Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
1167 research outputs found
Sort by
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PEKERJAAN UMUM PENATAAN RUANG KECAMATAN KOTANOPAN KABUPATEN MANDAILING NATAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja aparatur sipil Negara pada Unit pelaksana teknis dinas pekerjaan umum penataan ruang kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian berjumlah 18 ASN di Kantor Unit pelaksana teknis dinas pekerjaan umum penataan ruang kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Analisis data menggunakan uji t diperoleh hasil thitung sebesar 2,282 lebih besar dari ttabel 1,746 dengan nilai sig < alpha yaitu 0,003 < 0,05. Dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,725 atau 72,5% artinya naik turunnya peningkatan kinerja ASN di kantor Unit pelaksana teknis dinas pekerjaan umum penataan ruang kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal karena motivasi kerja dapat diantisipasi melalui persamaan regresi tersebut, sedangkan sisanya 27,5% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain diluar penelitan ini. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Unit pelaksana teknis dinas pekerjaan umum penataan ruang kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Nata
Strategi Sarak Opat dalam Mengelola Pengajian Masyarakat (Study Kasus Kampung Delung Tue Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah)
Pengembangan sumber daya manusia, melalui jalur pendidikan non formal, yang dilakukan di Kabupaten Bener Meriah adalah dengan kerjasama antara pemerintah daerah, dengan seluruh Sarak Opat yang ada pada setiap Kampung. Berdasarkan observasi awal penulis, ditemukan adanya pengajian masyarakat secara rutin, yaitu untuk Bapak-Bapaknya yang dikembangkan oleh lembaga Sarak Opat Kampung Delung Tue. Tujuan penelitian ini adalah 1)Untuk menganalisis bentuk strategi sarak opat dalam mengelola pengajian masyarakat (studi kasus Kampung Delung Tue Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah). 2)Untuk menganalisis implementasi strategi Sarak Opat dalam mengelola pengajian masyarakat (studi kasus Kampung Delung Tue Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah). 3)Untuk menganalisis factor pendukung dan penghambat strategi sarak opat dalam mengelola pengajian masyarakat (studi kasus Kampung Delung Tue Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian adalah: 1) Bentuk strategi Sarak Opat Kampung Delung Tue, dalam mengelola pengajian masyarakat adalah: a. perencanaan terdiri dari penyusunan panitia pengajian dan menyusun rencana kegiatan. b. Pelaksanaan, terdiri dari mengajak melalui kunjungan ke rumah, pemberian pengumuman di Masjid dan Menasah, dan mengajak dengan memberikan penekanan pada saat rapat desa, mewajibkan aparatur Kampung untuk mengikuti pengajian Bapak-Bapak, memberikan motivasi kepada masyarakat, dengan menyediakan fasilitas yang menarik, motivasi melalui penjelasan tentang keuntungan mengikuti pengajian, motivasi melalui penyambutan jamaah di masjid dengan senyum, salam dan sapa. c. Mengevaluasi kegiatan. 2) Impleimentasi strategi yang digunakan Sarak Opat dalam mengelola pengajian Bapak-Bapak, di Kampung Delung Tue sudah baik dan sangat efektif. Hal ini dengan melihat keberhasilan pengajian masyarakat, dengan menentukan indikator keberhasilan pengelolaan pengajian masyarakat.3) Faktor pendukung strategi Sarak Opat dalam mengelola pengajian masyarakat adalah adanya tekad yang kuat dari Sarak Opat, adanyatempat yang memadai, fasilitas yang memadai, timbulnya motivasi dalam diri masyarakat, adanya himbauan oleh Reje Kampung Delung Tue, adanya himbauan dari Bupati Bener Meriah, untuk menggalakkan pengajian bakda Magrib, dan keterlibatan Sarak Opat sebagai panitia. Sedangkan factor penghambat strategi Sarak Opat dalam mengelola pengajian masyarakat adalah listrik yang padam beberapa saat, rasa malu mengikuti pengajian karena usia yang sudah tua, jamaah yang cemas akan pencurian panen kentangnya, dan adanya pengaruh dari masyarakat yang tidak ikut pengajian
INTERAKSI KOMUNIKASI ORGANISASI
Pengkajian terhadap komunikasi organisasi memiliki arti penting mengingat bahwa komunikasi organisasi merupakan kajian yang akan memberikan manfaat tidak hanya bagi siapa saja yang ingin memahami perilaku organisasi secara lebih baik, tetapi juga memiliki aspek pragmatis bagi orang-orang yang ingin memeperbaiki kinerjanya sebagai peserta atau anggota suatu organisasi. Studi komunikasi organisasi dapat memberikan landasan kuat bagi karier dalam manajemen, pengembangan sumber daya manusia, dan komunikasi perusahaan, serta tugas-tugas lainnya yang berorientasikan kepada manusia dalam organisasi. Komunikasi organisasi melibatkan bentuk komunikasi formal dan informal, serta bentuk-bentuk komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok, dan komunikasi publik. Melalui pendekatan dan pemahaman interaksi di dalam komunikasi organisasi, kita dapat lebih meningkatkan kinerja, prestasi, dan meraih tujuan yang telah ditetapkan bersama
KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI MUHAMMADIYAH CABANG MANDAILING NATAL
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi yang ada di kelembagaan perserikatan Muhammadiyah salah satunya cabang Muhammadiyah di Kabupaten Mandailing Natal. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai inti budaya organisasi Muhammadiyah dan memahami bagaimana penerapan budaya organisasi oleh seluruh elemen organisasi Muhammadiyah cabang Mandailing Natal. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber penelitian ini berasal dari hasil wawancara dengan sesi tanya jawab, dokumentasi, dan dan foto dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada karakteristik budaya organisasi di Muhammadiyah cabang Mandailing Natal yang meliputi:Inovasi, Penelitian detail, Berorientasi kepada hasil, Berorientasi kepada manusia, berioreientasi tim, Agresifitas, dan Stabilitas. Karakteristik tersebut sangat penting, untuk memberikan pengertian identitas terhadap sesuatu yang lebih besar dibandingkan minat anggota organisasi secara perorangan, menunjukkan stabilitas sistem sosial, memberikan pengertian dan mekanisme pengendalian yang dapat dijadikan pendoman dan pada akhirnya budaya organiasi dapat membentuk pola fikir dan perilaku anngota organisasi
MENGUNGKAP RAHASIA PODCAST VIRAL (STUDI KASUS PADA PODCAST OBROLAN SEPUTAR ISLAM)
Keterkenalan sebuah program talkshow yang disiarkan secara langsung melalui kemasan podcast memberikan hal yang lebih menarik pada penonton dan pendengarnya. Podcast merupakan sebuah produk audio yang diunggah dan dapat didengarkan di manapun dan kapanpun. Eksistensi podcast sendiri sudah tidak dapat dicegah. Hal tersebut didukung dengan munculnya podcaster yang berasal dari kalangan artis, influencer, dan public figure. Podcast Obrolan Seputar Islam atau disingkat OASIS merupakan podcast baru yang bertema dakwah Islam untuk kalangan remaja dan dewasa. Beragam jenis podcast menyebabkan satu dan lainnya harus bersaing untuk mendapat pendengar setia dan mengunggah konten yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan pada Podcast OASIS. Hasil penelitian ini adalah podcast Obrolan Seputar Islam memiliki strategi komunikasi yaitu mengedepankan konten yang relate dengan kehidupan menggunakan gaya storytelling, melakukan integrasi dengan media sosial dalam membagikan aktivitas, dan menggunakan teknik word of mouth di lingkungan sekitar. Melalui strategi tersebut, podcast OASIS memiliki pencapaian yaitu memiliki 8 episode dengan 187 kali penayangan di Youtube dan bisa mengikuti kegiatan dari STAIN Mandailing Natal
ANALISIS PRODUKTIVITAS KERJA AGEN UNIT PEMASARAN SYARIAH PADA PT. ASURANSI JIWA SYARIAH BUMIPUTERA CABANG MEDAN
The purpose of this research is to find out how to increase marketing in agent work productivity in order to increase the target customers that have been determined at PT. Bumiputera Sharia Life Insurance Medan Branch and agent work productivity analysis at PT. Bumiputera Sharia Life Insurance, Medan Branch. This study used a qualitative method using data collection techniques in the form of interviews and documentation. The results of this study indicate that the marketing strategy carried out by PT AJS Bumiputera Medan Branch to increase agent productivity is to provide training to each agent regarding products, consolidate and remuneration every year, and conduct product visits and stabilization. Analysis of the productivity of PT AJS Bumiputera Medan Branch agents after analysis was still relatively low. This can be seen from that the Senior Executive Agent produced 100 customers. The Senior Agent shows the number 61 which means that each Senior Agent will produce 61 customers. Junior Agent shows the number 44 which means that each Junior Agent will produce 44 customer
PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMAKAI JASA ONLINE PERSPEKTIF ETIKA ISLAM
