Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
    1167 research outputs found

    Kepemimpinan dan Budaya Lembaga Dakwah dalam Perspektif Al-Qu’ran

    Get PDF
    Dalam Alquran menerangkan bahwa Allah memberikan derajat yang tinggi kepada manusia yaitu sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi ini, yang bertujuan untuk mengarahkan manusia ke jalan yang di ridhoi Allah Swt. Maka dari itu ada empat sifat Rasulullah dalam memimpin yaitu siddiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Sedangkan budaya berasal dari akal budi manusia dan ciri kebudayaan dalam islam harus berlandaskan dari alquran dan hadist serta adanya keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat. Adapun lembaga dakwah merupakan intitusi yang bergerak dalam bidang keislaman, dan dakwahnya bertujuan sebagai wadah yang mengajak ummat manusia untuk beramar ma’ruf nahi mungkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan dan budaya lembaga dakwah dalam perspektif al-qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif dalam penelitiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin harus memiliki dua kata kunci yang pertama harus  bisa mempengaruhi atasan maupun bawahan agar terciptanya hubungan yang erat. Kedua harus bisa memberikan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Dan pemimpin harus menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dengan memiliki sifat-sifat yang ditanamkan Rasulullah. Kemudian dari sebuah kebiasaan akan terciptanya suatu budaya dan lembaga dakwah juga bersifat dinamis (berubah) ataupun situasional. Pola perilaku juga dipengaruhi oleh lingkungan internal dan eksternal. &nbsp

    Dakwah Kontemporer dan Media: Spirit Religius Jamaah Sabilu Taubah

    Get PDF
    Dakwah kontemporer merupakan dakwah mengikuti perkembangan teknologi melalui metode-metode tertentu, serta menyesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat, dalam penelitian ini penulis mengkaji tekait metode dakwah kontemporer yang di lakukan oleh Gus Iqdam dalam memberikan spirit religiusitas bagi jamaahnya, di mana peneliti menggunakan teori dakwah secara metodis yang di dalamnya terdapat modele dialogis, partisipatif, eksplorasi, dan dekorasi sebagai model dakwah yang digunakan, serta dalam penelitian ini Penulis menggunakan metode deskripstif dalam menganalisis pembahasan, serta dalam penelitian ini menghasil melali metode-metode dakwah yang disajikan oleh Gus Iqdam melalui 4 model di atas sangat relevansi sesuai dengan karakteristik pada jamaah gus Iqdam, dimana dakwah yang dibawakan dapat diterima semua kalangan, serta penyampaian dakwah yang ringan memberikan spirit religius bagi jamaah baik dengan hadir secara langsung maupun melalui virtual. Kata Kunci : Dakwah, Religiusitas, Dialogis, Partisipatif, Eksplorasi, Dekoras

    ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MITRA BISNIS PADA PT.JAMINAN PEMBIAYAAN ASKRINDO SYARIAH CABANG MEDAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan kualitas pelayanan yang tepat pada PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Cabang Medan serta menemukan apa sajakah yang menjadi hambatan PT. Jaminan Pembiayaan Askirndo Syariah Cabang Medan dalam meningkatkan kepuasan Mitra Bisnis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis data dengan analsis SWOT. Hasil penelitian ini menjelaskan strategi peningkatan kualitas pelayanan yang dapat digunakan PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Cabang Medan adalah melakukan peningkatan kualitas pelayanan melalui peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia dan memperbaiki sistem jaringan perusahaan serta selalu melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan agar sistem pelayanan pada PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah dapat terus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan kepuasan Mitra Bisnis.   Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Mitra Bisnis, Analisis SWO

    MEMBACA ULANG PERMASALAHAN MUH?ALLIL DALAM AL-BAQARAH [2]: 230 (SEBUAH ANALISIS TAFSIR MAQ??IDI AL-TA?R?R WA AL-TANW?R )

