Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
    1167 research outputs found

    Maximizing the Arabic Language Curriculum to Produce Graduate Qualifications at Integrated Islamic School

    Full text link
    The qualifications of graduates learning Arabic can be measured by the quality of the curriculum applied. A certified curriculum is qualified when it passes the management process well. The study aims to analyze the management of the Arabic curriculum to produce qualified graduate qualifications. The author uses a descriptive qualitative approach through case study methods at As-Syifa Subang High School. The data was collected through observation phases and interviews with the Deputy Head of the Curriculum School. The results of this study revealed that As-Syifa Subang High School adopted the Merdeka Curriculum with a shared merdeka pattern. The management of the curriculum implementation is carried out after the concepts are well formulated. A variety of curricula include project based-learning, Al-Qur’an deepening, multilingual learning, character education, and entrepreneurship that are integrated into each subject. The findings of this study suggest that in addition to curriculum design there are important bodies that can produce qualified graduate qualifications, that is individual “learners” through good management support and educational materials that are accessible from a variety of sources

    Penegakan Hukum terhadap Anak sebagai Korban Tindak Pidana Pornografi Dalam Lingkup Keluarga

    Full text link
    This article aims to examine the extent to which legal enforcement mechanisms protect children who are victims of pornographic crimes within the family context. It highlights the gaps in current legal responses to intra-familial pornography-related offenses involving minors and proposes a child-sensitive legal model to address these challenges. Such offenses become particularly complex when they occur within the family structure, as they involve intricate power dynamics, emotional bonds, and legal relationships. The article analyzes the enforcement of laws concerning children as victims of pornography-related crimes within familial settings. This study employs a normative juridical method with a statute and case study approach. The findings reveal that, despite the existence of a robust legal framework, the enforcement of laws against perpetrators who disseminate pornographic content still faces significant challenges—ranging from legal and technological constraints to cultural attitudes within society. Accordingly, enhanced synergy among law enforcement agencies, state institutions, and civil society is crucial in fostering a safe and healthy digital environment, especially for children who are vulnerable to such crimes.Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penegakan hukum terhadap menyoroti kesenjangan mekanisme penegakan hukum dalam kejahatan pornografi dalam rumah tangga yang melibatkan anak dan mengusulkan model hukum yang peka terhadap anak untuk mengatasinya. Kejahatan ini menjadi lebih kompleks jika terjadi dalam lingkup keluarga, karena menyangkut relasi kuasa, emosional, dan hukum yang erat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana pornografi dalam lingkup keluarga. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun telah terdapat dasar hukum yang cukup kuat, penegakan hukum terhadap pelaku penyebaran konten pornografi masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek hukum, teknologi, maupun budaya masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga negara, serta masyarakat sipil sangat diperlukan untuk menciptakan ruang digital yang aman dan seha

    Strategi Guru Meningkatkan Motivasi Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Di SMA 1Panyabungan Barat

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi motivasi dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran matematika tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar. Adapun tujuan  penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran matematika untuk mengetahui apa saja kendala guru dalam proses meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Panyabungan Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini Guru matematika, siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, strategi guru dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Panyabungan Barat yaitu melalui beberapa upaya yang telah diterapkan oleh guru yaitu: kesiapan fisik, mental, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan minat dan motivasi dan Prestasi, menggunakan strategi belajar, metode pembelajaran yang beragam, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, memberikan apresiasi dan evaluasi pembelajaran. Kedua, faktor pendukung adanya dukungan  warga sekolah, sarana dan prasarana, dan pemilihan metode, strategi, media yang baik dalam proses pembelajaran. Sedangkan faktor penghambat kurangnya persiapan guru, kurangnya kepedulian siswa terhadap materi yang dijelaskan, masih ada siswa yang mengobrol sendiri dan belum aktif dalam mengikuti proses pembelajaran

    Problematics of Granting Dispensation for Marriage that Leads to Child Divorce Study at Pasuruan Class 1A Religious Court

    Full text link
    The granting of marriage dispensation to minors is an increasingly widespread phenomenon in Indonesia even though the minimum age of marriage has been raised through the revision of the Marriage Law. This study aims to analyse the problematics of granting marriage dispensation and its implications for the high rate of child divorce. Through a qualitative approach with case studies and analysis of data from the Pasuruan Religious Court and related agencies, this study found that many marriage dispensations were granted due to cultural factors, pregnancy outside marriage, and family pressure. However, the emotional, economic and social unpreparedness of young couples proved to be the main factor triggering divorce at a young age. These findings suggest that the process of granting marriage dispensation tends to be a mere formality without considering the psychological readiness of the prospective bride and groom. Therefore, there is a need to evaluate the marriage dispensation policy and strengthen premarital education and child protection to prevent the long-term impact of child divorce

