Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
962 research outputs found
Sort by
PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK AGAMA BUDDHA SMA BHAKTI KARYA KALORAN
Peran orangtua sebagai pendidik utama bagi peserta didik memiliki dampak yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik, terutama dalam aspek kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional menjadi salah faktor kunci yang berpengaruh pada kesuksesan peserta didik kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pola asuh orangtua mempengaruhi kecerdasan emosional peserta didik agama Buddha di SMA Bhakti Karya Kaloran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dengan pendekatan korelasional. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh yaitu seluruh peserta didik agama Buddha SMA Bhakti Karya Kaloran dari kelas X sampai kelas XII yang berjumlah 45 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan skala angket psikologi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh antara pola asuh orangtua terhadap kecerdasan emosional peserta didik yang diperoleh dari nilai t hitung 6,061 > t tabel 0,294 dengan nilai sig 0,000 <0,05. Hasil analisis ini dapat diasumsikan bahwa pola asuh orangtua berpengaruh secara signifikan terhadap kecerdasan emosional peserta didik agama Buddha SMA Bhakti Karya Kaloran Tahun Pelajaran 2022/2023
DAYA TARIK SAUCIKO SEBAGAI COFFEE TOURIST ATTRACTION DI BEKASI
Bekasi merupakan salah satu kota yang terdapat di wilayah Provinsi Jawa Barat, Kota ini merupakan bagian dari Metropolitan Jabodetabek dan menjadi kota satelit dengan jumlah penduduk terbanyak se-Indonesia. Saat ini Kedai kopi tak hanya sebagai tempat bertualang menikmati secangkir kopi nikmat, tetapi sebagai media tempat bertemu manusia lain dan berbagi kisah yang belum tentu kamu dapatkan di tempat lain. Studi ini mempergunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan beragam data dan berkembang melalui media baru, yaitu internet. Berbagai informasi yang berkembang tentang Sauciko dipergunakan untuk mendeskripsikan sauciko dan kemudian dianalisis sesuai dengan pisau analisis yang digunakan, misalnya berita yang berkembang di website, liputan di Youtube, dan testimony diblog. Dengan ini penulis tertarik untuk mengkaji tentang aya Tarik Sauciko sebagai Coffee Tourist Attraction di Bekasi
KINERJA PRAMUSAJI DI RESTORAN ALICE HOTEL THE LANGHAM JAKARTA
The objective of this study is to assess the quality of service or performance at Alice Restaurant within Alice Hotel The Langham Jakarta, specifically with regards to five service quality indicators: tangibles, reliability, responsiveness, empathy, and assurance. This research follows a descriptive quantitative approach, involving a total of 60 respondents. Data collection was conducted through the distribution of questionnaires. The findings of this study indicate that, when assessing the overall service quality at Alice The Langham Jakarta using the Importance-Performance Analysis (IPA) method, a conformity level of 101% is achieved. This implies that the performance has surpassed guest expectations, signifying a high degree of satisfaction. Notably, there are two points in quadrant A on the Cartesian diagram that warrant particular attention, as their performance slightly falls short of expectations
TEKNIK YANG DIGUNAKAN DALAM MENGURANGI KENDALA PADA PEMBELAJARAN SPEAKING (BERBICARA) MAHASISWA
Berbicara adalah proses interaktif membangun makna yang melibatkan memproduksi dan menerima dan memproses informasi (Brown, 1994; Burns & Joyce, 1997). Bentuk dan maknanya tergantung pada konteks di mana ia terjadi, termasuk para peserta itu sendiri, pengalaman kolektif mereka, lingkungan fisik, dan tujuan untuk berbicara. Seringkali bersifat spontan, terbuka, dan berevolusi. Namun, pada evaluasi hasil pembelajaran speaking (berbicara) masih jauh dari harapan. Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran berbicara, salah satu faktor yang harus di analisa adalah juga dari strategi pembelajaran yang kurang menarik, dan hubungan/interaksi antar siswa yang belum sesuai harapan. Di samping itu, keterbatasan pemahaman guru mengenai strategi pembelajaran keterampilan berbicara mengakibatkan kesenjangan antara harapan dan kenyataan semakin terlihat. Padahal, strategi pembelajaran adalah salah satu aspek yang menentukan keberhasilan pembelajaran. