinasi wisata Pantai Ciptaland; (4) melestarikan dan meningkatkan lokasi wisata dan fasilitas yang dimiliki destinasi wisata; dan (5) menjaga kondisi kesehatan di sekitar destinasi wisata
LATAR DALAM NOVEL TELUK ALASKA KARYA EKAARIYANI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan latar dalam novel Teluk Alaska karya Eka Aryani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang memfokuskan penelitian pada latar. Hasil penelitian ini menjukan bahwa novel Teluk Alaska memiliki latar yang berbeda, beberapa latar yang dapat dilihat melalui latar tempat, latar waktu, dan latar sosial. Simpulan penelitian, unsur yang dominan dalam penelitian latar dalam novel Teluk Alaska karya Eka Aryani, yaitu latar waktu, karena latar waktu paling banyak digambarkan melalui novel tersebut.
Kata Kunci: Latar, Unsur Intrinsik, dan Novel
 
PERAN KAMPANYE MEDIA SOSIAL DALAM PERILAKU PEMILIH MUDA DI DKI
Media sosial tidak hanya dapat memengaruhi perilaku pemilih, tetapi juga menjadikannya sarana komunikasi politik alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana penggunaan media sosial sebagai alat kampanye politik memengaruhi perilaku pemilih. Penelitian ini meneliti bagaimana penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi kampanye politik dapat memengaruhi perilaku pemilih muda di DKI Jakarta selama Pemilihan Presiden 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan 100 remaja yang tersebar di seluruh DKI Jakarta sebagai responden. Hasil analisis data menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel peran kampanye sosial media adalah positif (0,792) dan signifikan. Pengujian variabel peran kampanye sosial media terhadap perilaku pemilih muda menghasilkan nilai Fhitung sebesar 120,636, lebih besar dari Ftabel (2,96), dan signifikansi adalah 0,000 kurang dari 0.05. Dengan demikian, H0 ditolak. Ini menunjukkan bahwa perilaku pemilih muda sangat dipengaruhi oleh kampanye sosial media
Pengaruh Kualitas Produk, Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Olahraga Adidas Pada Mahasiswa FEBI UINSU
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepatu olahraga Adidas pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis islam UINSU. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara sebanyak 100 orang. Teknik sampling yang dilakukan adalah purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian, terdapat pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, dan terdapat pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian.
Kata kunci: kualitas produk, harga, promosi, keputusan pembelian
KREATIVITAS GURU DALAM MENINGKATKAN ANTUSIASME BELAJAR SISWA SEKOLAH MINGGU BUDDHA DHARMA LOKA
Penelitian ini berfokus pada permasalahan yang dihadapi oleh guru sebagai pendidik di Sekolah Minggu Buddha Dharma Loka dalam meningkatkan antusiasme belajar siswa. Kreativitas menjadi elemen penting yang mendukung proses pembelajaran, dan evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas upaya guru dalam meningkatkan antusiasme belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pendekatan dan strategi kreativitas yang digunakan guru dalam proses pembelajaran, serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya antusiasme siswa. Subjek penelitian adalah guru di Sekolah Minggu Buddha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Guru SMB dapat membangkitan antusiasme siswa melalui strategi kreatif dalam pembelajaran, aktivitas kreatif, penggunaan teknologi kreatif, serta penggabungan antara seni dan kreatif yang dapat mendorong semangat belajar siswa. Rancangan pembelajaran yang kreatif meningkatkan dan mendorong pemahaman siswa. Sekolah Minggu Buddha(SMB). Guru memahami karakteristik siswa, terutama semangat dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Inti dari kreativitas guru terdapat pada pemikiran guru dalam perkembangan anak penyesuaian setiap karakter yang dimiliki anak dengan menunjukkan perhatian dan bentuk-bentuk dukungan sebagai apresiasi seorang guru terhadap anak didiknya
PERAN SUBAK DALAM MENJAGA KEBERLANJUTAN COMMUNITY BASED ECOTOURISM
This research aims to comprehend Subak Sembung's means to maintain the sustainability of Community Based Ecotourism in Subak Sembung, Peguyangan. Since, Subak plays an important role in preserving the environment and culture in its area which are fundamental elements needed to implement ecotourism in Subak Sembung. The research uses qualitative data with qualitative descriptive methods. Data collection methods were conducted using observation techniques, in-depth interviews and documentation. The purposive sampling technique was used to determine the informant in this research. It found that there are two important aspects in maintaining the sustainability of ecotourism in this area, namely the role of Subak member communities and the role of Subak organization in controlling and distributing rights and obligations to its members. This research provides an illustration of how traditional bodies such as Subak play an important role in preserving the environment and the socio-cultural values inherent in it.