In Islam, the purpose of consumption is not the concept of utility but benefit (maslahah). The achievement of maslahah is the aim of al-maqasidus-shariah. Consuming something with the intention to increase stamina to comply with Allah\u27s commands, that makes consumption worth worship and gets a reward. The research method used by the author is to use a qualitative method which is a library research. That is, the author processes data from information sourced from books, journals, official websites. consumer behavior in using online services from the perspective of Islamic ethics is in accordance with Islamic ethics, has implemented monotheism (unity/unity) using online applications correctly does not violate Islamic rules. fair (equilibrium/fairness) using online applications as needed. Free will (free will) in an increasingly advanced era, humans must also follow these developments by utilizing current technology to shop online according to needs. Amanah (responsibility/responsibility) using online applications as well as possible does not violate Islamic rules. Halal because buying goods according to needs and halal in accordance with sharia principles. Simply put, in this case, it is in accordance with simple Islamic ethics because buying goods in a simple way is not excessive and maintaining assets in sufficient quantity and quality
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN GENERASI Z UNTUK MENGGUNAKAN JASA BANK SYARIAH (STUDI KASUS DI KELURAHAN BULURAN KENALI KECAMATAN TELANAI PURA KOTA JAMBI)
Islamic banking is the most developed Islamic financial industry in Indonesia compared to the Islamic capital market industry and the Islamic non-bank financial industry. One of the potential market segments is the Generation Z community segmentation because it is a generation that is at a productive age. This study aims to determine the influence of product, promotion, and location, partially and simultaneously on the decision to use Islamic bank services in Buluran Kenali Village, Jambi City. This research approach uses a quantitative descriptive approach. Data were collected using questionnaires and field observations. The results showed that partial product, promotion, and location influenced the decision to use Islamic bank services in Buluran Kenali Village, Telanai Pura District, Jambi City. Simultaneously, product, promotion, and location variables influence the decision to use Islamic banking services in Buluran Kenali Village, Telanai Pura District, Jambi City with a percentage of 82.5%
SUPPORT LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DESA
Islamic financial institutions are icons of a country\u27s welfare. Financial institutions function to create community welfare wherever they are. This research aims to find out how Islamic Financial Institutions support in providing and support the independence of rural communities. This research uses a descriptive qualitative method, with a literature approach. The data collected comes from literature relevant to the research. The results of this study are that Sharia Financial Institutions (LKS) are financial institutions that operate by Islamic economic principles or sharia law. These principles include the prohibition of usury (interest), excessive speculation (maisir), unclear transactions (gharar), and the prohibition of business activities involving haram elements (prohibited in Islam). The development of Islamic financial institutions directly or indirectly realizes the economic independence of rural communities which influences national economic development and growth. The role of Islamic financial institutions in the economic activities of the community, especially in realizing the economic independence of rural communities, includes the transfer of assets, transactions, liquidity, and efficiency. With the existence of Islamic financial institutions, the economy of rural communities can develop well because it can be used as a place to obtain financial support so that it is more productive and independent, for the realization of the welfare of rural communities, and this is the goal and strategic plan of the government
Edi Marjan Nasution ANALISIS SIKAP HEDONISME DALAM PANDANGAN ISLAM (KESEDERHANAAN DALAM KONSUMSI): ANALISIS SIKAP HEDONISME DALAM PANDANGAN ISLAM (KESEDERHANAAN DALAM KONSUMSI)
Dalam kehidupan modern perilaku hedonisme semakin tak terkendali, dengan begitu tingkat konsumsi masyarakat juga semakin tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai kesederhanaan dalam Islam. Bagaimakah konsep kesederhanaan yang diajarkan dalam agama Islam. Metode Penelitian ini sebagai penelitian perpustakaan (Library research) yang mengandalkan pada koleksi pustaka relevan sebagi kekuatan dalam penelitian ini . Pendekatan penelitian ini menggunakan metode normatif dan sosiologis, yaitu riset yang berdasarkan pada al- Quran, Sunnah dan menggunakan analisis terhadap suatu objek permasalahan berupa pendapat para tokoh maupun, serta bersifat understanding (memahami) terhadap fenomena atau gejala sosial. Temuan dalam penelitian ini bahwa, perilaku hedonisme di masyarakat semakin tinggi hingga mengurangi nilai-nilai kesederhanaan dalam berkonsumsi.