Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
962 research outputs found
Sort by
Implementasi manajemen berbasis sekolah (MBS) di SD Muhamdiyyah Gribig Kudus
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen berbasis sekolah (MBS) yang telah diterapkan di SD unggulan Muhammadiyah Gribig Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan obyek SD Unggulan yaitu SD Muhammadiyah Gribig Kudus.
Hasil penelitian ini adalah manajemen berbasis sekolah (MBS) diterapkan pada standar atau komponen kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan, keuangan dan hubungan masyarakat. Manajemen pada komponenatau standar ini akan mewujudkan mutu sekolah yang unggul. Sekolah hendaknya memahami dan memperhatikan kendala yang dihadapi dalam implementasi MBS untuk dicarikan solusi yang terbaik.
Kata kunci: MBS, mutu sekolah.
 
DAMPAK PENGELOLAAN HOMESTAY TERHADAP MASYARAKAT DI DESA WISATA TETEBATU LOMBOK TIMUR
Pengelolaan homestay di Desa Wisata Tetebatu, Lombok Timur dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar menjadi tujuan terhadap penelitian ini. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data didapat melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak pengelolaan homestay di desa wisata Tetebatu dengan melibatkan peran masyarakat secara langsung sebagai pengelola homestay maupun sebagai pendukung dalam mengelola homestay. Pengelolaan Homestay juga berdampak diadakannya pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan mengelola homestay, sehingga menimbulkan perubahan dari segi ekonomi, sosial dan budaya. Dampak ekonomi dapat terlihat melalui perubahan terhadap kesejahteraan ekonomi pada masyarakat sekitar, dampak sosial dapat dilihat dari adanya kegiatan yang di dalamnya terjadi interaksi sosial antar masyarakat, sehingga terjadinya perubahan sosial, dan dampak budaya dapat dilihat dari pelestarian kesenian lokal yaitu Gendang Beleq dan masyarakat dapat bertukar informasi antara budaya wisatawan dengan pelaku wisata. Saran untuk masyarakat yang berperan dalam pengelolaan homestay tetap mempertimbangkan kemampuan dalam mengelola homestay Tetebatu sebagai homestay berbasis masyarakat
ANALISIS REPRESENTASI FEMINISME PADA FILM PENYALIN CAHAYA
Pelecehan seksual merupakan topik yang sangat hangat diperbincangkan dan sering terjadi di negara kita Indonesia. Dalam pengamatan ini, ini mencerminkan prevalensi feminisme dalam salinan film ringan (Studi Kasus Pelanggar Pelecehan Seksual). Jika film ini menonjolkan fakta bahwa ia menciptakan stigma negatif dan membuat para penyintas pelecehan seksual takut untuk melaporkan kejahatan yang menimpanya, dan fakta bahwa tidak ada efek jera bagi pelakunya, para pelaku pelecehan seksual bebas bertindak karena merasa aman. Penomena diubah menjadi mesin fotokopi. Tujuan peneliti dalam mengangkat diskusi ini adalah untuk mendeskripsikan dan merepresentasikan pelecehan seksual yang disajikan dalam Film penyalin cahaya. Menawarkan keterbukaan untuk berbicara tentang apa yang terjadi ketika Anda mengalami pelecehan seksual, terutama pelecehan terhadap perempuan. Peneliti menggunakan metode analisis dengan metode kualitatif dan teknik analisis semiotika Charles Sanders Peirce untuk menyampaikan kode-kode dan makna mendalam pada film dan dokumentasi yang detail
Perubahan Sosial Umat Buddha Pada Sistem Kekerabatan Kegiatan Anjangsana
Masalah yang akan dipecahkan dalam penelititian ini adalah bentuk perubahan sosial umat Buddha pada sistem kekerabatan kegiatan anjangsana dan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan anjangsana. Objek penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah umat Buddha yang mengikuti kegiatan anjangsana di Dusun Toleh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan teknik trianggulasi data.Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bentuk perubahan sosial pada kegiatan anjangsana di Dusun Toleh, yaitu dalam hal kegiatan anjangsana konsep baru lebih bervariatif, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial yaitu komunikasi, geografis, dan inovasi. Serta dampak perubahan sosial yang ditimbulkan antara lain meningkatnya kualitas keyakinan, meningkatnya kesadaran umat, meningkatnya kekerabatan, meningkatnya solidaritas, meningkatnya loyalitas dan meningkatnya toleransi