    Get PDF
    The problem of mu?allil is quite an interesting problem, because in mu?allil practice there is what is known as mu?allil engineering. In responding to this, the scholars differed slightly in opinion, there were a few who allowed it, with enough permission. Seeing this, the author feels interested in examining more deeply the purpose and wisdom of the requirement of mu?allil in three divorces. To examine these goals and wisdom, the author traces through the book of commentaries al-Ta?r?r wa Tanw?r by Ibn Asyur, namely a scholar who focuses on Maq??id al-Syar?\u27ah. This type of research is descriptive qualitative with a focus on library research in which the object of study is the book al-Tahr?r wa al-Tanw?r by Ibn \u27Asy?r using the content analysis method, namely analyzing the content of Ibn Asyur\u27s description/interpretation in the book Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir The results of this study are that the goals and lessons of mu?allil are as follows, first, is a preventive measure so that husbands do not take the issue of divorce lightly. Second, so that the husband does not treat his wife arbitrarily, does not belittle her and make her a toy in her home. Third, as an \u27iqab or torture for a husband who belittles his wife\u27s rights, because the husband will feel tormented knowing that his wife, who is still loved, is slept with by another man. Fourth, as a lesson for husbands, so that they are aware of the difficulty of marrying a woman who is in another man\u27s marriage so that it is not easy to divorce.The problem of mu?allil is quite an interesting problem, because in mu?allil practice there is what is known as mu?allil engineering. In responding to this, the scholars differed slightly in opinion, there were a few who allowed it, with enough permission. Seeing this, the author feels interested in examining more deeply the purpose and wisdom of the requirement of mu?allil in three divorces. To examine these goals and wisdom, the author traces through the book of commentaries al-Ta?r?r wa Tanw?r by Ibn Asyur, namely a scholar who focuses on Maq??id al-Syar?\u27ah. This type of research is descriptive qualitative with a focus on library research in which the object of study is the book al-Tahr?r wa al-Tanw?r by Ibn \u27Asy?r using the content analysis method, namely analyzing the content of Ibn Asyur\u27s description/interpretation in the book Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir The results of this study are that the goals and lessons of mu?allil are as follows, first, is a preventive measure so that husbands do not take the issue of divorce lightly. Second, so that the husband does not treat his wife arbitrarily, does not belittle her and make her a toy in her home. Third, as an \u27iqab or torture for a husband who belittles his wife\u27s rights, because the husband will feel tormented knowing that his wife, who is still loved, is slept with by another man. Fourth, as a lesson for husbands, so that they are aware of the difficulty of marrying a woman who is in another man\u27s marriage so that it is not easy to divorce

    MEMBANGUN MOTIVASI BELAJAR ANAK MELALUI PERAN KKN DI DESA LANTOSAN II

    Get PDF
    Pendidikan adalah usaha dasar rencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak, ilmu hidup, pengetahuan umum serta keterampilan yang diperlukan dirinya umtuk masyarakat berlandaskan undang-undang. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan satu mata kuliah yang dilaksanakan pada saat semester VI. Tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ini adalah agar mashasiswa dapat menerapkan hasil yang di dapat selama belajar di kampus untuk diterapkan dimasa yang akan datang yaitu di dunia kerja. Dalam melakukan Kuliah Kerja Nyata ini tentunya ada nilai positif dan negatifnya, maka dengan kesempatan ini para pengabdi berkesempatan untuk menuliskan agenda selama lebih kurang dua bulan selama Kuliah Kerja Nyata di desa Lantosan II dimana yang menjadi perhatian bagi para pengabdi adalah masyarakat lebih mengutamakan adat daripada agama. Dan dibidang pendidikan, para peserta didik lebih minat belajar tentang budaya dan seni daripada pendidikan lainnya. Kurangnya minat belajar anak-anak di bidang agama dan sastra, menjadi salah satu kelemahan mereka karna masih banyak yang kesulitn dalam membaca, sulit mengaji dan juga menghafal surah. Dengan keadaan yang dapat dilihat, para pengabdi berpartisipasi ikut serta membantu masyarakat dalam mengajari anak-anak di desa Lantosan II untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memotivasi belajar melalui kegiatan bimbingan belajar. Dalam hal ini semua anak yang mengikuti kegiatan bimbingan belajar dapat terbantu dalam proses pembelajaran dan terbangun motivasi yang dapat dilihat dari antusias dan keinginan anak-anak dalam mengikuti kegiatan bimbingan belajar. Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan dengan segala agenda atau program kerja  sudah diterapkan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pengabdi dan sangat membantu bagi masyarakat di desa Lantosan II. Salah satunya minat belajar yang bertambah, sehingga bertambah pendidikan bagi adik-adik pelajar, baik pendidikan moral, religi dan sosial. Program bimbingan belajar ini juga sangat bermanfaat bagi siswa yang mengalami  kesulitan dalam mengerjakan soal latihan yang diberikan pada saat kegiatan pembelajaran di sekolah. Material and Metode. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, program KKN di desa Lantosan II, dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan mengenai bimbingan belajar serta praktek langsung. Metode yang dilakukan KKN STAIN MADINA selain pemberdayaan masyarakat yaitu memadukan penelitian dan pengabdian. Tahap awal yang dilakukan dalam kegiata KKN ini dengan merancang dan menentukan program kerja (PROKER) selama 50 hari. Hasil.  Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tugas Perguruan Tinggi disamping pendidikan dan penelitian. Kesimpulan.  Berdasarkan kuliah kerja nyata (KKN) yang sudah kami lakukan maka dapat kita simpulkan bahwa segala agenda-agenda/ program kerja yang sudah kami lakukan sangat bermanfaat bagi kami pribadinya dan juga sangat membantu bagi masyarakat di desa lantosan II