Keywords : Subak, Ecotourism, Communities, Sustainability 
STUDI KUALITATIF REPRESENTASI ISLAM PADA AKUN MEDIA SOSIAL MASJID DI INDONESIA
Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang bertujuan untuk mengksplorasi dan mengetahui bagaimana Islam dan ideology direpresentasikan dalam akun-akun sosial media masjid-masjid di Indonesia dan bagaimana konten dakwah diproduksi. Objek penelitian ini adalah akun media sosial masjid sebagai objek formal dan konten-konten yang muncul di dalam akun media sosial masjid dalam kaitannya dengan ajaran Islam sebagai objek material. Penelitian ini juga melibatkan informan yang merupakan pemilik atau admin dari akun media sosial masjid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa representasi ideology seperti ideology Islam radikal, transnasional khilafah, dan moderat memiliki irisan yang berkaitan dan berlawanan antara satu dengan yang lainnya. Dengan demikian irisan-irisan gerakan radikal ini perlu diperjelas dikarenakan ada beberapa hal prinsip kelompok lain yang tidak diterima oleh kelompok lain. Bahkan beberapa diantara mereka menghukumi kelompok lain sebagai kelompok yang sesat dan laknat sebagaimana kelompok Salafi melabeli kelompok Hizbut Tahrir dan Tarbiyah Ikhwanul Muslimin. Dan dalam mendakwahkan apa yang menjadi propaganda kelompok mereka, kelompok-kelompok ini memiliki kesamaan gaya penyampaian, yakni Gaya Inclusion dengan membuat actor yang berbeda saat memberitakan hal-hal yang berkaitan dengan kelompok mereka, dan menggunakan teknik eksklusion untuk menyerang kelompok-kelompok atau pihak luar Islam yang menyerang mereka. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menjabarkan dan menganalisa mengapa kelompok radikal yang cenderung keras dan intoleran ini mendapatkan ruang dimasyarakat. Terlebih disituasi komunikasi digital yang sangat mudah menjadikan sebuah berita hoax menjadi sebuah kebenaran baru. Penelitian ini juga diharapkan memiliki kontribusi terhadap pemerintah untuk sebagai acuan peta ideologis masjid-mesjid di Indonesia, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan untuk mendasari kebijakan terkait dengan pencegahan ajaran radikal dan ideologi trans-nasional yang disebarkan lewat media sosial.
Keywords: Representasi Islam, Akun Media Sosial, Masjid, Konten Radikal, Gerakan Transnasional Khilafah
 
HIPER-SEMIOTIKA PADA FILM INDIANA JONES AND THE DIAL OF DESTINY MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI CGI DE-AGING
Penelitian ini berfokus pada penggunaan teknologi Computer-generated Imagery (CGI) de-aging dalam sekuel film bergenre petualangan dengan judul Indiana Jones and the Dial of Destiny (2023). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan memanfaatkan metode hipersemiotika yang digagas oleh Jean Baudrillard. Tujuan penggunaan metode hipersemiotika adalah bukan sekadar untuk mengungkap relasi makna, tanda, dan realitas, tapi juga mengenai relasi simulasi dalam film Indiana Jones and the Dial of Destiny, ketika para kreatornya memanfaatkan teknologi efek visual melalui teknik CGI de-aging sehingga menimbulkan kesan yang ”berlebihan” – terutama mengubah wajah aktor dari tua menjadi muda - dalam tampilan visualnya. Hasilnya, film ini memang nencoba untuk menampilkan wajah muda dari aktor utamanya – mengingat usia aktor utama sudah berusia 80 tahun – agar dapat menampilkan latar pada narasi masa silam dan masa kini dengan segala unsurnya; tempat peristiwa, para tokoh, atribut, serta kostum yang dikenakan sehingga juga mampu memunculkan tanda-tanda historikal dan futuristik.