Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
Not a member yet
    1167 research outputs found

    TANTANGAN DAN PELUANG EKONOMI KREATIF STUDI KASUS KAMPUNG KAOS MADINA

    Get PDF
    The creative economy is an economic activity driven by creative industries that prioritizes the role of intellectual property. The creative industry itself is driven by entrepreneurs, namely people who have creative and innovative abilities. The aim of this research is to see what the challenges and opportunities are of the creative economy in the village of Kaos Madina. The research method used is a qualitative descriptive approach. The population and sample used were the owners and team of Madina T-shirt village through interviews and documentation and used secondary methods through previous research. The conclusion drawn from this research is that there are several opportunities and challenges faced by the Madina T-shirt village

    Implementasi Pembelajaran Door-to-Door dan Luring Bergiliran dalam Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran matematika di MIN 1 Sinunukan selama masa pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas I sekolah dasar. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga strategi utama yang digunakan, yaitu door-to-door, pengambilan soal di sekolah, dan luring bergiliran. Setiap strategi memiliki kelebihan dan kekurangan: door-to-door unggul dalam interaksi langsung tetapi kurang efisien, pengambilan soal membantu kontinuitas belajar tetapi minim pemahaman konsep, dan luring bergiliran seimbang namun terbatas waktu. Kesimpulannya, kombinasi ketiga strategi dapat menjaga keberlangsungan pembelajaran matematika meskipun di tengah keterbatasan sarana digital dan kebijakan pembatasan sosial. Penelitian ini merekomendasikan kajian lanjutan pada sekolah di berbagai daerah untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas model pembelajaran darurat

    Transaksi Down Payment dalam Fiqih Hanabilah: Kajian Klasik dan Implementasi dalam Praktik Modern

    Get PDF
    Transaksi Down Payment dalam Fiqih Hanabilah: Kajian Klasik dan Implementasi dalam Praktik Modern. Latar belakang kajian ini adalah permasalahan mengenai kelayakan konsep jual beli panjar (Down Payment) dalam Fiqih Hanabilah melalui pendekatan kontekstualisasi Maqashid as-Syari’ah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsep jual beli dengan panjar menurut Fiqih Hanabilah, serta bagaimana penerapannya dalam konteks modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan pendekatan normatif. Data dikumpulkan melalui teknik pengolahan berupa editing dan organizing, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan. Kajian ini juga membahas perbedaan pandangan antara Fiqih Syafi’i, yang menyatakan transaksi panjar tidak sah, dan Fiqih Hanbali yang membolehkannya. Maqashid as-Syari’ah, sebagai metodologi pengambilan hukum dalam menghadapi masalah kontemporer, menjadi landasan utama dalam mempertimbangkan transaksi ini. Dalam Fiqih Hanabilah, transaksi down payment diakui melalui konsep maslahah dharuriyyah yang menekankan penjagaan harta (hifzh al-mal) baik bagi penjual maupun pembeli. Analisis qiyas digunakan untuk menjelaskan ‘illat yang terdapat dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Umar, mendukung kelayakan transaksi panjar dalam praktik ekonomi modern. Kata kunci: Down Payment, Fiqih Hanabilah, Maqashid as-Syari’ah Abstract: Down Payment Transactions in Hanbali Fiqh: A Classical Study and Its Implementation in Modern Practice. This study is motivated by the issue of the validity of down payment (Bay\u27 al-\u27Urbun) transactions in Hanbali Fiqh, examined through the contextualization of the Maqashid al-Shari\u27ah approach. The research aims to explore how the concept of down payment is interpreted in Hanbali Fiqh and how it is applied in contemporary contexts. The methodology employed is a library-based study utilizing a normative approach. Data is gathered through techniques of editing and organizing, followed by descriptive analysis to gain insight into the phenomena experienced by the subjects, such as their behaviors, perceptions, motivations, and actions. The study also investigates the differing views between Shafi\u27i Fiqh, which deems down payment transactions invalid, and Hanbali Fiqh, which permits them. Maqashid al-Shari\u27ah, as a legal methodology for addressing contemporary issues, serves as the central framework for evaluating the legitimacy of this transaction. In Hanbali Fiqh, down payment transactions are justified through the concept of maslahah daruriyyah, which emphasizes the protection of wealth (hifzh al-mal) for both the buyer and seller. The study employs qiyas (analogical reasoning) to explain the legal reasoning (\u27illah) derived from a hadith narrated by Umar, thus supporting the validity of down payment transactions within modern economic practice. Keyword:, Down Payment, Hanbali Fiqh, Maqashid al-Shari’a