    Pengaruh Metode Bercerita Pada Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: The Effect of Storytelling Method on Early Childhood Language Development

    No full text
    The development of children\u27s language through the linguistic method is the development of children in managing words effectively orally and in writing. The goal is to communicate knowledge and help children to interact with peers and their social environment. The method of telling is one of the efforts in developing language at an early age. For this reason, starting in this research is how to develop early language through the storytelling method, how to develop early language through the storytelling method to answer problems using qualitative descriptive research. The research subjects were teachers and students, data collection techniques, observations, interviews and documentation, the results of the research were developments that had developed for early childhood language development, in the implementation it was optimal in using the storytelling method. Qualitative data analysis is inductive, namely an analysis based on data obtained and developed

    Angkuh dalam Perspektif Hadis Tematik

    Get PDF
    Arrogance is to think of oneself as superior and superior and to look down on others. Arrogance is caused by several factors, namely: charity and knowledge, lineage, beauty, strength, wealth, lineage, and others. Pride occurs a lot, for example in the family, school, community environment, and anywhere. They act arrogant because they are used to living like that. In the family, for example, parents always accustom their children to always be arrogant. An arrogant person likes praise, he wants to always occupy the top position, doesn\u27t want to be advised, thinks he is the most righteous. Even though such an attitude is not justified in association, especially in Islam. Allah really hates people who act arrogantly, anyone who cannot get rid of that trait, Allah will put him in the most despicable place, namely hell. A person can change, as long as he really wants to change it, namely by believing in the Qur\u27an, the way to do it is by reading it and understanding the meaning contained in it. Then by memorizing the Qur\u27an, because by memorizing one\u27s heart will always be close to the Qur\u27an, do not have time and do not want to do things that can damage faith. And of course the clarity about this arrogance has been explained below in the form of thematic hadith. Adjustment of existing themes so that they can be easily understood to clarify the concept of arrogance from a hadith perspective

    Pola Komunikasi Organisasi untuk Meningkatkan Solidaritas dalam Menghadapi Konflik Internal di UPTD SMP Negeri 2 Lima Puluh Pesisir

    Get PDF
    Komunikasi merupakan bagian yang terpenting dalam kehidupan kita, termasuk dalam organisasi. Seluruh konflik yang terjadi dalam organisasi dapat diselesaikan dengan pemilihan pola komunikasi yang baik. Komunikasi yang terjalin antara atasan dan bawahan merupakan komunikasi antarpersonal yang dapat membuat suasana organisasi menjadi hangat dan harmonis. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pola komunikasi dalam organisasi agar dapat meningkatkan solidaritas yang tinggi diantara atasan dan bawahan pada khususnya. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SMP N 2 Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan pola komunikasi struktur lingkaran yang mendahulukan komunikasi antara anggota secara keseluruhan dapat memberikan pengaruh terhadap yang lainnya. Pemecahan masalah integratif, konflik antar kelompok diubah menjadi situasi pemecahan masalah bersama dan dapat diselesaikan melalui teknik-teknik pemecahan masalah. Secara bersama, pihak-pihak yang bertentangan mencoba untuk memecahkan masalah yang timbul diantara mereka

