Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
    962 research outputs found

    BENTUK, STRUKTUR, JENIS MORFEM DALAM CERITA PUTRI BERDARAH PUTIH

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana bentuk, struktur, dan jenis morfem pada cerita putri berdarah putih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Teknik membaca, mencatat, dan mengolah isi cerita. Analisis yang dilakukan sebagai berikut; 1) menyimak bacaan, 2) menganalisis morfem yang ada di dalam cerita putri berdarah putih, 3) mengelompokkan morfem sesuai jenisnya, 4) menghitung jumlah setiap jenis morfem. Hasil analisis yang sudah didapatkan, berbagai bentuk, struktur dan jenis morfem pada cerita putri berdarah putih yang membuktikan bahwa morfem bebas terdiri dari, 64 morfem bebas. Bentuk keseluruhan morfem bebas pada cerita putri berdarah putih adalah berbentuk utuh. Morfem terikat terdiri dari 48 morfem terikat. Bentuk keseluruhan morfem terikat pada cerita putri berdarah putih adalah berbentuk terbagi

    ADDRESSING SHARIA VALUES THROUGHOUT MARKETING STRATEGY OF SYARIAH HOTEL SOLO DISCOURSE ON INSTAGRAM

    Get PDF
    This study aims to elaborate the marketing strategy of Syariah Hotel Solo addressing sharia values throughout the discourse on their Instagram account. The method employs qualitative because it is the most suitable to examine the data derived from social media Instagram. The result shows that the marketing strategy of Syariah Hotel Solo successfully reinforces their selling products and services, upholds religious teachings, and addresses sharia value as an accommodation business model. Moreover, the combination between visual and copywriting on each posts of Syariah Hotel instagrams strengthens their identity as a sharia business model that follows regulations from the Ministry of Tourism and Creative Economy and Indonesian Council Ulama at the same time

    Tinjauan Etika Deontologi Immanuel Kant Terhadap Praktik Dāna Dalam Buddhisme: Sebuah Kajian Filosofis Atas Teks Dānamahapphala Sutta

    Get PDF
    Abstrak Artikel penelitian ini memberikan penjelasan mendalam mengenai makna praktik dāna dalam Buddhisme yang ditinjau berdasarkan teori etika deontologi Immanuel Kant, dengan fokus pada teks Dānamahapphala Sutta (AN 7.52) sebagai sumber dan objek analisis filosofisnya. Diketahui bahwa tindakan etis atau moral dalam etika Kant dibagi menjadi dua klasifikasi, yaitu tindakan yang bersifat imperatif hipotetis dan tindakan yang bersifat imperatif kategoris. Tindakan yang bersifat imperatif hipotetis dalam etika Kant dipandang sebagai tindakan yang tidak memenuhi syarat sebagai tindakan yang baik karena berfokus pada imbalan yang mungkin diterima, sebaliknya tindakan yang bersifat imperatif kategoris dipandang sebagai tindakan yang ideal untuk dikatakan baik karena dilakukan tanpa syarat dan hanya berbasis pada kewajiban semata. Dalam analisis etika Kant tersebut, ditemukan bahwa praktik dāna tidak dapat secara otomatis dikatakan sebagai tindakan yang bersifat imperatif kategoris. Jika praktik dāna tersebut dilakukan atas motivasi untuk mendapatkan imbalan tertentu yang secara kualitas dalam Buddhisme dapat diklasifikasikan sebagai hina dāna dan majjhima dāna maka dalam sudut pandang etika Kant, praktik dāna tersebut dapat dikategorikan sebagai imperatif hipotetis dan bukan merupakan tindakan yang secara deontologis baik. Sedangkan jika praktik tersebut dilakukan tanpa suatu motif apapun dan semata-mata dilakukan karena praktik itu baik seperti yang Buddha jelasakan pada bagian akhir Dānamahapphala Sutta (AN 7.52) dan dapat diklasifikasikan sebagai panita dāna, maka praktik dāna tersebut dapat dikategorikan sebagai imperatif kategoris yang secara deontologis baik.   Kata Kunci: Praktik Dāna, Etika Deontologi, Immanuel Kant, Dānamahapphala Sutta.   Abstract This research article provides an in-depth explanation of the meaning of dāna practice in Buddhism based on Immanuel Kant's theory of deontological ethics, focusing on the text of Dānamahapphala Sutta (AN 7.52) as the source and object of philosophical analysis. It is known that ethical or moral actions in Kant's ethics are divided into two classifications, namely hypothetical imperative and categorical imperative. Hypothetical imperative in Kant's ethics are seen as actions that do not qualify as good actions because they focus on the rewards that might be received, whereas categorical imperative are seen as ideal actions and to be good because they are done unconditionally and only based on obligation. In Kant's ethical analysis, it is found that the practice of dāna cannot automatically be said to be a categorical imperative action. If the practice of dāna is done for the motivation of getting certain rewards which in Buddhism can be classified as hina dāna and majjhima dāna then in Kant's ethical point of view, the practice of dāna can be categorized as a hypothetical imperative and is not a deontologically good action. On the other hand, if the practice is done without any motive and solely because it is good as the Buddha explained at the end of the Dānamahapphala Sutta (AN 7.52) and can be classified as panita dāna, then the dāna practice can be categorized as a categorical imperative that is deontologically good.   Keywords: Dāna Practice, Deontological Ethics, Immanuel Kant, Dānamahapphala Sutta

    Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Iii Pada Subtema 3 Perubahan Wujud Benda Di SD Negeri 091626

    No full text
    Penelitian. ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Model.Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa kelas III pada. Subtema 3 Perubahan Wujud Benda di SD Negeri 091626 Bandar Maratur T.A 2022/2023. Penelitian.ini merupakan.penelitian.kuantitatif.dengan menggunakan.metode eksperimen. Populasi.penelitian.ini adalah seluruh siswa.kelas III SD Negeri 091626 Bandar Maratur T.A 2022/2023 sebanyak 28 siswa. Sedangkan yang menjadi.sampel.dalam.penelitian ini sebanyak 28 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes Pretest dan tes Posttest yang telah dilakukan uji validasi dan reliabilitas. Hasil penelitian pada taraf 0,05 menunjukan bahwa: Adanya.pengaruh model discovery learning terhadap hasil.belajar siswa kelas III pada Subtema 3 Perubahan Wujud Benda di SD Negeri 091626 Bandar Maratur. Berdasarkan pengujian informasi nilai posttest dengan menggunakan uji-t, dapat diketahui bahwa thitung lebih besar dari ttabel, dengan nilai 17,630 lebih besar dari 2,05183 maka Ha diterima sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dan hasil pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran Discovery Learning

    ANALISIS PENERAPAN JOB DESCRIPTION STAFF NIGHT AUDIT UNTUK OPTIMALISASI OPERASIONAL DI HOTEL NEO GADING SOLO

    Get PDF
    Penerapan job description yang baik membantu staff Night Audit memahami peran mereka dan memastikan proses kerja berjalan efisien, terkoordinasi, serta selaras dengan tujuan hotel. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sejauh mana penerapan job description pada staff Night Audit di Hotel Neo Gading Solo berkontribusi terhadap optimalisasi operasional hotel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif mengenai fenomena yang sedang dikaji. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan literasi serta dianalisis dengan pendekatan interpretatif atau tematik. Hasil dari penelitian,  dengan adanya job description yang terstruktur, operasional malam hari dapat berjalan lebih sistematis, efisien, dan terorganisir, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap optimalisasi kinerja hotel serta mendukung pencapaian tujuan operasional hotel secara keseluruhan

    Ritual Ibadah Umat Buddha Mahayana Di Kabupaten Jepara

    Get PDF
    Ritual sangat kental sekali hubungannya dengan masyarakat Indonesia. Ritual merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh manusia untuk berkomunikasi, berterima kasih dan bersyukur kepada Pencipta. Kegiatan ritual dipercayai mampu memberikan kedamaian dan kesejukan bagi yang melaksanakan ritual. Tujuan dari artikel ini adalah memberikan informasi dan berupaya menambah wawasan pembaca tentang tata cara ritual yang dilaksanakan oleh umat Buddha  Mahayana yang ada di kabupaten Jepara. Kegiatan ritual dilakukan dengan beberapa tujuan, di antaranya adalah untuk mendapatkan berkah, rezeki, jodoh dan lain-lain. Indonesia memiliki beragam ritual, mulai dari ritual adat, ritual budaya, maupun ritual agama. Agama Buddha adalah salah satu di antaranya yang melakukan praktik ritual. Agama Buddha sendiri memiliki banyak jenis praktik ritual berdasarkan alirannya, salah satu aliran Buddha yang kental dengan praktik ritual adalah  aliran Mahayana. Aliran Buddha Mahayana berkembang di beberapa daerah, di antaranya yaitu Mahayana berkembang di kabupaten Jepara Jawa Tengah. Artikel ini disusun berdasarkan hasil penelitian penulis yang menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan sumber sekunder lainnya. Berdasarkan data yang diperoleh, kemudian dinarasikan dalam bentuk pembahasan. Hasil dari penelitian ini sangat menarik karena masyarakat agama Buddha Mahayana di Jepara melaksanakan beberapa tata cara ritual yang lain selain tata cara ritual peribadatan agama Buddha Mahayana

    Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Tradisi Sedekah Bumi

    Get PDF
    Tradition is a cultural heritage that has existed since ancient times. Tradition is a legacy of the Woyang ancestors that is preserved until now. Tradition is a culture, one form of tradition is the earth alms tradition. The earth alms tradition is a cultural heritage from ancestors that is still maintained until now. The earth alms tradition is a form of gratitude from society to nature for the abundant produce of the earth. In its implementation, a tradition has good norms in the community environment. Just like the earth alms tradition, in the earth alms tradition there are various values ​​of religious moderation in it which are good norms in society. This article is compiled using a descriptive qualitative method. The results of the discussion refer to the implementation of the earth alms tradition, in which there are values ​​of religious moderation. Where the values ​​of religious moderation in the earth alms tradition create harmony. Tradisi merupakan sebuah warisan budaya yang sudah ada sejak jaman dahulu kalah. Tradisi merupakan sebuah warisan nenek woyang yang dilestarikan hingga sekarang. Tradisi adalah sebuah budaya salah satu bentuk dari tradisi ialah tradisi sedekah bumi. Tradisi sedekah bumi merupakan warisan budaya dari leluhur yang masih terus dipertahankan hingga sekarang. Tradisi sedekah bumi merupakan bentuk syukur masyarakat terhadap alam atas hasil bumi yang melimpah. Dalam pelaksanaanya sebuah tradisi memiliki suatu norma-norma baik dalam lingkungkan masyarakat. Sama seperti tradisi sedekah bumi dimana dalam tradisi sedekah bumi terdapat berbagai nilai-nilai moderasi beragama didalamnya yang dimana merupakan norma-norma baik dalam bermasyrakat. Artikel ini disusun menggunakan metode kualitatis deskritif. Hasil pembahasan merujuk pada pelaksanaan tradisi sedekah bumi yang diamana di dalamnya terdapat nilai-nilai moderasi beragama. Dimana nilai-nilai moderasi beragama dalam tradisi sedekah bumi menciptakan sebuah kerukunan

    MAKNA DAN FUNGSI REDUPLIKASI PADA NOVEL REDUP MATAHARI DI MONOKERTO

    Get PDF
    The aim of this research is to describe the meaning and function of reduplication in the novel Redup Matahari di Monokerto. The research method we use is qualitative method with data collection techniques and reading techniques. In the results of the study we will find the meaning of reduplication from the novel Redup Matahari di Monokerto such as referring to phenomena, emphasizing the intensity of the statement, emphasizing that an action occurs repeatedly, to express intense curiosity emphasizing giving sudden nuances, to convey the meaning that there are many birds, to show the diversity of variations in facial appearance, to show specialty in choice to show plurality in a group, to show the intensity / continuity of an action / state or to give nuance to the meaning of words, to emphasize the presence of more than one shelf, to express a very high or intense level of admiration, to show intense concern, to refer to various clues or indications, to show the speed of an action or movement, to imply a less clear picture, to show affirmation or emphasis of a negative situation, to show more than one book, to refer to various clues or indications, to show affirmation or emphasis of a negative situation, to show a large number in an action. The function of reduplication from the novel Redup Matahari di Monokerto such as verb formers, adverbial formers, adjective formers, noun formers. &nbsp

    PENGARUH BRAND AMBASSADOR CINTA LAURA TERHADAP BRAND IMAGE FORE COFFEE

    Get PDF
    This study investigates the impact of Cinta Laura's brand ambassador on Fore Coffee's brand image on Instagram, especially in the context of the rapidly growing coffee industry in Indonesia. As an agrarian country with a large population of coffee farmers, Indonesia faces intense competition in the coffee industry, forcing companies to implement effective marketing strategies. Involving brand ambassadors has become one of the commonly used strategies to strengthen brand image. In this study, simple random sampling techniques were used to ensure fair representation of the population of @fore.coffee's Instagram followers, which totaled 204k. A survey of 100 followers showed that Cinta Laura plays a key role in building Fore Coffee's positive image and has a strong influence through social media. The analysis results show that Cinta Laura's brand ambassador has a significant influence on Fore Coffee's brand image, with dimensions such as Visibility, Credibility, Attraction, and Power receiving high ratings. The t-test data shows a significant correlation between brand image and brand ambassador, with the correlation coefficient R confirming a very strong relationship. A total of 78.9% of brand image variables are influenced by brand Ambassadors, confirming Cinta Laura's vital role in increasing consumers' positive perceptions of Fore Coffee

    STRATEGI KOMUNIKASI CONTENT MARKETING SHANI AMELIA DALAM MEMBANGUN BRAND ENGAGEMENT PRODUK @YUIREOFFICIAL DI INSTAGRAM

    Get PDF
    This study aims to analyze the content marketing communication strategy implemented by Shani Amelia to build brand engagement for @yuireofficial products on Instagram. The research employs a descriptive qualitative method, using content analysis based on the AIDA model (Attention, Interest, Desire, Action) and measures brand engagement through three dimensions: Cognitive, Emotional, and Behavioral. The study finds that Shani Amelia's communication strategy effectively captures the audience's attention through Instagram Stories featuring aesthetic visuals and relevant promotional narratives. It fosters interest and desire through personal reviews and active interactions in the comment section. Additionally, brand engagement for @yuireofficial is established through the audience's trust in Shani Amelia's authenticity as an influencer, alongside active participation in promotions and purchases. The findings indicate that strategically applying the AIDA model, combined with managing the three dimensions of brand engagement, can significantly enhance consumer loyalty and involvement with the bran

    890

    full texts

    962

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