    Upah Penggilingan Padi Di Desa Pangkat Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal Dalam Kajian Al ‘Urf

    Get PDF
    In Islamic law, it has been stipulated that a contract is considered valid if it is carried out by mukallaf and there must be clarity from the side of the contract and known by both parties so that no one is harmed. This research is a descriptive field research, the analysis of data sources comes from field research. The sample of this study is rice mill owners, rice mill employees and the community that grinds rice, data collection is used by observation, interview and documentation methods at the research site. Data processing is carried out using data editing and systematization techniques. The results of the research in taking wages for rice milling in Prank Village, Sorik Marapi Valley District use a payment system using rice and this has become a habit. In the billing of wages, sacks are taken as many as 6 muk/sacks, and the practice of wages is carried out by following the customs and customs carried out in Prank village, Sorik Marapi Valley, Mandailing Natal Regency, have met the requirements and are in harmony in wages. However, it would be better if it fulfilled the provisions of the principles in the contract, including the absence of an agreement on wage collection and non-transparency of rice milling services, unilateral wage determination that was not witnessed between the service user and the service owner

    Peran Tokoh Adat Sebagai Agen Komunikasi Hukum Di Mandailing Natal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran tokoh adat sebagai agen komunikasi hukum di Mandailing Natal, dengan fokus pada bagaimana mereka menjembatani antara sistem hukum adat dan hukum negara melalui pendekatan komunikasi yang efektif. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari tokoh adat, masyarakat lokal, serta dokumen terkait hukum adat dan hukum negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat memainkan peran strategis sebagai mediator dalam menyampaikan informasi hukum kepada masyarakat dengan cara yang mudah dipahami, seperti melalui penggunaan bahasa lokal, simbol budaya, dan ritual adat. Mereka juga menggunakan pendekatan dialogis untuk menciptakan hubungan yang lebih egaliter antara masyarakat dan sistem hukum formal. Penelitian ini menemukan bahwa kolaborasi antara tokoh adat dan aparat penegak hukum dapat membantu menyelesaikan konflik yang melibatkan hukum adat dan hukum negara secara damai. Strategi komunikasi yang digunakan oleh tokoh adat dapat menjadi model untuk program edukasi hukum di tingkat lokal, terutama dalam konteks masyarakat yang masih kuat memegang nilai-nilai adat. Penelitian ini memberikan perspektif baru tentang pentingnya pendekatan inklusif dalam komunikasi hukum serta menunjukkan urgensi penguatan sinergi antara hukum adat dan hukum negara. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada literatur tentang komunikasi hukum sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah dan lembaga hukum dalam meningkatkan pemahaman hukum di masyarakat Mandailing Natal

    Menggugat Pikiran “Nabinya” Orientalis Terhadap Qur’an

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan orientalis terkenal, Theodore Nöldeke, mengenai sejarah Alquran, dengan fokus pada kritik dan analisis yang disampaikannya. Melalui kajian terhadap karya-karyanya, penelitian ini membahas tuduhan dan kritik Nöldeke terhadap Nabi Muhammad serta autentisitas Alquran. Theodore Nöldeke dikenal melalui analisis kronologisnya terhadap Alquran, yang ia gunakan untuk menunjukkan bahwa keyakinan umat Islam dianggap tidak sesuai dengan kenyataan menurut pandangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan atau *library research* dengan melakukan eksplorasi literatur yang mendalam terkait tema ini. Proses ini mencakup pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan publikasi lainnya yang relevan. Melalui analisis beragam referensi, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kritik orientalis terhadap Nabi Muhammad dan Alquran. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berkontribusi dalam memperkaya diskusi kritis terkait isu-isu Orientalisme dan studi keislaman. Kata Kunci: Orientalisme, Sejarah Alquran, Kritik terhadap Nabi Muhamma

