Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
    962 research outputs found

    Pengaruh Reward dan Ice Breaking Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri

    Get PDF
    Pada proses belajar mengajar hendaknya guru menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan menarik. Reward dan ice breaking merupakan salah satu cara untuk menciptakan proses belajar mengajar menjadi menyenagkan, menarik, inovatif, kreatif dan aktif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian reward dan ice breaking terhadap minat belajar siswa kelas IV di SD Negeri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian angket atau kuesioner. Teknik samplingnya menggunakan sampling jenuh. Sampelnya yaitu siswa kelas IV SD Negeri 091522 Marubun dan SD Negeri 091498 Pematang Tanah Jawa yang terdiri dari 92 siswa. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan tiga uji yaitu (1) uji instrument (validitas dan reliabilitas), (2) uji prasyarat (uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas), (3) uji hipotesis (regresi linear berganda, uji simultan (F) dan koefisien determinasi). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa :ada pengaruh pemberian reward dan ice breaking terhadap minat belajar  siswa kelas IV SD Negeri Tanah Jawa yang telah didapatkan hasilnya menggunakan analisis  regresi linier berganda melalui uji simultan (F) diperoleh nilai Asymp. Sig 0,000 (0,000 < 0,05) dan nilai koefisien  = 0,445 atau jika dipresentasekan menjadi 44,5%. Dengan demikian H1 diterima H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan  bahwa reward dan ice breaking berpengaruh terhadap minat belajar siswa kelas IV SD Negeri

    Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Tematik Sub Tema 1 Ciri-Ciri Makhluk Hidup di Kelas III SD Negeri

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik subtema 1 ciri-ciri makhluk hidup di kelas III. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas III SD Negeri 091416 Afd.I Bah Birong Ulu sebagai kelas eksperimen dan SD Negeri 095178 Bah Birong Ulu sebagai kelas kontrol yang berjumlah 15 peserta didik pada masing-masing kelas dengan total 30 peserta didik. Instrument yang digunakan berupa tes hasil belajar peserta didik yaitu pre-test dan post-test dengan soal pilihan ganda. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan menggunakan analisis statistika deskriptif diperoleh hasil belajar kelas eksperimen pada post-test mendapatkan nilai rata-rata sebesar 88,33. Sedangkan hasil belajar kelas kontrol pada post-test mendapatkan nilai rata-rata sebesar 77,66. Terlihat hasil belajar kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan berupa model pembelajaran Make a Match lebih tinggi peningkatannya dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis menggunakan uji t dengan signifikan (2-tailed) sebesar 0,015. Nilai signifikansi yang menunjukkan 0,015<0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Yang berarti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik subtema 1 ciri-ciri makhluk hidup dikelas III

    Tradisi Momongan Dan Relevansinya Dengan Nilai-Nilai Dasa Paramita

    Get PDF
    Abstrak Tradisi momongan merupakan tradisi yang dilakukan sejak nenek moyang ada, yang dilaksanakan selapan atau 35 hari sekali melalui serangkaian ritual yang penuh makna. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna simbol dan nlai tradisi momongan. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan semiotika rolnad barthes. Metode pengambilan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta metode pengambilan sampel  purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan simbol yang ditemukan dalam tradisi momongan memiliki dua bentuk yaitu bentuk verbal dan nonverbal. Bentuk verbal paritta dan doa Jawa. Bentuk nonverbal terdapat dua kelompok kebiasaan dan benda. Makna simbol nonverbal adalah penghormatan  kepada Tiratna, perlindungan, dan kesejahteraan hidup. Makna simbol nonverbal  cenderung mengartikan sifat manusia serta ajaran melakukan kebajikan dengan bersyukur, cinta kasih, memberi, dan kesejahteraan hidup. Relevansi tradisi momongan dalam Dasa Paramita adalah terdapat nilai-nilai murah hati, disiplin moral, pengunduran diri dari keduniawian, kebijaksanaan, semangat dan usaha, kesabaran, kejujuran dan kebenaran, kebulatan tekad, cinta kasih, dan keseimbangan

    Upaya Tokoh Agama Buddha Untuk Meningkatan Keaktifan Umat Melalui Kegiatan Anjangsana: (Studi Kasus Pada Umat Buddha di Sidomulyo)

