Jurnal Stabn Raden Wijaya Wonogiri
Not a member yet
962 research outputs found
Sort by
Implementation Of Audio Visual Learning Media On Character Formation
This study aims to determine how the implementation of audio-visual learning media in Christian Religious Education subjects at SMK Negeri 1 Medan, analyze student responses to the use of these media, and examine their contribution to the formation of student character, especially Christian values such as love, honesty, responsibility, and forgiveness. The research method used is qualitative research with a phenomenological approach. The subjects of the study were students of grades XI and XII of the 2025/2026 academic year, especially those who are Christian at SMK Negeri 1 Medan. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, then analyzed using phenomenological analysis techniques with the stages of data reduction, theme identification, and preparation of essential descriptions. The results of the study indicate that the implementation of audio-visual learning media, especially videos, can increase students' attention, motivation, and involvement in the learning process. Student responses were generally positive, they felt it was easier to understand the material and were encouraged to internalize the Christian values displayed in the videos. In addition, audio-visual media has been proven to contribute to the formation of students' character by fostering honest, responsible, compassionate, and forgiving attitudes, although its effectiveness is still influenced by the role of the teacher and the relevance of the content displayed
KEPUASAN WISATAWAN PT. PRIMAJASA PERDANARAYA UTAMA: DIANALISIS MELALUI HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN
Perkembangan sektor pariwisata di Indonesia turut mendorong kebutuhan akan transportasi darat yang andal dan berkualitas. PT. Primajasa Perdanaraya Utama adalah salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi bus antarkota yang cukup diminati oleh para wisatawan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan wisatawan pengguna layanan bus Primajasa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang pernah menggunakan layanan bus Primajasa. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan Microsoft excel dan aplikasi IBM SPSS statistics 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan terhadap pengaruh yang signifikan anatara variabel Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Wisatawan
DIVERSIFIKASI ATRAKSI GOA SELARONG SEBAGAI DESTINASI WISATA PILGRIM TANAH MATARAM GUWOSARI YOGYAKARTA
Article 31 of Law Number 13 of 2012 respecting the Special Status of the Special Region of Yogyakarta contains provisions pertaining to cultural preservation and development initiatives, one of which is the growth of culture-based tourism. Selarong Cave, located in Guwosari Village, is strongly linked to Prince Diponegoro's battle. These cultural and historical artifacts have the potential to be transformed into a tourist destination that is packaged as a pilgrimage tourism idea. Finding the potential and preparedness of supporting infrastructure for the growth of pilgrimage tourism in Tanah Mataram Guwosari Village is the goal of this study. This study employs a qualitative research methodology, and its findings are presented in a descriptive manner. The government, the community, tourists, and tourism management components are among the research participants. Because of the Selarong Cave object's religious and symbolic value, authenticity, historical and cultural appeal, and highly capable natural environmental support, the research findings suggest that pilgrimage tourism may be a viable alternative for sustaining the fervor of tourism activities. It is necessary to upgrade the facilities for pilgrimage tourism-specific activities
SUBSTITUSI EDAMAME DALAM PEMBUATAN PASTA ISIAN PRODUK KUE TRADISIONAL ONDE-ONDE
Onde-onde adalah salah satu jenis kue tradisional yang berasal dari Indonesia. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, serta rasa yang sedikit manis dan gurih karena didalamnya terdapat isian kacang hijau yang dicampur dengan santan. Biasanya, onde-onde dibuat dengan menggunakan tepung ketan sebagai bahan utamanya, sehingga adonannya menjadi kenyal karena mengandung zat amilopektin yang tinggi. Seiring berjalannya waktu, onde-onde mengalami beberapa inovasi seperti isian coklat, kacang merah, dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini, peneliti membuat substitusi isian onde-onde dengan menggunakan kacang edamame. Metode penelitian ini melibatkan pembuatan onde-onde dengan variasi substitusi edamame sebanyak 20%, 40%, dan 60% sebagai pengganti kacang hijau. Parameter yang dianalisis mencakup tekstur, warna, serta uji organoleptik (rasa, aroma, tekstur, dan kesan keseluruhan) yang kemudian dihitung tingkat kesukaan terhadap produk A, B, dan C. Hasil uji hedonik menunjukkan adanya tingkat kesukaan terhadap rasa dan tekstur. Namun, pada uji mutu hedonik yang dilakukan oleh panelis terlatih terdapat perbedaan nyata pada warna dan tekstur
PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS WALKING TOUR DENGAN PENDEKATAN STUDI KASUS PADA KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS XI DI MAN 4 MALUKU TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, bukti, dan mengembangkan proses pembelajaran sejarah berbasis walking tour dengan pendekatan studi kasus serta menganalisis dampaknya terhadap keterampilan berfikir kritis siswa kelas XI di MAN 4 Maluku Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan subjek penelitian senbanyak 36 siswa siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa selama walking tour wawancara dengan siswa dan guru sejarah, dokumentasi kegiatan, serta mengamati pengalaman belajar siswa saat berinteraksi langsung dengan situs-situs sejarah terhadap keterampilan berfikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran sejarah berbasis walking tour memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna bagi siswa. Siswa jadi lebih aktif dalam presentasi narasi dan bertanya mengenai peristiwa sejarah yang mereka temui secara langsung di lapangan. Selain itu terdapat peningkatan terhadap keterampilan berfikir kritis siswa yang telah mengikuti pelaksanaan walking tour ini. Terutama dalam aspek analisis dan evaluasi terhadap informasi sejarah. Faktor pendukung utama keberhasilan pemelajaran ini adalah keterlibatan siswa langsung di situs sejarah dan di dampingi guru sejarah dan diskusi studi kasus. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, cuaca yang tidak menentu, dan sarana transportasi yang terbatas. Secara keseluruan, pembelajaran sejarah berbasis walking tour dengan pendekatan studi kasus terbukti efektif dalam keterampilan berfikir kritis siswa dan dapat menjadi alternative inovatif dalam pembelajaran sejarah di sekolah MAN 4 Maluku Tengah kelas XI
PERBEDAAN PEMAHAMAN MATERI PELATIHAN PATRIOT ENERGI ANTARA PESERTA TEKNIK DAN NON-TEKNIK
Pelatihan PATRIOT ENERGI 2025 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa lintas disiplin dalam memahami energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan, pemahaman, serta minat lanjut peserta terhadap materi yang diberikan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, dilengkapi dengan analisis deskriptif terhadap persepsi peserta. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS diperoleh nilai Signifikansi sebesar 0,0004 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai post-test peserta teknik dan non-teknik. Peserta dengan latar belakang teknik memiliki tingkat pemahaman materi yang lebih tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan teknis sekaligus memotivasi peserta untuk berperan aktif dalam transisi energi bersih. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kurikulum adaptif, media visual interaktif, dan praktik lapangan dalam pendidikan vokasi energi terbarukan, terutama bagi peserta dengan latar belakang non-teknik.Jumlah respon 32 orang.
Kata kunci : Pelatihan energi, PLTS, PLTMH, transisi energi
IMPLEMENTASI TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR OLEH DIREKTUR FOTOGRAFI DALAM PRODUKSI VIDEO FEATURE "QUIET QUITTING: THE BALANCE WITHIN"
This study examines the implementation of cinematographic techniques by the Director of Photography (DOP) in the feature video Quiet Quitting: The Balance Within. The video explores the quiet quitting phenomenon, where individuals choose to work only within their assigned responsibilities without exceeding expectations, aiming to maintain work-life balance. The objective of this study is to analyze how visual storytelling techniques—such as type shots, camera angles, camera movement, and framing—contribute to conveying the themes of quiet quitting.
This research adopts a qualitative descriptive approach using case study analysis. The study focuses on visual techniques applied throughout the pre-production, production, and post-production phases. Data collection methods include direct observation, video analysis, and interviews with key production members. The cinematographic aspects analyzed include close-up shots to emphasize emotions, medium shots to establish context, high and low camera angles to shape perspective, tracking and static shots to regulate the pacing, and framing techniques to highlight solitude, disconnection, and emotional engagement.