    Metodologi Al-Jarh wa Ta\u27dil: Sejarah dan Signifikansinya di Era Kontemporer

    Get PDF
    Ilmu al-Jar ? wa Ta\u27d?l semakin penting untuk menjaga keutuhan dan kebenaran sunnah Nabi Muhammad SAW, terlebih dengan maraknya beredarnya hadis-hadis yang dhaif atau palsu melalui berbagai media. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi al-Jar ? wa Ta\u27d?l dalam konteks modern dan menganalisis metodologinya secara sederhana sebagai alat untuk menilai perawi hadis berdasarkan kelemahan (jar ?) dan keutamaan (ta\u27d?l). Metode yang digunakan adalah kajian pustaka yang membahas tentang teknik, metode, dan kriteria yang diterapkan para ulama dalam menilai perawi hadis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa ilmu al-Jar ? wa Ta\u27d?l telah berkembang sejak masa para sahabat dan merupakan suatu seni dalam menentukan diterima atau ditolaknya suatu periwayatan. Meskipun para ulama terdahulu telah melakukan kajian yang luas, namun penyebaran hadis-hadis palsu masih terus terjadi hingga saat ini, termasuk yang belum diteliti. Oleh karena itu, penelitian terhadap al-Jar ? wa Ta\u27d?l tetap relevan dan diperlukan untuk menjamin keautentikan hadis-hadis yang beredar. Kesimpulannya, kajian alJar ? wa Ta\u27d?l akan terus dilakukan sebagai upaya melestarikan kebenaran Sunnah Nabi SAW, mengingat pentingnya evaluasi para perawi hadis di era modern. Ilmu al-Jar ? wa Ta\u27d?l semakin penting untuk menjaga keutuhan dan kebenaran sunnah Nabi Muhammad SAW, terutama dengan maraknya penyebaran hadis-hadis yang lemah atau palsu melalui berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi ilmu al-Jar ? wa Ta\u27d?l dalam konteks modern serta menganalisis metodologi al-Jar ? wa Ta\u27d?l secara sederhana sebagai alat untuk menilai perawi hadis berdasarkan kelemahan (jar ?) dan keunggulan (ta\u27d?l) . Metode yang digunakan adalah studi literatur yang membahas teknik, metode, dan kriteria yang diterapkan oleh ulama dalam penilaian perawi hadis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ilmu al-Jar ? wa Ta\u27d?l telah berkembang sejak zaman sahabat dan merupakan seni dalam menentukan penerimaan atau penolakan terhadap periwayatan hadis. Meskipun ulama terdahulu telah melakukan banyak kajian, penyebaran hadis palsu terus berlanjut hingga saat ini, termasuk yang belum diteliti. Oleh karena itu, penelitian al-Jar ? wa Ta\u27d?l tetap relevan dan diperlukan untuk memastikan keotentikan hadis-hadis yang tersebar. Kesimpulannya, kajian al-Jar ? wa Ta\u27d?l akan terus berlanjut sebagai upaya menjaga kebenaran sunnah Nabi SAW, mengingat pentingnya penilaian terhadap perawi hadis di era modern ini.&nbsp

    Impresi Kurikulum Merdeka dalam Mendidik Anak Menuju Indonesia Emas 2025 (Studi Kasus SDN 111 Pidoli Dolok Mandailing Natal)

    No full text
    Penelitian ini ditujukan untuk menyelidiki bagaimana para pendidik di SDN 111 Pidoli Dolok Mandailing Natal bersiap-siap untuk mengajar di era society 5.0, ketika siswa mengharapkan mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menggapai maksud yang ditentukan oleh Golden Indonesia 2045 dan untuk menyebarluaskan materi pelajaran secara efektif. Pengamatan, wawancara dengan kepala sekolah dan banyak instruktur, dan perekaman gambar merupakan prosedur penghimpunan data yang dipakai pada analisis kualitatif deskriptif ini. Penulis menggunakan purposive sampling untuk memilih topik penelitian. Reduksi data, sajian data, dan menyimpulkan adalah beberapa pendekatan analisa data yang dipakai. Simpulan dari analisis ini menyimpulkan bahwa strategi pendidikan di SDN 111 Pidoli Dolok Mandailing Natal untuk mencapai Indonesia Emas melibatkan peningkatan profesionalisme guru sebagai langkah pertama, sehingga anak-anak dapat memiliki contoh yang baik. Guru juga bekerja sama dengan salah satu Perusahaan Komanditer CV Hidayah Jaya Techno untuk melengkapi kurikulum belajar mandiri sekolah dengan konten yang menarik dan relevan untuk pengembangan akademik dan karakter. Lulusan SDN 111 Pidoli Dolok Mandailing Natal dipersiapkan untuk bersaing dalam skala global karena kursus ini menanamkan sikap kewirausahaan pada siswanya sejak usia muda

    Efektivitas Majelis Taklim Al-Istiqomah untuk Mempererat Ukhwah Masyarakat Desa Wangandowo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan

    Get PDF
    Dalam kehidupan sosial, masyarakat memiliki peran penting dalam kehidupannya. Sebagai makhluk sosial, masyarakat  tentu memerlukan interaksi dengan masyarakat lainnya dalam menjalankan aktivitas  sehari-harinya. Kehidupan sosial biasa kita temui dalam lingkungan masyarakat agar kehidupan sosial dalam lingkungan masyarakat tidak terjadi pertikaian   yang tidak diinginkan, kita sebagai masyarakat mempunyai hak dalam  menciptakan kehidupan bermasyarakat yang tentram,  menjaga kedamaian dan kekompakan, salah  satunya dengan mengikuti kegiatan majelis taklim yang ada hadir ditengah masyarakat. Majelis taklim hadir ditengah masyarakat salah satu upaya  dalam meminimalisir perselisihan antar masyarakatnya. Dalam penelitian kali ini, kami ikut serta hadir mengikuti pengajian ibu-ibu majelis taklim  Al-Istiqomah Di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.Metode penelitian yang kami lakukan adalah metode kualitatif deskriptif yaitu dengan prosedur mengumpulkan data melalui pengamatan langsung dilapangan,dokumentasi,dan interview. Dan berdasarkan hasil dari penelitian kami, diperoleh bahwa jamaah pengajian ibu-ibu Al Istiqomah mempunyai agenda kegiatan tahunan bahkan kegiatan yang akan diselenggarakan. Kegiatan majelis taklim Al-Istiqomah ini diharapkan bisa menjadi wadah masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menjalin ukhuwah islamiyyah yang lebih erat. Isi dari pembahasan ini tentang kegiatan yang ada didalam majelis taklim dan permasalahan pada tingkat partisipasi dari jamaah dalam mengunjungi pengajian rutinan majelis taklim al – istiqomah desa wangandowo

    TINJAUAN MAQASHID SYARIAH TERHADAP KONSEP SAKINAH BAGI SUAMI PERANTAU DI DESA LOJI KECAMATAN SIMPENAN KABUPATEN SUKABUMI

    Get PDF
    The purpose of this study is to analyse the concept of sakinah for overseas husbands from the perspective of Maqashid Syariah. This research aims to find out the suitability of efforts to maintain household harmony by overseas husbands with the principles and objectives of sharia, as well as to understand the impact of overseas on communication and relationships in the family. The research method used is qualitative with the type of case study research (field research). The results of this study indicate that: The maqashid sharia review of the Sakinah family for the husband of migrants in loji village, simpenan sub-district, sukabumi has implemented their rights and obligations in the 5 elements, namely maintaining religion, soul, mind, offspring, and property. In addition, the concept of building a sakinah family in loji village, simpenan sub-district, sukabumi for migrating couples is that wives are willing to be left by their husbands to migrate out of town but communication must be maintained continuously, either by chatting whatapps, telephone or video call, and husband and wife can maintain trust. The impact of the husband\u27s migration is positive and negative. The positive is that the family economy has improved, while the negative is the loss of the father\u27s role in the family and the rights of children and other wives are also not fulfilled.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep sakinah bagi suami perantau dari perspektif Maqashid Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara upaya menjaga keharmonisan rumah tangga oleh suami perantau dengan prinsip-prinsip dan tujuan syariah, serta untuk memahami dampak perantauan terhadap komunikasi dan hubungan dalam keluarga. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (penelitian lapangan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Tinjauan maqashid syariah terhadap keluarga Sakinah bagi suami perantau di desa loji, kecamatan simpenan, sukabumi telah melaksanakan hak dan kewajiban mereka dalam 5 unsur tersebut, yakni memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Selain itu konsep membangun keluarga sakinah di desa loji, kecamatan simpenan, sukabumi bagi pasangan perantau adalah para istri rela ditinggalkan oleh suami untuk merantau ke luar kota namun komunikasi harus tetap dijalankan dengan terus-menerus, baik secara chat whatapps, telepon maupun dengan video call, serta suami istri bisa menjaga kepercayaan. Dampak yang ditimbulkan dari suami perantau adalah dampak positif dan negatif. Positifnya adalah ekonomi keluarga menjadi meningkat, sedangkah negatifnya adalah kehilangan peran ayah dalam keluarga serta hak anak dan istri lainnya juga ikut tidak terpenuhi

    850

    full texts

    1,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Elektronik Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