    Get PDF
    Peran tokoh agama Buddha untuk      meningkatkan keaktifan umat Buddha di Sidomulyo dalam mengikuti kegiatan keagamaan, dan untuk mendiskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan, serta menganalisis pengaruh kegiatan Anjangsana dalam meningkatkan keaktifan umat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penggunaan studi kasus sebagai metode penelitian dikarenakan oleh adanya fenomena unik yang terjadi di Sidomulyo. Yakni pelaksanaan kegiatan anjangsana sebagai upaya meningkatkan keaktifan umat dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran tokoh agama Buddha untuk meningkatkan keaktifan umat Buddha dalam mengikuti kegiatan keagamaan di Vihara Sidomulyo meliputi: (1) Membuat program kegiatan, (2) Mengajak umat secara langsung melalui kegiatan kunjungan anggota, (3) Mempersiapkan kegiatan secara matang, (4) Melibatkan umat dalam berbagai kegiatan, (5) Membangun komunikasi yang baik dengan umat maupun sesama pimpinan di lingkup Vihara Vimalakirti Sidomulyo. Faktor yang mempengaruhi keaktifan umat dapat dibedakan menjadi: (1) Suasana kegiatan, (2) karakteristik pimpinan, (3) Hubungan sesama umat, (4) adanya budaya ewuh perkewuh. Sedangkan kegiatan Anjangsana memiliki pengaruh yang kuat terhadap keaktifan umat dalam mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang diprogramkan oleh Majelis maupun pimpinan di lingkungan Vihara Vimalakirti Sidomulyo

    Metode Penyuluh Agama Buddha Dalam Merefleksikan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Bagi Umat Buddha

    No full text
    Sumber daya manusia penyuluhan agama buddha di indonesia sangat sedikit sekali terutama didaerah-daerah terpencil. Dengan demikian seorang penyuluh harus pandai membagikan waktunya untuk mengunjungi vihara-vihara dan memberikan penyuluhan kepada umat buddha. selain itu penyuluh dituntun untuk mengadakan inovasi dan menyampaikan materi kepada umat buddha karena tidak semua umat mempunyai pemahaman yang sama, salah satu metode penyuluhan yang dilakukan penyuluh agama Buddha di Dusun Pringamba Desa Aribaya dalam merefleksikan nilai-nilai moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan kebijakan yang membantu terciptanya harmoni dalam mengelola keagamaan yang beragam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian penyuluh agama Buddha, ketua vihara, umat Buddha, dan Kepala Desa Aribaya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan metode penyuluhan yang digunakan penyuluh adalah dengan metode teknik komunikasi langsung, metode ceramah dengan memanfaatkan indera pendengaran umat, dan metode pendekatan perorangan, kelompok, dan massal. Upaya yang dilakukan adalah dengan merencanakan program, menciptakan harmoni sosial, mengelola situasi kondisi, memulai dan menghadiri pertemuan, mengajak hidup terbuka, menggunakan kata bermanfaat, menjalankan penyuluhan dengan pikiran, ucapan, dan perbuatan berdasarkan cinta kasih. Implikasi terinternalisasinya moderasi beragama berdasarkan indikator nilai kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodatif budaya lokal

    PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PENGURUS VIHARA

    No full text
    Motivasi memainkan peran penting dalam semua organisasi, agar organisasi dapat mencapai tujuan mereka, mereka harus memotivasi karyawan mereka untuk bekerja mencapai tujuan. Lebih mudah bagi organisasi untuk mencapai tujuannya ketika karyawannya termotivasi untuk mencapai tujuan pribadi, profesional, dan organisasi mereka. Penting bagi organisasi untuk menetapkan program motivasi yang meningkatkan motivasi dan akibatnya, kinerja baik organisasi maupun individu karyawan. Tujuan penelitian yaitu untuk menguji pengaruh antara motivasi dengan kinerja pengurus vihara, dengan menggunakan sampel 40 responden yang di dapat dengan teknik cluster random sampling. Jenis penelitian kuantitaif dengan desain ex post facto, dimana responden mengisi 2 kuesioner yaitu motivasi dan kinerja. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan taraf signifikan 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh dengan kinerja