    PERKEMBANGAN FINTECH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA: PERKEMBANGAN FINTECH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA

    No full text
    This study analyzes the rapid development of Financial Technology (Fintech) in the Islamic banking landscape in Indonesia over the past five years. Along with the global digital transformation, Islamic banks are faced with significant opportunities and challenges in integrating Fintech innovations to improve efficiency, service reach, and competitiveness. Using a qualitative approach through a comprehensive literature study, this article identifies trends in Fintech adoption by Islamic banks, exploring opportunities such as increasing financial inclusion and developing innovative Islamic products, and highlighting challenges such as Islamic compliance, cybersecurity, and dynamic regulations. The findings show that Islamic banks are proactively adapting to the digital era, although ongoing strategies are needed to maximize the potential of Fintech while maintaining Islamic principles. This study contributes to the contemporary Islamic Economics literature and provides practical recommendations for industry players and regulators in developing a resilient and sustainable Islamic Fintech ecosystem

    MENINGKATKAN DAYA FIKIR KEWIRAUSAHAAN, PENGETAHUAN, KEPANDAIAN, INTELEKTUAL ATAU KOGNITIF DALAM AL-QUR’AN SURAT AL-FUSILAT AYAT 33 STUDI TAFSIR IBNU KATSIR

    Full text link
    Abstract Have entrepreneurial intelligence such as (1) having the courage to take risks, (2) being able to recognize their strengths or potentials, where they have a clear vision in life, (3) having emotional intelligence good, (4) Always oriented to the process and results, (5) Adaptive to change, which is always willing to learn, change and develop following changes in markets and the environment, (6) Never stop innovating in the course of its business, (7) Able to always collaborate with other parties and work together positively with each other so that all parties can develop and succeed together - (8) Always build a business network (friendship) with partners and stakeholders related to their business, (9) Getting used to always provide benefits to the environment, sharing and advancing together so that they always have a positive spirit for success This study aims to describe Increasing Entrepreneurial Thinking Power Knowledge, Intelligence, Intellectual or Cognitive on Al-Qur’an al-Fussilat at 33 in tafsir of Ibnu Katsir the data collection technique is using library research or library study research with data collection techniques carried out by examining literature, document, and other sources of information related to the Topik of researchers. The result of this study the first, Khalifah who calls men to worship Allah and Increasing Entrepreneurial Thinking Power Knowledge, Intelligence, Intellectual or Cognitive on Al-Qur’an al Fussilat at 33 in tafsir of Ibnu Katsir is an obligation to all humans The second, Tafsir of Ibnu Katsir That All Knowledge Comes From Allah  and Realization of Thinking and Behaving According to Values of Islam Is an Manifestation of Gratitude Towards Allah by making it happen entrepreneurship the point is independence (thoughts, skills, attitudes advanced mentality and intuition or vigilance, third, Responding to Business Competition on Syari’ah with rahmat of Allah namely with the principle of healthy competition that is, business people muslim does not justify any means; business people muslim strives to produce quality products and the best service on ayari’ah business people muslim have to pay attention of law islamic associated with contract of busines

    Genealogi Mazhab Tafsir: Eksplorasi Metodologi Penafsiran Al-Qur’an ?dalam Empat ?Perspektif Utama: bahasa indonesia