TRADISI ABHEKALAN (PERTUNANGAN) SEBAGAI UPAYA MENJAGA SILATURAHMI KELUARGA DI DESA KARANGSARI KECAMATAN BANTUR KABUPATEN MALANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep tradisi Abhekalan (Pertunangan) sebagai upaya menjaga silaturrami dalam keluarga suku Madura. Penelitian dilakukan di Desa Karangsari Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokuementasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah bahwa tradisi Abhekalan merupakan suatu kebiasaan menjodohkan atau mengikat dua anak berlainan jenis dalam sebuah ikatan yang mirip dengan pertunangan. Abhekalan di Desa Karangsari ini dilakukan pada anak yang masih memiliki hubungan saudara. Abhekalan bertujuan untuk menjaga garis keturunan, menjaga silaturahmi keluarga dan menjaga harta. Proses tradisi Abhekalan ini diawali dengan tahap Ngen-ngangen atau mengamati, tahap kedua yaitu Mintak atau meminta dan pada tahap ketiga yaitu melamar. Abhekalan ini masih banyak dilakukan masyarakat keturunan suku Madura yang tinggal di Desa Karangsari hingga saat ini. 
PERAN MANAGER DALAM MENJALIN KERJASAMA DENGAN ONLINE TRAVEL AGENT UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT HUNIAN KAMAR DI HOTEL DAMANAKA PANGALENGAN BANDUNG
Peran manager dalam mengelola perusahaan di dunia industri menentukan perkembangan usaha yang dijalankan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui peran pengelola Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dalam meningkatkan tingkat okupansi kamar serta mengetahui manfaat yang diperoleh Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dengan melakukan kerjasama dengan online travel agent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi yaitu observasi tidak terstruktur. Analisis data terapan meliputi pengumpulan data, reduksi data dan inferensi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan peran Manajer Hotel Damanaka dalam menjaga fasilitas hotel dalam kondisi baik, memenuhi standar keamanan yang ditetapkan, dan melindungi tamu, karyawan, dan aset hotel dari potensi risiko atau bahaya. Peranan Manajer Hotel Damanaka Pangalengan Bandung yang bekerja sama dengan online travel agent yaitu RedDoorz terlihat dari perubahan signifikan yang membuat Hotel Damanaka Pangalengan Bandung semakin dikenal, pendapatan Hotel Damanaka Pangalengan Bandung meningkat, banyak tamu yang menginap di Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dari berbagai daerah, kemudahan dalam melakukan reservasi di Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dan tidak pernah mengalami kerugian melainkan untung dan semakin maju. Manfaat kerjasama dengan online travel agent RedDoorz bagi Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dapat memperluas jangkauan bisnis, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat brand image di industri perhotelan
EFEKTIVITAS SIARAN “GLOBAL RADIO” DI TENGAH PANDEMI COVID-19 TERHADAP MINAT PENDENGAR GLOBAL RADIO
Di masa pandemi covid-19 media radio memiliki peran sebagai pemberi informasi dan hiburan masyarakat yang praktis dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas siaran global radio ditengah pandemi covid-19 terhadap minat pendengar global radio. Teori yang digunakan adalah efektivitas siaran dan minat pendengar. Dengan indikator efektivitas siaran yaitu pemahaman program, tepat waktu, tercapainya tujuan, perubahan nyata dan indikator dari minat pendengar yaitu adanya perasaan senang dalam diri yang memberikan objek pada perhatian tertentu, adanya ketertarikan terjadap objek tertentu, adanya aktivitas terhaap objek tertentu, adanya kecendrungan lebih aktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner kepada 141 orang responden dengan rentang usia 18-25 tahun. Alasan peneliti memilih usia 18-25 tahun, karena Global Radio mengelompokan pendengar mereka usia 18-25 tahun. Analisis penelitian ini menggunakan statistika deskriptif untuk melakukan pengelompokan data dan penelitian ini didukung oleh program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh kuat sebesar 44,3% efektivitas siaran Global Radio terhadap minat pendengar Global Radio di masa pandemi covid-19
PERAN DOSEN DALAM MENINGKATKAN ETIKA KOMUNIKASI MAHASISWA MELALUI WHATSAPP
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan peran dosen dalam meningkatkan etika komunikasi pada mahasiswa STABN Raden Wijaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di STABN Raden Wijaya Wonogiri, Jawa Tengah. Dipilihnya tempat penelitian karena terdapat mahasiswa yang kurang memperhatikan penggunaan etika komunikasi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat peran aktif dari lingkungan pendidikan guna meningkatkan etika komunikasi mahasiswa STABN Raden Wijaya. 