    PROMOSI EVENT SOLO GREAT SALE TERHADAP MINAT BELANJA MASYARAKAT KOTA SOLO

    Get PDF
    Generating public interest in spending during the post-pandemic economic recovery is certainly not easy. Through the promotion carried out by the Solo Great Sale Event in generating shopping tourism in Solo City by utilizing socialization, social media, and mass media as a means of promotion for events organized by the Surakarta City Chamber of Commerce and Industry. This study aims to find out the promotions carried out by the Solo Great Sale Event in driving the economy for UMKM in the City of Solo and to find out the implementation of the Solo Great Sale Event as an effort to increase the shopping interest of the people of Solo City with discounts and raffle prizes given. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The analysis technique used is descriptive analysis technique. The results of this study are (1) Promotions carried out by the Solo Great Sale Event directly (socialization, Instagram, Facebook, YouTube) and indirectly (banners, banners, videotron). (2) The Solo Great Sale event succeeded in driving the economy of the City of Solo (3) The shopping interest of the people of Solo City increased with discounts and raffle prizes. With the Solo Great Sale, public interest in spending has increased and has a positive impact on Solo City entrepreneurs, especially UMKM. In addition to getting more profits, their products can be known by the public

    KOMPARASI PEMBANGUNAN POTENSI WISATA DI DESA PEMANGKAT DAN DESA TANJUNG KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    This article aims to identify how development compares to tourism potential in Pemangkat Village and Tanjung Village. The difference is in the form of infrastructure and local government involvement in supporting the tourism potential of the two villages. This study uses descriptive qualitative research methods, namely by carrying out the process of collecting data through the process of observation, documentation and interviews. Informants in this study were five people selected based on snowball sampling. This study describes a tourist village in West Kalimantan, so this research explains the differences and comparisons of the two tourism villages. The results of this study indicate that the surrounding community is highly participating in advancing this tourism. This can be seen in the construction of facilities through government assistance, while Tanjung Village still requires assistance from the government and related stakeholders. Keywords: Community, Potential, Tourism

    LARANGAN PERNIKAHAN LUSAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM DAN PERSEPSI MASYARAKAT TULUNGAGUNG

    Get PDF
    This study aims to describe the prohibition of lusan marriages based on an overview of the Islamic religion and the views of the community in Tulungagung Regency starting from religious leaders, village elders, teenagers, and according to the community as perpetrators of the ban on lusan marriages. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was carried out using interview techniques, documentation and literature study. Literature study is used to obtain secondary data regarding the prohibition of lusan marriage from an Islamic perspective. Results of the data analysis, it was found that the existence of public trust in the prohibition of lusan marriages is still very strong. Even so, some people also view the lusan wedding tradition as just a culture that develops within the Kejawen community. Viewed from the aspect of the Islamic religion, the prohibition of lusan marriage is included in 'urf al-fasid because this tradition is contrary to the Islamic religion which wants convenience for its adherents. The tradition of banning lusan marriages also causes harm because this custom is not built on the basis of hujjah which is in accordance with the Islamic religion and only refers to the views of the ancestors. &nbsp

    CITRAAN DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN KEMBANG TURI YU SRINI: Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk citraan yang terdapat pada buku kumpulan cerpen Kembang Turi Yu Srini. Bentuk citraan yang diteliti, yaitu citraan visual, citraan auditif, citraan gerak, citraan penciuman, dan citraan perabaan. Penelitian ini menarik karena buku yang digunakan sebagai objek penelitian belum pernah diteliti oleh peneliti sebelumnya. Selain itu, buku dalam penelitian ini merupakan karya mahasiswa dan dosen dalam Universitas Katolik Widya Mandala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan stilitiska. Data dan sumber data yang digunakan berupa kata atau kalimat yang menunjukkan kelima citraan dalam buku kumpulan cerpen Kembang Turi Yu Srini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca, simak, dan catat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa citraan auditif merupakan citraan yang paling dominan dalam buku kumpulan cerpen Kembang Turi Yu Srini. Hal ini terbukti pada jumlah yang diperoleh, yaitu citraan auditif sebanyak 156 citraan, citraan visual sebanyak 156 citraan, citraan gerak sebanyak 120 citraan, citraan perabaan sebanyak 23 citraan, dan citraan penciuman sebanyak 12 citraan

    890

    full texts

    962

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