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki pemahaman yang memadai dan mampu menerapkan berbagai strategi dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Strategi pembelajaran yang dipilih adalah diskusi kelompok dan hendaknya mampu memberikan kesempatan seluas luasnya kepada siswa untuk berlatih berbicara, bukan sekadar belajar tentang bahasa. Penulis melakukan pengamatan yang dilakukan selama dua bulan menjadi 8 kali pertemuan di kelas Speaking mata kuliah Bahasa Inggris. Pengamatan dilakukan selama delapan kali dengan rentang waktu selama satu minggu sekali dalam 2 bulan, yaitu pada tanggal 1 Oktober 2022 sampai dengan 19 November 2022 diruang kuliah 2. Kriteria penilaian speaking terdiri dari intonasi (intonation), pengucapan (pronounciation), tata bahasa (grammer), kelancaran bicara (fluency), gaya bicara (diction). Rentang nilai terdiri di setiap kriteria dengan angka 1-5. Angka tersebut menandakan, mahasiswa yang semakin baik nilainya maka mendapatkan rentang nilai semakin tinggi
Pembelajaran Terintegrasi Berbasis Kecerdasan Majemuk Pada Anak Usia Dini
Integrated learning based on multiple intelligences in early childhood is a learning activity that is oriented towards maximizing the growth and development process of early childhood through integrated and holistic activities. This study aims to describe Integrated Learning Activities Based on Multiple Intelligences in Early Childhood Education in Banyumas. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. Data was collected through observation, interviews and documents. The subjects of this study were school principals, teachers and students as well as parents' representatives. This research resulted in the following description: Integrated learning activities are carried out systematically through teacher activities based on planning aspects in the form of daily learning activity plans with reference to aspects of competence and child intelligence. Children's learning towards maximizing their potential is carried out by involving the role of parents in children's learning activities at home, by making daily activities and learning resources utilizing what is at home as learning material.
Keywords: Integrated Learning, Multiple Intelligences, parents
 
Pengaruh Aktualisasi Diri dan Gaya Hidup Hangout Terhadap Keputusan Pembelian di Kalamera Coffee Space Pada Generasi Milenial Kota Medan
Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan hasil penelitian terdahulu. Adapun tujuan peneltitian yaitu untuk mengetahui pengaruh aktualisasi diri dan gaya hidup hangout terhadap keputusan pembelian di Kalamera coffee space pada generasi millenial Kota Medan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan besar sampel dengan rumus roscoe sehingga terdapat 90 responden dalam penelitian ini. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability dengan purposive sampling dimana kriteria sampel dalam penelitian yaitu pengunjung kalamera yang sudah melakukan pembelian minimal satu kali dengan rentang usia 15-37 tahun. Teknik analisis data memakai analisis linier berganda melalui bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian mengungkapkan aktualisasi diri berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Gaya hidup hangout berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kemudian, aktualisasi diri dan gaya hidup hangout berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian di Kalamera Coffee space pada generasi millenial Kota Medan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktualisasi diri dan gaya hidup hangout dapat menjadi salah satu alasan utama seseorang memutuskan melakukan pembelian terhadap produk yang ada di Kalamera Coffee Space. Saran dari penelitian ini bagi pengelola Kalamera adalah memperhatikan variabel gaya hidu dan aktualisasi diri agar terjadi peningkatan keputusan pembelian
Makna Tradisi Tari Lulo Suku Tolaki Dalam Pandangan Agama Buddha: (Kajian Folklor Masyarakat Moramo, Sulawesi Tenggara)