    Penyuluh Agama Islam dan Pemanfaatan Teknologi Informasi di Kabupaten Langkat

    Get PDF
    Tujuan pada penelitian adalah bagaimana Penyuluh agama Islam di kabupaten Langkat memanfaatkan teknologi informasi. Penyuluh agama merupakan aparatur negara yang ditugaskan untuk melakukan bimbingan keagamaan masyarakat yang belum diketahui masyarakat maupun sikap menyimpang dari aturan norma dan nilai manusia khususnya dikaitkan dengan norma agama. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yaitu dengan menganalisis fenomena subjek penelitian dalam melaksanakan kegiatan.  Menganalisis realitas yang sesungguhnya tanpa memanipulasinya.Data diperoleh dari wawancara dan mengakses dokumen terkait kegiatan yang kemudian direduksi. Teori yang digunakan pada penelitian ini menggunakan determinasi teknologi Marshall MC Luhan yang menyatakan bahwa teknologi memiliki pengaruh besar dalam berbagai kehidupan manusia, baik sosial dan budaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluh agama memanfaatkan teknologi dalam melakukan penyuluhannya. Seperti pembinaan secara daring kemudian membuat perlombaan daring dan pendampingan pembuatan sertifikasi produk halal berbasis teknologi. Penyuluh agama Islam sudah memanfaatkan teknologi sebagai bentuk jawaban atas kekhawatiran mereka dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di era sekarang

    Peran Kepemimpinan Ust. Kusnadi Ikhwani pada Perubahan Masjid Raya Al-Falah Sragen Jawa Tengah

    Get PDF
    Kata kunci Abstrak Peran, Ust Kusnadi Ikhwani Pada Masjid Raya Al-Falah Kepemimpinan ialah suatu konsep manajemen kehidupan organisasi yang memiliki posisi sangat strategis serta merupakan gejala sosial yang sering direalisasikan dalam berkelompok yang berbetuk struktur atau non struktur kepemimpinan hakikatnya membawa arah baru, wajah baru dan suasana baru berdampak positif baik sosial dan ekonomi bagi lingkungan. Pasca kepemimpinan ust kusnadi ikhwani mempunyai peran yang begitu signifikan dengan inovasi, ide, gagasan, dan kreatifitas dengan mengejewantahkannya sehingga mentransformas masjidi agar manjadi masjid yang solutif bagi umat masyarakat. Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan peran kepemimpinan ust kusnadi ikhwani pada perubahan masjid raya al-falah, mendeskripsikan biografi serta peran kepemimpinan dan menjelaskan Kontribusi ust kusnadi ikhwani sebagai ketua Masjid Raya Al-Falah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sehingga penelitian ini menghasilkan kiat-kiat menjadi pemimpin solutif serta professional.   Keywords Abstract Role, Ust Kusnadi Ikhwani at Al-Falah Great Mosque. Leadership is a concept of organizational life management that has a very strategic position and is a social phenomenon that is often realized in groups in the form of a structure or non-structural leadership, essentially bringing a new direction, a new face and a new atmosphere with a positive impact both socially and economically for the environment. After the leadership of Ust Kusnadi Ikhwani has a very significant role with innovation, ideas, ideas, and creativity by manifesting it so as to transform the mosque so that it becomes a solutive mosque for the people of society. The purpose of this study is to describe the leadership role of ust kusnadi ikhwani in the change of the Al-Falah Grand Mosque, describe the biography and leadership roles and explain the contribution of ust kusnadi ikhwani as chairman of the Al-Falah Great Mosque. This type of research is descriptive using a qualitative approach. So that this research produces tips on how to become a solutive and professional leader

    850

    full texts

    1,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