The results indicate that the integration of cinematographic elements significantly enhances audience perception and emotional connection. The selection of shot types effectively conveys the psychological and emotional depth of the protagonist, while camera angles and movements reinforce themes of isolation and workplace detachment. This study contributes to media studies by demonstrating how cinematographic techniques can visually translate abstract workplace experiences into compelling narratives
STRATEGI HUMAS DITJEN INFRASTRUKTUR DIGITAL DALAM PEMANFAATAN INSTAGRAM REELS SEBAGAI MEDIA PENYEBARAN INFORMASI
Penelitian ini menganalisis Strategi Humas Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Komunikasi Digital dalam memanfaatkan Instagram Reels sebagai media penyebaran informasi. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam dengan Humas Ditjen Infrastruktur Digital. Data sekunder meliputi dokumentasi postingan, laporan kegiatan, dan literatur. Analisis data mengikuti teknik Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Instagram Reels meningkatkan interaksi masyarakat dengan Ditjen Infrastruktur Digital. Strategi humas mencakup konsistensi unggahan, penggunaan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, serta kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi Digital. Penelitian ini mendukung penerapan teori 4C (Context, Communication, Collaboration, Connection) dari Chris Heuer, di mana kolaborasi dan koneksi aktif menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan media sosial
Penerapan Bahasa Jurnalistik Pada Kategori Berita Hukum dan Kriminal di Media Online Radar Bandung
News coverage in the legal and criminal categories has a significant potential to shape public opinion and influence percepcions of both perpetrators and victim. Therefore, the use proper journalistic language is crucial to ensure that the information conveyed remains accurate, neutral, and not misleading. This study aims to explain the application of journalistic language in legal and criminal news articles published by the online media Radar Bandung from October 1 to 22, 2024. The main issue addressed is the extent to which the media applies journalistic language principles that are simple, effective, and easy to understand, in line with the Social Responsibility Theory of the Press. The research employs a desciptive qualitative approach using observation, interviews, documentation, and literature study techniques. The findings show that, technically, Radar Bandung has applied the inverted pyramid structure and the 5W+1H elemens. However, the use of emotional, idiomatic, and potentially misleading diction was found, such as the words “bogem”(punch) and “bikin geleng-geleng” (makes one shake their head). Additionally, not all articles fulfill the principles of balance and the presumption of innocence. In conclusion, Radar Bandung, needs to strengthen its editorial guidelines and provide ethical journalism training to maintain neutrality and accuracy in legal and criminal news reporting
ANALISIS KOMUNIKASI PEMASARAN BUSINESS TO BUSINESS UNTUK MEMPERLUAS TARGET PASAR DAN MENJAGA RELASI JANGKA PANJANG PADA PT GENTA BUANA ASTADECA MEDAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi pemasaran yang diterapkan PT.Genta Buana Astadeca Medan dalam memperluas target pasar dan menjaga relasi jangka panjang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi antarpribadi, komunikasi antarbudaya, komunikasi pemasaran, teori IMC dan model Word of Mouth Marketing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam,dan observasi. Subjek penelitian diperoleh tujuh informan yang terdiri dari lima informan utama yang bekerja sebagai karyawan di PT.Genta Buana Astadeca Medan, dua orang triangulasi dari perusahaan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan proses pemasaran B2B memiliki proses yang cukup panjang. Sebelum bertemu dengan customer sales diberikan pembekalan terkait grooming dan teknik komunikasi. Proses pemasaran dimulai dari pendekatan kepada customer, menggali kebutuhan customer, memberikan penawaran produk dan negosiasi. Hasil penelitian juga menunjukkan tantangan komunikasi yang dihadapi oleh customer terdiri dari tantangan waktu, customer yang pasif, ekspetasi customer yang tinggi, kesalapahaman, perbedaan budaya dan jangkauan jarak customer. Sehingga dapat disimpulkan keberhasilan pemasaran B2B perusahaan sangat bergantung pada penerapan model komunikasi interpersonal yang terstruktur dan adaptif untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Secara praktis, penelitian ini mengimplikasikan bahwa perusahaan B2B lain dapat meningkatkan penjualan dan loyalitas dengan berinvestasi pada pembekalan tim sales dengan keterampilan komunikasi interpersonal yang mendalam