Penelitian ini dilakukan dikarenakan pemuda Buddhis yang belum memahami pelaksanaan tradisi tari Lulo di Kecamatan Moramo dan makna-makna yang terkandung dalam pandangan agama Buddha. Tujuan penelitian yaitu: (1) untuk mendeskripsikaan pelaksanaan tradisi tari Lulo oleh masyarakat Moramo, (2) untuk mendeskripsikan makna tari Lulo dalam pandangan agama Buddha.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna mengetahui nilai masing-masing variabel. Penggunaan pendekatan studi kasus dilakukan untuk memahami suatu peristiwa atau kesempatan dan hubungan mereka dengan orang-orang yang berada dalam situasi tertentu. Studi kasus ini digunakan peneliti untuk melakukan penelitian tentang Makna Tradisi Tarian Lulo Suku Tolaki Dalam Pandangan Agama Buddha dalam lingkup Vihara Buddha Metta dan Vihara Sariputra di MoramoHasil penelitian menemukan bahwa: (1) tradisi tari Lulo dilaksanakan setelah panen padi sebagai ucapan rasa syukur tetapi sekarang tradisi tari Lulo dilaksanakan setiap acara besar seperti pernikahan, penyambutan tamu dan di hari memperingati kemerdekaan. Tari Lulo diturunkan dari generasi kegenerasi yang dianggap sebagai warisan budaya, (2) makna tari Lulo suku Tolaki dalam pandangan agama Buddha meliputi penghormatan, keyakinan, pluralisme, dan toleransi. Tradisi tari Lulo sudah berlangsung cukup lama yang perlu dipertahankan sebagai simbol dan identitas masyarakat moramo, folklor dalam tradisi Lulo dapat sebagai alat pendidikan bagi pemuda agar tetap menjaga hubungan baik antar masyarakat dan menjaga warisan nenek moyang yang sudah dilakukan secara turun temurun
KONSEP KETUHANAN NON-KUALITAS DALAM BUDDHISME: SEBUAH ANTITESIS KONSEP TUHAN PERSONAL
Buddhisme adalah sebuah agama dan sistem filsafat yang memberikan pijakan moral dan metodologi praksis bagi seseorang untuk merealisasikan pencerahan dan melenyapkan penderitaan. Namun sebagai agama, Buddhisme terkadang dipandang tidak layak, karena tidak memiliki konsepsi tentang Tuhan sebagai mana agama-agama dalam tradisi Abrahamik yang monoteisme. Pandangan yang menyatakan bahwa Buddhisme tidak layak disebut sebagai agama ini didasarkan pada paradigma agama dunia yang memang sangat dipengaruhi oleh tradisi Abrahamik. Banyak yang beranggapan bahwa Buddhisme itu bercorak ateistik, ada juga yang beranggapan bahwa Buddhisme itu politeistik, bahkan ada yang menganggapnya bukan bukan agama. Bahkan di dalam internal penganut Buddhisme pun banyak yang tidak memahami hal tersebut, ada yang menyebut Tuhan sebagai karma (Pali: kamma) dan ada juga yang menganggap Nirvana (Pali: Nibbana) sebagai Tuhan. Pada dasarnya Buddhisme tidak membicarakan tentang permasalahan ketuhanan (non-theistic religion), akan tetapi dalam literaturnya masih dibahas mengenai makhluk-makhluk adi-kodrati seperti dewa dan brahma. Pembahasan mengenai dewa dan brahma ini yang sering disalahartikan dan dipandang sebagai Tuhan. Oleh sebab itu perlu ada penjelasan yang lebih terperinci untuk menegaskan bahwa, kalaupun ada diperlukan adanya konsepsi ketuhanan dalam Buddhisme, maka bentuk ketuhanan itu adalah betuk ketuhanan yang non-kualitas
Peran Kepala Sekolah dalam MBS di SD Kota Kudus
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambarann peran kepala sekolah dalam menerapkan manajemen berbasis sekolah (MBS) dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan MBS. Penelitian ini bersifat deskriptif dan melibatkan subjek penelitian seperti kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, sementara teknik triangulasi digunakan untuk memastikan keabsahan data. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, peran kepala sekolah dalam konteks MBS ditemukan cukup baik dengan skor rata-rata sebesar 70,30, dan meliputi profesionalitas, tata kelola sarana prasarana, inovator, dan tata kelola sumber dana. Faktor penghambat dalam penerapan MBS adalah kurangnya komunikasi yang efektif di sekolah dan kurangnya sosialisasi terkait penerapan MBS, sementara faktor pendukung adalah peran aktif dari warga sekolah dalam pelaksanaan MBS dan dukungan dari pengawas sekolah.
Kata kunci: MBS, kepala sekolah.
 
Mindfulness sebagai Intervensi: Tinjauan Cakupan pada Pekerja Sosial
Makalah ini bertujuan untuk menyajikan secara tematik dari literatur yang ada tentang intervensi berbasis mindfulness pada pekerja sosial mengikuti pendekatan tinjauan pelingkupan. Pencarian sistematis di PubMed, CINAHL, ProQuest Dissertations, ProQuest, EbscoHost, Psych INFO dan Google Scholar digabungkan dengan pencarian manual dan elektronik untuk referensi terkait. Hasil studi terpilih yang diterbitkan antara 2012-2022 berfokus pada penerapan mindfulness pada pekerja sosial. Kami memasukkan lima makalah dalam sintesis meskipun menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, atau campuran. Data yang digali dari setiap penelitian adalah penulis, tahun publikasi, lokasi penelitian, tujuan penelitian, partisipan, desain penelitian, metode pengumpulan data, pengukuran, dan hasil. Kami mensintesiskan hasilnya, dalam hal tematisasi, berdasarkan dampak dan keterbatasan intervensi. Ulasan ini membahas dan menyajikan saran penulis untuk memperbaiki desain intervensi dan penelitian lebih lanjut