Dampak Politik Kepemimpinan Reformasi Birokrasi (Studi pada Pemerintah Kota Bandung Tahun 2015)
Penelitian ini menganalisis tentang politik kepemimpinan reformasi birokrasi pemerintah daerah Kota Bandung pada Tahun 2015. Penelitian ini didasarkan pada reformasi birokrasi di pemerintah Kota Bandung telah mendapatkan predikat sangat baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Hal tersebut disebabkan karena kepemimpinan Ridwan Kamil yang berhasil membawa Kota Bandung ke arah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kepemimpinan Ridwan Kamil dalam membangun Kota Bandung melalui reformasi birokrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dalam penelitian ini adalah keberhasilan Ridwan Kamil memperoleh predikat sangat baik dalam reformasi birokrasinya tidak terlepas dari kepemimpinannya. Kepemimpinan yang dilakukannya adalah memfokuskan kinerjanya pada pelayanan masyarakat berbasis teknologi dan informasi melalui media-media sosial. Artinya, Ridwan Kamil membangun jalur komunikasi yang cepat, langsung, dan tanpa perantara dengan seluruh masyarakat melalui berbagai media sosial. Selain itu, Ridwan Kamil menunjukan sosok kepemimpinan adaptif dan tipikal orang yang terbuka pada ide-ide (ideas) baru serta menghargai pengetahuan. Selanjutnya adalah strategi komunikasi politik yang dibangun mampu meningkatkan kesadaran warga, sehingga upaya penertiban yang dilakukan berjalan lancar dan kondusif tanpa menimbulkan banyak perlawanan dan bentrokan
Penerapan Model Pembelajaran PJBL dalam Meningkatkan Antusiasme dan Hasil Belajar Peserta Didik Muatan Pembelajaran IPS Kelas VI SD
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui Langkah-langkah penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar dan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran IPS, 2) mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran IPS, dan 3) mengetahui penerapan model Project Based Learning ini dapat dapat meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik kelas V Mangunsari 03. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif serta teknik pengumpulan data berupa tes. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil untuk antusiasme pada siklus I didapatkan bahwa sebanyak 19 peserta didik (68%) berada pada kategori kurang, 5 peserta didik (18%) pada kategori cukup dan 4 .peserta didik (14%) pada kategori baik. Kemudian antusiasme peserta didik meningkat pada siklus II dimana hasil data yang diperoleh menyebutkan bahwa persentase antusiasme peserta didik kelas VI mengalami peningkatan, hal itu dapat dilihat bahwa 17 peserta didik ( 61%) berada pada kategori sangat baik dan 11 peserta didik (39%) berada pada kategori baik. Dari data tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I dan siklus II terdapat peningkatan rata – rata hasil belajar peserta didik, bahwa sebanyak 16 peserta didik dengan persentase 57% tuntas mencapai KKM ≥ 70 pada hasil tes evaluasi pada siklus I. Sedangkan pada siklus II terdapat 24 peserta didik dengan persentase 86% tuntas KKM ≥ 70 dengan rata – rata 83,21. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran PjBL dapat meningktakan antusiasme dan hasil belajar peserta didik muatan pembelajaran IS kelas VI SD.
Kata kunci: model pembelajaran, project based learning, hasil belajar, antusiasm