    No full text
    Penelitian ini mengkaji berbagai mazhab tafsir Alquran berdasarkan metode ?penafsirannya, yaitu Tahlili, Ijmali, Maudhu\u27i, dan Muqarran. Latar belakang ?penelitian ini adalah pentingnya Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam ?yang telah melahirkan keragaman penafsiran, di mana mazhab tafsir tidak ?hanya dipengaruhi oleh kecenderungan teologis, tetapi juga oleh pendekatan ?metodologis yang digunakan mufassir.  Penelitian ini menggunakan jenis ?penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data ?dikumpulkan dari kitab-kitab tafsir primer, buku-buku Ulumul Qur\u27an dan ?metodologi tafsir, serta jurnal dan artikel ilmiah terkait. Hasil dan pembahasan ?menunjukkan bahwa setiap metode tafsir memiliki karakteristik, keunggulan, ?dan kelemahan yang khas. Tafsir Tahlili menganalisis ayat secara rinci dan ?sistematis, seperti Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir. Tafsir Ijmali ?memberikan penjelasan ringkas dan global, contohnya Tafsir Jalalain dan At-?Tafsir Al-Muyassar. Tafsir Maudhu\u27i menghimpun ayat-ayat bertema sama ?untuk pemahaman utuh, seperti karya-karya tematik Muhammad Quraish ?Shihab. Terakhir, Tafsir Muqarran membandingkan berbagai penafsiran untuk ?menyoroti perbedaan dan argumentasi, yang banyak ditemukan dalam ?disertasi, tesis, dan beberapa bagian dari Tafsir Ath-Thabari atau Al-QurthubiPenelitian ini mengkaji berbagai mazhab tafsir Alquran berdasarkan metode ?penafsirannya, yaitu Tahlili, Ijmali, Maudhu\u27i, dan Muqarran. Latar belakang ?penelitian ini adalah pentingnya Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam ?yang telah melahirkan keragaman penafsiran, di mana mazhab tafsir tidak ?hanya dipengaruhi oleh kecenderungan teologis, tetapi juga oleh pendekatan ?metodologis yang digunakan mufassir.  Penelitian ini menggunakan jenis ?penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data ?dikumpulkan dari kitab-kitab tafsir primer, buku-buku Ulumul Qur\u27an dan ?metodologi tafsir, serta jurnal dan artikel ilmiah terkait. Hasil dan pembahasan ?menunjukkan bahwa setiap metode tafsir memiliki karakteristik, keunggulan, ?dan kelemahan yang khas. Tafsir Tahlili menganalisis ayat secara rinci dan ?sistematis, seperti Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir. Tafsir Ijmali ?memberikan penjelasan ringkas dan global, contohnya Tafsir Jalalain dan At-?Tafsir Al-Muyassar. Tafsir Maudhu\u27i menghimpun ayat-ayat bertema sama ?untuk pemahaman utuh, seperti karya-karya tematik Muhammad Quraish ?Shihab. Terakhir, Tafsir Muqarran membandingkan berbagai penafsiran untuk ?menyoroti perbedaan dan argumentasi, yang banyak ditemukan dalam ?disertasi, tesis, dan beberapa bagian dari Tafsir Ath-Thabari atau Al-Qurthub

    Peran Guru PAUD Laki-laki dalam Menanamkan Kedisiplinan Pada Anak Usia Dini : The Role of Male Early Childhood Educators in Fostering Discipline among Young Children

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru laki-laki dalam  penanaman kedisiplinan pada anak usia dini. Fokus penelitian adalah strategi penanaman kedisiplinan pada anak usia dini yang dilakukan oleh guru laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian guru laki-laki di RA Ar Rohmah Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten.  Penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki dapat membiasakana anak untuk disiplin beribadah dan terkait kemampuan  pengendalian diri, seperti: antri, main bergantian, dan lain-lain. Hambatan yang dialami adalah tidak berkesinambungannya pembiasaan di rumah dengan di sekolah dan kurangnya perhatian guru karena terlalu sibuk dengan beban tugasnya. Sehingga, diharapkan sekolah dapat mengajak orang tua untuk menanamkan kedisiplinan anak sejak dini

    Analisis Hadis terhadap Fenomena Filial Crisis Kontemporer

    Full text link
    The phenomenon of filial crisis—the weakening of children\u27s respect, care, and responsibility toward their parents—has emerged as a significant moral and social challenge in the modern era. This crisis is driven by shifting cultural values, the rise of individualism, and the disruption of traditional family roles in contemporary society. This article aims to analyze the phenomenon from the perspective of the Prophet Muhammad’s hadiths using a thematic and contextual approach. Hadiths addressing filial piety (birr al-w?lidayn), prohibitions against disobedience, and encouragement to honor and care for elderly parents are examined in light of today’s social realities. The study finds that these hadiths emphasize not only ethical norms—both vertical (relationship with God) and horizontal (social relationships)—but also provide a spiritual foundation for preserving family harmony. By recontextualizing these prophetic values, Islam offers both normative and practical solutions to address the filial crisis. This study recommends integrating hadith-based values into character education curricula and reinforcing family-based social systems

    TRANSFORMASI KOMUNIKASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ASIA TENGGARA

    Full text link
    Abstrak Transformasi komunikasi digital membawa perubahan yang sangat signifikan dalam semua hal termasuk dalam penyebaran dan pengembangan pendidikan Islam di Asia Tenggara. Adanya transformasi membawa dampak dan pergeseran yang sangat besar dalam pendidikan Islam. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana teknologi digital bertransformasi dan digunakan dalam proses pendidikan Islam, sekaligus mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari pergeseran ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa digitalisasi membuka peluang besar terhadap tumbuh kembangnya ilmu keislaman, mempercepat penyampaian pesan dakwah, serta mendukung pembelajaran yang fleksibel. Namun, tantangan berupa kesenjangan digital, kualitas konten, risiko penyebaran informasi yang tidak valid juga turut mengemuka. Studi ini menekankan pentingnya strategi komunikasi digital yang adaptif dan kolaboratif, serta peran penting pemerintah, lembaga pendidikan dan semua stake holder dalam mengelola transformasi ini secara bijak dan berkelanjutan. kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan komunikasi digital dalam pendidikan Islam di era digital

    850

    full texts

    1,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